
saat ini dipagi hari Juli dan Kirigiri bersiap-siap untuk ke kerajaan terdekat yaitu kerajaan ASURA untuk mendaftar diri Juli menjadi seorang petualang.
diperjalanan Juli juga menanyakan pada Kirigiri, apa dibenua timur banyak orang yang memiliki rank Hero.
Kirigiri pun mengatakan bahwa banyak sekali orang-orang yang ber Rank Hero bahkan melebihi 5.000 orang.
Kirigiri juga menjelaskan tentang perubahan Rank dari para petualang yang dimana memiliki 16 tingkatan yaitu ;
-> Rank E {Memiliki Level 600.000 -> 1.950.000}
-> Rank D {Memiliki Level 1.950.001 -> 2.900.000}
-> Rank C {Memiliki Level 2.900.001 -> 3.700.000}
-> Rank B {Memiliki Level 5.700.001 -> 7.900.000}
-> Rank A {Memiliki Level 7.900.001 -> 12.700.000}
-> Rank S {Memiliki Level 12.700.001 -> 19.900.000}
-> Rank SS {Memiliki Level 19.900.001 -> 28.500.000}
-> Rank SSS {Memiliki Level 28.500.001 -> 37.500.000}
-> Rank SR {Memiliki Level 37.500.001 -> 49.500.000}
-> Rank SSR {Memiliki Level 49.500.001 -> 65.700.000}
-> Rank SSSR {Memiliki Level 65.700.001 -> 77.500.000}
-> Rank Legendary {Memiliki Level 77.500.001 -> 84.000.000}
-> Rank Hero {Memiliki Level 84.000.001 -> 93.000.000}
-> Rank Saint {Memiliki Level 110.000.001 -> 119.000.000}
-> Rank Saint Suci {Memiliki Level 119.000.001 -> 127.000.000}
-> Rank Immortal {Memiliki Level 127.000.001 -> 145.000.000}
Juli pun mengangguk paham dan mencerna semua informasi yang diberi tau oleh Kirigiri.
'Hmmm....bila tingkat petualang sangat mengalami perubahan, apa para Monster juga akan tetap melemah?.'batin Juli.
lalu terdengar suara System.
[Ding!!! Menjawab pertanyaan tuan rumah.
Monster yang dibunuh oleh para petualang juga akan mengalami kenaikan Level tapi hanya 1x lipat saja dan itu juga bila dibunuh 10x baru mereka akan mengalami peningkatan.]ucap System.
Juli pun mengangguk paham dan berpikir.
'Jadi bila seperti itu maka bagus. dengan monster yang bisa hidup kembali dan akan mengalami peningkatan kekuatan maka Monster juga akan tetap berguna untuk menaikkan level orang-orang dibenua ini.'ucap Juli.
lalu Juli pun berkata pada System.
'System saat ini Monster yang memiliki level Terkuat ada di level berapa?.' ucap Juli
[Ding!!! Monster yang memiliki level Terkuat saat ini berada dilevel 395.000.000 dengan total 5 ekor monster yang menjaga setiap penjuru death forest bagian pusat.] ucap System.
Juli pun mengangguk dan tersenyum kecil.
Juli juga sempat bertanya kenapa Kirigiri bisa sekuat ini.
Kirigiri pun berkata bahwa ia menjadi sekuat ini agar bisa melindungi dirinya dari orang lain sejak tunangannya pergi maka dari itu ia siang dan malam selalu berlatih menaikkan level nya.
Juli pun merasa kagum dengan tekad dan semangat yang dimiliki Kirigiri agar ia bisa terus hidup tanpa bergantung pada orang lain.
"Kau hebat aku salut dengan mu."ucap Juli tersenyum manis.
Kirigiri pun berkata.
"Apa kau sudah jatuh cinta dengan ku?."ucap Kirigiri sambil tersenyum menggoda Juli.
sedangkan Juli hanya mengangkat bahunya dan mereka mengobrol sambil berjalan pelan menaiki kuda yang dimiliki oleh Kirigiri.
setelah berjalan pelan mereka akhirnya tiba di kerajaan ASURA dengan perjalanan memakan waktu kurang lebih 5 jam.
{Ilustrasi kerajaan ASURA.}
saat memasuki gerbang pun mereka diminta oleh penjaga gerbang identitas diri mereka.
Kirigiri pun memperlihatkan kartu petualang yang dimilikinya.
penjaga itu terkejut dan langsung mempersilahkan Kirigiri dan Juli masuk.
Juli dan Kirigiri pun masuk kerajaan ASURA dan melihat banyak sekali pedagang yang menjual makanan dan berbagai macam hal lainnya.
tapi yang paling mencolok kebanyakan pedagang menjual perhiasan karena memang kerajaan ASURA adalah kerajaan penghasil tambang.
Juli dan Kirigiri juga membeli beberapa makan untuk mereka makan dirumah nanti dan mereka juga sempat makan disebuah warung makan sederhana.
setelah makan mereka berjalan lagi sambil menuju ke Guild petualang.
saat berjalan Kirigiri sempat melihat perhiasan yang sangat indah dan memperhatikannya terus.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Bila kau ingin maka ambillah, aku yang akan membayarnya."ucap Juli.
Kirigiri yang mendengar itu sangat senang dan membeli sebuah cincin emas dan ada berlian berukuran kecil di atasnya yang membuat cincin itu sangat indah.
Juli pun mengangguk dan berkata kepada penjual.
"Berapa harga cincin yang di ambilnya itu?."ucap Juli.
penjual itu pun berkata.
__ADS_1
"Harganya 5.000 koin emas Tuan. karena emas itu murni dan asli tidak ada campuran sama sekali serta memiliki beberapa efek yang membuat pengguna bisa memperkuat Serangan nya."ucap penjual itu.
Juli hanya mengangguk dan membayar langsung tanpa kurang sama sekali.
Kirigiri yang mendengar itu sangat terkejut karena harga cincin yang ia inginkan sangatlah mahal.
"Juli harga nya sangat mahal. lebih baik tidak usah saja."ucap Kirigiri yang ingin mengembalikan cincin itu.
Juli pun menahannya dan berkata.
"Tidak usah. harga segitu hanya untuk jajan anak ku dalam sehari jdi tidak perlu dipikirkan, bila kau menolaknya maka sama saja kau menolak pemberian ku."ucap Juli serius.
Kirigiri yang mendengar itu merasa tidak enak dan mau tidak mau akhirnya memakai cincin itu.
tapi sebelum itu ia menyuruh Juli memasangkan nya.
Juli pun mengangguk dan memasangkan cincin itu di jari manis tangan Kirigiri.
tapi sebelumnya memasang nya Juli juga menambahkan beberapa efek pada cincin itu, efek nya sama seperti cincin pernikahan yang diberikan Juli ke para istrinya.
Kirigiri yang melihat Juli memasang cincin itu di jari manisnya sangat terkejut dan terharu bahagia.
sedangkan Juli yang tidak sadar bahwa tindakan nya sama saja melamar Kirigiri untuk menjadi pengantinnya.
setelah memasangnya banyak tepuk tangan yang sangat meriah karena Juli memasangkan cincin itu ditempat umum.
prokkkk... prokkkk....
tepuk tangan dari orang-orang yang melihat itu.
Juli pun merasa bingung dan ia mendengar salah satu penduduk berkata.
"xixixixi.... romantis sekali anak muda jaman sekarang, iri rasanya."ucap Pria tua yang menjaga jualannya.
Kirigiri pun langsung memeluk Juli dan berkata.
"Terimakasih aku akan selalu bersama mu apapun yang terjadi."ucap Kirigiri yang menangis bahagia dipelukan Juli.
sedangkan Juli yang masih bingung pun hanya mengelus rambut Kirigiri dan berkata.
"Ahhh....baiklah."ucap Juli.
lalu mereka pun kembali melanjutkan perjalanan menuju guild petualang setelah membuat heboh seisi pasar dengan tindakan Juli, bahkan mereka menjadi bahan gosip disana.
setelah Juli berjalan kurang lebih 20 menit akhirnya mereka berdua sampai di depan pintu masuk Guild yang memiliki 3 lantai.
CLEKKK....
Juli pun masuk ke dalam Guild dan menjadi tatapan oleh para petualang disana.
Juli hanya diam cuek berjalan menuju resepsionis dengan Kirigiri yang memeluk lengan kanan Juli.
saat tiba di meja resepsionis Juli disambut oleh wanita berambut hitam pendek disana.
"Selamat datang di Guild petualang kami. ada yang bisa saya bantu?."ucap gadis itu.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
wanita itu hanya mengangguk dan tersenyum kecil karena ia merasa bahwa Juli menarik karena tidak menggodanya seperti para petualang pemula.
"Tentu saja bisa. mari ikuti saya ke lantai 2 untuk memulai pendaftaran nya, dan sebelum itu perkenalkan nama saya Miya."ucap gadis itu.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Juli. Yuuzaki Juli."ucap Juli dingin.
Miya yang mendengar Juli sangat dingin pun hanya tersenyum kecil.
lalu Miya melirik kearah Kirigiri dan ia terkejut.
"Kyoko? kenapa kau ada disini?."ucap Miya terkejut.
Kirigiri yang merasa dipanggil pun menoleh dan berkata.
"ahhhhh.... Miya, tidak ada apa-apa. aku ke sini hanya menemani calon suami ku mendaftarkan diri."ucap Kirigiri tersenyum manis ke arah Miya.
Miya yang mendengar itu sangat terkejut dan berkata.
"Apa Tuan Juli ini adalah calon suami mu?."ucap Miya.
Kirigiri hanya tersenyum dan mengangguk kepala saja.
lalu Juli pun berkata.
"Apa bisa kita lanjutkan pendaftaran nya? kami ingin segera pulang karena ini sudah mau sore hari."ucap Juli dingin.
Miya hanya mengangguk dan segera membawa Juli ke lantai 2.
saat tiba disana Juli Melihat seorang gadis memegang sebuah pisau yang diarahkan kepada seorang petualang.
"Apa kau masih berani menggoda para resepsionis disini?."Ucap gadis itu.
petualang itu pun hanya menggelengkan kepala dan segera lari dari sana.
Miya pun mendekati gadis itu dan berkata.
"Lily apa yang kau lakukan?."ucap Miya.
gadis itu pun berkata.
"Tidak ada hanya memberikan pelajaran kepada laki-laki kurang ajar."ucap gadis itu sambil tersenyum manis memegang pisau.
{Ilustrasi Lily. Lily sendiri anak dari Guild Master yang berlevel 91.570.000}
Miya hanya menghela nafas panjang dan menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
lalu Lily melihat ke arah Kirigiri dan berkata.
"Hallo Kirigiri, lama tidak bertemu."ucap Lily tersenyum sambil memasukkan pisau ke dalam tempatnya.
Kirigiri pun berkata.
"Hai juga Lily."ucap Kirigiri tersenyum manis.
lalu Lily pun melirik ke arah Juli dan ia nampak seperti sedang melihat seluruh tubuh Juli.
sedangkan Juli hanya diam dan menatap Lily dingin.
lalu Lily pun berkata.
"Tidak ada yang mencurigakan. dia Tampan dan juga hati nya bersih, dia lolos."ucap Lily.
Juli yang bingung pun berkata.
"Apa yang lolos nona?."ucap Juli.
"Lolos menjadi calon tunangan ku."ucap Lily tersenyum manis ke arah Juli.
Juli yang mendengar itu sangatlah terkejut dan Kirigiri pun berkata.
"Apa maksudmu Lily? ia adalah calon suami ku."ucap Kirigiri nampak kesal.
Lily pun langsung berkata.
"Tidak masalah lagian di dunia ini mengijinkan untuk melakukan poligami." ucap Lily.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak bisa. meski dunia ini mengijinkannya kau juga harus ijin dengan orang yang kau sukai, jangan asal main mengklaim bahwa ia calon tunangan mu."ucap Juli nampak kesal Juga.
Kirigiri pun mengangguk setuju dan berkata.
"Benar apa dikatakan calon suami ku. lagian ia sudah memiliki 26 istri serta 32 anak dan aku akan menjadi istrinya yang ke 27."ucap Kirigiri.
Lily dan Miya nampak terkejut dengan jumlah istri dan anak yang dimiliki oleh Juli.
Lily Kembali sadar dan berkata.
"Tidak masalah. maka aku akan menjadi yang ke 28."ucap Lily tersenyum manis.
Juli pun langsung berkata.
"Tidak bisa. kau harus ijin dengan istri ku yang lainnya dan membuat ku jatuh cinta pada mu juga."ucap Juli serius.
Lily pun berkata.
"Baiklah aku terima. mana para istri mu biar aku meminta ijin."ucap Lily.
Juli yang mendengar itu semakin kesal dan berkata.
"Kau saja bahkan tidak mengetahui nama ku."ucap Juli.
Lily pun berkata.
"Baiklah perkenalkan nama ku adalah Lily."ucap gadis itu.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Juli. Yuuzaki Juli dan masalah kau meminta ijin pada para istri ku itu nanti saja, karena saat ini aku sedang ada urusan penting."ucap Juli serius.
Lily hanya mengangguk dan tersenyum manis lalu ia langsung memeluk lengan kiri Juli.
Kirigiri yang melihat itu pun berkata.
"Lily menyingkir lah, kau belum Resmi menjadi istrinya."ucap Kirigiri sambil mendorong Lily.
tapi Lily tetap tidak melepaskannya.
sedangkan Miya terlihat cemburu dengan Lily dan Kirigiri
yang akan memiliki suami setampan Juli.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Nona Miya bisa kita lanjutkan pendaftaran nya?."ucap Juli.
Miya pun kembali sadar dan segera membawa Juli ke meja pendaftaran.
lalu Miya pun mengambil Sebuah kristal berwarna putih.
"Baiklah Juli kau bisa letakkan tangan mu disini dan setelah itu akan terlihat level lalu Rank apa yang kau miliki."ucap Miya.
Juli hanya mengangguk dan mengikuti instruksi dari Miya.
Juli juga sudah menyuruh system untuk menurunkan Level nya menjadi serendah-rendahnya.
kristal itu pun menunjukkan angka 100.000 tapi terus berubah-ubah hingga melebihi Level 100.000.000.
BOAMMMMMM....
kristal itu pun meledak akibat tidak sanggup mendeteksi level Juli saat ini.
Miya dan Lily yang melihat itu sangatlah terkejut kecuali Kirigiri yang telah diberitahu oleh istri Juli yang lainnya bahwa Level Juli diluar nalar manusia meski sudah di turunkan serendah mungkin.
"Ba-ba-ba-bagaimana bisa kristal ini bisa meledak? ini harus memanggil Guild Master."ucap Miya lalu pergi naik ke lantai 3.
Juli yang melihat itu hanya diam saja sambil menunggu Miya Kembali.
Bersambung...
***
jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye.
__ADS_1