Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
7. STATUS PAHLAWAN DAN KERIBUTAN DI ISTANA


__ADS_3

"HAAAAAAAA.....APA APAAN INI? KENAPA STATUSKU LEMAH?"kata Juli syok dan kaget.


JULI TIDAKLAH MENYADARI BAHWA DIA BAKAL DIHINA LEBIH PARAH KARENA STATUSNYA YANG LEMAH.


*****


"Astaga....kok bisa gini sih?" kata Juli frustasi."kalo gini bisa-bisa aku dihina lagi,, hmmm.... maksudnya tersegel itu apa yaa? terus Murid dari para dewa terkuat apaan lagi dah itu? emang ada yaa dewa terkuat?"batin Juli karna terlalu banyak hal yang tidak dipahami dari statusnya.


saat Juli sedang pusing dengan Status nya Juli tidaklah menyadari bahwa ada orang yang sedang me mata-matai dirinya.


"anak ini misterius kenapa Status nya seperti itu bahkan itu lebih lemah dari pada anak kecil umur 12 tahun, emang dia pintar dia mencari informasi dunia ini sendiri tanpa menanyakan pendapat orang lain. dan anehnya kenapa Status nya ada tulisan tersegel? dan apa-apaan dari title nya itu? apa dia murid dewa kuno yang ada dalam sejarah itu?" batin Assassin itu sambil terus memperhatikan Juli dengan ekspresi wajah yang berubah-ubah setiap menit.


memang status di dunia ini bisa diliat orang lain apa bila pemilik Status tidak menyembunyikannya, karena Juli hanya membaca tentang cara baca status tanpa menyembunyikan jadi wajar apa bila Assassin itu mengetahui status Juli.


"kurasa ini harus ku beritahu yang mulia, anak ini menarik tidak ada salahnya mengikuti dia" kata Assassin itu pelan kerena dia adalah perempuan jadi wajar bila menyukai sesuatu yang menarik.


Kembali ke Juli yang saat ini sedang pusing memikirkan Status nya, "haaa...yaa sudah lah tidak apa-apa kan aku bisa usaha menaikan level ku dan tentang masalah skill bertarung kurasa itu bisa ditutupi dengan keahlian Kendo ku dulu" kataku untuk mengembalikan semangat ku yang hilang tadi.


Juli dulu adalah seorang ahli Kendo bahkan sudah menjuarai lomba Kendo internasional pada umur 7 tahun sebelum dia mengalami suatu kecelakaan yang menyebabkan fisiknya lemah. julukan Juli waktu itu adalah "CHILD MASTER KENDO" yang artinya anak master Kendo. diberikan julukan itu kerena ayahnya dulu adalah seorang master Kendo yang di takuti bahkan ayahnya banyak menciptakan teknik-teknik pernafasan.


"yosshhhaaa...jangan berkecil hati kalo di saat-saat seperti ini bilang ibu" kata Juli dengan penuh tekad.


ketika Juli sedang asyik mengingat gerakkan-gerakkan Kendo nya dulu dia dikejutkan dengan suara ketukan pintu.


TOKK...TOKK...TOKK...


"iyaa siapa disana?" kata Juli sedikit berteriak dan berdiri dari duduknya.


"saya pelayan yang disiapkan yang mulia raja untuk membantu anda tuan" suara anak kecil itu dari sebrang pintu.


"haaa...kok suara anak kecil? apa pelayan yang disiapkan untuk ku anak kecil?" batin Juli kerena dia bingung dan segera menjawab " ahhhh...iyaa saya buka kan pintu dulu tunggu sebentar" jawab Juli lalu ke pintu untuk membukakan pintu.


CLEKKK....


Pintu terbuka lalu aku melihat ke arah seorang gadis kecil yang berumur sekitar 7 tahunan dan memiliki rambut panjang sepinggang dan mata berwarna biru.



"permisi tuan pahlawan saya adalah maid pribadi anda, perkenalkan nama saya Ai " jawab gadis kecil itu yang bernama Ai.


"ehhhhh...iyaa nama saya Yuuzaki Juli ,, ai bisa panggil kak yuu / kak Juli, gak usah panggil tuan pahlawan yaa" ucapku sambil mengelus kepalanya kerena aku merasa aneh kenapa anak kecil segini disuruh kerja jadi maid? apa raja tidak tau kalo ada anak kecil.


"baiklah tu- ehh kak yuu" jawab ai sambil malu-malu.


"xixixixi...Ai kalo malu lucu juga, kalo boleh kak yuu tanya boleh? emang Ai udah jadi maid dari dulu ato baru aja?" tanya ku karena aku merasa kasian melihat anak kecil disuruh kerja kaya pembantu dan lagian aku tidak butuh maid karena aku udah biasa mengerjakan pekerjaan rumah sendiri.


"Ai baru ini kak kerja jadi pelayan soalnya kakak Ai sakit, karena Ai takut kakak nya Ai dipecat jadi Ai pergi gantikan kakak tapi kakak gak tau kalo ai gantikan kakak" ucap ai sedih karena kakak nya sakit.


"owhhh...gitu kakak kira kamu dipaksa kerja oleh paman Philips,, okeh lah kalo gitu nanti kita jenguk kakak nya Ai ya?" ucap ku karena aku juga pengen jalan-jalan di kerajaan ini.


"ehhhh...paman? kak yuu kok manggil raja paman ? apa kak yuu keluarga raja?" ucap ai polos dan itu sangat lucu aku jadi teringat adik ku waktu kecil dulu.


"bukan, kakak bukan keluarga raja tapi kakak cuma suka panggil paman aja karena kalo pake yang mulia raja / raja yang agung itu terlalu ribet" ucap Juli yang tidak menyadari bahwa dia nanti juga di panggil seperti itu oleh bawahannya.


"owhh gitu...oiyaa Ai hampir lupa tadi Ai di kasih tau maid yang lain,, semua pahlawan disuruh kumpul di aula raja" ucap Ai sambil muka polosnya yang sedang memikir.


"owhh okeh kak siap-siap dulu Ai bisa duduk di kasur kakak" ucap ku sambil menarik tangannya masuk.


"ehhhh...kak yuu Ai gak mau nanti dimarahin sama raja" ucap Ai takut.


"gak apa-apa nanti kakak yang ngomong ke paman" ucap ku lalu menggendong dia ke kasur lalu aku pergi ke kamar mandi.


"iyaa kak makasih yaa kak" ucap Ai sambil tersenyum manis.


aku yang melihat itu hanya mengangguk lalu pergi siap-siap.setelah beberapa lama Juli sudah selesai siap-siap yang hanya pake kemeja putihnya dan celana sekolah nya yang hanya berwarna hitam. yang membuat Ai melihat nya kaget karena Juli sangat tampan dengan rambut hitamnya.


"keren" ucap Ai pelan yang di dengar Juli.


"HEIII kau anak kecil pintar juga memuji yaa" kata Juli lalu menarik pipi Ai lalu keluar kamar sambil menggendong Ai di tangannya.


" kak yuu turunin Ai nanti Ai dimarahin raja sama maid yang lainnya karena tidak sopan" ucap Ai takut dan malu.


"tidak apa-apa gak usah takut ada kakak yang jaga" kata Juli lalu berjalan di lorong istana yang dilihat oleh maid lainnya.


"ehhh itu kan Ai kenapa dia bisa di gendong gitu yaa?" ucap maid yang melihat Juli dan Ai jalan bersama seperti ayah dan anak.


" iyaa cocok banget yaa kaya anak dan ayah" ucap maid satu nya.


" diam nanti di dengar loh" ucap maid yang ada di belakang mereka.


aku yang mendengar itu hanya tersenyum aja lalu berjalan ke arah aula yang sudah ada di depan ku. " kalo misalnya kakak nya Ai yang kerja emang kedua orang tua Ai kemana?" tanyaku mungkin ini agak gak sopan tapi aku ingin tau kenapa malah anak yang kerja.


" kedua orang tua Ai mereka berdua sudah gak ada, mereka meninggal waktu serangan monster di kerajaan ini" ucap Ai sedih dan ingin nangis.


" maaf yaa kakak udah ingatin Ai hal yang menyakitkan" ucap ku sedih karena dia sama seperti aku yang tidak miliki kasih sayang orang tua diusia kecil.


" iyaa gapapa kak, lagian Ai ada kakaknya Ai yang Ai anggap ibu sendiri" ucap Ai tersenyum manis dan melupakan hal yang menyakitkan tadi.


"owhhh gitu yaaa...gimana kalo kakak jadi ayahnya Ai? mau gak?" tanya ku ke Ai.


Ai yang mendengar itu pun kaget dan tiba-tiba nangis " Iyaa kakak boleh jadi papa Ai,, makasih pa" ucap Ai nangis dan memeluk leher ku.


"iyaa Yoshi...Yoshi...diam yaa anak papa kan pintar,, udah diam sudah yaa kita udah di depan aula nanti kalo nangis mukanya gak keliatan cantik lagi" goda ku ke Ai.


"gapapa yang penting ada papa yang dekat dengan Ai" ucap Ai tersenyum manis.aku yang melihat itu hanya tersenyum lalu mengelus kepalanya.


lalu kamu berdua pun sudah sampai di depan aula, " TUAN PAHLAWAN YUUZAKI JULI TELAH TIBA" Ucap penjaga di depan aula. lalu aku mendengar suara dari dalam dan menyuruh kami masuk.


" silahkan tuan pahlawan raja sudah menunggu didalam" jawab penjaga yang tadi. aku melihat itu hanya tersenyum dan " Terimakasih " sambil membungkuk sedikit karena ada Ai di gendongan ku.


penjaga yang melihat itu kaget dan " tuan angkat kepala anda, ini sudah manjadi tugas kami" ucap penjaga panik.


" tidak apa-apa, tidak ada salahnya membungkuk untuk mengucapkan terima kasih" ucap ku lalu masuk ke dalam aula.


penjaga yang melihat ku berkata seperti itu hanya tersenyum " sungguh pemuda yang sangat baik tidak seperti yang sebelumnya" ucap penjaga itu lalu mengingat hal tadi.


FLASHBACK ON


" silahkan tuan yang mulia raja sudah menunggu didalam" ucap penjaga itu sambil membungkuk ke arah teman-temannya Juli yang dimana disana ada ketua kelas dan Akira.


" yaa sudah seharusnya orang rendahan seperti mu menunduk didepan ku,, kalian hanyalah sampah Dimata ku" ucap Akira angkuh dan di ketawain oleh teman-temanku lalu menatap penjaga itu dengan tatapan jijik.


" ayo sudah kita masuk nanti semakin lama disini semakin terkena kita baunya orang sampah" ucap ketua kelas dengan tatapan menghina.


penjaga itu hanya diam karena bila melawan dia akan dibunuh oleh raja dan bangsawan yang licik yang ada disini " kelakuan mereka seperti para bangsawan yang licik semoga aja nanti mereka dapat balasan nya" batin penjaga melihat teman-teman Juli memasuki aula.


FLASHBACK END


" kurasa tidak lama lagi pemuda itu akan menata kasta di dunia ini" ucap penjaga itu yang dimana ucapannya adalah memang nyata yang dimana dimasa depan nanti tidak ada yang namanya lagi bangsawan yang ada hanya raja yang memimpin suatu negara.


CLEKKK....


Juli menjadi perhatian disana ketika memasuki aula karena penampilannya yang di bilang tampan ditambah dengan rambut hitamnya yang menambah kesan elegan, dan mengendong Ai yang dimana Ai adalah gadis kecil yang imut dan manis.


"seperti biasa nak Juli kau selalu membuat kejutan" ucap raja Philips tersenyum, dia sudah di beri tahu semuanya tentang Status Juli dan masalah Juli di dunia sebelumnya, bahkan raja kaget karena Juli mempunyai title yang hanya cerita nenek moyang mereka dan tidak ada yang mempunyai title itu kecuali 1 orang dan itu adalah YUUZAKI JULI.


Kembali ke cerita "tidak ada yang spesial paman aku hanya seperti ini aja" ucapku melihat raja Philip dan aku bingung melihat teman-teman laki ku pada melihat seorang gadis di samping raja dengan mata jelalatan.


raja yang melihat aku bingung melihat gadis yang di sebelahnya dengan pandangan datar tidak seperti teman-teman ku pun tersenyum tipis.


" Jadi nak Juli perkenalkan disebelahnya ratu Arin ini adalah anak ku satu-satunya " ucap raja tersenyum penuh makna. ratu yang melihat raja lalu dia melihatku dengan pandangan datar pun kaget dan tersenyum tipis.


" ayo Natasha perkenalkan dirimu ke nak Juli " ucap raja melirik ke anaknya. anak nya pun bingung karena kenapa ayahnya di panggil oleh paman oleh anak ini terus kenapa ayahnya memanggil namanya bukan seperti yang lainnya di panggil tuan pahlawan dan nona pahlawan.


"ahh iyaa ayah... Perkenalkan nama saya adalah NATASHA DE EXODIA , saya juga murid inti dari academi Barbara" ucap Natasha dengan tersenyum manis dan sedikit membungkuk.

__ADS_1


yang dimana membuat semua orang kaget karena baru ini putri Natasha tersenyum kepada orang kecuali orang tua nya biasanya dia bakal dingin dan cuek bahkan perkenalan sebelumnya ke teman-teman Juli dia tidak senyum. raja dan ratu yang melihat anaknya seperti itu sedikit tersenyum.


" owhh iyaa perkenalkan juga nama ku YUUZAKI JULI" ucap ku datar dan menurunkan Ai lalu aku jongkok sambil memeluk Ai karena aku cape berdiri.


semua orang yang melihat itu kaget dan para bangsawan yang licik pun berkomentar dengan berteriak "dasar tidak tau sopan santun kau tidak menghargai putri Natasha" ucap Viscount yang sebelumnya mencari masalah.


aku yang melihat itu pun hanya diam dan menatap dia datar lalu aku berkata "bukannya kau yang tidak sopan yaa?berteriak disaat putri perkenalan diri dan di depan raja kau berteriak" ucap ku datar sambil mengelus kepalanya Ai.


bangsawan yang mendengar itu pun kaget dan melihat ke arah raja dan raja sudah menetap nya tajam dengan aura nya yang di tergetkan ke dia. " benar yang di katakan nak Juli kau yang tidak sopan disini, apa kau ingin duduk atau keluar sekarang?" tanya raja dengan suara menakutkan.


orang-orang yang disana pun terduduk dan ada yang pingsan karena aura raja kecuali aku yang melindungi Ai dengan tubuh ku dan sedikit organ dalam ku terluka.


" bukannya paman terlalu berlebihan? disini ada anak kecil loh paman" kataku kesal karena Ai ketakutan. raja yang mendengar itu pun langsung menarik aura nya dan minta maaf ke pahlawan yang lain.


Ai yang melihat ku mengeluarkan darah pun berteriak histeris "PAPA ADA DARAH KELUAR DARI MULUT MU" teriak Ai dan nangis.


"ahhhh...maaf-maaf papa gak kenapa-napa kok ini cuma bir yang tadi papa minum terkeluar" ucap ku bohong. " yakin papa gak apa-apa?" tanya Ai.


"jelas lah papa ini kan kuat ,, kamu liat paman-paman yang pake baju berlebihan itu aja pingsan sedangkan papa mu hanya muntah, hebat kan" ucap ku tersenyum dan menahan sakit.


raja yang melihat itu pun langsung " Tabib tolong" kata raja. setelah itu tabib mengobati ku dan aku sehat kembali. Natasha yang melihat aku terluka pun marah ke ayah nya " ayah bukannya kamu berlebihan lihat lah sampai ada yang terluka" kesal Natasha.


raja yang di marahin anak nya pun hanya minta maaf dan tersenyum kecil karena anaknya gak pernah seperti ini, ratu pun yang hanya melihat dari tadi hanya tersenyum tipis.


NATASHA DE EXODIA adalah orang yang dingin dan cuek terhadap orang lain bahkan ke keluarganya sendiri kecuali ke Ayah dan ibu nya, memiliki rambut berwarna putih dan mata putih ke pink-pink dengan kulit nya yang putih pucat yang membuat dia menjadi elegan dengan sifatnya yang dingin dan cuek.



ketika semua sudah kembali seperti biasa. tiba-tiba Alice mendatangi Juli dengan muka kesal dan sedikit syok lalu dia berkata "YUUUUU-KUNNNN.....APA MAKSUDNYA ANAK INI MEMANGGIL MU P-A-P-A? " tanya Alice dengan kesal dan menekan kata papa. yang lain mendengar itu pun juga ikut penasaran terutama raja dan ratu. yang paling parah adalah Natasha dengan sedikit aura dingin nya keluar.


"kenapa emang? dia memang anak ku namanya YUUZAKI AI" ucap Juli dengan posisi masih memeluk Ai dengan jongkok dan Ai yang mainin rambut Juli.


Alice yang mendengar itu pun kaget karena Ai sudah memakai nama marga keluarga ku " kapan Juli kamu melakukan itu" tanya Alice malu dan kesal.


" melakukan apa? aku hanya dikamar dan tiba-tiba Ai ke kamar ku jadi maid pribadi karena dia gantikan kakaknya yang sakit terus aku angkat dia jadi anak ku" ucap Juli menjelaskan.


Alice dan yang mendengar itu pun paham dan mulai tenang, " Ai perkenalkan nama kakak NAKIRI ALICE kakak adalah calon istri papa mu" ucap Alice dengan malu-malu dan itu membuat semua orang kaget terutama Natasha.


"Haaaaa.... apa-apaan kamu Alice sejak kapan kamu jadi calon istri ku?" tanyakan dengan datar dan sedikit kesal.


"barusan aja emang kamu gak dengar harus kah aku teriak" ucap Alice malu.


"terserah kamu aja" jawab ku karna kalo ku lawan bakal makin panjang.


Alice yang mendengar aku berkata seperti itu hanya mengangguk penuh kemenangan seperti menjuarai lomba lari 100 kilo meter. teman-teman Juli pun kaget mendengar itu dan hanya diam tapi tidak dengan 2 orang , Yap itu adalah ketua kelas dan Akira.


"sialan kamu Juli tunggu saja kamu nanti ku balas" batin Akira.


"liat kamu Juli, ku jadikan kamu tumbal nanti pas latihan dihutan" batin ketua kelas. kerena emang nanti para pahlawan latihan dihutan death forest bagian luar {nanti saya jelaskan tentang hutan death forest}


Natasha yang mendengar itu pun ikut maju juga dan berkata dengan keras " PERKENALKAN NAMA SAYA NATASHA DE EXODIA SAYA JUGA ADALAH CALON TUNANGAN TUAN JULI" ucap Natasha dengan lantang dengan menahan malu.


disini pun menambah semua orang makin kaget dan syok bagaimana bisa tuan putri mereka mengklaim kalo dia adalah calon tunangannya Juli. raja yang melihat itu hanya tersenyum berbeda dengan ratu Arin " sungguh anak ku sangat berani bersaing, semangat putri ku" kata ratu Arin pelan yang di dengar raja.


berbeda dengan Juli dan Alice mereka berdua lebih syok apa lagi Juli Karena mereka baru aja kenal " putri Natasha kalo bercanda sungguh tidak asyik" ucap Alice merasa ini hanya canda.


" iyaa-yaa aku setuju sama kamu Alice putri Natasha bercanda nya gak seru" ucap ku karena aku gak percaya.


"TIDAK, AKU SERIUS DAN AKU GAK BERCANDAAAAAAAAAAAAAAAAAA....." teriak Natasha dengan muka serius dan lantang.


aku yang melihat itu hanya menutup kuping Ai karena putri Natasha terlalu nyaring teriaknya. lalu aku melirik ke arah raja dan ratu mereka hanya mengangguk saja seolah berkata "kami mendukung Putri kami, semangat kami titip kan putri kami" begitulah ketika aku melihat mereka. lalu aku menatap Alice dan Natasha berdebat.


"Bisakah kalian tenang? kita disini berkumpul karena hal penting jadi mohon kalian berdua tenang" ucap ku dingin dan kesal.


mereka berdua pun langsung diam saling membuang muka. aku yang melihat itu hanya membuang nafas pasra "haaaaaa.... terserah kalian aja mau apa, aku tidak melarang kalian mau sama aku ato tidak. intinya kalian berusahalah untuk dapat hati ku karena aku tidak langsung setuju untuk kalian manjadi istri ku" kataku kepada mereka berdua.


raja yang melihat itu tersenyum lalu berkata " nak Juli di dunia ini diijinkan poligami loh jadi kenapa gak kamu terima aja mereka berdua" ucap raja dengan nada menggoda.


aku yang mendengar raja berkata seperti itu menatap dia datar karena dia berbicara dengan nada seperti cewek yang lagi menggoda. lalu aku melihat Alice dan Natasha yang tersenyum bersama dan menatap ku, aku yang melihat itu memiliki perasaan tidak enak.


"yaa aku setuju dengan Alice" ucap Natasha tersenyum seperti Alice.


aku yang melihat mereka pun berkata " mending gak usah, karena Status ku ini bahkan lebih lemah dari anak kecil" jawab ku dengan nada serius karena aku tidak mau mereka kenapa-napa.


mereka semua yang mendengar itu pun kaget kecuali raja karena dia sudah tau tapi dia tersenyum karena dia merasa tau apa makna dari maksud status Juli dan Ai karena dia tidak tau apa-apa hanya mainin rambut ku.


" cukup sampai disitu dulu pembahasan nya, mari kita bahas itu lagi nanti dengan orang yang bersangkutan, selanjutnya saya mengumpulkan para pahlawan disini karena ingin melihat status setiap pahlawan" ucap raja lantang.


para pahlawan hanya mengangguk tersenyum ada yang takut status nya jelek, ada yang tersenyum jahat yaa sapa lagi kalo bukan Akira and the geng yang ingin menghina Juli.


aku yang mendengar itu hanya terdiam karena aku tau apa yang selanjutnya terjadi tapi aku akan melawan karena fisik ku sudah sehat bahkan lebih kuat setelah disembuhkan oleh tabib tadi.


"baik para pahlawan cara melihat status adalah dengan cara membayangkan sebuah bilah status didepan anda dan ucap kan "STATUS" "ucap raja lantang lalu para pahlawan mencobanya.


tiba semua teman-teman Juli teriak bahagia karena level mereka rata-rata berlevel \=500 ,, sedangkan untuk 3 orang yang paling tinggi yaitu ketua kelas,, Akira ,, dan Alice.


status Akira


...STATUS PLAYER...


...NAMA ; TATSUMI AKIRA...


...RAS ; HIGH HUMAN...


...GANDER ; PRIA...


...LEVEL ; 1000...


...HP ; 500.000...


...MP ; 250.000...


...JOB SPESIAL ; DIVINE KNIGHT...


...SKILL ; HOLY SLASH {LVL.19} , SPEED UP {LVL.8} , BREAKSAKER {LVL.12} , LEVEL UP X5 , ELEMEN API {LVL.12} , ELEMEN CAHAYA {LVL.13} , INVENTORI...


...TITLE ; HERO SUPER KNIGHT , DAPAT BERKAH DARI DEWA ARES , HERO LEADER...


"Woahhhhhh...Akira memang hebat sih dari dulu jadi wajar kalo dia adalah pemimpin para pahlawan" ucap teman-temanku memuji Akira.


"wahhh Akira makin tampan dan keren yaa" jawab seorang gadis dikelas ku yang tergila-gila lihat Akira.


"jelaslah aku hebat kamu kira siapa aku" ucap Akira sombong dan menatap aku dengan penuh tantangan.


ketika akira sombong ketua kelas pun ikut berteriak keras karena status nya juga tinggi.


statu Rey


...STATUS PLAYER...


...NAMA ; REY...


...RAS ; HIGH HUMAN...


...GANDER ; PRIA...


...LEVEL ; 1000...


...HP ; 500.000...


...MP ; 200.000...


...JOB SPESIAL ; DIVINE LANCER...


...SKILL ; HOLY SPEAR {LVL.12} , ATTACK 2X {LVL.7} , BREAKSAKER {LVL.10} , LEVEL UP X5 , ELEMEN AIR {LVL.11} , INVENTORI....

__ADS_1


...TITLE ; HERO SUPER LANCER , DAPAT BERKAH DARI DEWA POSEIDON , WAKIL HERO LEADER...


"Woahhh ketua kelas juga tinggi status nya sudah ku duga dari dulu kalian berdua memang hebat" ucap pemuda dari geng mereka yang sengaja begitu.


"iyaa ketua udah kuat terus tampan lagi ahhhh... aku jadi pengen kekasihnya" ucap gadis dari kelas ku.


"kalian bisa aja" ucap ketua pura-pura rendah hati biar bisa dilirik oleh putri Natasha tapi sayangnya Natasha dia main bersama Ai dan aku.


lalu aku melihat Alice mengucapkan Status nya dan semua orang juga kaget melihat mana Alice lebih tinggi dari pada yang lain nya.


status Alice


...STATUS PLAYER...


...NAMA ; NAKIRI ALICE...


...RAS ; HIGH HUMAN...


...GANDER ; WANITA...


...LEVEL ; 1000...


...HP ; 200.000...


...MP ; 350.000...


...JOB SPESIAL ; DIVINE GRANDMAGE...


...SKILL ; FIRE BALL {LVL.15} , ROCKER {LVL.10} , WATER HEALING { LVL.12} , DRAGON WIND {LVL.14} , LEVEL UP X7 , INVENTORI....


...TITLE ; HERO SUPER MAGE , DAPAT BERKAH DARI ALAM , MASTER OF MAGE , MASTER ELEMEN FIRE...


para penyihir yang melihat status Alice pun menunduk hormat karena TITLE nya yang Master Of Mage. " hormat kepada Master Mage" ucap para penyihir dan healer.


"wahhh coba kamu liat skill Alice tinggi-tinggi semua di banding kan Akira dan ketua kelas" ucap seorang gadis dikelas ku.


" yaaa...itu adalah Status wanita tercantik disekolah kita jadi wajar" ucap seorang pemuda yang jadi fans fanatiknya Alice.


aku yang melihat mereka semua hanya tersenyum karena aku yang paling lemah di bandingkan mereka. Natasha yang melihat aku tersenyum pun berkata " kenapa kamu tersenyum darling?" tanya Natasha yang buat aku menatap dia datar.


"kenapa kau memanggilku darling?" tanyaku datar.


"jelaslah karena aku ini tunangan mu darling" jawab Natasha kesal.


" yayaya sembarang kamu aja malas debat" ucap ku kepada Natasha dan Natasha hanya tersenyum lalu ikut jongkok disebelah ku dan Ai.


tiba-tiba Akira pun mendatangi ku dan berkata " oiiiii.... orang lemah mana STATUS mu, jangan bilang Status mu hanya sampah dan takut dihina" jawab Akira dengan menatap ku rendah.


aku yang melihat itu pun kesal dan berkata "apa urusan mu dengan status ku yang lemah TUAN PAHLAWAN YANG KUAT" Kata ku dan berdiri menyuruh Ai dengan Natasha.


"Natasha kamu bilang kamu calon tunangan ku kan? jadi jangan menyesal setelah melihat status ku dan bisakah aku menitipkan Ai dulu? " kata ku lalu aku melihat Status ku yang hanya bisa dilihat oleh ku karena tadi aku sudah bertanya ke Natasha waktu para pahlawan mengecek status mereka.


setelah aku melihat status ku lalu tersenyum, aku mendengar Natasha berkata "baiklah aku memang calon tunangan mu bahkan kau sendiri sudah bertanya maka jawaban iyaa aku memang tunangan mu sekarang, dan masalah Ai serahkan saja ke aku, aku tau apa yang ingin kau lakukan dan apa kau butuh pedang kayu?" tanya Natasha ke arah ku dan tersenyum, aku hanya mengangguk lalu dia mengambil pedang kayu di penyimpanan nya dan memberikan ku. {orang yang sudah berlevel di atas 100 sudah memiliki penyimpanan}


aku pun mengambil pedang kayu itu lalu melihat ke arah Natasha dan Ai yang sudah menjauh, lalu aku menatap Akira dengan tajam " apa kau ingin liat status ku yang lemah ini? " kata ku.


Lalu aku berkata status


...STATUS PLAYER...


...NAMA ; YUUZAKI JULI...


...RAS ; HUMAN {TERSEGEL}...


...GANDER ; PRIA...


...LEVEL ; 1...


...HP ; 100/100...


...MP ; 50/50...


...JOB ; ??? {TERSEGEL}...


...SKILL ; PERNAFASAN API , PERNAFASAN AIR , PERNAFASAN PETIR . {SKILL YANG ANDA MILIKI HANYA SEMENTARA KARENA ANDA BELUM BERLATIH DENGAN DEWA KUNO SINTING}...


...TITLE ; MASTER OF KENDO , PARA DEWA KUNO TERKUAT SEDANG MENUNGGU ANDA UNTUK MELATIH ANDA, MURID PARA DEWA KUNO TERKUAT....


orang-orang yang disana pun tertawa lantang mulai dari teman-temanku, para bangsawan yang licik karena mereka tidak tau makna TITLE ku, dan para penjaga yang tidak tau apa-apa. berbeda dengan raja, ratu , Natasha , dan para bangsawan yang baik kepada Kerajaan. karena mereka sudah diceritakan nenek moyang mereka dan itu jadi turun temurun.


"hahahaha.... apa-apaan itu Status mu, bahkan lebih kuat anak umur 10 tahun mereka sudah berlevel 15 sedangkan kau? hahahaha..." ucap Akira menghina ku dan aku jadi bahan tawaan.


lalu aku berkata dengan dingin "sudah selesai ketawa nya?" aku menatap tajam Akira dengan memegangi pedang kayu dan gaya seperti memegang katana.


Akira yang melihat ku seperti itu pun hanya tertawa karena dia tidak tau siapa aku sebenarnya waktu kecil. raja yang melihat ku hanya diam aja karena dia ingin melihat teknik ku.


berbeda dengan para Jenderal mereka tau gaya yang aku gunakan karena teknik ini adalah teknik pahlawan kuno 1000 tahun yang lalu. dan pahlawan kuno itu adalah ayahnya Juli sendiri.


Jenderal yang melihat itu pun panik dan berteriak " tuan Juli mohon jangan dilanjutkan ato tuan Akira akan terluka" teriak jenderal panik. raja yang tau maksudnya Jenderal hanya berkata "cukup Jendral biarkan saja ini juga sebagai pelajaran untuk yang lainnya karena jangan pernah sombong apabila memiliki status tinggi" kata raja dan Jendral yang mendengar itu hanya diam dan tersenyum karena dia juga setuju.


"hahahah apa yang kau lakukan pahlawan terlemah?" tanya Akira dengan tawa.


lalu aku berkata dengan pelan "Pernafasan petir : Bentuk Ke-empat ; petir panjang " Ucap Juli lantang waktu berbicara bahasa Jepang.


seketika di sekeliling Juli pun petir keluar dengan sangat banyak dan menjalar ke segala sisi para Mage pun langsung melindungi para bangsawan dan para pahlawan yang jauh dari Akira, semua orang pun kaget dengan jurus yang ku keluarkan karena petir yang keluar bukan berwarna kuning tapi berwarna hitam dan merah yang dimana bagi para Mage itu ada lah elemen tertinggi di elemen petir.


Akira yang melihat itu pun menjadi pucat Pasih dia tidak menyangka bahwa orang yang dibully nya selama ini kuat dan di belakang Akira ada ketua kelas yang juga ketakutan.


sewaktu petir sudah banyak yang keluar Juli pun berkata pelan lagi "Pernafasan petir : bentuk ke-lima ; petir panas " Ucap Juli lantang lagi. seketika itu juga petir yang menjalar langsung menjadi panas lalu menjalar ke arah Akira dan ketua kelas dan mereka berdua berteriak kesakitan "ARKKHHHHHHHH.....SAKITTT PANAS" Ucap Akira dan ketua kelas berteriak sakit karena jurus yang dikeluarkan Juli adalah teknik yang mengeluarkan petir dan mejadi kan petir panas untuk menyerang organ dalam musuh.


setelah itu Akira dan ketua kelas pingsan dan mengalami luka dalam yang parah dan raja yang melihat itu pun tersenyum tipis dan berkata " cukup, para healer dan tabib tolong bawa mereka ke ruang kesehatan lalu obati mereka" ucap raja.


setelah itu aku pun kembali tenang dan mengambil nafas dalam-dalam melirik ke arah Natasha yang jalan ke arah ku bersama Ai. lalu aku tersenyum ke arah mereka berdua.


"woahhhhhh....papa sangat kuat, papa Ai memang hebat" ucap Ai lalu ingin memeluk tapi sebelum memeluk ku aku tersenyum dan pingsan.


"Darling hei Darling kenapa heiiiii...." teriak Natasha karena panik. lalu raja berkata " tidak usah panik nak, itu adalah hal wajar Juli pingsan karena dia masih lemah dan mengeluarkan teknik pahlawan kuno" ucap raja tersenyum dan mengingat pasangan pahlawan kuno yang sangat kuat bahkan dewa pun takut dan tiba-tiba raja terkejut dan tersenyum lalu di berkata dalam hati "apakah ini kebetulan atau memang dia anak nya? bahkan nama marga nya sama, kalo tidak salah nama pahlawan kuno itu adalah YUUZAKI NASA DAN YUUZAKI TSUKASA".


setelah itu raja tersenyum dan menyuruh Natasha , Ai ,dan Alice bawa Juli ke kamar Natasha " Natasha , Nona Alice , dan haruskah aku memanggil cucu ku Ai?" tanya raja ke Ai karena anaknya adalah calon tunangan Juli dan Ai adalah anak Juli jadi harusnya itu menjadi cucu raja.


" ayah harus memanggil Ai cucu ku karena dia juga bakal menjadi anak ku" kata Natasha tegas.


"baiklah Natasha, Nona Alice bawa Juli ke kamar Natasha untuk beristirahat dan untuk Ai sini bermain bersama kakek dan nenek" ucap raja tersenyum ke arah Ai.


dan ratu yang mendengar itu pun langsung berdiri dan berlari ke arah Ai dan berkata "akhirnya aku ada cucu yang manis,, Ai ayoo main sama nenek dan kakek" ucap ratu sambil memeluk Ai.


raja yang melihat itu hanya tersenyum dan melihat Jendral mengangkat Juli ke kamar Natasha. di aula tersisa raja dan ratu yang sedang bermain bersama Ai di kursi dan para bangsawan , dan para pahlawan.


"untuk yang masalah tadi jadikan lah pelajaran karena level tidaklah menentukan kekuatan seseorang, yang menjadi patokan adalah diri kita sendiri dan SKILL kita" ucap raja dengan lantang dan tegas.


****


***SEKIAN DULU CERITA NYA MAAF YAA KALO JELEK DI CHAPTER INI SOALNYA BINGUNG MAU BUAT KAYA APA.


JANGAN LUPA KOMEN BUAT KASIH SARAN YAA


DAN JANGAN LUPA


-LIKE


-VOTE


-SHARE


TUNGGU YAA KELANJUTAN NYA DAN BYE BYE***

__ADS_1


__ADS_2