
" Kamuu?!!" Ucapnya terkejut
"Kamu pria yang menabraku waktu itu!!!" Lanjutnya
Yah aku ingat wanita ini adalah wanita yang pernah ku temui di perusahaan dani renaldy
"Apa aku mengenalmu?" Tanyaku
"Kau!! Benar-benar keterlaluan"ucapnya dengan nada kesal
Aku sengaja tidak mengenalinya. Kepalaku sangat sakit sekarang untuk berdebat mengenai masalah yang tidak penting. Aku yakin dia akan mempermasalahkan masalah itu, jika aku mengatankan mengingatnya.
"Siapa dia sa?"
"Aku tidak tau, aku tidak mengenalinya" ucapnya dan masuk kedam mobil . Oh shit! Wanita ini!!
Akupun kembali kedalam mobilku dan mulai menjalankannya karna mobil meraka sudah melaju pergi entah kemana .
*****
#Alisa POV
Benar-benar sialan, ada apa dengan pria itu? Kenapa dia tidak mengenaliku?
Apa dia lupa wajahku? tidak mungkin! Aku melihat dengan jelas dia di hadapku bahkan aku merekam dengan jelas wajahnya di ingatnku. Mana mungkin dia tidak melakukan hal yang sama. Pria menyebalkan tidak tau sopan santun pergi begitu saja
"Aaaa" teriaku frustasi karna yoga menghentikan mobilnya tiba-tiba yang membuatku kaget
"Kenapa kau menghentikan mobilnya? Kepalaku hampir saja terbentur"
"Harusnya aku yang tanya kenapa?? Ada apa denganmu? Apa kau tak pernah menganggap aku ini Ada ha? Kau selalu sibuk dengan pikiranmu sendiri dan terus melamun sepanjang perjalan hinggap setiap ucapanku tak kau hiraukan!!"
"Maaf.. akuu..aku tidak bermaksud seperti itu" kataku penuh penyesalan
Yoga mulai melajukan mobilnya kembali, sepanjang perjalanan dia hanya diam. Akupun tak berani membuka suara
Kulihat wajahnya yang selalu serius jika sedang mengemudikan mobil
"Jangan melihatku seperti itu"ucapnya
"Siapa? Aku? Tidak!! Aku sedang melihat jalanan" jawabku mengeles
"Aku tidak buta sa" jawabnya
"Baiklah aku memang memandangimu tuan, karna sepanjang perjalanan kau mendiamiku dan aku tidak suka!!" ucapku kesal
Tiba-tiba dia mengehentikan mobilnya lagi
"Apalagi ini?" Kataku
Dia berbalik ke arahku, menatapku dengan pandangan yang sulit ku artikan. Dia mendekatkan wajahnya ke arahku. Kenapa aku jadi gugup seperti ini? Detik berikutnya dia mencium keningku
"Maafkan aku"ucapnya sambil tersenyum dan kembali mengemudikan mobil
Setalah banyak berbincang-bincang di dalam mobil. Kami pun tiba di rumahku
Aku memaksanya untuk turun dan mampir sebentar
"Heii sayang sudah pulang, mama menunggumu dari tadi" ucap mama sambil memeluku "siapa dia" lanjut mama setelah melihat yoga
__ADS_1
"Apa alisa sudah pulang" papa tiba-tiba muncul dan tersenyum. Saat melihat ke arah yoga senyum papa menghilang digantikan dengan amarah dan menatap yoga dengan tatapan tajam
"KAAUUU!!!" Suara gemeruh papa
yoga begitu kaget melihat papa, sebenarnya apa yang terjadi? Di anatara mereka
"Untuk apa kau kasini??berani-beraninya kau MENGINJAKAN KAKIMU DI RUMAHKU"
"Oh tidak jangan katakan!!" Ucap yoga frustasi
"Ya dia putriku" jawab papa seolah mengerti apa yang ada di pikiram yoga
"Tidak mungkin!! Aku tak pernah tau anda memiliki seorang putri, anda pasti berbohong. Aku sangat menganal anda DANI RENALDY" ucap yoga dengan penuh penekanan terlihat rahangnya yang mulai mengeras, dia mengepalkan pergelangan tangannya menahan emosinya
"Brengsekk!! KELUAR DARI RUMAHKU"
"paa apa-apaan ini? Apa yang terjadi? Kenapa kalian seperti ini ? Apa kalian saling mengenal?" Tanyaku
"TIDAK!!" ucap papa dan yoga bersamaan
"Ada apa ini pa?" Tanya mama yang mulai khawatir
"Jangan pernah mendekati putriku lagi . Pergi dari rumahku sekarang!! PERGI!!" Ucap papa penuh penekanan
yoga pun mulai melangkahkan kakinya keluar
"Yoga tunggu"teriaku dan bergegas mengikutinya belum sempat kakiku melangkah papa mencegat pergelangan tanganku
"Jangan mengejarnya sayang" ucap papa
"Mulai sekarang papa tidak ingin melihatmuu berhubungan lagi dengannya"
"Ini perintah!! Masuk ke kamarmu sekarang dan bersiap-siaplah kita akan pergi sebentar lagi ke acara rakan bisnis papa"
ketika aku akan mebantah ucapan papa tiba-tiba "ini perintah!!!" Ucap papa dengan tegas
*******
#YOGA POV
Aku masuk kedalam mobilku memabanting pintu mobil dengan keras dan mulai melajukannya.
Aku memijat pelipisku, semuanya membuatku frustasi.
Bagamana mungkin?? Bagamana mungkin dani renaldy mempunyai seorang putri?
Semuanya sudah sangat jelas ku selidiki bahwa dia tidak memiliki keturunan.
Kenyataan ini benar-benar menamparku, apa dia menyembunyikan kebenaran ini? Untuk menghindari kakek.
Ahh siall. Aku bahkan sudah jatuh cinta pada putrinya.
"Aaaaaaa" teriaku frustasi dan memukul stir mobilku
********
Raka POV
Aku benci suasana seperti ini, lihatlah!! Yang ada disini hanya pengusaha-pengusaha, rekan bisnis papa dan karyawan-karayawannya. Sungguh aku tidak menyukasi situasi seperti ini. Malam ini adalah perayaan penyambutan diriku sebagai pimpinan baru perusahaan
__ADS_1
"Raka"
"Iya pa?"
"Ayo naik kedepan, papa akan memperkenalkanmu"
Aku pun menyusul papa menaiki panggung yang di hias dengan megah, kulihat papa mulai meraih mice yang ada
"Selamat malam, terima kasih atas kehadiran kalian semua pada perayaan penyambutan anak saya Raka Adiyatma Bramntyo sebagai pimpinan baru perusahaan dan sekaligus saya akan menyampaikan pengumaman pertunangannya dengan selina johan putri dari Denan johan"
"Pah!!!! Apa-apaan ini?? Aku tak pernah menyetujui pertunangan ini!!" Ucapku frustasi
Aku mengepal pergelangan tanganku, meredamkan emosiku yang mulai memuncak mendengar pernyataan ini. Aku mulai melangkahkan kakiku pergi dari sini
"Raka berhenti! Mau kemana kamu?
Maaf semuanya, silakan di lanjutkan acaranya nikmati pestanya, terima kasih" ucap papa dan bergegas mengejarku
"BERHENTIII!!!!" suara baruton papa menggema pendengaranku, aku pun mulai menghentikan langkahku
Plakkk
"Dasar anak tidak tau di untung!! Berani-beraninya kau mempermalukan papamu sendiri di depan semua orang!!"
"Aku tidak pernah menyetujuinya"balasku
"Papa tak pernah meminta persetujuanmu" Ucapnya sinis
"Aku tak bisa menikahi wanita yang tidak aku cintai"
"Anak bodoh!! Kau bicara soal cinta?? Dunia ini tak butuh cinta, kau takan bisa hidup hanya dengan cinta!" Katanya dengan penuh penekanan
"Kau hanya perlu menikahi seorang wanita hanya untuk menjalankan bisnis dan memajukan perusahaan. Perusahaan kita dan perusahaan papanya akan saling mendapatkan keutungan"
"Tapi aku tidak bisa hidup dengan wanita yang tidak kucintai. pernikahan itu suci, tidak bisa di permainkan seenaknya seperti ini hanya karna ingin meraih keuntungan" tegasku
"hahaha kau bicara apa? Raka..rakaa.. tak bisakah kamu membuka matamu lebar-lebar?. Lihat papa dan ibumu? Apa kita menikah atas dasar cinta ?? Tidakk!!! Kita tidak saling mencintai, tapi kamu bisa hadir kedunia ini"
"Aku bukan pria brengsek sepertimu, yang tega mempermainkan perasaan wanita" tandasku
"Jaga ucapanmu!! Berani-beraninya kau berbicara seperti itu padaku"
"Lalu sebutan apa yang cocok untuk pria sepertimu?? Haa??" Aku tertawa miris
"Kau melukai ibuku, kau membuatnya mendirita dan kau!! Memperalatku dalam permainan sialan ini!!! Apa kau pantas aku hargai!!!" Ucapku sinis
Setelah perdebatan panjang bersama papa, aku pergi meninggalkan dia begitu saja. Semua ini membuatku frustasi arghh sial, aku benci suasana seperti ini. Aku juga tidak bisa pergi meninggalkan acaranya begitu saja . Papa slalu mengancamku, seolah dia tau kelemahanku .
Selina johan? Siapa dia. Wanita macam apa lagi yang harus di jodohkan denganku? Pikiranku benar-benar kacau .
Aku terus melangkahkan kakiku hingga sampai pada kolam renang di halaman belakang rumahku.
"Shittt!!!" Umpatku sambil menendang kursi
"Segitu frustasinya?"
"Kamu??"
******************
__ADS_1