Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
99. Menyelesaikan Dungeon Rank S


__ADS_3

sedangkan Juli saat ini berjalan keluar dari kerajaan ASURA, karena ia akan segera terbang menuju arah selatan untuk menyelesaikan Dungeon Rank S yang tiba-tiba saja muncul.


saat diperjalanan Juli melihat Sophia dan Shafa melihat-lihat sebuah boneka beruang yang besar di sebuah toko.


Juli yang melihat itu pun berkata.


"Apa kalian ingin Boneka itu?."ucap Juli tersenyum tipis.


Sophia dan Shafa seketika terkejut mendengar itu dan Sophia berkata.


"Tidak ayah, kami tidak menginginkan nya."ucap Sophie menyangkal nya dan Shafa mengangguk kepala.


tapi Juli tau bahwa anaknya itu sedang berbohong, dari sorot mata nya yang ingin sekali menginginkan Boneka itu.


Juli hanya melirik Sherly seolah-olah bertanya "Apa kau tidak pernah membelikannya suatu barang?".


Sherly yang paham itu pun mengangguk dan berkata.


"Aku tidak pernah membelikannya,karena uang kami sangatlah terbatas. aku juga hanya mendapatkan 100 koin emas dalam mengerjakan Misi dari Guild Petualang, dan Misi hanya akan ada 2 bulan sekali."ucap Sherly.


Juli pun mengangguk dan tersenyum tipis sambil mengelus rambut ke dua anaknya.


"Kalian Tunggu disini dulu yaa."ucap Juli.


Sophia dan Shafa hanya mengangguk lalu mereka menunggu bersama Sherly.


sedangkan Juli pergi menuju toko yang menjual boneka beruang itu untuk membeli kan anaknya.


setelah menunggu beberapa saat Juli Kembali dengan membawa 2 Boneka beruang besar di tangannya.


"Ambillah ini hadiah pertama dari ayah."ucap Juli tersenyum manis ke arah anaknya.


Sophia dan Shafa yang melihat itu sangat bahagia dan berkata.


"Terimakasih Ayah, kami pasti akan menjaga nya."ucap mereka bersama-sama.


Juli hanya mengangguk dan mengelus rambut anaknya.


lalu ia mendekat ke arah Sherly dan memberikan sebuah kalung indah yang ia beli dari System.


"ini pakailah, untuk mu hadiah pertama dari ku."ucap Juli.


Sherly yang melihat itu terharu karena baru ini ada yang memberikan ia Hadiah, bahkan keluarga dan Tunangan nya tidak pernah melakukan itu saat ia masih di kerajaan.


"Terimakasih atas hadiahnya."ucap Sherly tersenyum manis.


Juli hanya mengangguk dan berkata.


"Baiklah sini aku pasangkan."ucap Juli.


Sherly hanya mengangguk dan Juli pun memasangkan nya.


Juli yang melihat itu mengangguk puas dan berkata.


"Cocok, kau semakin cantik."ucap Juli tersenyum tipis.


Sherly hanya tersenyum tipis dan memeluk Juli.


Juli hanya mengelus rambut nya.


lalu mereka melanjutkan perjalanannya menuju Desa yang muncul nya dungeon rank S.


saat tiba diluar kerajaan Juli mengajak mereka terbang.


"Mendekat lah, aku akan membawa kalian terbang menuju ke sana."ucap Juli tersenyum tipis.


"Woahhhhhh.....apa ayah bisa terbang?."ucap Sophia dengan mata penuh harap.


Juli hanya mengangguk saja dan memeluk mereka bertiga.


Woshhhhhh.....


Juli terbang menggunakan sihir Element angin nya yang dimana ia membuat sebuah sayap.


saat di atas langit Juli menyuruh mereka membuka mata agar bisa melihat pemandangan yang ada di hadapannya.


"Wahhhh.... Sophia terbang hahahahah."ucap Sophia bahagia.


"Kakak lihat disana kerajaan yang kita tinggali."ucap Shafa menunjuk kerajaan ASURA.


sedangkan Sherly ia masih menutup matanya karena takut.


Juli yang melihat itu pun berkata.


"Tenanglah Sherly, kau tidak akan jatuh karena aku yang menjaga kalian."ucap Juli.


Sherly tetap tidak membuka mata nya dan memeluk Juli dengan sangat erat agar tidak jatuh.


Juli yang melihat itu hanya menggelengkan kepala dan melanjutkan perjalanan nya.


setelah menempuh jarah yang tidak terlalu jauh yang hanya memakan waktu 30 menit, akhirnya mereka tiba dan melihat banyak sekali Monster yang menyerang warga desa.


Juli yang melihat itu pun langsung melesat ke arah desa itu untuk menghentikan para Monster.


BOAMMMMMM....


Juli mendarat yang dimana membuat tanah yang ia injak hancur.


lalu Juli melihat Monster yang ada didepannya seperti seekor Naga tapi tidak memiliki sayap, atau bisa dibilang itu Wyvern.



{Ilustrasi Wyvern itu.}


Juli yang melihat jumlah Wyvern itu sangat banyak pun langsung segera menurunkan Sherly dan anaknya.


"Sherly, segera evakuasi para warga. Sophia dan Shafa tetap disini ayah akan memanggil pasukan bayangan ayah untuk menjaga kalian."ucap Juli tenang.

__ADS_1


Sherly hanya mengangguk.


"Keluarlah Wahai Prajurit Bayangan ku."ucap Juli.


lalu keluar 10 pasukan bayangan Juli yang berlevel 250.000.000.


"3 dari kalian jaga lah anak ku, dan sisa nya bantu calon istri ku mengevakuasi para warga."ucap Juli.


pasukan bayangan Juli hanya mengangguk dan segera mengevakuasi para warga.


"Sherly berhati-hatilah, bila kenapa-napa segera lari."ucap Juli serius sambil mengelus rambut Sherly.


Sherly hanya mengangguk dan tersenyum manis.


karena baru ini ada yang sangat mengkhawatirkan nya.


"Suami tidak perlu khawatir, aku pasti akan menjaga diri kok."ucap Sherly.


Juli hanya mengangguk dan melesat ke arah dungeon Rank S yang seperti tower.


"Tombak raja roh Basqias Bentuk ke-lima 'Increase'."ucap Juli.


lalu Tombak Basqias nya melesat membunuh para Wyvern yang sedang berterbangan hingga membuat Wyvern itu mati berjatuhan.


tidak Sampai disitu saja Juli juga menggunakan sihirnya..


"Mana Zone ; Spirit Storm." ucap Juli.


lalu ia memadatkan sihir Element angin nya hingga membentuk sebuah laser yang menghanguskan para Wyvern yang ada di hadapannya.


Wushhhh...


BOAMMMMMM..


sihir Juli melesat hingga menghancurkan sebagian dari Dungeon Rank S itu.


Sherly yang sedang fokus mengevakuasi para warga terkejut akibat melihat ledakan yang menghancurkan dungeon rank S itu.


"Apa itu ulah calon suamiku?."ucap Sherly bingung.


tapi ia melupakannya dan Kembali fokus mengevakuasi warga.


kembali ke sisi Juli saat ini.


Juli saat ini ia sedang tepat berada di pintu masuk dungeon Rank S.


tapi anehnya Juli tidak merasakan kehadiran Monster kuat yang ada hanya Monster Wyvern saja dalam jumlah 1.000 ekor.


Juli merasa aneh dan ia mendengar suara System.


[Ding!!! Peringatan Dungeon yang ada dihadapan tuan, bukanlah berasal dari dunia ini.


tapi dungeon ini dikirimkan oleh seseorang untuk menjajah dunia ini.]


Juli yang mendengar itu pun terdiam dan tiba-tiba dia tersenyum menyeringai.


"Ternyata ada orang dari luar dunia, sedang mengajakku bermain."ucap Juli tersenyum menyeringai.


Bukhhhhh....


Byurrrr....


Bukhhhhhh...


Byurrrrr...


Juli hanya memukul Wyvern itu dengan santai, tapi malah Wyvern itu mati hingga menjadi genangan darah.


Sherly pun yang sudah selesai mengevakuasi warga ingin mendatangi Juli tapi ia terdiam ketakutan karena melihat Juli dengan ganas dan mudah membunuh para Wyvern itu.


"A-a-a-apa ini kekuatan asli dari calon suamiku? bahkan kami para Rank Saint harus membutuhkan 5 orang untuk bisa melukai para Wyvern. tapi kenapa calon suamiku mudah sekali membunuhnya , seperti memukul tahu."ucap Sherly merinding ketakutan.


tidak sampai 10 menit Juli sudah membunuh semua Wyvern itu dengan mudah, bahkan ada yang ingin melarikan diri tapi Juli kejar dengan mudah lalu membunuhnya.


lalu Juli pun menghancurkan dungeon rank S itu hingga rata dengan tanah.


seusai itu ia menatap langit seolah-olah ia sadar ada yang sedang memantau nya dari jauh.


saat menatap langit ia tersenyum menyeringai dan mengirim transmisi suara.


'Aku menerima semua hadiah kalian kirim, bahkan bila kalian sendiri yang datang. karena aku Yuuzaki Juli tidak takut dengan organisasi kalian Villains World.'ucap Juli tersenyum menyeringai.


sedangkan disebuah ruang gelap ada seseorang yang melihat bola yang memperlihatkan Juli sedang membantai para Wyvern.


"Sepertinya ada seseorang yang berani melawan kita."ucap orang misterius itu.


"beritahu para anggota 10 Chaos Legion kita akan berkerja sama dengan untuk menguasai alam rendah di planet ke 9."ucap orang itu kepada bawahannya.


disisi Juli saat ini yang tau apa akan dilakukan orang itu pun bergumam.


'Ku tunggu kalian dalam 3 tahun di academi Barbara, karena kalian yang yang akan menyebabkan kekacauan di benua timur.'batin Juli.


lalu Juli Kembali ke tempat anaknya dan Sherly.


"Apa kalian baik-baik saja?."ucap Juli.


anaknya hanya mengangguk dan Sherly pun berkata.


"Kami baik-baik saja dan juga sepertinya suami akan kedatangan tamu dari luar dunia."ucap Sherly tersenyum tipis karena ia tau sapa saja musuh Juli karena Infomasi yang diberi Juli sebelumnya.


Juli hanya mengangguk dan berkata.


"Benar, maka dari itu kita tidak punya waktu. dan aku akan segera kembali ke academi Barbara untuk memberitahu teman-teman ku."ucap Juli tersenyum tipis.


Sherly hanya mengangguk dan berkata.


"Baiklah aku tau suami sibuk, jadi pernikahan kita laksanakan nanti saja bersama para calon istri mu yang lainnya."ucap Sherly tersenyum manis.

__ADS_1


Juli pun berkata.


"Baiklah aku akan menikahi kalian setelah Festival suci di Kekaisaran Hikari."ucap Juli.


lalu Juli mengajak mereka pulang ke Mansion milik Juli.


sedangkan disisi kelas E saat ini.


Zero dan teman Juli yang lainnya sedang duduk bersama.


lalu Zero pun berkata dengan serius.


"Sepertinya Ketua kelas abis membantai Monster di kerajaan ASURA, dan ia sedang menunggu kedatangan tamu istimewa."ucap Zero tersenyum menyeringai.


teman-teman Juli pun terkejut dan Kenzo bertanya.


"Apa yang dilakukan ketua kelas Zero?."ucap Kenzo.


Zero hanya mengangkat bahunya dan berkata.


"Tunggu saja nanti malam ia jelaskan disini, dan para wanita segera lah Kembali pulang. ini sudah waktunya pulang sekolah."ucap Zero.


para teman-teman Juli hanya mengangguk dan para wanita berpamitan untuk pulang.


disisi Juli saat ini.


Juli pun sampai di Mansion milik nya karena langsung berteleportasi.


saat tiba ia langsung masuk dan menjelaskan kepada Kirigiri dan Miya, siapa itu Sophia dan Shafa sebenarnya. dan menjelaskan bahwa Sherly adalah calon istri baru nya.


Kirigiri dan Miya pun paham semuanya lalu mereka langsung mengobrol berbagai hal terlihat bahwa Sherly diterima dengan tangan terbuka oleh para istri dan calon istrinya.


Juli senang melihat itu dan ia berencana kembali ke academi Barbara.


"Baiklah Kirigiri, Miya, dan Sherly. aku akan kembali ke academi Barbara karena malam ini aku akan menginap disana untuk mempersiapkan latihan kelas ku."ucap Juli berdiri pergi.


"Baiklah sayang jaga sampai telat makan yaa."ucap Kirigiri tersenyum manis.


"Hati-hati suami."ucap Miya.


"Dadah."ucap Sherly tersenyum manis.


Juli hanya mengangguk dan berpamitan kepada anaknya juga.


setelah itu ia langsung berteleportasi ke dekat pasar Kekaisaran karena ia ingin membeli pesanan Zero sebelumnya.


Juli membeli berbagai macam makanan ringan untuk ia makan bersama teman-temannya.


setelah itu ia langsung kembali ke academi Barbara dengan berteleportasi langsung di kelasnya.


Clingggg....


Juli tiba-tiba muncul di tengah-tengah Kenzo, Kenzi, dan Mirio yang membuat mereka terkejut.


"AAKHHHHH.....setan."ucap Kenzo dan Kenzi loncat kaget.


sedangkan Mirio ia diam saja tapi awalnya ia juga kaget.


"Haiii....maaf lama."ucap Juli tersenyum manis tanpa dosa.


Kenzo dan Kenzi pun kembali duduk setelah tau siapa yang datang.


"Kau membuat jantung ku hampir berhenti ketua kelas."ucap Kenzo menggerutu.


Juli hanya ketawa kecil dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Oiyaa dimana Zero?."ucap Juli.


"Saat ini ia sedang mandi dikamar nya."ucap Mirio sambil membersihkan disekeliling nya.


Juli pun mengangguk paham dan berkata.


"Baiklah sesuai makan malam kita akan berkumpul, karena ada hal yang ingin aku bicarakan."ucap Juli sambil pergi ke kamarnya.


"Baik Ketua kelas."ucap teman Juli bersamaan.


waktu pun berlalu, Juli dan teman-teman nya sudah selesai makan.


mereka saat ini sedang duduk-duduk di gazebo taman kelas E sambil menikmati suasana gunung dimalam Hari.


"Jadi Ketua kelas apa yang ingin kau bahas?."ucap Kenzi sambil memakan cemilan yang dibeli oleh Juli.


"Ini masalah pelatihan kalian, aku berencana besok setelah upacara penerimaan murid baru kita akan pergi ke suatu tempat untuk mencari senjata yang cocok untuk Kalian."ucap Juli yang dimana ia ingin mengajak teman-temannya pergi Kekaisaran Holy Britannian untuk mencari senjata kuat buat mereka semua.


"Setelah itu kita akan berlatih di suatu dungeon selama 14.000 tahun atau 2 bulan di dunia nyata sebelum acara turnamen academi Barbara dimulai untuk mencari kelompok yang akan mewakili acara festival Suci."ucap Juli ingin mengajak teman-temannya ke dungeon Rank SSS yang ia sudah beli di system dan sudah mengatur waktunya.


"jadi setelah upacara penerimaan murid baru kita akan pergi mencari senjata kalian, lalu selama 1 Minggu sebelum kita mulai pelatihan kalian akan beristirahat dirumah dan meminta ijin kepada orang tua masing-masing. tenang saja nanti aku akan menyuruh kepala academi Barbara untuk menemani kalian semua."ucap Juli tersenyum tipis.


teman-temannya hanya mengangguk dan Kenzo berkata.


"Baiklah tidak masalah, karena mau selama apapun itu kami akan menerima nya karena kami ingin menjadi kuat untuk melindungi keluarga kami."ucap Kenzo penuh tekad.


Kenzi dan Mirio Mengangguk setuju.


Juli hanya mengangguk dan tersenyum menyeringai karena ia akan keras melatih teman-temannya.


sedangkan teman-teman Juli tidak menyadari itu, hanya Zero yang tau tentang itu.


'anak ini pasti ingin menyiksa anak orang.'batin Zero sambil meminum teh nya.


lalu mereka mengobrol tentang berbagai hal terutama tentang informasi baru-baru ini.


mereka mengobrol hingga jam tidur tiba dan mereka beristirahat dikamar masing-masing.


Bersambung....


***

__ADS_1


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.


Next chapter mungkin pelatihannya akan di skip biar gak terlalu buang-buang waktu.


__ADS_2