Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
30. Kedatangan dewa Hercules dan berita buruk


__ADS_3

di pagi hari di kediaman Dewi Anthena. Juli saat ini sedang membuat sarapan untuknya dan juga Dewi Anthena.


sedangkan untuk Anthena dia masih tertidur nyenyak di kamarnya karena tadi malam kelelahan bergosip dengan Juli tentang masalah di dunia SANCTUARY selama ini.


yang Juli ketahui adalah bahwa dewa Zeus merupakan bidak terlemah dari semua bidak orang itu miliki. bahkan ada bidak orang itu miliki yang berlevel 1 juta lebih bahkan dengan sekali serang saja dewa kuno terkuat bisa terluka parah.


Juli yang mendengar itu membuatnya merasa takdir ini bukan isapan jempol saja. karena musuhnya bukan anak-anak yang tau nya main game epep dan minta gift alok. {chanda epep:v}


bahkan dari penjelasan Dewi Anthena dewa kematian Yama hanyalah salah satu Anggota 10 Chaos Legion orang itu miliki dan Yama berada di urutan akhir.


'kurasa takdir ini berbahaya. apa kah aku dan elena sanggup melawan orang itu?' batin Juli.


lalu Juli mendengar suara Rapunzel di kepalanya.


[ayah tidak perlu khawatir kami akan membantu ayah untuk mengalahkan orang itu] ucap Rapunzel.


[Benar ayah tidak perlu takut. bila Yama datang tinggal tendang pantat nya dan suruh pulang buat buka puasa] ejek Raphael yang seolah-olah berkata bahwa Yama bukan tandingan ayah nya.


'kau sangka Yama itu apaan?' ucap Juli pelan karena merasa dia bakal di ajak gelud Yama bila mendengar anaknya berkata seperti itu.


lalu Juli pun melanjutkan masak nya dan berniat untuk mempercepat latihannya karena dia akan menyelesaikan musuhnya yang ada di alam rendah ini dulu.


setelah memasak Juli pun menyiapkan semuanya di meja makan dan pergi ke kamar untuk membangunkan Dewi Anthena.


"Anthena bangun ini sudah pagi saatnya sarapan dan kita akan pergi ke tempat Dewi Clarisha untuk menjemput adik ku berlatih" ucap Juli sambil menggoyang tubuh Dewi Anthena.


"huaaahhhhh.... baik suami aku akan mandi dulu lalu sarapan" ucap Dewi Anthena sambil menguap karena masih ngantuk.


Juli yang melihat itu hanya diam dan pergi ke bawah.


"cepatlah bila lama maka aku akan tinggal" ucap Juli.


Dewi Anthena yang mendengar itu pun buru-buru mandi dan bersiap-siap.


sedangkan Juli saat ini menunggu dimeja makan sambil meminum teh nya dan berbicara pada Rapunzel.


'Rapunzel apa kau ada skill yang bisa membuat ayah semakin cepat kuat?' tanya Juli melalui pikirannya.


[ada sih ayah, ayah cuma perlu berlatih] ucap Rapunzel seolah-olah berkata 'kalo ingin jadi kuat kau harus berusaha ayah'.


Juli yang mendengar itu pun terdiam dengan teh yang ditangannya.


ketika Juli masih syok dia mendengar Dewi Anthena yang sudah selesai mandi dan Menganti bajunya.


"suami kenapa kau memasang muka syok gitu?"tanya Dewi Anthena bingung karena tidak ada yang mengetahui tentang Rapunzel dan Raphael selain Dewi Clarisha.


"ahhh tidak apa-apa hanya syok karena menunggu orang mandi lama sekali karena ini perut sudah bertempur cacingnya" ucap Juli berbohong.


Dewi Anthena yang melihat itu hanya diam dan menunduk malu.


"baiklah mari makan karena waktu ku tidak banyak"ucap Juli yang di angguki oleh Dewi Anthena.


selesai makan mereka pun membersihkan semua piring dan bersiap pergi ke tempat Dewi Anthena.


"apa kau sudah siap?"tanya Juli yang di angguki oleh Dewi Anthena.


lalu Juli dan Dewi Anthena pun pergi menggunakan teknik Teleportasi.


***


Sesampainya di kediaman Dewi Clarisha Juli pun mengetuk pintu.


Tokkk....Tokkkk.....Tokkk.


lalu pintu terbuka dan yang membukakan pintu adalah Elena.


"kakak kenapa kau lama sekali? ada orang sedang menunggu mu"ucap Elena kesal dan dia sudah tau yang akan datang adalah Juli.

__ADS_1


"apa kau sudah mengenali ku?" tanya Juli karena dia masih kesal tentang kemarin.


"tidak, aku tidak mengenali kakak ku yang pergi terus balik membawa istri baru" ucap elena kesal dan meninggalkan Juli di pintu.


Juli yang mendengar itu pun juga ikut cemberut.


"Hmphhhhh....sapa suruh kemarin mengusir ku"ucap Juli cemberut dan memasuki rumah yang di ikuti oleh Dewi Anthena yang tertawa kecil.


saat sampai di ruang tamu Juli melihat ada dewa Hercules yang sedang duduk bersama Dewi Clarisha dan Elena untuk Akiho dan Akiha dia menyiapkan minum buat tuannya.


"apa kau sudah puas mencari istri baru A-N-A-T-A?"ucap Dewi Clarisha sambil tersenyum mengerikan.


Juli yang tadi cemberut langsung pucat dan bersembunyi di belakang Dewi Anthena.


"ampun Clarisha jangan hukum aku,ini salah kau sendiri kemarin menodong ku dengan senjata" ucap Juli masih bersembunyi dibelakang Dewi Anthena.


Dewi Anthena yang melihat Juli seperti itu merasa lucu.


"sudah-sudah Clarisha tidak perlu marah ke Juli, lagian ini juga salah ku" ucap Dewi Anthena.


"tidak ini bukan salah mu Anthena. ini salah lelaki itu yang selalu tebar-tebar pesona ke semua wanita" ucap Clarisha marah.


"kau maklumi mu lah suami mu Clarisha, dia adalah laki-laki wajar bila seperti itu" ucap dewa Hercules yang membela Juli dengan suara beratnya.


"meski dia laki-laki tidak seharusnya gatal. kau minta di garuk kah?" ucap Clarisha masih kesal.


Juli yang mendengar itu hanya diam saja karena tidak berani menjawab Clarisha soalnya Clarisha kalo marah bahkan gunung bisa di jadikan nya debu.


Anthena yang melihat Juli ketakutan pun mengelus kepalanya.


"sudah-sudah waktu kita tidak banyak bila kau ingin memarahinya nanti setelah dewa Hercules pergi" ucap anthena.


Dewi Clarisha yang mendengar itu pun kesal dan membuang muka nya.


"lihat saja kau nanti Anata" ucap Clarisha.


Juli yang mendengar itu hanya mengangguk pasrah lalu ia duduk di samping dewa Hercules.


Juli yang mendengar itu pun hanya pasrah dan duduk diantara Dewi Clarisha dan Dewi Anthena.


"sudahlah Clarisha tahan dulu amarah mu, waktu kita tidak banyak karena para bangsawan iblis bersiap untuk menyerang benua timur" ucap dewa Hercules yang membuat Juli kaget mendengar itu.


"apa maksud anda iblis menyerang benua timur dewa Hercules?"tanya Juli yang di angguki oleh Elena.


dewa Hercules yang mendengar itu hanya menghela nafas nya lalu menjelaskan.


"Kami mengetahui bahwa pasukan kaisar dewa iblis yaitu Satan akan menyerang benua timur dalam waktu kurang lebih 4 bulan lagi atau bisa di bilang 7.000-8.000 tahun lagi. kami juga mendengar bahwa DEMON king Cayman ingin menyerang para pahlawan untuk membalas dendam karena bangsawan iblis yang kau bunuh di hutan mati"ucap dewa Hercules.


Juli yang mendengar itu pun menjadi sedikit terkejut dan kembali tenang.


"berapa jumlah musuh yang akan menyerang?"tanya Juli.


"perkiraan mata-mata kami bahwa pasukan kaisar dewa iblis Satan akan mengirim 25.000 iblis berlevel 7.000-9.000 yang dipimpin oleh bangsawan iblis tingkat Greater demon. lalu pasukan kaisar dewa iblis Satan juga akan mengirimkan 2 Monster Giants berlevel 45.000. sedangkan untuk pasukan demon king Cayman akan membawa pasukan sebanyak 300.000 dengan level 3.000-6.000 dan untuk 5 Jendral nya yang akan memimpin pasukan DEMON king Cayman berada di tingkat Arch Demon"jelas dewa Hercules.


Juli yang mendengar itu terkejut karena jumlah pasukan yang akan menyerang benua timur sangatlah banyak. tapi Juli lebih terkejut lagi ketika mendengar ucapan Dewi Clarisha.


"jangan berfikir yang akan menyerang itu saja dewa Hercules. apa kau lupa setiap 5 tahun sekali benua timur akan diserang oleh Monster tingkat Rank D -> Rank SS yang dipimpin oleh Monster rank SSS"ucap Dewi Clarisha.


Juli yang dari tadi memahami semua ini menjadi khawatir dengan teman SMP nya dan orang ia sayangi seperti Natasha dan Ai.


Dewi Anthena yang melihat kekhwatiran Juli pun menenangkan nya.


"kau tenang saja suami, kami sudah menyuruh bawahan mu untuk memperkuat setiap kerajaan dan melakukan aliansi dengan semua academi"ucap Dewi Anthena.


"tapi tetap saja jumlah yang menyerang tidak lah wajar apa lagi pasukan Demon king Cayman serta 2 Monster Giants"ucap Juli pusing harus melakukan apa.


dewa Hercules yang melihat itu memberikan solusi.

__ADS_1


"nak Juli lebih baik kau mempercepat latihan mu dan segera membebaskan leluhur ras Vampire kuno itu dan kembali ke benua timur" ucap Dea Hercules yang tau rencana Juli karena di beri tahu oleh Dewi Anthena.


Juli yang mendengar itu pun hanya mengangguk kepala dan melihat ke adiknya yang juga melihat ke arahnya sambil mengangguk kepala nya.


"baiklah kami akan mempercepat pelatihan karena waktu kami berdua tidaklah banyak" ucap Juli serius.


dewa Hercules yang mendengar itu hanya tersenyum dan berkata.


"baiklah pelatihan yang akan ku berikan kepada mu adalah selesaikan dungeon rank SSS yang ada di Skyland dalam waktu 7.000 tahun" ucap dewa Hercules serius yang membuat Dewi Anthena dan Dewi Clarisha kaget.


"apa kau gila dewa Hercules? bukannya kau tau sendiri bah-" ucap Dewi Clarisha yang dipotong oleh Juli.


"baik aku dan elena akan menerima pelatihan itu" ucap Juli serius dan penuh tekad.


Dewi Clarisha yang mendengar itu hanya bisa diam. sedangkan untuk Dewi Anthena dia memilih diam karena dia tau jawabannya Juli akan apa.


"baiklah kau sudah menerimanya dan besok kalian berdua akan ku antar ke dungeon rank SSS itu" ucap dewa Hercules yang di angguki oleh Juli dan Elena.


"sudah itu saja yang ingin ku beritahukan kepada mu dan aku pamit pulang karena besok aku juga akan menyuruh bawahan Juli memberitahu hal yang penting untuk benua timur" ucap dewa Hercules yang berdiri dan pergi.


setelah kepergian dewa Hercules di ruangan itu menjadi hening hingga Dewi Clarisha membuka suaranya.


"apa kau yakin Anata? disana sangatlah berbahaya bahkan bagi kami para dewa kuno" ucap Dewi Clarisha yang khawatir.


Juli yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan berkata.


"bila aku tidak lakukan, maka aku tidak akan menjadi kuat dan mengalahkan orang itu" ucap Juli sambil mengelus kepala Dewi Clarisha.


"baiklah jika itu mau maka berhati-hatilah nanti saat menaklukkan dungeon itu" ucap Dewi Clarisha tersenyum kecil.


Juli yang mendengar itu hanya mengangguk kepala nya saja.


"ohhh iya Anthena aku ingin bertanya satu hal. apa kau sudah di terima oleh Anata? soalnya tadi aku mendengar kau memanggil Anata dengan sebutan suami" ucap Dewi Clarisha bertanya.


Dewi Anthena mengangguk kepala dan menjelaskan semua nya dari awal hingga Akhir.


"haaaa... Anata aku tidak melarang mu untuk mempunyai istri sebanyak apa pun. tapi 1 hal yang harus Anata ingat untuk mencintai semua istri mu" ucap Dewi Clarisha.


"kalian tenang saja aku akan mencintai semua istri ku dan tidak akan membeda-bedakan nya. karena kalian sudah tulus mencintai ku maka aku juga akan tulus mencintai kalian" ucap Juli serius.


Dewi Clarisha yang melihat itu hanya mengangguk dan tersenyum. sedangkan untuk Anthena hanya tersenyum karena melihat keseriusan Juli yang tidak berbohong sama sekali.


"baiklah untuk hari ini Anata dan Elena beristirahat lah dulu karena besok kalian akan pergi" ucap Dewi Clarisha.


"baiklah aku akan beristirahat dulu dan kalian akur lah satu sama lain. aku tidak ingin melihat istri ku bertengkar" ucap Juli pergi dan melambaikan tangannya.


setalah Juli pergi elena mu membuka suaranya.


"dari dulu kakak tidak pernah berubah selalu saja ingin melindungi orang yang dia sayangi meski dengan nyawanya" ucap elena sambil melihat kepergian Juli untuk beristirahat.


"yaa kami berdua tau hal itu. karena sifatnya itulah banyak wanita yang menyukainya jadi kami berdua tidak akan menghalanginya"ucap Dewi Anthena yang di angguki oleh Dewi Clarisha.


lalu mereka bertiga pun mulai mengobrol tentang banyak hal terutama masa kecilnya Juli hingga tak terasa waktunya makan malam.


di ruang makan saat ini semua sedang berkumpul untuk makan bersama untuk melakukan kepergian Juli menaklukkan dungeon berbahaya bahkan dewa kuno terkuat tidak sanggup menyelesaikan nya.


"baiklah waktu nya makan dan untuk Akiho dan Akiha kalian bisa duduk di kursi juga. kalian seperti itu kaya patung minta sumbangan tau gak? dan ini perintah jadi silahkan duduk" ucap Juli.


akiho dan Akiha sebenarnya ingin menolak tapi ketika mendengar ini perintah akhirnya mereka duduk bersama dan memulai makan dengan keadaan hening.


seusai makan mereka duduk di ruang tamu untuk mengobrol sebentar dan kembali ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat.


BERSAMBUNG....


***


GIMANA ceritanya seru gak? jangan lupa komen yaa buat kasih saran nya.

__ADS_1


dan jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa.


see you next time dan bye bye.


__ADS_2