Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
81. Kemenangan yang mudah dan datangnya bala bantuan musuh


__ADS_3

saat ini adalah giliran Rapunzel melawan Mospeet yang dimana ia merupakan si Perintah Tuhan yaitu Perintah ketenangan.


efek dari kekuatan Mospeet sendiri ialah siapapun yang memiliki perasaan atau emosi terpendam tidak dapat mengeluarkan nya atau mengekspresikan perasaan nya itu.


Mospeet sendiri ahli dalam sihir element api yang dimana ia adalah musuh alami Rapunzel yang sangat ahli dalam berbagai sihir terutama sihir air, es, dan angin.


kembali ke cerita.


saat ini Rapunzel hanya diam saja dengan tenang.


Mospeet yang melihat itu tersenyum dan berkata.


"Kenapa hanya diam? apa kau tidak bisa berbicara?."ucap Mospeet tersenyum meremehkan Rapunzel.


Rapunzel yang mendengar itu pun berkata.


"Tidak. aku hanya malas berbicara pada mu saja."ucap Rapunzel datar.


Mospeet yang melihat Rapunzel bisa berbicara dengan mudah dihadapannya pun sangat terkejut dan bingung.


"Kenapa kau bisa berbicara? seharusnya kau hanya diam membisu akibat dari kekuatan Perintah Tuhan ku."ucap Mospeet serius.


Rapunzel yang mendengar itu pun berkata dengan tenang.


"Apa kekuatan mu hanya bisa membuat orang menjadi bisu? bila seperti itu lebih baik kau mengalah saja."ucap Rapunzel tersenyum mengejek Mospeet.


Mospeet yang melihat itu sangat emosi dan Kembali tenang lalu ia berkata.


"Ku akui kau memang hebat bisa lepas dari kekuatan Perintah Tuhan ku. tapi kau juga tetap tidak bisa menang saat melawan sihir api aku."ucap Mospeet serius.


sedangkan untuk Rapunzel dia hanya diam mendengarkan ocehan Mospeet.


Mospeet yang melihat Rapunzel hanya diam saja pun semakin kesal dan maju menyerang Rapunzel.


"Fire Tecnique ; Hellfire Bird." ucap Mospeet.


lalu keluarlah burung elang api yang mengarah pada Rapunzel.


Rapunzel yang melihat itu hanya diam dan menguap karena bosan menunggu Mospeet.


"Huaaaahhhh....dari tadi kau lama sekali mengoceh dan hanya bisa mengeluarkan burung Pipit?."ucap Rapunzel datar.


Mospeet yang mendengar itu hanya diam saja dan menunggu sihir nya mengarah pada Rapunzel.


'sungguh bodoh. api ku adalah api dari Neraka langsung jadi tidak ada sihir air yang dapat memadamkan nya.'batin Mospeet.


Rapunzel yang melihat serangan Mospeet mendekatinya pun hanya menunjuk serangan itu dan berkata.


"Absolute Cancel." ucap Rapunzel.


tiba-tiba Serangan Mospeet menghilang seperti tidak terjadi apa-apa.


semua bangsa iblis ataupun Pasukan dewa terkejut melihat itu.


terutama Mospeet sendiri yang melihatnya.


"Ba-ba-ba-bagaimana bisa serangan api neraka ku kau hilangkan?."ucap Mospeet yang mulai takut dengan Rapunzel.


Rapunzel yang mendengar itu hanya diam saja dan berkata.


"Tidak perlu kau tau bagaimana bisa hilang. yang jelas sekarang aku akan menyelesaikan duel ini karena akan membuang-buang waktu bila terlalu lama."ucap Rapunzel datar.


Mospeet yang mendengar itu semakin takut dan gemetaran.


Rapunzel yang melihat Mospeet ketakutan pun hanya menggelengkan kepala dan berkata.


"Holy Tecnique ; Sword God Slayer." ucap Rapunzel.


lalu muncullah sebuah pedang cahaya yang langsung melesat ke arah Mospeet.


JLEBBBBB....


pedang cahaya itu menusuk tepat di tengah-tengah dada Mospeet.


tapi anehnya tubuh Mospeet malah berubah menjadi debu secara perlahan-lahan.


Mospeet yang melihat itu pun tersenyum kecil dan berkata.


"Terimakasih kau telah membunuh ku dengan cara senyaman ini."ucap Mospeet tersenyum manis sebelum tubuhnya menghilang.


Rapunzel yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan berkata.


"Tidak apa-apa. lagian kau menjadi iblis karena kekasih mu di jadikan Sandra oleh Kaisar dewa iblis dulu. dan kau melakukan ini agar kekasih mu tidak dibunuh, tapi sayangnya kau ditipu Kaisar dewa iblis dan ia berkata bahwa manusia lah yang membunuh kekasih mu tapi yang sebenarnya dia telah memperkosa kekasih mu dan membunuhnya." ucap Rapunzel yang dimana ia sedikit melihat masa lalu Mospeet dari sihir yang ia keluarkan barusan.


Mospeet yang mendengar itu sebelum menghilang sepenuhnya pun berkata.


"Tolong balaskan dendam ku dan kekasih ku."ucap Mospeet sebelum menghilang sepenuhnya.


Rapunzel hanya mengangguk dan berkata.


"Tentu karena ini tugas kami untuk membinasakan ras yang mengkhianati ras nya sendiri."ucap Rapunzel.


Juli yang mendengar itu dari jarak jauh pun tersenyum kecil dan maju lalu berkata.


"Pemenang di ronde ke 2 adalah Yuuzaki Rapunzel."ucap Juli.


pasukan Juli bersorak gembira karena mereka yakin bahwa nona muda dan tuan muda mereka tidak akan kalah dengan mudah.


sedangkan untuk pasukan bangsa iblis dan dewa terlihat was-was karena mereka sudah mengalami kekalahan 2x.


Juli yang lalu berkata.


"Baiklah ronde ke 3 akan dimulai silahkan perwakilan masing-masing maju ke depan."ucap Juli.


lalu Killua pun maju.


sedangkan disisi pihak musuh yang maju adalah Drole.


karena dikira Drole Killua adalah bocah laki-laki lemah dan dia tidak suka dengan sikap Killua dari awal.


ronde ke 3 pun dimulai.


"Baiklah ronde ke 3 dimulai."ucap Juli.


Drole yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai dan berkata.


"Perkenalkan namaku adalah Drole si Perintah Tuhan yaitu Perintah Kesabaran. aku bisa melihat kekuatan musuh , bahkan membaca pikirannya."ucap Drole tersenyum menyeringai.

__ADS_1


Killua hanya mengangguk dan berkata.


"Killua. Yuuzaki Killua, aku tidak hebat ataupun kuat tapi aku akan berusaha."ucap Killua tenang, tapi itu bila Killua dibandingkan dengan Juli memang dia tidak hebat ataupun kuat tapi jika dibandingkan dengan orang lain maka orang itu goblok yang bilang Killua lemah.


Drole hanya tersenyum menyeringai dan tidak berkata apa-apa.


Killua pun berbicara.


"Kau Perintah Kesabaran Kan? jadi bila aku memukul mu berarti kau akan diam bersabar saja kan?."ucap Killua datar.


orang-orang disana yang mendengar itu sangat terkejut bahkan Juli juga.


"Gila. iyaa juga yaa, dia kan Perintah Kesabaran jadi kalo dipukulin harus sabar dong."ucap Juli sambil menepuk keningnya.


Juli dan anak-anaknya yang lain tertawa kecil mendengar itu.


sedangkan disisi bangsa iblis.


"Iyaa juga yaa Drole kan Perintah Kesabaran. jadi kalo dipukulin harus sabar dia, astaga kenapa aku baru sadar itu? padahal aku ingin sekali memukulnya." ucap Gloxinia.


disisi Drole saat ini.


dia yang mendengar itu pun diam membisu karena tidak tau harus berkata apa.


Killua pun berbicara.


"Jadi gimana? sabar gak kalo ku pukulin?."ucap Killua.


Drole yang mendengar Killua berbicara pun kembali sadar dan berkata.


"Baiklah kau bisa memukuli ku."ucap Drole percaya diri.


Killua yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai dan segera melesat ke arah Drole.


"Lightning Tecnique ; Destroyer End." ucap Killua.


di tangan Killua pun tiba-tiba kuku nya sangat panjang bahkan petir mengelilingi tubuhnya.


Slashhhhh....


SLASHHH....


slashhhhh...


Killua terus menerus memotong-motong tubuh Drole dengan kecepatan yang sangat tidak masuk di akal hingga tubuh menjadi potongan kecil.


saat sudah menjadi potongan kecil ia pun mengucapkan sihirnya lagi.


"Fire Tecnique ; Tornado Fire." ucap Killua.


lalu potongan-potongan kecil dari tubuh Drole pun dibakar habis oleh Killua hingga menjadi debu.


semua orang yang disana melihat itu sangat terkejut bahkan orang-orang yang menonton dari hologram juga terkejut dengan kecepatan yang dimiliki oleh Killua.


sedangkan bangsa iblis mereka saat ini sangat putus asa karena mereka mengalami kekalahan 3x berturut-turut.


Juli pun berkata.


"Pemenang dari ronde ke 3 adalah Yuuzaki Killua."ucap Juli tersenyum tipis.


sekali lagi pasukan Juli bersorak gembira.


Juli yang melihat Killua sudah pergi pun tersenyum menyeringai dan berkata.


"Baiklah sekarang ronde ke 4 adalah giliran ku."ucap Juli tersenyum menyeringai.


bangsa iblis yang mendengar itu pun langsung melihat ke arah dewa Ares dan mereka seperti berharap pada dewa Ares agar mengalahkan Juli.


sedangkan Dewa Ares yang mendengar itu pun segera maju dan berdiri dihadapan Juli.


Juli yang melihat Dewa Ares sudah datang pun hanya tersenyum kecil dan berkata.


"Kenapa gemetaran?."ucap Juli tersenyum tipis.


Dewa Ares yang mendengar itu pun segera berbicara.


"Apa yang kau maksud gemetaran?."ucap Dewa Ares yang mencoba menutupi ketakutannya.


Juli yang mendengar itu hanya menatap Dewa Ares datar.


lalu ban pun maju dan berkata.


"Baiklah ronde ke 4 akan dimulai."ucap ban tersenyum tipis.


Juli yang mendengar itu pun berkata.


"Aku tidak butuh melawan orang lemah saat ia takut di Medan pertempuran."ucap Juli menatap Dewa Ares dengan menyeramkan.


Dewa Ares yang ditatap oleh Juli seperti itu pun semakin gemetaran dan langsung terduduk.


Juli yang melihat itu pun maju dengan tenang.


"One Punch."ucap Juli datar.


BOAMMMMMM....


tubuh Dewa Ares hancur lebur hanya dengan 1 pukulan dari Juli.


semua bangsa iblis ataupun Pasukan dewa terkejut dan gemetaran takut melihat Juli dengan mudah membunuh dewa Ares yang termasuk orang kuat.


sedangkan disisi pasukan Juli Mereka berteriak keras untuk bersorak gembira karena mereka menang telak dari duel hidup dan mati ini.


Juli yang melihat pasukannya bersorak gembira hanya tersenyum kecil.


"Baiklah ini kemenangan kami. jadi apa yang akan kalian lakukan?."ucap Juli tenang.


pihak musuh yang mendengar itu hanya diam saja dan tidak berkata apa-apa karena mereka saat ini sangat takut dengan Juli.


Juli yang melihat itu pun berkata.


"Cuihhhh.....dimana kesombongan kalian saat pertama kali datang."ucap Juli meludah dihadapan muka dewa Zeus.


Dewa Zeus yang dilakukan oleh Juli seperti itu sebenarnya sangat marah dan ingin sekali membunuh Juli tapi ia tahan karena pasti dia akan kalah.


tiba-tiba ada aura yang sangat kuat dari atas Langit.


ROARRHGHHHH....

__ADS_1


suara Auman seekor naga besar yang turun dari atas Langit.


Juli yang merasakan aura naga itu pun tersenyum menyeringai.


"Akhirnya datang juga kadal kecil ini."ucap Juli tersenyum tipis.



{Ilustrasi Naga yang dibilang oleh Velgrynd di bab sebelumnya yang dimana naga ini adalah peliharaan dari peringkat ke-7 dari 10 Chaos Legion.}


aura level naga itu membuat seluruh pasukan yang berada disana merasa tertekan.


aura level naga itu berlevel 457.800.000.


lalu terdengar suara dari naga itu berbicara.


"Dewa Zeus dan para bangsa iblis segera tarik mundur pasukan kalian. lalu serahkan masalah ini pada kami."ucap naga itu.


anak-anak Juli yang mendengar itu pun segera ingin mengehentikan para pasukan dewa Zeus dan bangsa iblis.


tapi mereka ditahan oleh Juli.


lalu Juli pun berkata.


"Tahan. jangan ada yang maju, ayah baru saja melihat sekilas masa depan bahwa musuh kuat akan segera tiba."ucap Juli serius.


anak-anak Juli yang mendengar itu pun sangat terkejut karena baru ini mereka melihat ayahnya seserius ini menghadapi musuh.


"Baik ayah."ucap anak-anak Juli.


Juli pun mengangguk dan berkata.


"Kalian juga segera tarik pasukan kembali. serahkan masalah disini pada ayah saja."ucap Juli.


anak-anak Juli yang mendengar itu terkejut dan Raphael berbicara.


"Kenapa ayah?."ucap Raphael.


Juli pun berkata.


"Tidak apa-apa. ayah hanya ingin berbicara beberapa hal dengan mereka."ucap Juli.


"Tapi ay-" Ai ingin berbicara tapi langsung dipotong oleh Juli.


"Apa kalian ingin membantah ayah kalian sekarang?."ucap Juli serius.


anak-anaknya hanya menggelengkan kepala.


Juli yang melihat itu pun tersenyum tipis dan berkata.


"Lakukan perintah ayah."ucap Juli.


"Baik ayah."ucap anak-anak Juli.


anak-anak Juli pun juga mundur bersama para pasukan.


Aoi dan Tamiko yang berada di kerajaan EXODIA pun juga disuruh kembali oleh Juli.


setelah mereka semua kembali dan hanya menyisakan Juli saja.


Juli pun tersenyum tipis dan berkata.


"Ayah tidak bisa mengatakannya, bahwa musuh yang akan datang saja ayah tidak bisa melawannya."ucap Juli tersenyum sedih.


lalu Juli pun berkata dengan System.


"System segera segel dimensi ku. jangan sampai dari mereka ada yang keluar dan hancurkan semua batu teleportasi yang dimiliki oleh semua orang di dimensi ku, lalu aku meminta belikan 10.000 dungeon tingkat Legenda dengan rata-rata monster berlevel 20.000.000 -> 150.000.000 taruh di dimensi ku dan ubah waktu disana seperti di dunia luar."ucap Juli serius.


[Ding!!! permintaan sedang diproses.


1%...


3%...


5%...


10%...


50%...


90%...


99%...


Completed.


permintaan telah dilakukan.] ucap System.


Juli hanya mengangguk dan berkata.


"letakkan dungeon itu disaat selesai pertempuran ini."ucap Juli tersenyum tipis dan nampak dari raut wajahnya ia sedikit sedih.


'Apa aku bisa selamat dari mereka semua? apa bila aku lari maka dunia SANCTUARY akan dihancurkan.' batin Juli.


lalu Juli menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan nya secara perlahan.


"Baiklah hidup atau mati setelah ini. itu adalah urusan belakangan, untuk sekarang lebih baik menyambut para tamu spesial."ucap Juli tersenyum menyeringai.


sebenarnya dari penglihatan Juli menggunakan Eyes of the lord God adalah dalam 10 menit kedepan para anggota 10 Chaos Legion akan datang menghampiri Juli untuk membunuhnya.


maka dari itu Juli menyuruh anak-anak nya kembali dan menyegel dimensinya agar tidak dilacak oleh anggota 10 Chaos Legion.


tiba-tiba Juli merasakan aura yang sangat kuat menuju ke arahnya.


'Sial bahkan 4 orang dari mereka berada di atas level 870.000.000, bila begini maka aku akan mati dengan level ku yang hanya berada di level 816.900.000.' batin Juli was-was dan tersenyum menyeringai.


lalu dihadapan Juli ada 10 orang yang memiliki aura mengerikan.


Juli yang melihat itu pun tersenyum menyeringai dan berkata.


"Akhirnya datang juga kalian 10 Chaos Legion."ucap Juli tersenyum menyeringai.


Bersambung...


***


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.

__ADS_1


see you next time dan bye bye.


__ADS_2