Diantara Dua Hati

Diantara Dua Hati
PART 1


__ADS_3

mentari pagi menyinari jendela kamarku, aku terbangun karena sorotan matahari yang mengganggu. Dibenakku terpoleskan bahwa aku haruslah bangkit, kulihat jam yang sudah menunjukan pukul 10 pagi.


"Uh selama inikah aku tertidur? Kenapa ibu tidak membangunkanku" aku beranjak bangkit dari kasurku tiba-tiba kakiku menginjak sesuatu


"Ah foto ini, aku benci melihatnya. Harusnya aku memusnahkannya" ku ambil selembar foto itu, ingin ku buang tetapi tiba..tiba...


"Alissaaa alisaa" suaru ibu memanggilku dari luar


"Iya Buu" sahutku dari dalam kamar


"Buruan bangun nak, cepat mandi dan kemari ada yang ingin menjemputmu"


"Sepagi ini? Siapa yang ingin menjemputku? Entahlah" gumamku dalam hati


Aku pun bergegas untuk ke kamar mandi, selembar foto yang ku pegang tadi, ku masukan kembali ke dalam laci meja .


*******


#Alisa POV


aku memandangi wanita cantik yang ada di hadapanku, meskipun usianya sekitar tiga puluh tahunan,  tetapi dia tetap terlihat cantik seperti ABG


"Ehh apaan sih bu? Kenapa alisa dicubit sih?" Gumamku kesal pada ibu yang mencubitku


"Kamu ngelamun dari tadi sa, oia ini tante maura dia yang akan menjemputmu" ucap ibuku


"Maksud ibu? Menjemput? Emangnya alisa mau kemana bu?"


"Alisa saya akan mengangkatmu menjadi anak saya"


"Haaa?? Maksud tante?? Anak angkat apanya? Aku ga ngerti"


"Begini sayang, tante maura sama suaminya mereka tidak memiliki anak dan mereka ingin mengasuhmu menjadi anak mereka"


"Dan ibu menyetujuinya begitu saja tanpa memikirkan apakah akau mau apa tidak ? ibuuuu..." rengengku pada ibuu


"Kamu pasti akan bahagia bersama tante maura nak, ibu hanya ingin melihatmu meraih mimpimu dan tante maura bisa mewujudkannya dia juga akan membiyayai kuliahmu, pergilah nak demi ibumu"


"Tapi buu?? .. aku ga mau ninggalin ibu" ucapku sembari memeluk ibuku dan terisak kecil


--


--

__ADS_1


--


#dan disinilah aku di sebuah mall bersama tante maura


"Nah.. alisa ayo kita akan membeli pakaian2mu, kau boleh memilihnya sesuka hatimu"


"Tapi tante ini berlebihan, tidak usah repot-repot aku sudah membawa pakaian-pakainku" ucapku


"Mulai sekarang saya adalah mamamu syng, jangan pernah berpikir untuk merepotkanku, Kamu adalah anaku apapun akan aku lakukan asalkan kamu senang syng"


"Iya makasih tante"


"Mama dong masa tante"


"Eh iya maa " ucapku yang rada kikuk


--


---


---


#ALISA POV


Rambutku di potong pendek, mataku kecoklatan, hidung mancung, bibir titpis, kulit putih mulus dan postur tubuhku yang tinggi seperti model . Aku mengenakan dress hitam pendek tanpa lengan sesuai ukuran tubuhku . Mama maura benar-benar merubahku .


"Udah jangan kelamaan bercerminnya syng, kamu cantik sa. Ayo kita pulang . Papa sudah menunggu di luar"


"Iya tant eh mama" aku belum terbiasa dengan panggilan itu


#


Aku dan mama di jemput oleh seorang pria tampan, yang ternyata adalah papa angkatku.


maura anggraini dan dani renaldy . Itulah nama suami istri yang sekarang sudah menjadi orang tuaku.


Aku dibawa oleh mereka ke tempat tinggalnya.


Betapa terkejutnya aku Rumahnya mewah bagai istana.


Serasa mimpi aku saat ini, Rumah impian dimana rumah yang terletak didaerah yang sejuk, penuh dengan pemandangan alam dan di halaman depan yang luas ada sebuah air mancur buatan dimana terdapat pula kolam ikan disana. Rumah ini minimalis namun berdesign modern, dilihat dari tampak depan rumah ini terlihat sangat kokoh dan mewah. Pintu depan yang besar dan berdesign modern saat ini, tidak terlalu banyak jendela yang d tampilkan namun rumah ini dominan dengan kaca-kaca yang bening. Ketika kita memasuki rumah kita akan di sambut dengan ruangan yang luas, tampak terlihat kursi yang bergaya eropa, lantai yang terbuat dari marmer, terdapat juga vas bunga yang besar dan dinding-dindingnya di hiasai dengan hiasan dinding, jam dinding klasik dan foto-foto . Selanjutnya terdapat ruang keluarga dimana terdapat sebuah sofa untuk menonton tv dan berkumpul bersama keluarga. Di sudut ruangan terdapat sebuah lemari dimana berisi koleksi benda-benda antik, disudut lainnya tampak terlihat sebuah tangga yang bergaya modern tangga dengan susunan balok segiempat dari kayu olahan. Ketika melihat ke atas terlihat susunan lampu-lampu yang indah seperti lampu-lampu yang ada di hotel berbintang 5 sehingga terlihat rumah ini mewah ketika dimalam hari. Dari ruang keluarga kita juga melihat dari samping terdapat sebuah kolam renang yang luas dilengkapi dengan tempat untuk bersantai yang terbuat dari kayu pilihan namun berdesign modern dann..


" sayng kok malah melamun, apa yang kamu pikirkan?" Ucap mama

__ADS_1


"Gakok ma"


"Yaudah masuk yuk" lanjut papa


"Nah ini dia kamar kamu alisa" ucap papa


"Haaa??beneren pa? Bagus banget kamarnya maaaa aku sukaaa makasih ya ma pa"


"Yaudah mama dan papa nungguiin yah di meja makan nanti kamu nyusul"


"Iya ma"


#


Disisi lain


"Mau kemana kamu?" Ucap papa yang membuat langkahku terhenti menuruni tangga


"Jalan" ucapku melanjutkan langkahku


"Mau sampai kapan kamu seperti ini? Kapan kamu bisa belajar bertanggung jawab, kamu akan menggantikan posisi papa di perusahaan sebentar lagi" aku terus melangkahkan kakiku tak ku hiraukan ucapan papa hingga


"kamu akan papa jodohkan!! tidak ada bantahan! Kamu harus mau dengan wanita pilihan papa" lanjut papa dengan nada tinggi yang membuat langkahku terhenti dan menoleh ke belakang


"papa ga bisa ngatur hidup aku seenaknya tanpa persetujuannku" bantahku dan berjalan meninggalkan papa yang terus memanggil namaku


"Ohh shitt"umpatku sambil membuka pintu mobil dan menutupnya dengan keras.


Karna sudah larut malam jalanan terlihat sepi, Kupacukan mobilku dengan kecepatan tinggi dan seketika mobilku terhenti di suatu tempat


"Kenapa aku harus ke tempat sialan ini lagi? Araghhhh" gumamku


Dentuman musik keras yang terdengar. di sinilah aku di sebuah club malam, aku tidak peduli dengan janji yang pernah ku ucap untuk tidak menginjakan kaki lagi di tempat ini tapi saat ini pikiranku sangat kacau dan aku butuh hiburan .


Aku memandangi gelas yang kupegang, sesekali meminum isinya. Aku merasakan ada tangan yang menepuk pundakku, aku menoleh dan menatap tak suka ke arahnya


"Yuna!!! ngapain kamu disini... "


TBC


------------------------------------------------------------


bagaimana ceritanya readers, maaf ya kalau rada ga nyambung. Ini karya pertamaku. Aku juga tidak berbakat dlam menulis jadi mohon kritik dan sarannya yaa..

__ADS_1


Thankyuu


__ADS_2