
Seminggu Telah berlalu...
Juli telah melaksanakan pernikahan nya dengan lancar tanpa ada hambatan sama sekali.
Juli hanya melaksanakan pernikahan nya di Mansion dengan mengundang orang-orang yang ia kenal saja, seperti raja dan ratu kerajaan EXODIA, Guild Master, kepala academi, dan para orang tua dari para istrinya.
ia juga mengajak para bawahannya dan teman-temannya dari kelas E.
walaupun tidak mewah dan megah seperti para istri Juli sebelumnya tapi pernikahan kali ini tidak kalah rame juga dengan tamu yang hadir 5.000 orang yang dimana membuat Mansion Juli kepenuhan tapi itu bukan masalah bagi Juli selama uang nya masih banyak.
setelah malam itu juga Juli langsung berkerja keras untuk melakukan pengen*crotan pada para istri nya semua dengan memakan waktu 2 hari 2 malam agar semua istrinya puas bahkan istrinya yang sudah memiliki anak juga ikutan join.
beberapa hari sebelumnya juga Juli telah ke death forest tapi ia telat karena Anggota The Seven Commandments duluan pergi sebelum Juli datang.
sebenarnya Juli bisa saja mengejar mereka, tapi Juli tidak melakukannya di karena ia tau Anggota The Seven Commandments saat ini sedang merencanakan sesuatu dengan alam atas yaitu para Dewa.
kembali ke cerita.
hari ini adalah hari dimana anak kelas E akan melakukan pelatihan mereka di dungeon Rank SSS yang Juli beli dari System.
saat ini mereka sudah siap dengan senjata yang baru saja dibuat oleh dwarf dari Kekaisaran Juli dan lengkap menggunakan zirah yang terlihat sangat ringan dan kuat.
"Baiklah mari kita mulai Pelatihan kita, karena kita sudah tertinggal oleh para murid-murid lainnya yang sudah berlatih seminggu yang lalu di berbagai tempat."ucap Juli.
memang beberapa hari sebelumnya setiap murid sudah membuat kelompok mereka masing-masing dari perwakilan kelas, dan mereka saat ini sedang berlatih di dungeon ataupun death forest untuk melatih kekuatan mereka serta menaikkan Level mereka.
sedangkan untuk para pahlawan dan bangsawan yang Juli jelek-jelekin mereka berlatih bersama ntah dimana tapi Juli yakin bahwa mereka saat ini sedang menemui bangsa iblis untuk memperkuat kekuatan mereka dan Level.
Juli juga sudah menjelaskan pada teman-temannya tentang itu dan banyak respon khawatir dari teman-teman terutama Kenzo.
"Ketua bukannya itu akan berbahaya bila kita membiarkan saja mereka berkerjasama dengan bangsa iblis?."ucap Kenzo terlihat khawatir tentang kelompok para pahlawan yang akan menjadi saingan mereka nanti.
Juli yang mendengar itu pun tertawa kecil dan berkata.
"Hahaha...tentu saja bagus bila begitu, maka dengan kuatnya mereka. maka semakin seru juga untuk merendahkan mereka."ucap Juli tersenyum tipis.
temanya Juli pun tidak paham dan hanya memilih diam saja.
lalu Juli pun berkata.
"Baiklah mari kita berangkat karena waktu kita tidak banyak."ucap Juli.
lalu mereka hanya mengangguk dan memegang tangan Juli untuk di teleportasi kan ke dungeon Rank SSS.
sedangkan disisi ruang Kepala academi saat ini.
"Hmmmm....hawa kehadiran mereka telah hilang? berarti mereka sudah pergi berlatih bersama. dengan begini seluruh murid telah berlatih untuk turnamen nanti, tapi kenapa kerajaan Holy Kingdom mengirimkan sebuah surat yang berisi akan mengirim pangeran dari kerajaan Holy Kingdom untuk belajar di academi ini bersama dengan para bangsawan nya? maka bila seperti ini sudah dipastikan akan terjadi keributan dengan temperamen bangsawan Holy Kingdom yang sok-sokan suci dan Tuan Juli yang membenci hal itu."ucap kepala academi berfikir keras.
"Bila seperti ini maka hanya pasrahkan saja, lagian tidak ada yang sanggup melawan Tuan Juli saat ini. bahkan aku saja tidak mungkin bisa merobek pakaiannya dengan Level ku saat ini."ucap kepala academi gemetaran mengingat Level para istri dan anak-anak Juli yang sangat tidak masuk akal.
kepala academi hanya berfikir "Bila saja istri dan anaknya sekuat ini, maka sekuat apa ayah mereka? pasti 1000x lebih kuat." itu yang dipikirkan oleh kepala academi.
"Tapi percayakan saja pada Tuan Juli, karena hanya dia yang bisa mengatasi semua masalah yang diperbuat oleh musuh-musuhnya."ucap kepala academi tersenyum kecil.
lalu ia melanjutkan menyelesaikan semua tugas-tugas nya yang menumpuk di meja.
Dengan ini seluruh Murid-murid academi Barbara ataupun yang lainnya sedang mempersiapkan diri untuk mencari siapa kelompok yang akan mewakili setiap academi untuk mengikuti Festival suci dan menjadi yang terkuat.
Bila menang dalam festival Suci dan menjadi kelompok yang terkuat maka akan menjadi perwakilan setiap benua untuk mengikuti Pertempuran antar Benua yang dimana untuk membuktikan siapa yang masih berhak menjadi Benua terkuat selama 100 tahun.
dengan ini Pelatihan kelas E dimulai, tapi mereka tidak menyadari bahwa saat mereka balik akan ada sebuah Hoax yang disebarkan oleh pangeran dari kerajaan Holy Kingdom untuk menjelek-jelekkan reputasi Juli.
dan pangeran dari kerajaan Holy Kingdom berkerjasama dengan Darwin, Roberto, dan para pahlawan untuk menjatuhkan Juli untuk mengambil kerajaan Alcemy.
tapi mereka tidak menyadari bahwa saat itu juga akan menjadi titik dimana mereka akan di injak-injak oleh anggota 10 Dewan Elite atau kelas E.
***
Hari-hari pun telah berlalu, saat ini adalah 2 bulan setelah Pelatihan para murid-murid dari berbagai academi yang ada di benua timur.
seminggu yang lalu para murid-murid academi Barbara telat Kembali dari pelatihan mereka masing-masing terlihat bahwa mereka saat ini sangatlah kuat-kuat tidak seperti saat mereka mendaftar pertama kali masuk academi Barbara.
bahkan murid terlemah di academi Barbara berlevel 48.900.000 dan yang tertinggi yaitu 158.560.000 yang di pegang oleh Pangeran dari kerajaan Holy Kingdom, yang dimana kelompok mereka bernama Holy Saint.
sedangkan untuk kelompok para pahlawan dan para bangsawan dari kelas 1-S dibagi menjadi 3 kelompok yang memiliki level rata-rata 70.000.000 dan yang tertinggi 137.000.000 yang di pegang oleh Darwin.
yang dimana kelompok Darwin, Roberto, Akira, dan Rey bernama The One.
dan masih banyak lagi kelompok-kelompok kuat yang akan bersaing di turnamen academi nanti.
terlihat bahwa saat ini di Aula academi sedang melaksanakan perkumpulan para murid-murid untuk melakukan pendaftaran turnamen academi.
kelompok Juli masih belum lah datang padahal hanya tersisa tim mereka saja yang belum daftar.
__ADS_1
"Untuk kelompok kelas E apa ada yang tau dimana?."ucap panitia pendaftaran.
sedangkan kelompok lainnya tidak tau dan terdengar menjelek-jelekan kelompok Juli.
"Sudah pasti kelompok mereka takut mendaftar, karena hanya berisikan sampah-sampah."ucap salah satu bangsawan dari kerajaan Holy Kingdom.
"Tentu saja mereka takut, setelah membuat masalah dengan Kekaisaran Hikari."ucap Darwin yang terlihat sangat senang banyak yang menghina kelompok Juli.
"Baiklah bila tidak ada kelompok terakhir maka akan saya tutup pendaftaran nya dalam waktu 5 menit lagi."ucap panitia pendaftaran itu.
lalu kelompok Darwin pun bersorak untuk tutup saja pendaftaran turnamen ini karena mereka yakin kelompok Juli tidak akan datang.
~SWOOSHHHHH~
tiba-tiba mereka semua berlutut karena merasakan tekanan aura kuat dari pintu luar Aula.
"Aura Level siapa ini kenapa sangat kuat sekali?."ucap salah satu Murid disana.
"Ntahlah tapi aura ini sangat kuat untuk membuat ku bertekuk lutut. padahal level ku diatas 60.000.000."ucap teman disebelahnya.
CLEKKK....
pintu aula pun berkata terbuka dan mereka mendengar suara yang berbicara.
"Arerere....Apa aku tadi mendengar seekor serangga kecil untuk menyuruh panitia menutup pendaftaran?."ucap suara itu yang tidak lain adalah Juli dan anak-anak Kelas E.
para murid-murid yang mendengar itu sangat terkejut dan menundukkan kepala mereka karena takut,dan mereka baru saja mereka menghina kelompok Juli dan teman-temannya.
Juli yang melihat itu pun berkata dengan kesal.
"Cuihhhh....Makanya jangan tong kosong nyaring bunyinya."ucap Juli meludah didepan Darwin yang berusaha berdiri menahan aura level Juli.
Juli yang melihat itu pun tersenyum menyeringai dan langsung berkata.
"Oiyaa....Oiyaa bukan kah ini pangeran Kekaisaran yang sangat hebat dan jenius yang digadang-gadang akan menjadi penerus penguasa alam semesta ini?."ucap Juli mengejek mereka.
sedangkan Darwin hanya diam aja tidak ingin melawan Juli karena percuma melawan Juli dengan ocehan karena mulut Juli lebih pedas daripada diputusin mantan.
Juli yang melihat itu memiliki ide jahat untuk mengerjai Darwin.
Bukhhhhhh....
krekkkk....
yang dimana Juli pura-pura terjatuh dan menarik baju Darwin hingga robek setengah.
Darwin yang sudah tidak tahan pun langsung berteriak keras.
"Baji*Ngan dasar tidak tau malu, apa kau berani melawan ku haa? bila berani lawan aku, jangan cuma bisa mengancam dengan aura mu."ucap Darwin emosi.
Juli pun tersenyum menyeringai karena rancana nya berhasil.
"owhhh melawan ku kah?."ucap Juli lalu ia menarik aura level nya yang dimana membuat para murid-murid lainnya Kembali bernafas lega.
Darwin pun yang melihat keadaan seperti ini langsung melesat maju menyerang Juli.
"Hiyahhhhhh.... rasakan kekuatan ku ini baji*Ngan."ucap Darwin.
Bukhhhhhh....
BOAMMMMMM...
"Mulutmu kasar betul, gak pernah di ajarin orang tua kah?."ucap Juli setelah memukul Darwin hingga terlempar keluar aula.
pangeran dari kerajaan Holy Kingdom yang melihat itu pun langsung berkata.
"Lihatlah orang lemah ini? sangat tidak sopan sekali menggunakan artefak untuk melawan musuhnya."ucap pangeran holy kingdom yang mengejek Juli.
Juli yang mendengar itu pun langsung muncul urat emosi di keningnya.
"Haaa? siapa pria norak ini?."ucap Juli menatap kesal pangeran holy kingdom.
"Perkenalkan saya pangeran dari kerajaan Holy Kingdom bernama Asterus. saya disini untuk membela keadilan."ucap pangeran itu.
{Ilustrasi Pangeran Holy Kingdom , Asterus.}
Juli yang mendengar itu pun tertawa terbahak-bahak.
"Hahahaha....pria konyol darimana ini? mas kalo mau nge badut jangan disini."ucap Juli tertawa terbahak-bahak begitu juga dengan teman-temannya dari kelas E.
"Sungguh nge badut sekali bocah tolol ini."ucap Zero tertawa sambil menunjuk Asterus.
__ADS_1
pangeran Asterus yang ditertawakan pun mencoba bersabar dan berkata.
"Lihatlah para sampah ini menertawakan dirinya sendiri."ucap pangeran Asterus menatap rendah kelompok Juli.
Juli yang mendengar itu pun langsung berhenti tertawa dan menatap tajam Pangeran Asterus.
"Haaa.?? sampah? apa kau belum pernah rasakan sandal jepit Rank SS?."ucap Juli serius.
sedangkan pangeran Asterus hanya tersenyum merendahkan Juli.
Juli yang melihat itu sangat kesal dan langsung mengambil sandal jepit ajaib nya dan memukul pangeran Asterus.
BOAMMMMMM....
pangeran Asterus terlempar keluar aula seperti Darwin.
Juli yang melihat itu pun berkata dengan lantang.
"Aku menantang kelompok Holy Saint dan The One di perlombaan turnamen pertama untuk melihat siapa yang paling banyak membunuh Monster-monster, yang kalah harus mengonggong seperti Anj*ing di arena perlombaan nanti."ucap Juli lumayan nyaring hingga terdengar oleh 1 academi Barbara.
yang dimana membuat para murid-murid lainnya terkejut karena Juli berani menantang tim kelompok Terkuat saat ini.
lalu Juli menyuruh Kenzo untuk mendaftarkan tim nya di turnamen ini.
seusai itu Juli langsung melesat ke arah Darwin dan pangeran Asterus, yang saat ini menyembuhkan diri mereka menggunakan sihirnya.
Juli yang melihat itu tidak membiarkan nya dan langsung menebas tangan mereka.
Sringgg....
Slashhhh....
tangan kanan Darwin dan pangeran Asterus putus akibat ulah Juli.
"ARGHHHHHH.....tangan ku."panik Darwin yang sangat syok menahan sakit ditangannya yang putus.
"BAJI*NGAN APA KAU BERANI MELAWAN KU HAA?."ucap pangeran Asterus sambil menahan pendarahan ditangan kanannya.
Juli pun berkata sambil mengambil tangan mereka yang terputus.
"Tentu saja aku berani, bukannya aku sudah menantang kalian tadi? apa perlu pembuktian?."ucap Juli tersenyum menyeringai.
Tikkkkkk....
WOSHHHH...
Juli menjentikkan tangannya dan membakar tangan Darwin dan pangeran Asterus yang terputus.
"Hmmmm....ini buktinya dan juga bau daging kalian seperti bangkai, bahkan bau daging B4B1 masih mendingan."ucap Juli menutup hidungnya.
Darwin dan pangeran Asterus pun sangat terkejut karena Juli membakar potongan tangannya yang terpotong.
"K-k-k-kau apa yang kau lakukan baji*Ngan?."ucap Darwin Sangat marah karena potongan tangan nya hangus terbakar.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Tentu saja untuk menghilangkan nama buruk tim kami. iyakan para pangeran bertangan satu hahahaha...."ucap Juli sambil tertawa psikopat.
sedangkan Darwin dan pangeran Asterus hanya diam karena sudah tidak tahan dengan emosi mereka, terutama melihat potongan tangan mereka dibakar oleh Juli.
yang dimana itu sama saja mereka akan menjadi cacat Selama nya karena tidak dapat disembuhkan bila tidak ada sambungannya.
Juli yang melihat itu pun langsung menatap datar mereka dan berkata.
"Sungguh membosankan, kukira akan menyenangkan karena kalian berani menjelekkan nama kami. ternyata hanya seorang sampah yang sok-sokan."ucap Juli lalu berdiri untuk pergi.
tapi sebelum Juli pergi ia berkata.
"Oiyaa sampai jumpa 2 hari lagi di turnamen dan Persiapkan diri kalian untuk mengonggong seperti Anj*ing di arena, dan 1 lagi pangeran Asterus si tangan Putung. bila kau ingin mengadukan kepada orang suci nomor 1 di kerajaan mu itu apa sih namanya Sa-sa-sa-San*ge...Ehhh salah maksudnya Sage, yaa itu namanya.bodo amat Mau saga Kek, mau Sogo kek pokoknya itulah, intinya suruh dia datang nanti yaa karena aku ada sedikit kejutan untuknya."ucap Juli tersenyum menyeringai dan pergi bersama teman-temannya.
sedangkan para murid-murid lainnya takut dengan kebrutalan Juli yang sangat tidak masuk akal.
"Baji*ngan tunggu saja Sage terhormat ku datang, maka kau akan mati karena kau tidak ada apa-apanya dibandingkan dia hahahah...."ucap pangeran Asterus si tangan Putung :v.
Juli yang mendengar itu hanya melambaikan tangannya dan berkata.
"Aku menunggu nya."ucap Juli.
Bersambung....
***
maaf kalo chapter ini tidak sesuai ekspektasi kalian.
__ADS_1
intinya jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.