
Bab 75
"...Darah Daging Yang Di Benci..."
"Puteri?????!!"Teriak Mayang.
"Tenang Mayang.."Ucap Sinta mengelus pundak Mayang mencoba menenangkan.
"Ya mah,,kami sudah mempunyai seorang puteri yang sekarang berusia 3 tahun.."Ucap Bayu masih memeluk Dokter Intan.
"Bay,, papah benar-benar tidak tahu harus berbicara apa lagi dengan mu..."Ucap Adam menatap sendu puteranya yang sedang memeluk menantu yang baru di ketahui nya,, bahkan kenyataannya dia juga sudah punya cucu.
Bagi Adam semua sudah terlanjur terjadi ,, tidak ada yang perlu di sesali selain ikhlas menerima takdir.
"Kalian baru menikah kemarin,,kenapa usia Puteri kalian sudah umur 3 tahun?????!!"Jangan-jangan anak itu bukan anak kamu Bay???!!"Ucap Mayang sambil menghapus air mata nya di ikuti senyuman sinis kepada Dokter Intan.
Seketika semua orang yang ada di ruangan itu,,tersentak kaget dengan pertanyaan Mayang dan menatap nya.
Mereka tidak menyangka kalau Mayang mempunyai pikiran sejauh itu.
Dokter Intan langsung melepaskan pelukan nya dari Bayu.
"Maaf tante,,mungkin saya bukan perempuan baik-baik yang hamil di luar nikah,,tapi saya punya test DNA kalau Puteri saya adalah darah daging Bayu,,dan saya juga tidak pernah melakukannya dengan yang lain selain Bayu tante.....!!!"Ucap Dokter Intan penuh amarah sambil mengusap air matanya.
"Oo ya,,test DNA sekarang ini gampang untuk di manipulasi.."Ucap Mayang dengan senyuman mengejek k arah Dokter Intan.
"Mah.,,Salsa itu benar anak Bayu..!!Ucap Bayu dengan suara tinggi menatap tajam Mayang.
"Oo jadi anak penyakitan itu nama nya Salsa.."Ucap Mayang dengan sinis
"Mah cukup,,ini yang pertama dan terakhir kali nya mamah menghina istri dan anak aku.."Ucap Bayu sambil bangkit dari duduknya dengan mata yang memerah dan wajah yang menegang karena amarah.
"Ayo sayang,,kita pergi dari sini..."Ucap Bayu sambil meraih tangan Intan.
"Sabar dulu Bay.."Ucap Antasari ikut berdiri menahan tangan Bayu.
"Bay,, dengarkan papah,,semua bisa dibicarakan baik-baik."Ucap Adam yang ikut berdiri.
"Aku akan membawa Mayang ke kamar,,kalian disini saja..."Ucap Sinta.
"Tidak usah Sinta,,aku ingin menenangkan diri,,ayo kita pulang pah.."Ucap Mayang berurai air mata.
"Nanti dulu mah,, masalah ini belum ada titik terangnya..."Ucap Adam.
"Ya Mayang,, dengarkan penjelasan Bayu,,kita singkirkan ego kita sebagai orang tua.."Ucap Antasari menatap Mayang.
"Ini rencana kamu Khan Antasari??,,dasar licik..!!"Hardik Mayang.
"Mah...!!"Adam agak membentak Mayang.
Mayang kembali tersedu.
"Tolong Mayang,, jangan mengedepankan emosi,, karena kalau tuduhan mu tidak benar,,bisamenjadi penyesalan di seumur hidup mu..."Ucap Antasari menatap tajam Mayang.
"Mayang,,benar apa yang dikatakan mereka,,kita harus menemukan titik terang dari masalah ini.."Ucap Sinta lembut sambil mengajak Mayang kembali duduk dan mengelus lembut pundak nya
__ADS_1
"Bayu,, Dokter Intan,,ayo duduk lagi nak.."Ucap Sinta lembut dengan tatapan sendu nya ke arah Bayu dan Dokter Intan.
Antasari terus menatap wajah istrinya dan kembali duduk.
"Tak salah aku menjadikan mu pendamping hidup Sinta,,kamu tetap bisa bersikap tenang,, walaupun aku tahu hatimu sangat marah padaku..."Ucap Antasari dalam hati sambil tersenyum menatap Sinta.
Sinta menyadari itu,,tapi dia memasang wajah cemberut saat netra nya bertemu dengan netra Antasari,,Antasari tertawa dalam hati.
"Bayu,, Dokter Intan,, sejak kapan kalian menjalin hubungan spesial..???"Tanya Adam.
"Pah,,mah,, sebelumnya Bayu benar-benar minta maaf.."Ucap Bayu dengan menghela napas.
"Hubungan kami berawal dari kesalahan yang tidak di sengaja.."Ucap Bayu lagi dengan menarik napas dalam-dalam.
"Waktu itu tidak sengaja kami melakukan hubungan terlarang,,yang akhirnya Intan hamil..."Ucap Bayu dengan suara yang mulai parau.
"Bayu memang laki-laki brengsek dan pengecut mah,,pah,,yang tidak mau bertanggung jawab dengan kehamilan Intan,, bahkan Bayu menyuruh Intan untuk menggugurkan kandungan nya.."Ucap Bayu dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
"Tapi Intan wanita yang hebat,,dia tetap mempertahankan kandungan nya,, sehingga Puteri cantik kami terlahir ke dunia.."Ucap Bayu melihat Intan yang berada disampingnya dan menggenggam tangan nya dengan air mata yang lolos dari sudut matanya.
Intan pun menatap Bayu dengan air mata terus mengalir di wajah manisnya.
"Jangan menangis,,sudah terlalu banyak air mata yang kamu keluarkan sayang.."Ucap Bayu sambil menghapus air mata di wajah Dokter Intan.
Antasari yang melihat pemandangan itu,, merasakan sesak di dadanya.,, teringat olehnya Sekar yang berjuang sendiri melahirkan dan membesarkan Nelam,,sampai takdir mempertemukan mereka.
"Ini memang rencana Bayu dan om Antasari,, karena kami tahu Bima dan Nelam saling mencintai,,dan Bayu sadar mengejar cinta Nelam, menjadikan istri,, sedangkan ada seorang wanita yang sudah mengorbankan jiwa raga nya untuk melahirkan, merawat dan membesarkan anak Bayu..."Ucap Bayu sambil memejamkan mata sesaat.
Kemudian Bayu membuka matanya dan melanjutkan ucapannya.
"Mah,,pah kami memang menikah tanpa sepengetahuan kalian,, tapi ini demi kebaikan kita bersama..."Ucap Bayu menatap kedua orangtuanya bergantian.
"Mah,,pah,,kalau memang Bayu bukan ayahnya Salsa dan kalian meragukan tes DNA,, silahkan kalian test ulang DNA kami dengan Dokter yang kalian percaya.."Ucap Bayu masih menatap kedua orangtuanya.
"Apalagi tulang sumsum belakang Bayu cocok dengan Salsa.."Ucap Bayu lirih.
Adam menarik napas.
"Papah percaya pada kalian,,maaf kan kami Dokter Intan.."Ucap Adam menatap sendu Bayu dan Dokter Intan.
"Mah.."Ucap Adam lirih melihat ke arah istri nya yang masih menangis di samping Sinta.
"Kemari lah kalian nak .."Ucap Mayang dengan suara parau sambil membentangkan tangan nya meminta Bayu dan Dokter Intan untuk masuk ke pelukan nya.
Bayu dan Dokter Intan pun menghampiri Mayang.
"Mah.."Ucap Bayu lirih saat berada di dekat Mayang.
Mayang langsung memeluk Bayu erat.
"Maafkan mamah sayang,,mamah syock mendengar dan mengetahui semua nya.."Ucap Mayang yang terus menangis dengan memeluk Bayu semakin erat.
"Apa lagi saat kamu bilang,, kalau kamu akan mendonorkan sumsum tulang belakang .."Ucap Mayang semakin tersedu.
"Bayu mengerti perasaan mamah,,tapi cucu mamah lebih membutuhkan Bayu sebagai Papah nya.."Ucap Bayu melepaskan pelukan nya dan menghapus air mata Mamah nya.
__ADS_1
"Inilah saatnya Bayu membuktikan,,menjadi papah yang berguna untuk Salsa.."Ucap Bayu lagi
"Iya sayang,,kalau saja tulang sumsum tulang belakang mamah cocok dengan Salsa,,biar mamah saja yang mendonorkan nya.."Ucap Mayang sambil memegang wajah Bayu.
"Mamah tenang saja,,semua akan baik-baik saja.."Ucap Bayu tersenyum.
"Ini menantu mamah Intan,, berikanlah restu mamah kepada kami..biar besok kami tenang melakukan perjalanan ke Singapura.."Ucap Bayu sambil menarik Intan ke dekat dia dan Mayang.
"Dokter Intan,, maafkan mamah ya..."Ucap Mayang lirih sambil memeluk Dokter Intan.
"Intan juga minta maaf mah,,sudah berkata kasar tadi.."Ucap Dokter Intan sambil melepaskan pelukan nya dari Mayang.
"Terimakasih Dokter Intan.."Ucap Mayang dengan tatapan nanar.
"Jangan panggil Dokter cukup Intan saja mah.."Ucap Intan tersenyum.
"Bayu benar,,kamu wanita yang baik sayang..."Ucap Mayang sambil mencium kening Dokter Intan.
"Terimakasih mah.."Ucap Dokter Intan.
Sesaat mereka kembali berpelukan.
"Pah,, maafkan Bayu.."Ucap Bayu memeluk Adam.
"Tidak ada yang perlu di maafkan,,semua yang terjadi sudah takdir dari Nya,,kita tidak bisa melawan nya Bay.."Ucap Adam melepaskan pelukan dan menepuk pelan pundak Bayu.
"Pesan papah jadilah kamu suami yang bertanggung jawab untuk anak dan istrimu,, jangan sia-sia kan mereka,, karena mereka adalah harta mu.."Ucap Adam tersenyum.
"Siap pah,,Bayu akan berusaha semampu mungkin untuk menjadi ayah dan suami yang baik untuk mereka.."Ucap Bayu sambil tersenyum ke arah Dokter Intan.
Dokter Intan pun membalas senyum Bayu.
dan tiba-tiba ponsel Dokter Intan berbunyi.
Dokter Intan menatap pucat saat nomor panggilan yang tertera di ponsel nya dari Rumah Sakit.
Dokter Intan menatap Bayu,, tiba-tiba tangan nya terasa kaku untuk mengangkat telepon.
Bayu yang mengetahui itu,segera mengambil ponsel Dokter Intan yang masih dalam genggamannya.
Segera Bayu menggeser tombol hijau
"Hallo. selamat pagi.."Ucap seseorang di seberang sana.
"Iya hallo ada yang bisa di bantu??Tanya.Bayu.
"Apa....!!???"
*******************
Up nya sampai disini dulu ya reader.
Apa yang terjadi dengan Salsa????
Ikuti terus cerita ini.
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya...
Senam jari Vote..like dan komen