Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
1. Prolog


__ADS_3

Tahun 2045 Tokyo, Jepang


Menceritakan pemuda bernama Yuuzaki Juli. Hidup bersama adiknya yang bernama Yuuzaki Elena. Mereka tidak memiliki orang tua, karna orang tua mereka meninggal pada waktu Juli masih berusia 12 tahun dan adiknya 10 tahun.


Juli bersekolah di SMA favorit di Jepang, karena dia mendapatkan beasiswa dari pemerintah karna kepintarannya. Tapi sayang karna kepintarannya itulah yang membuat Juli selalu di cemoh karna orang iri kepada dia dan Juli juga mempunyai fisik yang lemah. Meski dia selalu di cemoh dan dijauhi bahkan adiknya pun ikut mencemoohnya tapi Juli selalu peduli pada adiknya karna cuma adiknya keluarga satu-satunya dia miliki.


Sebenarnya adiknya Juli tidaklah membenci kakaknya, dia dingin dan kasar ke kakaknya karena gak pengen manja ke kakaknya karna kakaknya sudah bekerja keras selama 5 tahun ini.


****


Dipagi yang cerah di salah satu rumah penduduk Jepang terdapat rumah yang masih memiliki jiwa ke tradisional nya dan terdapat disalah satu kamar.


Tiittt...titttt...tittt.


Bunyi alarm yang membangun kan pemuda yang memiliki paras yang dibilang diatas rata-rata, berambut hitam dan memiliki mata berwarna hitam. Pemuda itu adalah Yuuzaki Juli.


"Hoammm....udah jam 5 lewat ternyata, waktunya bangun dan mandi lalu masak sarapan buat elena" kata Juli sambil mengucek matanya yang masih ngantuk karna semalaman belajar sampai larut.


Lalu Juli pun pergi ke kamar mandi, "Mandi dipagi hari memang yang terbaik" Kataku sambil berendam.


10 menit kemudian berlalu


Aku pun sudah berbaju sekolah yang memiliki seragam berwarna hitam dengan kemeja putih didalamnya.



"Yossss...waktu masak buat sarapan" kata Juli dalam hati sambil berjalan ke arah dapur. Rumah Juli cukup besar untuk 2 orang saja bahkan rumahnya serasa kaya pemakaman karna terlalu sepi.


Kembali ke cerita, aku pun sudah sampe didapur dan menyiapkan bahan-bahan yang aku butuhkan. "Masak apa yaa? Hmmm...Nasi goreng pedas aja gin supaya gak ribet amat" kataku dalam hati. Lalu aku pun mulai memasak buat sarapan

__ADS_1


Seusai memasak aku pun sudah menata makanan dimeja buat aku sarapan bersama adik ku.


"Okehh..sudah siap waktunya bangunin elena" kataku lalu pergi ke kamar adik ku.


Tok..tok..tok...tok..


"Elena bangun waktunya sarapan sama berangkat ke sekolah ini sudah jam 05.55 nanti terlambat ke sekolah" kataku sambil mengetok pintu dan teriak sedikit.


"IYAAAA.. AKU SUDAH BANGUN BISA GAK,, GAK USAH TERIAK TERIAK INI MASIH PAGI AKU GAK TULI" Kata elena teriak sambil marah.


"Ahhhh...maaf kalo gitu, yaa sudah kakak tunggu dibawah jangan lama soalnya takut sarapannya dingin" kataku sambil meminta maaf dan membungkuk sedikit di depan pintu. Lalu aku pun pergi ke meja makan sambil menunggu Elena selesai mandi dan berseragam sekolah.


20 menit berlalu


Aku pun melihat Elena turun dari tangga sambil memasang muka kesal dan marah ke aku.


"Elena cepat dimakan keburu dingin" kataku sambil tersenyum tipis ke Elena karena cuma dia keluarga ku yang ku punya.


Lalu kami pun makan bersama dalam keheningan karna Elena memang tidak mau bicara ke aku sejak orang tua ku meninggal padahal waktu kecil dia selalu lengket Ke aku bahkan tidur pun harus sama-sama tapi lupakan karna itu masa lalu.


Skip makan....10 menit kemudian


"Yasudah elena kamu berangkat aja duluan biar kakak yang bersihkan piring nya nanti kamu terlambat masuk sekolah ini sudah jam 06.25" kata ku sambil tersenyum dan membersihkan piring yang ada di meja makan.


"Yaaa..aku tau gak usah dikasih tau aku juga aku paham" Kata Elena sambil memasang muka marah.



"Yaudah hati-hati dijalan yaa jangan sampe kenapa-napa" kataku sambil tersenyum.

__ADS_1


"Yaa aku berangkat dulu, kakak juga hati-hati dijalan" kata Elena dingin. Aku pun hanya senyum sambil melihat dia pergi dari rumah.


"Hahhhh...ini melelahkan udah jam segini bersihin rumah dulu kira-kira telat gak yaa? Yaudah kerjain aja dulu cepat cepat biar gak telat lagian hari ini masuk jam 07.30" kataku sambil angkat piring ke tempat cucian.


Sehabis bersih-bersih rumah


"Udah jam 06.50, rumah juga udah beres bahan makanan buat malam Elena makan sudah ada,, waktu nya berangkat sekolah" kata ku sambil mengunci pintu rumah.


"Nanti pulang sekolah aku pergi kerja dikafe sampai jam 09.00 malam, haaaa... semoga aja Elena makan nanti malam karna dia gak bisa masak jadi aku udah siapkan mie instan" kataku dijalan menuju ke sekolah sambil membuang nafas pasra lalu tertawa kecil mengingat Elena waktu dulu mau masak malah gosong.


"Kalo di ingat-ingat Elena dulu gak se dingin ini?" Kataku dalam hati sambil mengingat dia waktu umur 11 tahun setelah 1 tahun orang tua ku meninggal. "Kenapa sekarang malah cuek yaa? Dah lah lupakan yang penting dia sehat sehat aja" kataku sambil tersenyum tipis.


Disisi lainnya Juli


"haaaa....kenapa yaa kakak ku masih peduli ke aku padahal aku udah jahat ke dia selama 5 tahun ini" Kata Elena dalam hati sambil memasang muka sedihnya karna dia merasa bersalah ke kakaknya padahal kakakmya itu sayang dia karna cuma dia satu satunya keluarga yang tersisa dan mau urus dia bahkan paman dam bibi nya gak mau urus mereka ber dua.


"Kurasa nanti pas kakak pulang sekolah aku minta maaf karna selalu jahat ke dia, hmmm....nanti Kakak ku masak apa yaa buat nanti malam? Semoga aja dia masak daging" kataku sambil tersenyum menuju ke arah kelas ku.


Tiba-tiba Elena pun berhenti dan memasang muka terkejut waktu pas dia didepan kelasnya "AAAAAKKHHHHH....AKU LUPA KALO KAKAK KU MALAM INI KERJA SAMPINGAN,, TAMATLAH RIWAYAT KU MAKAN MIE INSTAN LAGI MALAM INI" batin Elena sambil berjalan lemas dan lesu ke arah tempat duduknya dan menidurkan kepalanya di meja sambil menangis dalam hati.


Tapi Elena tidak mengetahui bahwa tadi pagi adalah hari terakhir dia menemui kakaknya dan makan masakan kakaknya.


***


Bagaimana gaiss ceritanya? Seru gak ? Maaf yaa kalo misalnya masih jelek karna baru pertama kali buat cerita ginian. Ini cerita aku buat untuk nemanin aku buat isi waktu luang bulan puasa nanti.


Jadi jangan lupa kasih sarannya yaa dan like,share,vote .


Sekali lagi terima kasih udah mau baca ceritaku.

__ADS_1


Tunggu next chapter yaa!!


Up nya gak nentu jadi di tunggu aja up selanjutnya


__ADS_2