Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
62. Persiapan seluruh Pasukan dan pergi ke kerajaan Boswer


__ADS_3

Keesokan harinya setelah pesta pernikahan....


Tokkkk....Tokkkk....


"Sayang bangun ini sudah pagi. waktunya sarapan, yang lainnya sudah menunggu dibawah." ucap istri Juli yaitu Fu Hua.


Juli yang mendengar itu pun bangun dan dia melirik ke sebelah nya ada salah satu anaknya yaitu Laffey.


"Baik. aku dan Laffey akan turun, kalian bisa tunggu sebentar." ucap Juli.


"Baiklah sayang. jangan-jangan lama nanti keburu makanannya dingin." ucap Fu Hua lalu pergi.


"Iyaa sayang." ucap Juli.


lalu Juli pun membangunkan Laffey.


"Heiiii....gadis kecil anak ayah. waktu nya bangun sarapan." ucap Juli sambil mencolek pipinya Laffey.


Laffey pun yang merasa di ganggu tidurnya pun terbangun dan mendengar suara ayahnya.


"Ayah apa ini sudah pagi? Laffey masih mengantuk." ucap Laffey.


Juli hanya mengangguk dan berkata.


"Ini sudah pagi Laffey. waktunya sarapan, ibu mu semuanya menunggu dibawah." ucap Juli.


"Ayo kita mandi dulu baru turun." ucap Juli.


laffey hanya mengangguk dan Juli pun membawa ke kamar mandi.


sedangkan disisi ruang makan semua istri serta anak Juli sudah menunggu dimeja makan.


"Fu Hua apa suami sudah bangun?" ucap Alice.


"Sudah Alice. sayang berkata ia akan segera turun." ucap Fu Hua.


Alice dan istri Juli yang lainnya mengangguk dan mengobrol sambil menunggu suami mereka.


setelah mereka menunggu 15 menit akhirnya suami mereka turun bersama anak nya.


"Maaf membuat kalian menunggu. Laffey waktu dimandikan malah tertidur." ucap Juli sambil menggendong Laffey di belakangnya yang sedang tertidur.


istri Juli hanya mengangguk dan tersenyum kecil ketika melihat Laffey yang sedang tertidur.


"Maaf suami merepotkan mu untuk menjaga Laffey." ucap Bronya.


Juli hanya menggelengkan kepala dan berkata.


"Tidak masalah. Laffey juga anak ku jadi tidak apa-apa bila aku menjaga nya." ucap Juli tersenyum.


Bronya hanya mengangguk dan tersenyum kecil.


"Baiklah Mama dan ayah sudah mengobrol nya? Tamiko sudah lapar." ucap Tamiko lemas.


"Baiklah waktunya kita makan." ucap Juli.


"Selamat Makan." ucap mereka semua.


mereka pun makan dalam keheningan dan Juli juga menyuapi Laffey.


setelah selesai makan Juli pun bertanya.


"Dimana ayah dan ibu Natasha?" ucap Juli.


"Ayah dan ibu sedang berkeliling untuk melihat perkebunan dan pertanian darling." ucap Natasha.


Juli pun hanya mengangguk dan berkata.


"Baiklah setelah ini aku akan mengumpulkan pasukan untuk berlatih di dungeon. Dan kalian akan ikut berlatih juga bersama para pahlawan." ucap Juli.


para istri Juli hanya mengangguk dan tersenyum.


setelah itu mereka pun pergi ke daerah rumah para pasukan Juli yang berada dibawah gunung.


saat sampai disana Juli dan para istrinya disambut oleh pasukan Juli.


"Selamat datang Tuan dan Nyonya besar." ucap pasukan Juli membungkuk.


Juli dan para istrinya hanya mengangguk dan Juli menyuruh mereka berkumpul untuk membahas hal yang ingin dia katakan.


setelah menunggu 30 menit seluruh pasukan Juli berkumpul yang berjumlah lebih dari 10 juta orang.


Juli yang melihat itu pun mengangguk dan berdiri di hadapan para pasukannya.


"Terimakasih untuk kalian semua. dan saya akan memberikan beberapa tugas untuk kalian semua,




Untuk pasukan Pria diwajibkan berlatih di dungeon rank Legenda bersama bawahan saya yang bernama Kuro dan Gabil.




Untuk pasukan wanita akan berlatih bersama dengan anggota Dead end di dungeon Rank SSS.




Untuk pasukan pertama saya yang berjumlah 500.000 kalian akan diangkat menjadi pasukan Elite yang berada di garis terdepan dan kalian diwajibkan menaikkan level minimal 20.000.000.




itu saja tugas kalian untuk saat ini karena kalian akan berlatih di dungeon selama 13.000 tahun dan sisanya kita akan berkerjasama untuk membangun wilayah ini menjadi kerajaan lalu mempersiapkan untuk peperangan melawan pasukan bangsa iblis yang di pimpin oleh The Seven Commandments yang dibantu oleh pasukan para dewa. Ingat saya ingin kalian menjadi sekuat mungkin agar salah satu dari kita tidak ada yang mati ataupun terluka akibat perang, karena kita disini keluarga tidak ada perbedaan. bila 1 terluka maka semua maju, Ingat itu dan camkan." ucap Juli dengan tegas dan aura seorang penguasa yang secara tiba-tiba keluar disaat dia sedang serius ataupun tegas.


para pasukan Juli yang mendengar itu pun menjadi kagum terhadap tuan besarnya.


"SIAP MENJALANKAN TUGAS TUAN BESAR."ucap seluruh pasukan Juli bersemangat.

__ADS_1


Juli yang mendengar itu pun tersenyum dan berkata.


"Setelah kalian berlatih aku akan memberikan kalian sebuah hadiah." ucap Juli.


para pasukan Juli semakin bersemangat mendengar itu dan mereka akan bersungguh-sungguh disaat latihan nanti.


"Baiklah kalian bisa menyiapkan kebutuhan kalian selama 2 hari dan setelah itu kalian bisa berangkat berlatih." ucap Juli.


setelah itu Juli pun pergi ke arah bawah gunung bersama dengan istri dan anaknya.


saat sampai di bawah gunung Juli pun berkata pada Rapunzel.


"Rapunzel belikan 1.000 dungeon Rank SSS dan 2.000 dungeon tingkat Legenda. lalu perluas dimensi ini menjadi 1000x lipat dari besar dimensi yang sekarang." ucap Juli.


Rapunzel pun mengangguk dan memulainya.


[Tuan rumah membeli 1.000 dungeon rank SSS dan 2.000 dungeon tingkat Legenda dengan harga 890 miliyar.


memperluas dimensi 1000x lipat seharga 100 triliun.


sedang memproses...


1%..


15%...


29%...


67%...


89%...


99%...


Completed permintaan telah di laksanakan.]


setelah itu muncul sebuah menara yang sangat tinggi di setiap bawah gunung yang dimana itu adalah dungeon.


Juli pun berfikir sejenak dan berkata lagi.


"Rapunzel belikan ayah 3.000 pasukan berlevel 25.000.000 untuk menjaga setiap pintu masuk dungeon dan beri di hutan Monster berlevel 500.000 -> 3.000.000 untuk para pahlawan berlatih disana kalo bisa Monster yang dibunuh bisa kembali hidup lagi di tempat berbeda." ucap Juli.


Rapunzel hanya mengangguk dan memproses permintaan Juli.


[Membeli 3.000 Pasukan berlevel 25.000.000 harga 30 miliyar.


membeli 10 juta Monster berlevel 500.000 -> 3.000.000 harga 150 miliyar.


permintaan sedang di proses.


1%.


46%..


78%..


98%..


100%..


lalu muncul 3.000 pasukan berlevel 25.000.000 yang terdiri dari 1.500 pria dan 1.500 wanita dan mereka berlutut dihadapan Juli.


"Salam kepada Tuan dan Nyonya besar." ucap seluruh pasukan itu.


Juli Mengangguk dan berkata.


"Kalian membuat kelompok menjadi 1.500 kelompok dengan 2 orang di setiap kelompok untuk menjaga setiap pintu masuk dungeon." ucap Juli.


"Siap laksanakan perintah Tuan besar." ucap pasukan itu dan mereka langsung membagi menjadi 1.500 kelompok.


"Setiap kelompok menjaga 2 dungeon yang bersebelahan dan segera lakukan tugas kalian." ucap Juli.


"Laksanakan Perintah Tuan besar." ucap pasukan itu lalu pergi.


setelah pergi pasukan itu Juli melirik ke arah para istrinya yang kagum dengan Juli karena bisa memiliki pasukan yang sangat kuat dan setia.


"Baiklah waktunya berlatih. Rapunzel dan Tamiko kalian bantu para ibu kalian berlatih bersama para pahlawan dan Killua dan Raphael bantu kakak kalian Ai latih bertempur." ucap Juli.


"Terus suami dengan Laffey melakukan apa?" ucap Bronya.


Juli dan Laffey pun saling berpandangan dan tersenyum misterius.


"Tentu saja kami tidur" ucap mereka berdua bersama-sama.


para istri Juli dan anak-anaknya pun terkejut mendengar itu dan hanya menggeleng kan kepala saja.


"Baiklah lebih baik suami istirahat saja dahulu." ucap Bronya tersenyum manis


Juli hanya mengangguk dan berkata.


"Baiklah kalian berhati-hati lah saat berlatih dan semangat." ucap Juli lalu pergi bersama Laffey.


sebenarnya Juli dan Laffey tidak lah ingin tidur melainkan mereka akan ke kerajaan Boswer untuk menolong leluhur ras elf.


mereka telah melakukan rencana itu tadi malam.


tapi sebelum pergi Juli berkata pada anaknya Killua.


"Killua setelah 4.000 tahun kau temui ayah. kita akan menjalankan rencana kita untuk menyusup ke benua EVILLAND." ucap Juli sambil tersenyum menyeringai.


killua yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai juga dan berkata.


"Baiklah ayah. jangan tinggalkan aku yaa." ucap Killua.


Juli hanya mengangguk dan pergi.


setelah itu semua pasukan Juli berserta para pahlawan dan istri Juli mulai bersiap-siap untuk pelatihan Mereka selama 13.000 tahun.


bahkan raja dan ratu juga ikut berlatih bersama cucu mereka tapi mereka hanya berlatih selama 2.000 tahun saja dan kembali ke kerajaan.


sedangkan disisi Juli saat ini dia telah bersiap-siap bersama Laffey untuk pergi ke kerajaan Boswer.


"Laffey apa kau sudah siap nak?" ucap Juli.

__ADS_1


"Sebentar ayah Laffey masih memakai kaos kaki." ucap Laffey yang terlihat lucu saat memasang kaos kaki.


Juli hanya tersenyum dan mengangguk saja.


setelah mereka bersiap-siap Juli dan Laffey pun pergi bersama Akiho dan Akiha.


"kak Akiho dan Kak Akiha mendekat lah kita akan langsung berteleportasi di hutan dekat kerajaan Boswer." ucap Juli.


Akiho dan Akiha hanya mengangguk dan mendekat ke arah Juli.


untuk Akiho dan Akiha sudah Juli anggap sebagai kakak sendiri.


~Clinkkkk~


Juli pun berteleportasi ke hutan yang berjarak 5 km dari kerajaan Boswer.


setelah sampai Juli pun berbicara dengan Rapunzel melalui pikirannya.


'Rapunzel tolong buatkan ayah kartu tanda pengenal, lalu belikan kereta kuda dan 5 prajurit berlevel 850.000.'ucap Juli.


[Baik ayah. semua barangnya sudah di simpan di Inventory dan pasukan ayah bisa memanggil nya melalui portal.] ucap Rapunzel.


Juli hanya mengangguk dan mengeluarkan kereta kuda yang terlihat sangat mewah, bahkan milik kekaisaran saja kalah mewah.


Juli yang melihat itu pun mengangguk dan memanggil 5 pasukan melalui portal.


lalu keluar lah 5 prajurit yang berlutut di depan Juli.


"Baiklah salah satu dari kalian kendarai kereta kuda ini dan sisanya jaga disekeliling kereta kuda." ucap Juli.


"Baik Tuan besar." ucap prajurit itu dan melakukan tugas yang diberikan.


Juli pun menyuruh Akiho dan Akiha masuk kereta kuda dengan Laffey yang di gendong oleh Akiha.


setelah itu Juli pun juga masuk dan kereta kuda itu pun jalan menuju kerajaan Boswer.


mereka pun berjalan hanya memerlukan waktu 1 jam saja dan akhirnya sampai di gerbang masuk kerajaan Boswer.


ketika sampai di gerbang kereta kuda milik Juli pun ditanya dari kerajaan mana.


"Berhenti. kalian dari mana dan apa tujuan kalian datang ke kerajaan Boswer?." ucap prajurit itu yang terlihat sangat sombong.


ke-5 prajurit Juli yang melihat itu pun segera maju dan menodongkan pedang mereka ke arah prajurit itu.


"Apa hak mu menghentikan kereta kuda milik Tuan kami?"ucap salah satu prajurit Juli.


"benar apa hak mu? bahkan kau terlihat sangat sombong sekali saat menghentikan kereta kuda milik Tuan kami." ucap prajurit Juli yang disebelah nya.


prajurit Boswer itu pun menjadi pucat ketakutan dengan prajurit Juli karena prajurit Juli mengeluarkan sedikit aura level Mereka.


"ma-ma-maafkan saya tuan. saya tidak mengetahui bahwa kereta ini adalah milik tuan besar anda." ucap prajurit kerajaan Boswer itu.


Juli yang terbangun dari tidurnya akibat masalah itu pun keluar dari kereta kuda.


"ada apa prajurit? kenapa kalian sangat ribut sekali?" ucap Juli sambil mengucek matanya karena masih mengantuk.


orang-orang yang ada di gerbang itu seketika terpesona dengan wajah Juli karena sangat tampan sekali.


"Maafkan saya tuan besar karena menggangu tidur anda. tapi prajurit ini mengehentikan kereta kuda dan sangat sombong dihadapan kami." ucap salah satu prajurit Juli menejelaskannya.


Juli yang mendengar itu pun maju dan berkata.


"Ohhhh...hanya sampah berani sekali sombong. apa yang kerajaan sampah ini berikan hingga kau berani sombong? apa kau diberikan wanita untuk memuaskan nafsu mu?." ucap Juli menatap prajurit kerajaan Boswer.


prajurit itu pun semakin menjadi takut dan berkata.


"Ma-ma-maafkan saya tuan. kami mengaku salah, jadi tolong jangan bunuh kami." ucap prajurit itu.


Juli yang mendengar itu hanya diam dan berkata dengan dingin.


"Aku bertanya apa kau diberikan wanita oleh raja bajingan mu itu untuk memuaskan nafsu mu?" tanya Juli dingin sambil mengeluarkan aura membunuh.


prajurit itu pun terduduk lemas dan berkata.


"Be-be-benar Tuan." ucap prajurit itu ketakutan.


Juli yang mendengar itu semakin geram dan bertanya lagi.


"Apa wanita yang kalian gunakan adalah anak para warga kerajaan ini?" ucap Juli dingin.


prajurit itu hanya mengangguk ketakutan.


Juli yang melihat itu semakin geram dan berkata pada prajuritnya.


"Bunuh dia sekarang." ucap Juli lalu pergi memasuki kereta.


prajurit Juli yang mendengar itu pun langsung melesat menebas prajurit yang ada di gerbang masuk kerajaan Boswer.


SLASHHH....


semua kepala prajurit kerajaan Boswer lepas dari tubuhnya.


para penduduk yang melihat itu sangat senang karena ada dari mereka anaknya dijadikan korban.


"Terima kasih Tuan telah membunuh prajurit kerajaan ini." ucap seorang ibu-ibu yang menangis karena anaknya bunuh diri akibat stress setelah di perkosa oleh prajurit kerajaan.


begitu juga dengan penduduk yang lainnya.


Juli yang melihat itu pun hanya diam dan berkata pada Akiho dan Akiha.


"Kak Akiho dan Kak Akiha. setelah ini kita mencari penginapan sehabis itu kita menolong leluhur ras elf dan membawa seluruh penduduk kerajaan ini ke dimensi ku." ucap Juli.


"Kami terserah kau saja Juli." ucap Akiho tersenyum kecil.


Akiha hanya mengangguk dan mengelus rambut Laffey yang sedang tertidur.


Juli pun mengangguk dan tersenyum menyeringai.


'Waktunya pesta darah.' batin Juli.


Bersambung...


***

__ADS_1


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.


see you next time dan bye bye.


__ADS_2