
Bab 104
".. Darah Daging Yang Di Benci.."
"Lepaskan tangan mu.."Teriak Nelam berusaha sekuat mungkin melepaskan tangan nya dari genggaman tangan Sakti.
"Lepaskan tangan Lo dari tangan istri gw ba*inga*..!!'.Teriak Bima sambil berdiri dan menyeka darah yang keluar dari sudut bibirnya.
"Ba*inga* kata lo..??!!"Sakti berkata sambil tertawa terbahak-bahak.
"Gw memang ba*inga*,,tapi gw bukan seorang pemerkosa dan pembunuh...!!"Teriak Sakti yang masih menggenggam kuat tangan Nelam.
"Sakti,, hentikan omong kosong Lo..!!"Teriak Bayu yang sambil memeluk tubuh Sinta yang sedang menangis.
"Oh,, ternyata Lo masih mau jadi penyelamat lelaki pengecut ini..!!"Teriak Sakti menunjuk wajah Bima dengan senyum mengejek menatap Bayu.
"Nelam sayang,,kamu harus tahu kebenaran semua ini,, tentang suami yang sangat kamu cintai ini.."Sakti berkata dengan penuh kelembutan sambil menatap Nelam penuh cinta.
"Hanya lelaki pengecut,, menjatuhkan seseorang di depan wanita yang di cintai nya,,hanya untuk mendapatkan cinta dari wanita itu..!!"Ucap Bayu dengan senyum mengejek.
"Si**an,,diam Lo Bay.."Sakti berkata dengan penuh amarah sambil memberi kode ke salah satu anak buah nya.
Bug..
Tiba-tiba anak buah Sakti memukul tengkuk Bayu,,Bayu meringis dan kemudian ambruk ke lantai tak sadarkan diri.
Sinta yang berada di pelukan Bayu pun menjerit histeris.
"Mas Bayu...!!"Jerit Laras yang ingin menghampiri Bayu,,tapi di halangi oleh
anak buah Sakti.
"Lepaskan aku..!!.Kak Sakti jahat..!!Aku benci sama kakak..!!!!"Teriak Laras menatap tajam Sakti dengan penuh kebencian.
"Adikku,, sebegitu cinta nya kamu pada Bayu,, musuh ku.."Sakti berkata dalam hati.
Ada rasa nyeri di sana saat adik kandung nya Laras yang selama ini sangat di sayangi nya,di jaga nya, dengan sepenuh hati,, ternyata sekarang sangat membenci nya, hanya karena membela orang yang di cintai nya,,tapi Sakti buru-buru menguasai keadaan,, sehingga rasa sedih dan kecewa tidak bisa di lihat oleh orang lain.
"Bawa perempuan tua itu kesini..!!"Perintah Sakti pada anak buah nya.
"Jangan macam-macam sama nyokap gw kepa*at..!!"Teriak Bima.
Bug
Beberapa pukulan pun di layang kan ke arah Bima.
__ADS_1
"Bima..."Sinta memanggil nama Bima sambil menangis.
"Hentikan Sakti,, hentikan...!!"Teriak Nelam sambil menangis.
Sakti menatap wajah Nelam yang sudah di penuhi air mata,,hati nya terasa teriris sembilu melihat air mata Nelam.
"Hentikan.!!"Teriak Sakti kepada anak buah nya.
Seketika anak buah nya menghentikan pukulan nya pada Bima,, sedangkan Bima sudah terkapar tak berdaya.
"Sebenarnya apa yang kamu mau dari ku Sakti..???!!"Ucap Nelam dingin,, dengan sorot mata tajam penuh amarah dan kebencian menatap wajah Sakti.
"Kamu ingin memiliki ku..??"Tanya Nelam lagi penuh penekanan masih dengan sorot mata penuh kebencian.
Sakti tidak sanggup menatap Nelam,, entahlah kenapa di hadapan Nelam dia menjadi lemah,apa karena rasa cinta nya yang terlalu dalam kepada Nelam.
"Kalau kamu ingin memiliki aku,,kamu harus menunggu kami bercerai,,apa lagi aku sedang mengandung,,butuh waktu untuk aku menjadi milik mu.."Ucap Nelam lagi dengan tegas,,masih dengan tatapan tajam ke arah Sakti.
Perkataan Nelam begitu menusuk hati Sakti.
"Aku tidak akan membiarkan mu sedetik pun jauh dari ku,,apa lagi bersama ba*jing* itu.."Sakti berkata sambil menggenggam tangan Nelam.
"Kenapa kamu selalu mengatakan jika suami ku adalah bajingan..??"Ucap Nelam menantang Sakti.
"Dia memang ba*inga* Nelam,,dia lah orang yang telah menghancurkan hidup dan masa depan mu.."Ucap Sakti mencoba meyakinkan.
"Bertahun-tahun aku bekerja keras untuk bisa jadi pengusaha sukses,, dan setelah cita-cita ku tercapai aku akan melamar mu,, meminta kepada ibu mu untuk menjadikan mu seorang istri.."Bayu berkata sambil menarik napas.
"Tapi saat aku mendatangi mu ternyata kamu hamil dan hilang,,aku sangat frustasi selama 6 tahun,,tapi aku tidak menyangka kalau kamu akan menikah dengan laki-laki ba*inga* itu.."Lanjut Bayu lagi sambil menunjuk ke arah Bima.
"Aku tidak percaya,, kalau bukan suami ku sendiri yang mengakuinya..!!"Nelam berkata sambil tersenyum sinis menatap Sakti.
"Yang ba*inga* dan pengecut itu kamu Sakti,, karena kamu sudah menculik istri orang yang sedang mengandung..!!"Teriak Nelam sambil mendorong tubuh Sakti.
Seketika wajah Sakti memerah menahan amarah atas ucapan Nelam.
"Oke,, kalau kamu tidak percaya,aku akan membuktikan nya...!!"Sakti berkata sambil menarik Sinta kasar,,Sinta berteriak sambil menangis.
Nelam ingin melangkah mendekati Sakti,,tapi di halangi oleh anak buah Sakti.
"Kalau sampai kamu menyakiti mamah ku,,aku akan membuat perhitungan pada mu ba*inga*..!! Teriak Nelam yang semakin menyulut emosi Sakti,, karena Nelam meneriaki diri nya dengan kata-kata ba*inga*.
"Hai,,bangun Lo.."Ucap Sakti sambil menendang perut Bima yang sudah babak belur.
Sinta semakin menangis tersedu-sedu melihat keadaan putra nya yang terbaring di lantai tak berdaya.
__ADS_1
"Bima,,bangun nak.."Ucap Sinta lirih sambil menangis.
Dengan tubuh lemah,, berlahan Bima bangkit.
"Cepat Lo ngaku yang jujur apa yang sudah Lo lakuin sama Nelam,, kalau nyokap Lo ga mau gw sakiti.."Ancam Sakti sambil menarik kasar tangan Sinta,, perempuan setengah baya itu pun meringis kesakitan.
"Jangan sakiti nyokap gw.."Ucap Bima parau sambil memicingkan mata nya,, mencoba fokus pada penglihatan nya karena salah satu mata nya terkena bogem mentah anak buah Sakti.
Sakti kembali memberi kode pada anak buah nya,,anak buah Sakti segera membawa Bima ke hadapan Nelam di ikuti oleh Sakti yang terus mencengkram tangan Sinta.
Begitu juga keadaan Laras yang tidak berdaya di bawah cengkeraman anak buah Sakti,, sedangkan Bayu karena pukulan yang terlalu keras di tekuk leher nya membuat nya belum juga tersadar dari pingsan nya.
Bima dan Nelam sudah saling berhadapan,,hati Nelam begitu hancur melihat keadaan Bima yang sudah babak belur.
"Mas..."Nelam pun memeluk Bima sambil terisak.
"Ayo Bima,,cepat katakan sebenarnya..!!"Teriak Sakti menahan rasa cemburunya melihat Nelam memeluk Bima.
Bima menghela napas.
"Ada apa sebenarnya mas,,??Apa selama ini ada yang mas sembunyikan dari aku...???"Nelam berkata sambil melepaskan pelukan nya dari Bima dan menatap nanar mata suami nya.
"Sayang,, maafkan aku.."Ucap Bima parau sambil menggenggam tangan Nelam.
"A..aku.."Bima tidak sanggup berkata,, buliran air bening mulai keluar dari sudut matanya.
"Mas,, katakan ada apa..??"Nelam berkata sambil menatap dalam mata Bima seolah-olah ingin meminta penjelasan nya.
"Orang yang telah memperkosa dan menabrak putra mu itu adalah dia Bima Mahadewa...!!""Teriak Sakti karena dia sudah tidak sabar melihat kebencian Nelam pada Bima.
Nelam terperanjat kaget,,Sinta juga terperanjat kaget, walaupun Sinta tahu Bima yang sudah menabrak Yusuf,,tapi Sinta juga tidak menyangka kalau Bima juga yang telah memperkosa Nelam,, sedangkan Laras hanya diam saja,, karena dia sudah mengetahui semua dari Sakti.
"Apa..??Ga mungkin..!!. Katakan mas kalau itu tidak benar...!!"Teriak Nelam melepaskan genggaman tangan nya dari tangan Bima.
Bima hanya bisa menunduk tidak berani menatap Nelam,,tampak punggung nya terlihat naik turun karena menangis.
"Mas,, cepat katakan kalau ini semua bohong..!!"Teriak Nelam lagi sambil mengguncang tubuh Bima.
Bima mengangkat kepalanya menghapus air mata nya,, kemudian menatap nanar mata Nelam.
"Maafkan aku Nelam..."
**************
Sebentar lagi tamat ya.
__ADS_1
Sad Ending atau Happy ending nie??
Ikuti terus setiap bab nya dan jangan lupa novel baru Author yang masuk di writer season 7.