Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
100. Upacara penerimaan murid baru dan keributan di Aula academi


__ADS_3

keesokan paginya tiba, Juli pukul jam 5 sudah membangunkan para teman-teman nya untuk berlatih dipagi hari.


saat ini dihalaman Kelas E.


"Kenzo bila kau tidur maka kau harus push up sebanyak 500x"ucap Juli serius.


Kenzo yang mendengar itu kembali membuka matanya dan menjadi tidak ngantuk.


"Bila kalian ingin menjadi kuat, maka biasakan disiplin aturan terutama bangun dipagi hari untuk berlatih."ucap Juli.


teman-temannya hanya mengangguk dan Juli tersenyum tipis.


lalu Juli memulai melatih mereka dengan berlari menuruni gunung dan naik sebanyak 10x, setelah itu push up sebanyak 200x, pull up 200x, dan skor jump 200x.


2 jam pun berlalu.


waktu sudah menunjukkan pukul 7 pagi dan terlihat para laki-laki sedang tepar tidak berdaya.


"Ha ha ha ha...ini sungguh melelahkan."ucap Kenzi.


"Benar ini seperti dineraka."ucap Kenzo.


Mirio yang mendengar itu pun berkata.


"Tidak, ini memang seharusnya. bila kalian ingin menjadi kuat maka haruslah berusaha untuk tidak menahan diri."ucap Mirio terlihat bahwa ialah yang paling semangat.


lalu Juli pun datang dari dalam membawakan minum untuk teman-temannya.


"Baiklah waktunya istirahat 10 menit, setelah itu kalian bersiap-siap lah untuk memulai upacara penerimaan murid baru."ucap Juli lalu pergi masuk.


Kenzo, Kenzi, dan Mirio hanya mengangguk dan mereka beristirahat sebentar dan kembali masuk untuk membersihkan diri.


waktu pun berlalu.


para wanita dari kelas E juga telah tiba bersama-sama, dan mereka saat ini sedang duduk mengobrol dimeja dekat dapur.


setelah beberapa para pria pun datang dan ikut duduk disana.


"Baiklah sebelum upacara penerimaan murid, mari kita sarapan terlebih dahulu."ucap Juli pergi ke dapur untuk memasak.


Asuka yang melihat itu pun berkata.


"Aku akan membantu."ucap Asuka menyusul Juli.


"Aku Juga."ucap Shella.


"jangan tinggalkan aku."ucap Ayumi menyusul Asuka dan Shella.


sedangkan yang lainnya menggelengkan kepala dan Zero pun berkata.


"Sepertinya mereka tidak ada yang ingin menyerah mengejar Juli."ucap Zero tersenyum tipis.


yang lainnya mengangguk setuju dan mereka mengobrol sambil menunggu Juli memasak.


setelah menunggu beberapa waktu akhirnya Juli selesai memasak dan mereka sarapan bersama sebelum berangkat ke Aula academi Barbara untuk mengikuti upacara penerimaan murid baru.


seusai makan mereka bersiap-siap pergi dan terlihat bahwa baju mereka berbeda dari kelas lain yang dimana kelas E semua memakai sarung tangan putih dan membawa katana di pinggang mereka. {Note ; penampilan mereka seperti Juli dan Zero saat menemui kepala academi untuk tanya kelas mereka, tapi bedanya para cewe pake rok panjang.}


"Baiklah mulai sekarang kalian akan membawa katana, karena itu identitas dari kelas E. tenang saja aku akan yang akan mengajarkan kalian menggunakan katana itu."ucap Juli tersenyum tipis.


yang lainnya hanya mengangguk setuju dan tersenyum tipis.


karena ini juga merupakan keuntungan bagi mereka, seperti para pemanah bila tidak ada yang menjaga mereka saat tidak ada pelindung maka ini senjata rahasia mereka.


lalu mereka pun pergi menuruni gunung untuk menuju aula academi Barbara.


terlihat academi saat ini sedang ramai sekali karena para murid baru ataupun senior akan mengikuti upacara untuk mendengarkan pengumuman yang di beritahu oleh kepala academi.


saat diperjalanan kelas E menjadi sorotan karena penampilan seragam mereka yang berbeda.


"Darimana kelas mereka? kenapa sangat mencolok sekali?."ucap salah satu murid.


"Ntahlah tapi terlihat bahwa mereka seperti pamer."ucap murid disebelahnya.


sedangkan Juli dan teman-temannya tidak memperdulikan itu dan terus berjalan dengan tersenyum tipis.


tiba-tiba ada seseorang yang menghalangi jalan mereka.


"Dari kelas mana kalian? kenapa penampilan kalian sangat sombong sekali?."ucap seorang pria bertubuh besar berdiri dihadapan Juli.


Juli yang kesal karena jalannya dihalang pun menatap pria itu tajam.


"Haaa? siapa kamu berani menghalangi jalan ku?."ucap Juli menatap pria itu dengan dingin.


pria itu pun awalnya ketakutan dan ia tetap menyombongkan diri agar terlihat hebat di depan junior baru.


"Apa kau tidak tau aku haa? aku adalah si pelindung terkuat, peringkat 100 dari 7.000 senior yang ada disini."ucap pria itu tersenyum sombong dan bangga.


seketika para murid-murid baru kaget dan mereka berbisik-bisik.


"Bukankah itu senior kita yang katanya memiliki ketahanan tubuh diatas rata-rata bahkan orang berlevel 50.000.000 tidak dapat melukai nya."ucap bisik-bisik para murid-murid baru.


pria yang menghalang Juli pun semakin sombong dan mengangkat dagu nya seolah-olah dialah paling kuat masalah ketahanan tubuh.

__ADS_1


Juli yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai dan berkata.


"Owhhh senior rupanya? apa tadi kau bilang? si Pelindung Terkuat? jangan bercanda dengan ku senior hahaha..."ucap Juli tertawa mengejek pria itu.


pria itu pun yang mendengar perkataan Juli terkejut dan marah.


"Bocah sial*n, sangat berani sekali kau terhadap ku? apa kau tidak takut dengan ku ha?"ucap pria itu marah.


Juli hanya menatap datar pria itu.


Pria itu pun semakin kesal dan berkata.


"Kau bocah sial*n. aku menantang mu untuk memukul ku hingga aku tergerak satu langkah saja maka aku akan membiarkan kau pergi, tapi bila tidak bisa maka kau akan menjadi budak ku."ucap pria itu.


Juli yang lalu berkata.


"Setuju."ucap Juli langsung.


pria itu pun tertawa nyaring dan berkata.


"Hahahaha sungguh bocah naif, kau kira dengan tubuh kecil mu bisa membuat ku tergerak."ucap pria itu.


Juli hanya mengangkat bahunya dan menatap datar.


lalu pria itu pun mulai bersiap-siap, yang dimana terlihat bawah tubuhnya menjadi besi yang sangat kuat.


"Maju lah Bocah sombong."ucap pria itu.


Juli pun mengangguk dan tersenyum menyeringai.


...WOSHHHH.......


...Bukhhhhhh.......


Juli pun menghilang dan tiba-tiba muncul dibelakang Pria itu lalu menendang nya hingga terlempar menghantam sebuah patung yang ada diluar Aula academi.


BOAMMMMMM....


pria itu pun pingsan dengan tubuh penuh darah.


Juli yang melihat itu pun berkata dengan merendahkan.


"Cihhhh...hanya tubuh sekeras besi saja Pembualan, bagi ku tidak ada apa-apanya dengan kulit Monster Naios yang ku lawan di dungeon alam Skyland."ucap Juli lalu pergi masuk Aula bersama teman-temannya.


sedangkan para murid-murid lainnya yang melihat itu sangatlah terkejut dengan kekuatan Juli yang dengan mudah menumbangkan peringkat ke 100 dari 7.000 orang.


sedangkan disisi Juli saat ini ia mencari tempat duduk khusus kelas E, terlihat bahwa kursi khusus Kelas E Sangat tua dan tidak terawat.


"Itu benar ketua kelas, 10 tahun yang lalu saja kelas E selalu dibully para kelas lainnya. hingga para murid Kelas E pada waktu itu keluar dari academi Barbara ini hingga sekarang tidak ada yang mau masuk kelas E."ucap Mirio menejelaskan.


Juli yang mendengar itu pun semakin kesal dan segera menghancurkan tempat duduk khusus Kelas E.


BOAMMMMMM....


Juli meledakkan tempat duduk nya menggunakan sihir Element api nya.


setelah hancur ia membeli sebuah Kursi mewah dari Shop System, ia membeli kursi seperti punya para bangsawan.


dan Juli menata 10 kursi itu menjadi rapi.


setelah itu ia duduk ditengah dikursi paling besar dan tinggi dengan menyilang kan kakinya dan kepala ditahan oleh tangannya.


teman-teman Juli yang lain pun juga ikut duduk bersamanya.


sedangkan para murid-murid lainnya serta para guru-guru academi memperhatikan tingkah Juli dari tadi.


terlihat bahwa ada beberapa murid dan guru yang tidak menyukai tindakan Juli.


Juli yang melihat itu pun berkata dengan dingin.


"Kenapa lihat-lihat? apa kalian iri dengan kursi kayu yang kalian duduki?."ucap Juli dingin.


orang-orang yang disana pun semakin kesal mendengar itu dan ingin sekali menyerang Juli tapi mereka tahan karena ada Kepala academi yang memperhatikan Juli dengan senyuman tipis.


"Selamat datang Tuan Juli."ucap kepala academi menyapa Juli dan teman-temannya.


Juli hanya mengangguk dan tersenyum tipis, begitu juga dengan teman-temannya.


yang dimana itu semakin membuat para murid serta guru semakin bingung dengan identitas Juli yang sebenarnya.


Juli yang melihat acara tidak mulai pun berkata.


"Apa masih lama dimulai? aku tidak ada waktu untuk menunggu terlalu lama. karena aku dan teman-teman ku ada urusan yang harus diselesaikan."ucap Juli sambil membuang muka karena sangat bosan sekali.


kepala academi Barbara yang mendengar itu pun berkata.


"Baiklah mari kita memulai acara penerimaan murid baru academi Barbara ini."ucap kepala academi.


lalu ucapara pun dimulai yang diman Roberto dan Darwin maju sebagai perwakilan murid-murid baru.


mereka pun berpidato dengan sok-sokan yang dimana Membuat Juli jijik.


karena Juli yakin sifat mereka seperti itu agar mereka di yakini bahwa mereka adalah penerus penguasa alam semesta ini.

__ADS_1


"Ucapan kalian seperti sampah yang tidak berguna, apa kalian diajarkan seperti itu oleh orang tua kalian untuk mencari muka?."ucap Juli dari tempat duduknya.


yang dimana membuat seluruh Murid-murid disana menjadi terkejut karena Juli yang menghina anak Kaisar dan Jendral Terkuat.


"Kauuuuu.."ucap Roberto kesal.


"Apa Tuan Juli bisa menjaga ucapan anda?."ucap Darwin tersenyum manis agar tidak dilihat kebusukan nya.


Juli yang mendengar itu pun berkata.


"Nyenyenyenye....banyak Ba*cot, mending kalian turun biar Kepala academi yang berbicara."ucap Juli menghina mereka berdua.


sedangkan para siswa lainnya diam saja kecuali kelas 3-S dan teman-teman Juli, yang dimana mereka tertawa terbahak-bahak.


"Puftttt.... sepertinya Juli tau apa yang kupikirkan."ucap Zero yang juga mengejek Darwin dan Roberto.


Darwin dan Roberto yang merasa dihina pun sangat marah tapi masih mereka tahan agar tidak dipandang buruk oleh para murid lain dan guru-guru.


"Bisakah anda menjaga ucapan anda?."ucap Darwin yang masih tersenyum manis agar menahan emosinya.


"apa yang dijaga bodoh? perkataan ku semua benar dan tidak ada yang salah."ucap Juli mengejek Darwin.


Darwin yang sudah tidak sabar pun berkata.


"Apa anda ingin menantang Kekaisaran Hikari?."ucap Darwin mengancam Juli.


Juli yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai dan berdiri dari tempat duduknya.


"Apa Kekaisaran berani menantang ku?."ucap Juli tersenyum menyeringai.


Darwin pun merasa bingung karena Juli tidak takut sama sekali terhadap Kekaisaran, tapi ia tetap mengancam Juli.


"Untuk apa kekaisaran takut dengan Anda."ucap Darwin tersenyum kecil.


Juli pun mengangguk dan berkata dengan serius.


"Apa ini Sebuah tantangan perang Kekaisaran Hikari terhadap kerajaan Alcemy?."ucap Juli serius.


tiba-tiba ada Ichiro muncul dihadapan Juli dan berlutut.


"Kepada Yang mulia Raja Yuuzaki Juli, pasukan telah siap menyerang Kekaisaran Hikari dan para bangsawan nya."ucap Ichiro.


seketika semua orang disana terkejut bukan main karena kerajaan yang selama ini tidak diketahui rajanya ternyata menjadi murid academi Barbara bahkan raja nya masih muda.


Juli yang mendengar ucapan Ichiro pun berkata.


"Bunuh para orang-orang yang berkerja sama dengan para iblis dan bila Kekaisaran Hikari melawan maka ratakan mereka."ucap Juli serius.


"Baik Yang mulia."ucap Ichiro lalu menghilang.


setelah Ichiro menghilang Juli menatap Darwin lagi dan berkata.


"Apa kau sudah tau apa yang kau ucapkan barusan? maka persiapkanlah diri mu untuk melihat peti mati para keluarga mu."ucap Juli dingin lalu pergi dari sana di ikuti oleh teman-temannya dan para calon istri Juli yang berada dikelas 3-S.


begitu juga dengan murid-murid kelas 3-S yang dimana mereka berisi Anggota dari 10 Trinity dan 7 Sage lalu beberapa wanita berbakat lainnya yang merupakan bangsawan yang dari awal tidak suka sikap Darwin dan Roberto ikut keluar bersama Juli dan teman-temannya.


tapi sebelum Juli keluar ia menatap para pahlawan laki-laki dan berkata.


"Untuk kalian para pahlawan, jangan melakukan hal ceroboh atau aku sendiri yang akan membunuh kalian semua."ucap Juli dingin dan pergi.


setelah kepergian Juli, Aula masih diam dan tidak ada yang mengeluarkan suara karena masih terkejut dengan itu.


lalu kepala academi Barbara pun berkata.


"Baiklah upacara penerimaan murid baru telah selesai dan kalian bisa kembali ke kelas masing-masing untuk mempersiapkan diri pada turnamen academi Barbara 2 bulan lagi, dan selamat untuk pangeran Darwin karena sudah membuat suatu hal yang tidak perlu dilakukan."ucap kepala academi berdiri dan ingin pergi.


tapi sebelum pergi ia berkata.


"Dan lain kali jangan pernah kalian sombong dengan kekuasaan yang kalian miliki, karena kesombongan kalian suatu saat akan menghancurkan diri kalian sendiri."ucap kepala academi lalu pergi.


sedangkan Darwin ia masih diam syok karena sudah melakukan suatu kesalahan.


tiba-tiba ada penjaga academi Barbara masuk ke dalam Aula dan menyampaikan pesan yang ia bawa.


"Lapor Kepada pangeran Darwin, Kekaisaran Hikari saat ini sedang diserang oleh 1.000 pasukan Elite kerajaan Alcemy dengan Level 140.000.000 dan ia membunuh para bangsawan Duke di kekaisaran. setelah itu pasukan itu pergi, tapi sebelum pergi pasukan kerajaan Alcemy berkata "Kalian telah menyinggung orang yang tidak seharusnya kalian ganggu." ucap pemimpin pasukan itu. sedangkan untuk Kekaisaran masih aman-aman saja."ucap penjaga itu.


Darwin yang mendengar itu bersyukur tapi bukannya jera tapi ia malah semakin dendam terhadap Juli dan teman-temannya.


'Tunggu saja kalian semua, setelah aku menemui Anggota The Seven Commandments. maka aku akan membalaskan dendam ini berkali-kali lipat saat festival Suci nanti.' batin Darwin yang dendam dengan Juli.


begitu juga dengan Roberto dan para pahlawan laki-laki yang semakin dendam terhadap Juli dan teman-temannya.


sedangkan Juli yang mengetahui rencana mereka hanya tersenyum tipis dan bergumam.


'Ku tunggu permainan kalian saat festival Suci nanti, maka disaat itu kalian akan tau kekuatan 10 Dewan Elite dari kelas E sebenarnya.'batin Juli tersenyum menyeringai.


Bersambung...


***


Gimana sifat Juli yang ini keren kaga? jangan lupa komen yaa biar nanti author tau sifat Juli yang mana kalian suka, yang Badas dan kejam atau tenang dan murah senyum.


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.

__ADS_1


__ADS_2