
setelah Miya pergi ia pun kembali dan diikuti oleh seorang pria berumur 40 tahunan.
Juli yang melihat Guild Master pun tersenyum tipis dan berkata.
"Lama tidak bertemu Tuan Mage Burton."ucap Juli tersenyum tipis.
Guild Master yang mendengar itu sangat terkejut dan waspada terhadap Juli.
"Darimana kau mengetahui identitas ku yang lainnya?."ucap Guild Master yang tidak lain adalah guru dari academi Barbara yaitu Burton.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Juli. Yuuzaki Juli."ucap Juli singkat padat jelas.
Burton yang mendengar itu pun terkejut dan berkata.
"Tuan Juli mari ikut ke ruang kantor saya."ucap Burton.
Juli hanya mengangguk dan mengikutinya.
sedangkan para gadis disana sangat terkejut dengan Juli yang mengenal Guild Master.
"Kirigiri seperti nya calon suami kita bukan orang biasa."ucap Lily.
Kirigiri pun hanya tersenyum kecil karena ia tau siapa Juli sebenarnya.
"Kau hanya tau ini saja sudah terkejut. apalagi bila kau mengetahui yang sebenarnya Lily."ucap Kirigiri.
Lily pun berkata.
"Memang apa itu Kirigiri?."ucap Lily.
Kirigiri hanya mengangkat bahunya dan mengikuti Juli ke ruang kantor Guild Master.
mereka pun akhirnya tiba di ruang kantor Guild Master dan Juli diberi teh hangat dan beberapa makanan ringan.
lalu Guild Master pun berkata.
"Lama tidak bertemu Tuan Juli. meski hanya sebentar kita bertemu di death forest tapi saya sudah mengagumi anda sejak itu."ucap Guild Master.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Tidak perlu kau berlebihan seperti itu tuan Burton, lagian waktu itu saya melakukannya karena ingin menyelematkan Natasha."ucap Juli.
Lily dan Miya yang mendengar itu pun terkejut karena Juli mengenal putri Natasha.
"Juli apa kau mengenal Putri Natasha?."Ucap Lily.
Juli hanya mengangguk dan Guild Master pun berkata.
"dia adalah calon tunangan tuan putri nak."ucap Guild Master Kepada putrinya.
Lily dan Miya sangat terkejut mendengar itu.
lalu Juli pun berkata.
"Tidak bukan tunangan. tapi istri bahkan kami sudah memiliki seorang putra."ucap Juli.
Guild Master, Lily, dan Miya sekali lagi terkejut dengan hal itu.
lalu mereka kembali tenang.
saat tenang Guild Master pun berkata.
"Jadi tuan Juli, apa anda ke sini karena ingin mendaftar menjadi Petualang?."ucap Guild Master.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Benar. aku juga berencana memasuki academi yang akan dilakukan pendaftaran nya 1 Minggu lagi."ucap Juli.
Guild Master pun mengangguk dan berdiri lalu mengambil Sebuah kartu berwarna Hitam ia langsung memberikan kepada Juli.
"Baiklah Tuan ini kartu petualang anda yang berada di Rank Immortal. sebenarnya level anda lebih tinggi dari ini tapi tingkat petualang hanya sampai di Rank Immortal jadi mau tidak mau anda mendapatkan kartu ini."ucap Guild Master.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Bisakah anda juga memberikan aku kartu Petualang Rank SSS?"ucap Juli.
Guild Master pun berbicara.
"Buat apa tuan Juli?."ucap Guild Master penasaran.
"Hanya untuk menyamarkan kartu Petualang ku yang asli agar tidak membuat heboh seluruh benua."ucap Juli.
Guild master pun mengangguk paham dan mengambil kartu Rank SSS dan ia berikan kepada Juli.
Juli pun mengambilnya lalu menyimpan kartu itu.
lalu Juli pun memberikan 3.000 koin emas kepada Guild Master dan berkata.
"Informasi penting."ucap Juli dingin.
Guild master yang paham itu pun mengangguk dan menyuruh para wanita keluar dari ruangannya.
lalu Guild Master menejelaskan tentang semua masalah yang terjadi setelah perang Juli melawan 10 Chaos Legion.
"Sebenarnya tuan setelah anda pergi di benua timur mengalami keanehan, yang dimana tiba-tiba ada sebuah kerajaan baru berdiri yang bernama Holy Kingdom. dan dikerajaan itu selalu meng-klaim bahwa penguasa alam semesta itu tidak ada, yang ada hanya dewa yang patut disembah."ucap Guild Master.
Juli yang mendengar itu tiba-tiba tersenyum menyeramkan dan berkata.
"Heee.... Dewa kah yang patut disembah? Menarik, sepertinya Zeus sudah melewati batasan yang ku beri."ucap Juli tersenyum menyeringai.
Guild master yang melihat senyuman Juli pun merasa merinding dan tertekan.
lalu Juli pun berkata.
__ADS_1
"Apa ada lagi?."ucap Juli tenang sambil menyeruput teh nya.
Guild master mengangguk dan berkata.
"Ada Tuan. anak-anak dari panti asuhan saat ini sedang dibawa oleh kerajaan baru itu, dan mereka berkata akan melatih menjadi orang Suci dan menerima berkah Dewa untuk melindungi benua ini dari ancaman Iblis ataupun Monster."ucap Guild Master.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Igris keluarlah."ucap Juli.
lalu igris keluar yang dimana membuat 1 kerajaan ASURA tertekan bahkan hampir seluruh penduduk pingsan.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Tahan aura mu, bila kau lepaskan maka sama saja kau membunuh penduduk yang tidak bersalah."ucap Juli dingin menatap Igris.
Igris yang mendengar itu langsung menekan aura levelnya dan meminta maaf pada Juli.
"Maaf Yang mulia."ucap Igris.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Seperti yang kau dengar, segera pantau pergerakan kerajaan Holy Kingdom. bila mereka melakukan suatu hal buruk maka cepat laporkan pada ku."ucap Juli.
igris pun berkata.
"Baik Yang mulia."ucap Igris.
lalu menghilang.
sedangkan Guild Master dari tadi ia menahan aura level yang keluarkan oleh Igris dengan bersusah payah bahkan seluruh mana nya telah habis.
Juli yang melihat itu hanya diam dan meminum teh nya.
setelah 10 menit akhirnya Guild master Kembali pulih walau hanya 20% saja.
seusai ia pulih Juli pun berkata.
"Tentang para pahlawan apa saja yang mereka lakukan?."ucap Juli.
guild master yang mendengar itu pun kembali duduk dan berkata.
"Untuk para pahlawan saat ini mereka terus berlatih di dungeon yang telat disiapkan oleh anak tuan, dan mereka juga seperti tuan sedang mempersiapkan diri untuk memasuki academi. Level mereka juga sangat tinggi Tuan, meski mereka menyembunyikan dari semua orang tapi dari penglihatan mata saya tidak dapat ditipu."ucap Guild Master serius.
"Level rata-rata para pahlawan lainnya berada dilevel 70.000.000 ke atas yang dimana setara Rank SSSR, dan untuk pahlawan bernama Akira dan Rey memiliki Level 90.000.000 keatas. tapi mereka semua menekan Level mereka hingga setara Rank SSS."ucap Guild Master.
Juli yang mendengar itu hanya mengangguk dan berkata.
"Tukar kartu ku yang ini menjadi Rank A, karena aku akan bermain lemah-lemahan bareng para pahlawan."ucap Juli tersenyum menyeringai dan memberikan kartu rank SSS nya.
Guild master pun hanya mengangguk dan segera menukar kartu Juli menjadi Rank A.
dan memberikan nya kepada Juli.
"Apa ada sebuah organisasi atau sekte sesat di benua ini?."ucap Juli.
Guild master yang mendengar itu pun tersenyum tipis dan berkata.
"Ada Tuan. 3 malam dari sekarang mereka akan mengadakan pertemuan di sebuah gereja tua di dekat hutan mati. nama sekte itu adalah Bloodlust."ucap Guild Master.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Untuk apa mereka membuat sekte itu?."ucap Juli.
Guild master pun berkata.
"Saya tidak terlalu tau tuan. tapi dari saya dengar dari mata-mata saya mereka sedang merencanakan sesuatu hal dan saat ini mereka sedang melakukan persiapan. tapi dari pakaian mereka menggunakan jubah hitam."ucap Guild Master.
Juli yang mendengar itu hanya tersenyum tipis dan berkata.
"Jubah Hitam? maka sama seperti orang yang berkerjasama dengan para pahlawan."ucap Juli.
sedangkan Guild master hanya diam dan mengangguk setuju, karena Guild Master memang tidak menyukai para pahlawan sejak insiden Raphael di death forest.
lalu Juli pun berkata.
"Baiklah terima kasih informasinya, aku akan balik karena ini sudah mau sore dan aku kembali membutuhkan waktu lama."ucap Juli.
Guild master mengangguk dan berkata.
"Bila tuan butuh bantuan saya maka katakanlah, saya akan berusaha membantu Tuan."ucap guild master.
Juli hanya mengangguk dan pergi sambil melambaikan tangannya.
setelah membuka pintu Juli melihat para gadis sedang pingsan akibat aura level milik Igris.
dan Juli mengobati para gadis itu dan mengendong Kirigiri di belakangnya untuk pulang.
lalu para gadis pun kembali sadar sedangkan Kirigiri masih pura-pura pingsan agar Juli mau mengendong nya hingga sampai rumah.
Juli yang mengetahui itu hanya diam saja dan tidak mempermasalahkan nya.
Lily yang sadar pun melihat Juli akan pergi dan berkata.
"Juli apa kau akan kembali lagi?."ucap Lily.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Ntahlah tapi aku akan mendaftar di academi Barbara bersama Kirigiri, mungkin saja akan membutuhkan waktu lama untuk kembali ke sini."ucap Juli.
Lily yang mendengar itu tersenyum manis dan berkata.
"Baiklah aku juga akan masuk academi Barbara untuk ikut dengan mu."ucap Lily.
Juli hanya mengangguk dan pergi membawa Kirigiri yang di gendong nya.
__ADS_1
setelah Juli pergi Guild Master pun berkata kepada anaknya.
"Nak apa kau yakin ingin menjadi suami tuan Juli? jalan tuan Juli sangatlah berat, bahkan orang-orang yang terdekatnya akan terkena takdir yang dimilikinya."ucap Guild Master.
Lily pun mengangguk dan tersenyum manis.
"Tentu. karena dari semua pria hanya ayah dan Juli saja yang memiliki hati bersih, maka dari itu Lily akan menjadi suami Juli."ucap Lily.
Guild master hanya menghela nafas dan berkata.
"Terserah kau saja nak. yang jelas kau harus berusaha mendapatkan hati Tuan Juli, karena dari sifatnya itu mungkin tidak akan mudah mendapatkan nya bila hanya sekali atau 2 kali kenal."ucap Guild Master.
Lily hanya mengangguk dan tersenyum manis.
sedangkan Miya dari tadi memperhatikan Juli pergi dan tiba-tiba ia memasang muka serius.
'Aku pasti akan membuat tuan Juli juga jatuh cinta kepada ku.'batin Miya. {Note ; dimana pun Juli berada, disitu Juli mendapatkan istri baru berbeda.}
sedangkan Juli saat ini sedang menyusuri jalan menuju penginapan karena waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore hari bila mereka pulang maka akan sampai rumah pada malam hari.
sedangkan Kirigiri masih berada di gendongan Juli yang mengobrol dengan Juli saat ini.
"Sayang mari kita mencari makan terlebih dahulu lalu mencari penginapan."ucap Kirigiri manja di gendongan Juli.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Baiklah mari makan. dan juga Kirigiri apa kau dengan tunangan mu seperti ini juga? kau terlihat manja sekali yaa."ucap Juli tersenyum tipis.
Kirigiri yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak. aku tidak seperti ini, karena tunangan ku dari awal tidak ingin menikahi ku maka dari itu ia selalu marah-marah terhadap ku dan jarang dirumah.sebelumnya aku memang menyukainya karena ia baik tapi setelah kedua orang tua ku tiada ia menjadi jahat dan suka pergi dari rumah lalu setelah 10 bulan seperti itu akhirnya ia pergi menemui tunangannya yang berada di academi Barbara."ucap Kirigiri menaruh kepalanya di pundak Juli.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Bila aku menjadi kau maka akan langsung ku cincang itu laki-laki lalu jadi kan makanan ternak B4B1, dan juga mari kita buktikan kepada nya bahwa kau ini hebat tidak seperti wanitanya yang dibilang jenius di academi Barbara itu."ucap Juli menghibur Kirigiri.
Kirigiri pun mengangguk dan tersenyum manis.
"Tentu. lagian aku ingin pamer kepadanya bahwa calon suamiku yang baru ini lebih hebat di bandingkan dengan dia."ucap Kirigiri yang mengepal erat tangannya dan di angkat ke atas.
Juli hanya tersenyum dan berkata.
"Baiklah mari kita pamer ke dia bahwa aku adalah pria yang hebat."ucap Juli.
Kirigiri hanya mengangguk dan memeluk leher Juli dengan erat di bawah salju malam dan ditemani oleh lampu-lampu jalanan.
setelah itu mereka pun makan bersama dan seusai makan mereka pun mencari penginapan, untuk Kirigiri sendiri ia masih minta digendong.
mereka pun mencari penginapan saat di perjalanan Juli melihat seorang gadis kecil Demi-Human yang sedang kedinginan dipinggir jalan.
Juli yang melihat itu pun tidak tega dan mendatangi nya.
saat dekat Juli pun berkata.
"Haiii gadis kecil...kenapa malam dingin begini kau ada diluar?."ucap Juli tersenyum manis kearah gadis kecil Demi-Human itu.
gadis kecil itu berkata.
"Tempat tinggal kinako hancur akibat ulang manusia berjubah hitam dan ke dua orang tua kinako meninggal akibat melindungi kinako agar bisa melarikan diri."ucap gadis kecil itu sedih.
Juli yang mendengar itu pun terkejut dan geram kepada sekte bloodlust.
Kirigiri yang melihat Juli geram pun menenangkan nya dan berkata.
"Tenanglah sayang. tahan emosi mu bila kau marah nanti aura level mu menyebar hingga menghancurkan benua timur."ucap Kirigiri sambil mengelus rambut Juli dari belakang.
Juli yang mendengar itu pun sadar dan mengendalikan emosinya agar Dosa Amarah nya tidak aktif atau bila aktif bisa menghancurkan benua timur ini bahkan alam rendah dengan 1 jentikan saja.
setelah tenang Juli pun berkata kepada gadis kecil Demi-Human itu.
"Gadis kecil mau kah kau ikut dengan kami berdua? kami akan mengangkat mu menjadi anak angkat kami."ucap Juli tersenyum manis.
Kirigiri yang mendengar itu pun mengangguk dan tersenyum manis juga.
gadis kecil itu pun diam dan berfikir karena saat ini ia bimbang, ia takut salah mengikuti orang.
setelah berfikir lama akhirnya gadis itupun mau ikut dengan Juli.
"Baiklah tuan kinako akan ikut."ucap gadis kecil itu tersenyum manis.
Juli pun mengangguk dan tersenyum kecil.
Kirigiri pun berkata.
"Tidak, sekarang kinako harus memanggil kami ayah dan ibu. karena kami orang tua baru kinako sekarang."ucap Kirigiri.
sedangkan Juli hanya mengangguk dan diam saja.
kinako pun mengangguk dan tersenyum manis.
"Baik ayah dan juga ibu."ucap kinako.
Juli hanya tersenyum kecil dan mengelus rambut kinako dan membawa nya untuk mencari penginapan bersama.
Bersambung....
***
{Ilustrasi Kinako yang dimana ia setengah rubah.}
jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye.
__ADS_1