Diary Miss To Move

Diary Miss To Move
Munajat Rindu


__ADS_3

Makasih yang sudah mampir di coretan Yevn.


Sungguh masih banyak kesalahan dalam penulisan ini. 🙏🙏


Disini Yevn hanya berbagi sedikit kisah pribadi Yevn. Ada komentar yang Yevn baca kalo ini lebih seperti membaca diary, betul sekali. 👍✌


Buat yang dah mampir dan sudah komen, follow Yevn. Nantikan 'surat cinta Yevn' di pc kalian ya. Gift misterinya masih ada ya.... 😄😄


Pastikan kalian sudah Follow Yevn.


💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠


****


.....


Tuhan, lembut kasih Kau hamparkan


Nikmat yang Kau beri sungguh sangat menghanyutkan.


Teguhkan hatiku untuk selalu berada di jalan Mu


Wahai Sang pemberi cinta,


jadikan aku ikhlas,


ikhlas akan sebuah kepergian,


Ikhlaskan aku melepasnya seperti aku ikhlas menerimanya.


Bisakah ku katakan hati ku hancur ?


Bisakah ku katakan betapa remuknya ia ?


Bisakah ku sampaikan kekecewaanku ini ?


Aku bisa apa, Tuhan?


Izinkan ku titipkan rindu untuknya....


****

__ADS_1


Hari hari terus berlalu. Aku menjalankan kuliah seperti biasa, bekerja seperti biasa. Alhamdulillah, level bekerja ku naik.


Aku tidak hanya bekerja duduk di kantor. Aku sudah bisa ikut tugas di luar.


Yang biasanya tugas di lapangan kebanyakan laki laki, dan hanya ada satu dua orang saja perempuan. Tidak mudah untuk mendapatkan posisiku saat ini.


Allah memberiku nikmat lebih. Sungguh bersyukur sekali.


Fabi ayyi aalaa i robbikuma tukazziban.


Bermain musik di acara resmi?


Aku masih menerima tawaran, tapi hanya untuk acara formal atau semi formal.


Abang ku masih rutin mengirimiku uang bulanan. Padahal sudah ku bilang untuk tidak mengirimkannya.


****


Jam menunjukkan pukul 16.20 wib. Aky sedang menikmati jadwal makan malam ku.


drrrrttt,,, drrrrrrttt...


Aku mengangkat telfon dan menyentuh tanda loadspeaker.


"Hallo."


"Assalamu'alaikum, bu Yevna."


"Wa'alaikumsalam warahmatullah..."


Jawabku.. Beliau pun menanyakan kabar dan bla bla...


Sebenarnya usianya jauh di atas aku. Tapi karena saling menghargai dan menghormati, aku sering di sapa dengan 'bu'. Aku juga melakukan hal demikian.


"Begini bu, saya mewakili pihak camat, untuk acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kecamatan, minta tolong ibu sebagai MC." Jelas kak Sri.


"Ooohh,, maaf sebelum nya bu Sri, bisa ga jangan panggil saya dengan sebutan ibu. Yevn atau Yevna aja. Karena kita sekarang sedang tidak berada di jam kerja."


Ucapku sambil tertawa.


"Hehehehe,, bisa bisa. Tapi Yevn juga, cukup panggil saya kakak, seperti sebelumnya."

__ADS_1


Jawab kak Sri.


"Ok, jadi acaranya kapan kak, biar nanti saya lihat jadwal dulu. Kalo acara di kecamatan ** mungkin Bupati hadir, cuma kebetulan saat itu saya ga nugas lapangan." Jelasku.


Sebenarnya aku dan kak Sri sudah lama kenal, sejak aku masih SMA. Aku kenal juga pas acara acara seperti ini. Aku seting di panggil untuk membawa acara.


Hanya saat aku sudah bekerja, mereka memanggil ku dengan panggilan 'bu'. Hanya formalitas dalam bekerja, saling menghargai satu sama lain.


Kak Sri bekerja sebagai Kabid Humas di kantor Kecamatan. Beliau sangat ramah.


Aku sendiri bekerja di kantor Bupati sebagai protokoler Bupati.


"Ok kak. Jum'at malam ya, tanggal,,,ok iya, nanti saya lihat agenda dulu. Akan saya kabari ya."


-"...."


"Wa'alaikumsalam warahmatullah...."


****


Ku titipkan rindu pada tiap bait munajatku.


Sungguh, hanya di hamparan sajadah ku luahkan semua.


Rindu pada hamba Nya yang pernah mengisi hati,,,,hingga,,, kini...


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2