Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
128. Kembali Pulang dan Sebuah Kejutan


__ADS_3

1 Miliyar tahun telah berlalu di Planet Monster....


saat ini Juli sudah membunuh Monster terakhir yang dimana kekuatannya 10x lebih kuat dari peringkat pertama dari 72 Iblis Solomon yaitu Baal.


"Hufttttttt.... akhirnya selesai juga, aku sudah bosan terus menerus membunuh Monster yang ada disini." Ucap Juli.


saat Juli bersantai tiba-tiba muncul aura kekuatan yang sangat mengerikan, tapi bagi Juli itu biasa saja. meski aura kekuatan itu setara dengan 40% dari kekuatan King Void.


"Juli sepertinya kau akan pergi." Ucap seorang gadis yang terlihat sangat anggun dan cantik.


Juli yang mendengar itu pun berkata dengan santai.


"Tentu saja aku akan pergi, lagian urusan ku disini telah selesai." Ucap Juli tersenyum tipis.


Wanita itu pun hanya mengangguk dan duduk disebelah Juli.


lalu Juli pun melirik ke arah wanita itu dan berkata.


"Jadi apa kau akan berkerjasama dengan ku Kaede?." ucap Juli kepada wanita itu.


Wanita disebelah Juli itu pun diam sesaat dan hanya mengangguk.


"Baiklah aku akan berkerjasama denganmu, tapi dengan 1 syarat." Ucap Wanita itu bernama Kaede.


Juli yang mendengar itu pun berkata.


"Apa syaratnya?." Ucap Juli.


"Biarkan aku yang membunuh Baal."Ucap wanita itu dengan aura membunuh yang mengerikan.


Juli yang merasakan aura Membunuh itu hanya biasa saja dan ia pun berkata.


"Baiklah aku serahkan dia kepada mu, lagian kau juga punya dendam pribadi dengan nya kan."Ucap Juli.


Kaede hanya mengangguk dan berkata.


"Bagaimana aku tidak dendam, Iblis itu lah yang membunuh Keluarga serta para Rakyat ku saat aku tidak ada di alam semesta milikku."Ucap Kaede sedih.


Juli yang melihat itu pun tersenyum tipis dan mengelus rambut Kaede.


"Tenanglah aku yakin saat ini kau pasti bisa membunuhnya."Ucap Juli tersenyum tipis kepada wanita itu.


lalu Juli pun berdiri dari duduknya dan berkata.


"Baiklah aku akan kembali Pulang." Ucap Juli.


Kaede pun hanya mengangguk dan berkata.


"Seperti perjanjian kita 900 juta tahun yang lalu, aku membiarkan kau membunuh semua Monster yang ada disini dan aku akan ikut kemanapun kau pergi." Ucap Kaede.


Juli hanya mengangguk dan tersenyum tipis.


"Baiklah ayo ikut aku, lagian disini tidak ada orang yang bisa kau ajak untuk mengobrol karena hanya kau sendiri disini." Ucap Juli.


Kaede hanya mengangguk dan menggenggam tangan Juli.


'System kau bisa mengembalikan aku kembali, tapi sebelum itu singgah dulu di academi Barbara yaa.' Ucap Juli.


[Ding!!! siap laksanakan Host.


menteleportasi kan kembali Host ke academi Barbara dalam waktu 5 detik.


5...


4...


3...


2...


1...


Host diteleportsikan.] ucap System.


sedangkan Juli hanya diam saja dan tubuh Juli pun berubah menjadi cahaya begitu juga dengan Kaede disebelah Juli yang ikut bersama dengannya.


Clinkkkk.....


Juli pun menghilang dari tempatnya dan muncul di depan gerbang academi Barbara.


~Swosttttttt~


tiba-tiba aura terpancar dari Juli dan Kaede yang dimana membuat seluruh alam semesta yang Juli tempati bergetar hebat seperti akan terjadi kehancuran.


"Astaga Kaede sembunyikan aura kita cepat." Ucap Juli panik karena lupa menyembunyikan aura nya.


Kaede hanya mengangguk dan menyembunyikan aura kekuatannya.


Juli pun bernafas lega saat melihat bahwa orang-orang hanya pingsan saja dan tidak ada yang mati.


"Untung saja, meski itu hanya segayung dari kekuatan ku yang asli itu sudah membuat alam semesta ini ingin hancur." Ucap Juli.


Kaede yang disebelah Juli pun berkata.


"meski kau bilang itu hanya segayung tapi kekuatan aslimu seluas samudera dan sedalam inti Planet, bahkan hanya setetes kekuatan mu sudah bisa membuat alam semesta ini kiamat." Ucap Kaede menghela nafas panjang saat mendengar Juli yang bersyukur hanya segayung saja kekuatannya yang keluar.

__ADS_1


'Coba bayangkan bila itu hanya segayung dari seluas samudera, sedangkan nyerok drum pake gayung aja sudah banyak apa lagi samudera? gak kelar-kelar sampe 100 keturunan.' batin Kaede.


sedangkan Juli hanya cegegesan dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Hehehehe.... maaf-maaf abisnya aku terus mereset Level ku hingga ratusan juta kali, jadi aku tidak tau seberapa kuat diri ku sekarang." Ucap Juli.


Kaede hanya mengangguk dan tersenyum tipis.


"Oiyaa Kaede mari ikut aku sebentar." Ucap Juli mengajak Kaede menuju ke kelas E.


Kaede hanya mengangguk dan mengikuti Juli dari samping sambil menggenggam tangan nya yang tidak dilepaskan oleh Kaede.


tidak lupa juga saat diperjalanan menuju kelas E Juli menyembuhkan orang-orang yang pingsan karena aura yang dikeluarkan oleh dirinya dan Kaede.


tidak membutuhkan waktu lama akhirnya mereka tiba di kelas E dan Juli melihat teman-teman nya yang sudah kewalahan menahan aura yang dikeluarkan oleh Juli, jika mereka tidak diberikan sebuah artefak oleh Juli untuk menahan segala aura mungkin saja mereka sudah pingsan dari tadi.


Juli yang melihat itu pun segera menyembuhkan teman-temannya dengan tangan kirinya, karena tangan kanan Juli masih dipegang oleh Kaede dan tidak ingin dilepaskannya.


awalnya Juli sudah menyuruh Kaede melepaskan nya, tapi Kaede menolak dia ingin menggenggam tangan Juli terus hingga dia sendiri yang melepaskannya.


Juli yang mendengar itu pun hanya pasrah.


setelah menyembuhkan teman-temannya, Juli pun meminta maaf.


"Maaf semuanya, itu tadi aku tidak sengaja mengeluarkan aura ku saat tiba disini." Ucap Juli.


teman-teman Juli yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan Kenzo berkata.


"Sudah aku duga itu adalah aura level Ketua, tapi aku tidak menyangka bahwa ketua lebih kuat dari sebelumnya. bahkan artefak yang ketua berikan masih tidak mampu menahan nya." Ucap Kenzo yang di angguki oleh teman-teman Juli.


Juli pun hanya cegegesan dan berkata.


"Maaf aku tidak sengaja dan juga apa ada informasi terbaru sejak aku tidak ada 2 hari ini?." Ucap Juli.


teman-teman Juli hanya mengangguk dan Mirio berkata.


"Ada ketua, besok pukul 5 pagi kita sudah akan berangkat menuju Benua Utara agar tidak terlambat. itu dikarenakan di lautan yang akan kita lewati katanya ada Monster kuat yang Level nya setara dengan 10 Chaos Legion." Ucap Mirio.


Juli yang mendengar itu hanya mengangguk dan bertanya.


"Masalah itu tidak perlu dipikirkan, aku menjamin kita semua akan selamat. apa hanya itu saja informasi terbarunya?." ucap Juli.


lalu Kenzi mengangkat tangannya dan berkata.


"Ini masalah Holy Kingdom ketua, sepertinya mereka mulai bergerak untuk mencari aliansi untuk melawan kerajaan yang ketua pimpin. dan juga Kekaisaran Hikari juga ikut berkerjasama dengan holy kingdom." Ucap Kenzi.


Juli yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai dan berkata.


"Nice, sudah aku duga. anak dan ayah sama saja, buah jatuh memang tidak jauh dari pohon nya. kecuali buah itu dibawa burung atau bisa dibilang bukan anaknya." ucap Juli tersenyum menyeringai.


sedangkan Kaede pun langsung mengeraskan genggaman tangannya.


"Arghhhhhh....Kaede kenapa?." ucap Juli.


"Kau menakuti teman-teman bodoh." Ucap Kaede kesal.


Juli yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan cegegesan.


"Maaf-maaf aku soalnya tidak suka dengan anggota Kekaisaran Hikari dan Holy Kingdom. maka dari itu aku senang bila mereka berkerjasama karena tidak akan sulit untuk mengalahkan mereka." Ucap Juli.


Kaede hanya mengangguk dan berkata.


"Baiklah aku paham, tapi lain kali jangan tersenyum seperti itu bila dihadapan orang yang kau kenal." Ucap Kaede.


Juli hanya mengangguk dan Kenzi bertanya.


"Ketua siapa gadis itu?." Ucap Kenzi.


"Owhh kenal dia adalah Kaede, te-." Ucap Juli dipotong oleh Kaede.


"Calon istri Yuuzaki Juli." Ucap Kaede dengan cepat dan tersenyum manis.


teman-teman Juli yang mendengar itu hanya mengangguk dan biasa saja bila Juli memiliki istri baru lagi.


sedangkan Juli hanya menghela nafas panjang dan berkata.


"Dia juga merupakan Penguasa alam semesta tapi dari galaxy lain, atau bisa dibilang ia setara dengan diri ku. tapi ia masih ada dibawahku bila masalah gelar Penguasa alam semesta, karena aku adalah Penguasa ABSOLUTE RULER OF ALL THE REALM yang artinya penguasa mutlak dari seluruh alam semesta yang ada." ucap Juli.



{Ilustrasi Kaede, Level ???. merupakan Penguasa alam semesta dari galaxy lain, tapi alam semesta nya hancur akibat Baal. dan saat alam semesta nya hancur Kaede tidak ada disana karena ada suatu urusan mendesak.}


teman-teman Juli yang mendengar itu pun sangatlah terkejut karena ada Penguasa alam semesta dari galaxy lain, meski tidak sekuat Juli tapi itu sudah membuktikan bahwa gadis dihadapan mereka ini berbahaya.


lalu Juli pun mencairkan suasana dengan berkata.


"Apa kalian ingin ikut ke Dimensi ku? aku juga akan melakukan pelatihan bersama keluarga ku." Ucap Juli.


teman-teman Juli yang mendengar itu pun mengangguk bersemangat, karena jarang sekali mereka bisa melihat orang-orang kuat berlatih bersama.


"Kami ikut ketua, sapa tau kami juga bisa berlatih." Ucap Kenzo bersemangat.


teman-teman Juli yang lainnya juga mengangguk setuju.


Juli pun hanya mengangguk dan berkata.

__ADS_1


"Baiklah gunakan ini." ucap Juli melemparkan batu teleportasi yang baru, karena sebelumnya semua baru teleportasi Juli hancurkan.


teman-teman Juli pun menerima batu teleportasi itu.


"Ayo berangkat." ucap Juli tersenyum kecil.


mereka hanya mengangguk dan segera berteleportasi ke dimensi Juli.


sedangkan disisi Kekaisaran Holy Britannian terlihat banyak sekali hiasan yang dipasang di seluruh pelosok Kekaisaran Holy Britannian seperti mengadakan sebuah pesta.


saat tiba disana Juli pun merasa bingung dengan hiasan yang dipajang di berbagai sisi istana dan terlihat juga bahwa disana sangatlah sepi sekali, bahkan para maid dan penjaga pun tidak terlihat.


Juli pun segera mencari keberadaan mereka semua dengan aura yang dimilikinya, tapi ia tidak menemukan sama sekali orang seperti ada sebuah penghalang yang menghalau aura nya.


"Aneh tumben sekali sepi disini? apa mereka sedang berlatih? tapi bila berlatih tidak mungkin istana Kekaisaran akan di kosong seperti ini?." ucap Juli bertanya-tanya.


begitu juga dengan teman-teman Juli yang bingung.


"Ayo masuk, mungkin saja semua orang sedang ada urusan." Ucap Juli kepada teman-teman nya.


mereka hanya mengangguk dan mengikuti Juli menuju ruang aula keluarga Yuuzaki.


CLEKKK.....


Juli pun membuka pintu ruang aula keluarga Yuuzaki dan saat membuka ia sangatlah terkejut melihat yang ada dihadapannya.


"Selamat datang dan Happy birthday Ayah/Suami/Sayang/Anata/Darling/Honey/ Tuan besar." ucap para istri dan anak-anak Juli serta para bawahan nya yang ada disana.


Juli yang melihat itu pun terharu karena ia lupa dengan ulang tahunnya sendiri.


"Astaga aku ingin nangis soalnya aku lupa dengan ulang tahun ku, karena Umur ku sudah ratusan Miliyaran tahun." ucap Juli terharu.


sedangkan semua orang disana hanya menatap datar Juli karena yang ia sedihkan masalah itu.


lalu salah satu istri Juli pun berkata.


"Baiklah mari kita lanjutkan acara untuk merayakan ulang tahun suami." Ucap istri Juli itu.


yang lainnya pun mengangguk setuju dan Mira pun berbicara.


"Sebelum itu mari kita ke luar, pasti para penduduk sudah menunggu untuk merayakan ulang tahun pemimpin mereka." Ucap Mira.


Juli yang mendengar itu pun berkata.


"Loh jadi para penduduk juga ikut merayakan? pantas aja tadi dijalan sepi sekali bahkan toko-toko tutup." Ucap Juli.


para istri Juli hanya mengangguk dan tersenyum manis.


lalu Juli pun berkata.


"Baiklah mari kita keluar untuk merayakannya, lalu besok kita akan berlatih bersama sebelum aku pergi memulai tugas ku." Ucap Juli tersenyum manis.


semua orang disana hanya mengangguk dan mengikuti Juli menuju luar istana Kekaisaran.


saat tiba di pusat kota semua penduduk pun menyambut kedatangan Juli.


"Selamat Ulang tahun Yang Mulia Kaisar." ucap seluruh penduduk Kekaisaran Holy Britannian yang jumlahnya Sangatlah banyak sekali.


Juli yang mendengar itu pun terharu karena penduduk nya terlihat bahagia.


Juli pun berkata dengan lantang.


"Terimakasih semuanya, aku sangat senang karena kalian mau merayakan ulang tahun ku. jadi sebagai ucapan terimakasih aku akan merayakan pesta besar-besaran selama 3 berturut-turut, termasuk para prajurit yang berlatih akan di panggil untuk mengikuti pesta ini." Ucap Juli tersenyum manis.


semua penduduk yang mendengar itu pun sangat bahagia dan senang sekali.


lalu Juli pun melihat ke sekelilingnya dan bergumam.


'Tidak ada salahnya sedikit bersantai, lagian setelah ini aku akan sibuk.' ucap Juli dalam hati.


Juli pun berkata kepada para maid nya yang berjumlah 100.000 orang.


"Untuk para maid tolong bantuannya yaa untuk memeriahkan acara ini." ucap Juli.


"Siap Tuan besar." ucap para maid membungkukkan badan.


Juli hanya mengangguk dan tersenyum manis karena ini adalah ulang tahun yang paling bahagia menurutnya karena waktu di bumi ia tidak pernah dirayakan semeriah ini.


jadi ia ingin membuat orang-orang bahagia dengan mengadakan pesta besar-besaran.


semua maid pun memulai membuat berbagai macam makanan yang sangat enak dibantu oleh para penjaga yang membawa bahan makanan.


sedangkan Juli ia nampak bahagia sambil mengobrol dengan istri dan anak-anaknya.


untuk teman-temannya juga ikut bergabung dengan Juli disana.


'Bersenang-senang dahulu, Pesta darah kemudian.' batin Juli sambil tersenyum menyeringai.


Bersambung....


***


maaf baru Up, kemarin ada sedikit masalah waktu di review.gak tau kenapa padahal author gak pake kata kasar ataupun yang mengandung apapun, tapi review nya 1 hari lebih gak lolos-lolos makanya author bingung.


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.

__ADS_1


see you next time dan bye bye.


__ADS_2