Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
119. Pembukaan Festival Suci


__ADS_3

setelah Juli melakukan itu semua orang-orang yang berada disana gemetaran takut dan ada beberapa juga orang yang pingsan saat melihat kengerian yang Juli perlihatkan.


lalu Kepala academi pun berkata.


"Apa kah acaranya bisa dilanjutkan?." ucap kepala academi Barbara yang sudah duduk di ruang VVVIP bersama keluarga Juli dan yang lainnya.


pembawa acara itu pun kembali sadar dari ketakutannya.


dan Pembawa acara itu pun berkata.


"Mari kita mulai perlombaan yang di adakan oleh seluruh kerajaan di Festival suci ini, untuk menentukan academi mana yang akan mewakilkan Benua timur untuk berkompetisi dengan benua yang lainnya." ucap pembawa acara itu.


"Di pertandingan ini akan ada 3 perlombaan yaitu ;




Menaklukkan berbagai dungeon yang ada di benua timur dalam waktu 1 hari, siapa yang paling banyak menaklukkan nya maka akan lolos ke pertandingan selanjutnya.




1 Vs 10 yang dimana di perlombaan ini, setiap ketua dari Tim akan mewakili Tim nya untuk melawan Tim lain dengan jumlah lengkap.




Yang dimana perlombaan kali ini setiap Tim harus memilih 5 perwakilannya untuk dikirim ke death forest untuk mengalahkan setiap pemimpin yang menjaga hutan Death forest, karena jumlah pemimpin Death forest hanya 5 maka siapa Tim yang paling banyak membunuh pemimpin Death forest maka akan jadi pemenangnya.




itu adalah urutan lomba-lomba yang diadakan di pertandingan ini, jadi dimohon semua untuk bermain sportif tanpa ada kecurangan sedikit pun." ucap pembawa acara menjelaskan semua informasi.


"Baiklah mari kita sambut Tim perwakilan dari Academi Knightley, Tim yang telah menaklukkan belasan Dungeon dalam waktu sebulan. dengan pemimpin Tim ini yang merupakan seorang yang dijuluki "The Master Sword." karena ia sangat ahli dalam teknik berpedang bahkan kepala academi Knightley mengakui kehebatan yang setara dengan dirinya. Inilah dia kita sambut The Hero Sword dengan pemimpinnya yaitu Thomas." ucap pembawa acara itu. {Note ; Thomas itu yang goda Natasha waktu pembentukan aliansi di chapter 30an.}


Tim yang disebutkan pun maju dengan sombongnya mereka mengangkat kepala seolah-olah mereka adalah yang akan memenangkan pertandingan ini.


Prokkkkk..... Prokkkkk.....


penonton yang mendukung Academi Knightley pun bertepuk tangan dengan kegirangan seperti orang kesurupan, terlihat bahwa yang mendukungnya hanya ±70.000 orang saja.


tapi Tim The Hero Sword tetap sombong menuju tengah-tengah Arena pertandingan.


apalagi Thomas yang dengan songong nya sok jual mahal, ihhh greget author liat mukanya pengen author hapus aja ini karakter sok-sokan.


lalu penonton yang mendukung Academi Knightley pun kembali tenang, Pembawa acara itu pun kembali menyebutkan 5 Tim lagi yang mewakili Academi Knightley.


"Selanjutnya mari kita sambut Tim yang mewakili Academi Magician, yang dimana Tim ini adalah para penyihir yang memiliki kekuatan yang sangat mengerikan bahkan mereka membunuh ratusan Monster yang ada di Death forest dengan mudah. mari kita sambut The Great Sage yang dipimpin oleh Yukira." ucap pembawa acara itu.


lalu ada seorang gadis berambut blonde menuju tengah-tengah Arena.



{Ilustrasi Yukira, level 147.000.000}


Prokkkkk.... Prokkkkk.... Prokkkk....


para penonton yang mendukung Academi Magician pun bertepuk tangan dengan semangat, jumlah yang mendukung Academi Magician ±130.000 orang.


dengan anggun Yukira berjalan sambil membawa buku sihir yang ada ditangannya, para pria yang melihat itu pun terpesona dengan kecantikan yang dimiliki oleh Yukira.


"Lalu Tim selanjutnya yang tidak kalah hebat dari The Great Sage, Tim ini merupakan orang-orang yang ditolong oleh Academi Magician waktu di Death forest. orang-orang ini merupakan orang-orang yang terpanggil dari dunia lain seperti para pahlawan yang ada di kerajaan EXODIA, Mari kita sambut Hero Magical yang dipimpin oleh gadis bernama Vira." ucap pembawa acara itu.


para penonton yang mendengar itu pun serius melihat Tim yang dimaksudkan karena tim itu adalah orang-orang yang terpanggil dari dunia lain seperti pahlawan dari kerajaan EXODIA, mereka yakin bahwa kekuatan orang-orang itu sangatlah kuat.


disaat semua orang serius menunggu siapa yang datang, berbeda dengan para istri Juli yang menunggu dengan tatapan tajam karena ini adalah yang mereka tunggu-tunggu yang dimana ini dari penjelasan Tio sebelumnya.


sedangkan Juli saat mendengar nama gadis yang memimpin tim Hero Magical pun berfikir dan bergumam.


'Vira? bila ada ia, maka ada kakak kembaran nya yaitu Vina. seperti apa dia sekarang yaa? sejak ia meninggalkan ku dan memilih cowok lain. sepertinya ia bahagia.' batin Juli.


tapi saat itu tiba-tiba ia gemetaran hebat dan teringat sesuatu.


"Sial bila Vira dan Vina ada disini, maka guru Gila itu juga ad-." ucap Juli terpotong saat tiba-tiba ada seseorang yang berkata dibelakangnya.


"Araa...Araa... sepertinya murid ku yang satu ini mengutuk gurunya." ucap seorang gadis Berambut putih panjang dan menggunakan tutup mata hitam.


Juli yang ada di lobby arena pun terkejut dan segera ingin berlari.


tapi ia malah ditahan oleh wanita itu.


"Eitssssss.....mau kemana Yuu-kun? apa kau ingin lari dari guru mu lagi." ucap wanita itu tersenyum manis.


Juli yang mendengar itu pun bergumam.


'Sial aku lupa kalo dia memiliki kekuatan psikis yang aneh, yang dimana ia bisa memprediksi masa depan dalam waktu 30 menit ke depan. sial bisa nya aku melupakan hal ini.' batin Juli kesal.

__ADS_1


lalu wanita berambut putih itu pun membuka penutup matanya.


"Apa kau tidak rindu dengan Moko-Sensei mu ini?." ucap wanita itu tersenyum manis.



{ilustrasi Moko-sensei, level belum diketahui.}


Juli yang mendengar itu pun tertawa kecil dan berkata.


"Hahahaha.... Moko-sensei lama tidak bertemu, seperti biasa kau gila dan stress dengan penutup mata itu." ucap Juli blak-blakan mengejek Mako-sensei.


"Yare...Yare... seperti biasa Yuu-kun mulutnya seperti tidak Pernah di didik." ucap Moko-sensei.


Juli hanya mengangkat bahunya dan menatap datar Moko-sensei.


Moko-sensei pun berkata.


"Apa kau masih memikirkan mantan tercinta mu itu? dia ada disini loh bersama Moko-sensei." ucap Moko-sensei dengan tersenyum menggoda Juli.


Juli yang mendengar itu pun berkata.


"Tidak, aku tidak memperdulikan dia lagi Sensei. lagian aku sudah memiliki 77 istri dan 36 anak, jadi aku tidak memikirkan dirinya lagi. karena aku sudah memiliki kebahagiaan sendiri." Ucap Juli dengan wajah penuh keseriusan.


Moko-sensei yang mendengar itu awalnya terkejut dan ia kembali tenang lalu tersenyum tipis.


"Sepertinya bocah Jenius dan bisu dulu, telah menjadi dewasa dan seorang lelaki yang suka poligami istri." ucap Moko-sensei.


Juli yang mendengar itu pun berkata dengan datar.


"Bisa Sensei lupakan masa lalu?." ucap Juli datar.


Moko-sensei pun tertawa terbahak-bahak dan berkata.


"Hahahahah.... Baiklah-baiklah Moko-sensei akan melupakan nya, tapi kau juga harus mendaftarkan Moko-sensei ke dalam Harem mu." ucap Moko-sensei tersenyum menggoda Juli.


Juli yang mendengar itu pun berkata dengan terkejut.


"Mana mungkin Sensei, apa Sensei masih seperti dulu yang masih ingin menggoda ku." ucap Juli dengan wajah memerah karena dari dulu ia selalu disuruh untuk menikahi Sensei nya.


Moko-sensei yang mendengar itu pun semakin tertawa terbahak-bahak.


"Hahahahah.... ternyata kau masih ingat, jadi bagaimana? Sensei masih muda dan juga P-E-R-A-*-W-A-N." ucap Moko-sensei menyebutkan bahwa dirinya masih Per*awan.


Juli yang mendengar itu pun menjadi bingung harus berkata apa, tapi saat dia ingin berbicara tiba-tiba saja Tim 10 Dewan Elite di panggil untuk memasuki Arena pertandingan.


'Pas sekali.'' batin Juli.


Moko-sensei yang melihat itu pun ingin menghentikan Juli tapi ia terlambat karena Juli telah lari duluan, dan ia juga tidak melihat kilasan masa depan makanya ia tidak tau bahwa Juli akan lari.


"Baiklah tidak masalah dia pergi, tinggal menemui istri di ruang VVVIP maka selesai semua urusan. okeh waktunya mendaftarkan diri di sana." ucap Moko-sensei tiba-tiba menghilang.


sedangkan disisi Juli saat ini.


"Baiklah kita sambut Tim terakhir yang menjadi perwakilan academi Barbara, mereka dijuluki orang-orang 10 Monster academi Barbara yaitu 10 Dewan Elite. mereka juga yang telah menghentikan peperangan Dimensi alam Monster, mereka juga yang membunuh Ratusan miliyar Monster yang ada di Dimensi alam Monster. bahkan kekuatan mereka dapat memporak-porandakan 1 kerajaan dengan mudah, murid-murid academi Barbara mengakui mereka bahwa lebih kuat dari semua orang yang ada di benua Timur. karena kengerian yang mereka maka kita akan panggil satu-persatu dari Tim 10 Dewan Elite kita mulai dari peringkat ke 10." ucap pembawa acara itu dengan antusias.


bahkan para penonton yang mendukung Academi lain menjadi serius ketika mendengar kengerian yang dijelaskan oleh Pembawa acara itu.


"Diurutan ke-10, Seorang gadis yang dikatakan tidak bisa apa-apa dalam menggunakan senjata nya bahkan orang-orang menertawakan dirinya karena anak dari seorang Guild terkenal tapi Sangatlah lemah. tapi setelah bergabung dengan academi Barbara ia pun menjadi siswa yang ditakuti di academi Barbara bahkan dirinya merupakan salah satu dari Ratu kerajaan Alcemy, mari kita sambut urutan ke 10 dari anggota 10 Dewan Elite Shellaaaaaa....." ucap pembawa acara itu.


Prokkkk..... Prokkkkk....


Woahhhhhh....


pendukung dari academi Barbara pun antusiasnya bukan main orang-orang yang menonton turnamen dari academi Barbara tau seberapa hebatnya Shella ini meski ada diperingkat ke 10.


Shella pun memasuki Arena pertandingan yang dimana semua perserta perlombaan terdiam saat merasakan aura kekuatan dari Shella.


Shella dengan anggunnya menuju tengah-tengah Arena.


Prokkkkk..... Prokkkkk....


penonton masih antusias saat melihat Shella.


"Di urutan ke-9, seorang gadis yang merupakan teman masa kecil sekaligus Tunangan dari salah satu anggota 10 Dewan Elite yaitu Pangeran Kenzi. gadis ini dikatakan Sangatlah payah dalam menggunakan Busur panah nya, Bahkan ia ditertawakan karena Level yang dimilikinya Sangatlah rendah. Tapi setelah ini masuk ke dalam 10 Dewan Elite teknik berpanahnya merupakan salah satu Master dari benua Timur, bahkan kekuatannya saat ini dapat Membunuh 5.000 Monster dalam 1 serangan. Mari kita sambut ini lah dia Ayaaaaaa....." ucap pembawa acara itu.


Aya pun memasuki Arena pertandingan dengan membawa busur panah yang lumayan besar di punggungnyadengan aura intimidasi yang membuat orang-orang merinding dan ketakutan.


tapi para penonton yang mendukung Academi Barbara tidak ada rasa ketakutan sama sekali malahan mereka semakin bersorak kegirangan saat merasakan aura intimidasi dari salah satu anggota 10 Dewan Elite.


lalu pembawa acara itu pun melanjutkan perkataannya.


"Di urutan ke-8, gadis yang memiliki teknik berpedang dibawah rata-rata bahkan ia ditertawakan oleh teman-teman di sekitar rumahnya karena memiliki Level yang sangat rendah. gadis ini merupakan orang yang berbahaya dalam Teknik berpedang di benua Timur, mungkin gadis ini bila di adu dengan para jenius pedang mereka akan ditertawakan saja oleh gadis ini. Mari kita sambut Ayakooooo...." ucap pembawa acara itu.


lalu pembawa acara itu pun melanjutkan terus memperkenalkan setiap urutan anggota 10 Dewan Elite dari yang terkuat hingga terlemah.


diurutan 7 ada Ayumi, Ke 6 Mirio, ke 5 Kenzi, ke 4 Kenzo, lalu ke 3 ada Asuka dan yang ke 2 ada Zero.


"Semua anggota dari 10 Dewan Elite telah berkumpul, sekarang adalah kita panggil pemimpin yang merupakan orang paling terkuat diantara anggota lainnya. bahkan murid-murid academi tidak berani mencari masalah padanya." ucap pembawa acara itu.


semua penonton menengang saat mendengar itu.

__ADS_1


"Di peringkat pertama, pria ini adalah yang paling mengerikan dari yang lainnya. setiap musuh yang menghinanya maka hanya ada 1 kata yaitu "Bantai." pria ini tidak kenal pria ataupun wanita bila kalian berani Menghina ataupun Menjelek-jelekan orang terdekatnya maka kalian akan mati dengan mengenaskan, Pria yang berani melawan jutaan musuh dengan sendirian, Pria yang merupakan Berdarah dingin, Pria yang tidak mengenal kata takut. Mari kita sambut orang yang paling berbahaya di academi Barbara yaitu YUUZAKIIIII JULIIIIII....." Ucap pembawa acara itu.


seketika Tim perwakilan dari academi Barbara berbaris rapi membentuk sebuah jalan yang seperti menyambut kedatangan Juli, tim-tim itu berbaris dengan rapi dan tegas diujung barisan ada anggota 10 Dewan Elite yang tersenyum menyeringai seperti menunggu kedatangan Ketua mereka.{Note ; Semua Tim academi Barbara kecuali Tim The One.}


Takkkk....Takkk....Takkkkk....


suara sepatu terdengar oleh semua orang karena mereka saat ini hening dan tidak bersuara.


lalu di pintu masuk Arena pun terlihat seorang pemuda yang membuat sebagian penonton terkejut, karena pemuda itu adalah Raja yang mengancam Kaisar Sirozuna Hikari.


Juli dengan santai dan tenang berjalan melewati jalan yang dibentuk oleh Tim academi Barbara.


setiap langkahnya membuat semua orang merinding ketakutan.


Juli berjalan terus menuju anggota nya, tapi disaat hampir dekat.


Bukhhhhhh....


"Aduhhhhhh.....Jatoh, sial gagal keren. TA*I lah." ucap Juli kesal yang sedang berdiri dari jatuhnya karena kesandung batu yang ada di sana.


'Ganggu amat sih ini batu, udah keren-keren juga bikin orang-orang tegang gitu. ehhh malah batu pembawa bencana ini merusak semuanya.' gerutu Juli dalam hati.


tapi anehnya tidak ada orang-orang yang tertawa sedikit pun saat Juli terjatuh, ternyata mereka saat ini sedang bertekuk lutut karena aura dari 10 Dewan Elite, Istri, dan anak-anak Juli yang saat ini mengeluarkan aura membunuh yang sangat pekat.


"Jangan ada yang tertawa atau kalian mati." ucap mereka semua bersamaan yang dimana membuat para penonton diam dan tidak berani berkata apa-apa.


Juli yang merasakan itu pun berkata.


"Tahanlah aura kalian, kita ke sini untuk bersenang-senang bukan melakukan pertumpahan darah." ucap Juli tersenyum tipis.


10 Dewan Elite, istri, dan anak-anak Juli pun menarik kembali aura membunuh nya.


disaat selesai menarik aura membunuhnya salah satu dari Tim perwakilan academi Knightley mengejek Juli.


"Kukira siapa pemimpinnya, ternyata hanya orang bodoh yang sok keren. bila seperti itu lebih baik kau kembali dan minta susu oleh ibu mu." ucap orang itu.


Juli yang mendengar itu pun diam dan berbalik melihat orang itu.


~Swoshhhhhhhhh~


"Ternyata ada badut disini, tadi kau katakan apa? minta susu oleh ibu mu? maka kau juga akan ku kirim ke neraka untuk meminta maaf kepada Dewa Kematian lalu meminta susu kepada iblis disana." ucap Juli tersenyum menyeringai dan menghilang.


SLASHHH.....


SLASHHH.....


SLASHHH....


10 kepala pun terlepas dari tubuh dalam waktu 1 detik saja.


lalu Juli pun berkata dengan tersenyum menyeringai.


"Apa ada badut lagi yang ingin berbicara?." ucap Juli tersenyum psikopat dengan tubuh penuh darah.


semua orang yang disana terdiam melihat itu karena ketakutan terutama dari Academi Knightley yang dimana itu salah satu dari perwakilan academi mereka yang Menghina Juli.


Juli yang melihat tidak ada yang mengoceh lagi pun berkata.


"Baguslah bila tidak ada badut lagi." ucap Juli tersenyum polos.


lalu ia melepaskan jas academi nya dan hanya menggunakan kemeja putih saja.


yang dimana kharisma Juli menambah damage.


"Kyaaa.....Sayang kau tampan sekali." ucap Ciel berteriak dari ruang VVVIP.


"Suami I love you." ucap Anthena.


"Anata rahim ku hangat." ucap Clarisha.


masih banyak lagi ucapan dari para istri Juli saat melihat Juli hanya mengenakan kemeja putih, celana panjang academi lalu memegang katana di tangan kanannya.


Juli yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan tersenyum manis.


para Istri Juli semakin kena damage melihat itu.


"Gila suami ku cakep banget." ucap para istri Juli dengan hidung mimisan.


sedangkan anak-anak Juli dan para Maid panik melihat itu karena ibu mereka yang hamil juga mimisan.


disaat itu juga semua orang-orang disana mimisan saat melihat senyuman manis dari Juli, bahkan itu laki-laki sekalipun.


Bersambung....


***


Gimana Chapter kali ini? seru gak? kalo bisa komen yaa...


jangan lupa juga tanggal 1 Juli baca cerita terbaru author buat.


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.

__ADS_1


see you next time dan bye bye.


__ADS_2