
Bab 74
"...Darah Daging Yang Di Benci.."
"Bayu...!!!"
Suara menggelar bagaikan petir terdengar,,semua orang yang hadir tersentak kaget dan menoleh ke arah sumber suara.
"Kamu tuh apa-apaan sie???mau buat kami malu...!!!!!"Terdengar suara Mayang yang berteriak sambil menghampiri Bayu.
Ternyata Mayang sudah tidak bisa mengontrol emosi nya lagi,, walaupun suaminya Adam sudah coba menahannya.
"Plak.."Sebuah tamparan mendarat mulus ke pipi Bayu,, yang membuat semua orang terkejut.
Adam yang mengikuti langkah istri nya,,mencoba menahan tangan Mayang yang ingin menampar lagi pipi Bayu.
"Mah,,sudah papah bilang sabar tahan amarah mu..."Ucap Adam sambil merangkul Mayang.
"Tidak bisa pah,,anak ini sudah keterlaluan,, berani-berani nya menipu orang tua nya..!!!!!Ucap Mayang yang terus di kuasai amarah.
"Biarkan saja pah,, kalau memang ini membuat mamah puas..."Ucap Bayu menatap bergantian mamah dan papah nya
"Lepaskan pah,,biar mamah bikin perkedel nie anak..!!!Ucap Mayang berusaha melepaskan rangkulan Adam.
"Jelaskan kepada kami semua ini Bay..."Ucap Adam sambil menatap wajah Bayu yang kini pipi kanan nya terlihat berwarna merah hasil karya istrinya.
Bayu menarik napas.
"Biar aku yang menjelaskan.."Ucap Antasari tiba-tiba dengan melangkah mendekati mereka.
Semua orang menatap Antasari.
"Sebelumnya aku minta maaf Adam,, Mayang..."Ucap Antasari menatap Mayang dan Adam.
"Aku dan Bayu yang merencanakan ini semuanya,,bukan tanpa alasan.."Ucap Antasari menatap bergantian semua orang di hadapannya.
"Kami tahu bagaimana perasaan sebenarnya Bima dan Nelam yang saling mencintai.."Lanjut Antasari sambil menghela napas.
"Maksud mu,,demi kebahagiaan anak-anak mu,kamu menumbalkan putera ku???!!"Ucap Mayang sinis.
"Mah,, dengarkan penjelasan mereka dulu..."Ucap Adam sambil mengelus lembut punggung istrinya.
Mayang tidak menjawab,,dia mendengus kesal sambil menatap tajam ke arah Antasari dan Bayu.
"Mah,,om Antasari tidak pernah memanfaatkan Bayu,, karena ini keputusan Bayu sendiri..."Ucap Bayu sambil menatap nanar Mayang.
"Bayu juga tidak mungkin menikahi Nelam,,karena baru kemarin Bayu mengucapkan janji suci pernikahan dengan wanita lain.."Ucap Bayu menatap bergantian mamah dan papah nya.
Semua tersentak kaget menatap tak percaya ke arah Bayu, kecuali Antasari dan tentu saja wanita yang menundukkan wajahnya, dengan meneteskan air mata saat melihat suami tercinta nya menerima tamparan dari mertua yang belum tahu tentang kehadiran nya,,dan dia juga belum tahu apakah orang tua Bayu akan menerima nya atau tidak.
"Apa...!!!!"Lagi-lagi Mayang berteriak.
"Bayu,,apa maksud semua ini???Papah tidak mengerti,,papah pusing..!!Kali ini Adam berkata dengan sedikit kencang,, karena pernyataan Bayu yang benar-benar mengejutkan.
Bayu menarik napas dalam-dalam.
"Sebentar pah.."Ucap Bayu yang tiba-tiba melangkahkan kakinya ke kerumunan tamu undangan.
Bayu menghampiri seorang wanita yang sedang menunduk sedih bahkan sedang menitikkan air matanya.
Bayu mengulurkan tangannya,, seketika wanita itu mengangkat wajahnya,, menatap dalam manik mata Bayu.
Bayu tersenyum dan mengangguk,, meyakinkan kalau semua akan baik-baik saja.
Wanita itu mengusap air matanya dan menerima uluran tangan Bayu,, mereka pun melangkah dengan saling menggenggam.
wanita itu merasakan degup jantung nya tak beraturan seiring dengan langkah mereka yang semakin mendekati kedua orang tua Bayu dan keluarga besar Bima.
Semua orang menatap mereka.
"Intan..."Ucap Bima sambil mengerutkan dahi nya.
"Ternyata firasat ku benar,, kalau Bayu ada hubungan istimewa dengan Intan,,tapi kenapa si Wira bilang kalau tidak ada hal-hal yang mencurigakan antara mereka.."Ucap Bima dalam hati.
__ADS_1
"Awas saja si Wira kalau dia ketahuan kerja sama dengan si Bayu.."Ucap Bima lagi dengan perasaan kesal.
( Wira adalah anak buah Bima,,yang di beri tugas untuk menyelidiki hubungan Bayu dan Intan ).
"Dokter Intan???"Ucap Mayang dan Adam bersamaan.
"Iya mah Intan lah yang kemarin telah Bayu nikahi secara resmi di hukum agama dan negara..."Ucap Bayu tegas sambil tersenyum menatap Dokter Intan.
Dokter Intan pun tersenyum dan membalas tatapan Bayu.
Tiba-tiba Mayang merasakan kepalanya pusing sekali,, Mayang pun memijit keningnya.
"Mamah baik-baik saja.."Ucap Adam yang melihat wajah istrinya menjadi pucat.
"Kepala mamah pusing sekali pah.."Ucap Mayang pelan.
Semua yang melihat keadaan Mayang,, langsung menghampiri Mayang,, termasuk Bayu dan Dokter Intan.
"Mah.."Ucap Bayu khawatir dan memegang tangan Mayang.
Seketika Mayang menepis tangan Bayu.
"Jangan sentuh saya...!!!Ucap Mayang melotot ke arah Bayu.
Dokter Intan pun menunduk sedih,,merasa bersalah karena dirinya,dua kali Bayu di perlakukan tidak baik oleh mamah nya.
"Pah,,mamah ingin istirahat..."Ucap Mayang menatap Adam.
"Kamu istirahat di dalam saja Mayang.."Ucap Sinta lembut yang bisa merasakan apa yang di rasakan Mayang,,saat pernikahan Nelam dan Bima gagal karena ulah Antasari.
"Antasari,, setelah ini kita akan membuat perhitungan.."Ucap Sinta dengan tatapan kesal ke arah suaminya.
Antasari yang menyadari itu,, mengerutkan keningnya,, sedangkan Sinta membuang wajah dengan kesal, saat tatapan mereka bertemu.
Melihat kondisi yang tidak kondusif,,Bima langsung mengambil inisiatif,,agar acara tetap berjalan.
"Mohon maaf para sahabat dan kerabat ada sedikit masalah,, silahkan untuk langsung mencicipi hidangan.."Ucap Bima lagi dengan menggunakan mikrofon.
"Mohon maaf dengan ketidak nyamanan nya,, terimakasih..."Ucap Bima lagi.
"Bima,, Nelam,,lebih baik kalian di sini saja untuk menemani para tamu.."Ucap Antasari saat Bima sudah mematikan mikrofon nya.
"Baik pah,,tapi papah dan Bayu berhutang penjelasan pada Bima.."Ucap Bima penuh penekanan.
"Iya,,papah ke dalam dulu.."Ucap Antasari sambil menepuk pelan pundak Bima dan melangkah kan kaki nya masuk ke dalam rumah.
Bima menatap Nelam yang sedang di rangkul oleh bi Nur.
Nelam juga syock saat tahu Bayu sudah menikah resmi kemarin dan ternyata papah nya terlibat dalam kebohongan ini.
"Sayang,,kamu baik-baik saja.."Ucap Bima menghampiri Nelam, kemudian menggenggam tangan nya.
Dua netra yang saling merindu pun bertemu.
"Aku baik-baik saja mas.."Ucap Nelam tersenyum.
"Ya sudah,,ayo kita temani para tamu.."Ucap Bima tersenyum kemudian menggantikan posisi bi Nur merangkul Nelam.
"Kalau begitu biar bibi bantu-bantu bi Sumi.."Ucap bi Nur.
"Tapi bibi jangan capek-capek lho..."Ucap Nelam menatap lembut bi Nur.
"Tenang saja sayang,,kamu seperti bibi sudah nenek-nenek saja tidak boleh kecapean.."Ucap bi Nur sambil tertawa pelan.
"Ih bibi.."Ucap Nelam.
"Terimakasih ya bi Nur.."Ucap Bima menatap bi Nur dengan tersenyum.
"Terimakasih untuk apa nak Bima??semua sudah kewajiban bibi,,ya sudah bibi pamit dulu ya.
"Ya bi.."Ucap Bima dan Nelam bersamaan.
Bi Nur pun melangkah kan kaki nya menuju arah pekerja yang sedang sibuk melayani para tamu.
__ADS_1
"Ayo sayang.."Ucap Bima mengajak Nelam untuk berbaur dengan para tamu yang tak lain kerabat dan sahabat-sahabat dekat.
Nelam pun mengangguk dan tersenyum dengan tatapan lembut ke Bima.
***********
Di dalam ruangan private keluarga, tampak Mayang yang sedang di beri minyak angin oleh bi Sumi dan segelas teh manis hangat.
"Di minum dulu teh nya Mayang selagi hangat.."Ucap Sinta menyerahkan segelas teh manis hangat yang sudah di siapkan bi Sumi.
"Terimakasih Sin.."Ucap Mayang langsung menyesap teh nya.
Sinta tersenyum dan mengusap lembut pundak Mayang,, karena dia merasakan apa yang Mayang rasakan saat Bima tidak jadi menikah.
"Antasari,,Bayu dan Dokter Intan masuk kedalam ruangan private keluarga,,Adam yang dari tadi memejamkan matanya sambil memijit keningnya seketika membuka mata menatap ke arah Antasari,,Bayu dan Dokter Intan yang kini sudah ikut duduk bersama mereka.
"Mah,,pah,, maafkan Bayu yang menikah tanpa meminta restu kalian..."Ucap Bayu menatap bergantian Adam dan Mayang.
"Kenapa kamu melakukan ini Bayu??Apa Dokter Intan sedang hamil ??? Tanya Mayang menatap tajam kearah Bayu dan Dokter Intan.
Dokter Intan hanya menundukkan wajahnya.
Bayu menghela napas.
"Intan tidak sedang mengandung mah..tapi kami..."Bayu tidak melanjutkan ucapannya.
"Besok kami akan berangkat ke Singapura, untuk waktu yang belum bisa di tentukan,,berapa lama akan menetap di sana..."Ucap Bayu lagi dengan suara sedikit parau,, menahan gemuruh di dadanya.
Semua orang terkejut kecuali Antasari.
"Ini kejutan apa lagi Bay???!!!!"Ucap Adam kembali memijit keningnya.
"Maafkan mah,,pah,,kami ke Singapura karena akan melakukan pengobatan.."Ucap Bayu masih dengan suara parau.
Sinta,Adam dan Mayang lagi-lagi tersentak kaget mendengar perkataan Bayu..( Untung orang tua Bayu tidak ada yang punya penyakit jantung ).
"M.. maksudnya????"Ucap Mayang dengan mata mulai berkaca-kaca.
"Kamu atau Dokter Intan yang sakit Bay..??Ucap Adam menatap Bayu dan Dokter Intan bergantian.
Sedangkan Mayang kembali menangis di pelukan Sinta,, Antasari tidak berbicara apa-apa,, sementara dia menjadi pendengar setia dulu.
Bayu menarik napas dalam-dalam dan membuangnya,, mencoba menguatkan hati dan dirinya,, sedangkan Dokter mulai meneteskan air matanya.
Tiba-tiba wajah mungil Salsa hadir di pelupuk matanya,,saat gadis mungil itu tertawa dan tersenyum manja pada nya ,,saat buah hati nya menahan sakit,apa lagi selama kemoterapi.
Bayu pun tidak bisa menahan air matanya,,yang langsung menerobos keluar dari sudut matanya.
Adam yang sedang menatap Bayu kaget,,baru kali ini dia melihat puteranya sampai meneteskan air mata.
Hati Sinta terenyuh melihat Bayu dan Dokter Intan menangis,,apa lagi Mayang yang masih terus menangis dalam pelukannya.
"Bayu,, Dokter Intan sebenarnya apa yang terjadi dengan kalian???"Tanya Sinta lembut dengan menatap nanar Bayu dan Dokter Intan.
Kembali Bayu menarik napas dalam-dalam dan mengusap air matanya.
"P..Puteri kami sakit,,kami akan membawanya ke Singapura untuk transplantasi sumsum tulang belakang.."Ucap Bayu dengan suara parau menahan sesak di dadanya mengingat keadaan Salsa..
Lagi-lagi Sinta,,Mayang dan Adam di buat terkejut dengan pernyataan Bayu.
**************
Yuk ikuti terus kelanjutan ceritanya.
Bagaimana perjuangan Bayu dan Dokter Intan dalam membangun benih cinta di mahligai pernikahan mereka??
Bisakah Salsa sembuh setelah mendapat transplantasi sumsum tulang belakang dari Bayu???
Lalu bagaimana kehidupan rumah tangga tokoh utama kita Bima dan Nelam ??
Karena masih ada kenyataan yang belum Nelam ketahui tentang sosok Bima yang berperan penting dalam perubahan yang terjadi dalam hidup nya.
Makanya Author selalu minta dukungan dari reader semua.
__ADS_1
Jangan lupa senam jari..Vote..Like dan Komen.
Terimakasih.