
Time skip 1.900 tahun...
saat ini adalah hari terakhir Juli berlatih dengan Dewi Artemis di dimensi nya.
"baiklah itu adalah pelajaran terakhir yang bisa ku ajarkan. tidak ada yang bisa ku ajarkan lagi kepada mu, karena kau sudah bisa menguasai semua sihir"ucap Dewi Artemis.
"terima kasih Dewi Artemis karena kau telah melatih ku selama ini" ucap Juli sambil menundukkan kepalanya.
"tidak perlu berterima kasih, ini sudah menjadi jalan takdir ku untuk melatih mu. dan ingat gunakan sihir untuk membantu orang lain dan orang yang kau sayangi, jangan menggunakan sihir untuk pamer dan sombong. meski aku yakin kau tidak akan melakukannya tapi tidak ada salahnya mengingatkan nya lagi" ucap Dewi Artemis tersenyum bahagia karena baru ini dia mendapatkan murid yang sangatlah jenius.
"aku berjanji tidak akan melakukan itu. dan akan ku gunakan sihir ini sebaik mungkin" ucap Juli tersenyum tipis.
Dewi Artemis hanya mengangguk kepala.
"baiklah aku akan memberikan hadiah untuk mu karena telah melakukan pelatihan dengan baik selama ini" ucap Dewi Artemis sambil memberikan sebuah buku tua.
Juli yang melihat itu bingung dan bertanya "buku apa ini Dewi Artemis?" tanya Juli sambil melihat buku itu di tangannya.
"kau bisa membacanya nanti dan itu sangat berguna untuk mu" ucap Dewi Artemis, "baiklah mari kita keluar dari sini dan kau akan melakukan pelatihan dengan Tang Xu. dan ingat rencana kita yaa untuk memperlihatkan sihir yang kita pelajari" ucap Dewi Artemis dengan senyum licik nya.
"baiklah aku ingat mari kita keluar aku sudah bosan disini selama 3000 tahun" ucap Juli yang di angguki oleh Dewi Artemis.
lalu Juli dan Dewi Artemis pun sudah kembali ke kediaman Dewi Artemis setelah pergi selama 3000 tahun.
"akhirnya aku bisa menghirup udara disini lagi" ucap Dewi Artemis.
"baiklah Dewi Artemis sekali lagi terima kasih dan aku mau pulang dulu untuk beristirahat selama seminggu lalu berlatih lagi dengan dewa Tang Xu"ucap Juli lalu pergi.
Dewi Artemis yang melihat Juli pergi hanya tersenyum. 'tunggu saja kau Zeus dan Satan anak ini akan mengusir kalian dari tahta, terutama kau baji**an Yama' ucap Dewi Artemis pelan.
Sedangkan disisi hutan death forest...
saat ini sudah 3 Minggu sejak para pahlawan melakukan pelatihan bersama-sama yang sudah direncanakan waktu pertemuan sebelumnya.
para pahlawan dan prajurit dari kerjaan ASURA dan EXODIA sudah melakukan leveling di hutan luar death forest yang dimana hanya ada Monster berlevel rendah dan yang memiliki penguasa Monster level Rank A.
level rata-rata pahlawan dari kerajaan EXODIA adalah berlevel 7.000->8.000 dan untuk para pemimpinnya berlevel 10.000.
sedangkan untuk para pahlawan dari kerajaan ASURA / para teman lama Juli memiliki level rata-rata 10.000->11.000, dan yang memiliki level tertinggi adalah Asami, Akiko, dan Nana berlevel 14.000.
"sangat membosankan kapan ini akan selesai?" tanya Akiko datar.
"tenanglah Akiko-senpai, 1 Minggu lagi kita akan berlatih disini lalu kembali ke kerajaan ASURA" ucap Nana yang membantu mendorong Akiko supaya mau berjalan.
"benar Akiko yang dibilang Nana, dan bisa kau tidak mempersulit Nana? dia sudah lelah ditambah kau lagi malas jalan" ucap Asami kesal.
"aku terlalu malas, soalnya sudah lama aku tidak bertemu Aki-kun" ucap Akiko yang berjalan dengan lemas.
Asami dan Nana hanya menggelengkan kepala melihat sifat malas Akiko.
"Putri Natasha apa kau tidak apa-apa, tidak masuk ke academi? ini sudah sangat lama kau ijin?" ucap Asami sambil melirik Natasha yang dari tadi hanya memperhatikan.
"tidak masalah nona Asami, lagian aku salah satu anggota Trinity jadi bila tidak masuk gak di marahin" ucap Natasha sambil tersenyum kecil.
"sepertinya 10 anggota Trinity memiliki hak khusus disekolah, bila ada Yuu-kun pasti dia sudah menjadi ketua nya" ucap Asami, yang dimana ucapannya adalah kebenaran ketika para pahlawan masuk ke academi, nanti Juli merupakan murid terpenting di academi bahkan kepala sekolah akan menjadi pengikutnya.
Natasha yang mendengar itu hanya mengangguk kepala seolah berkata 'yaa aku tau itu karena darling adalah orang hebat'.
__ADS_1
sedangkan untuk Alice dan Rin mereka hanya berdiam dan mengangguk kepala saja mendengar kan. mereka sebelumnya sudah meminta maaf kepada Natasha dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi lalu Natasha memaafkan mereka berdua dengan syarat mereka harus menjadi kuat untuk melindungi Juli juga.{Note : cihhh mereka tidak tau MC kita yang gak masuk akal dengan bantuan anaknya sendiri}
****
disebuah benua yang sangat jauh dari benua timur yang ditempati para pahlawan.
Benua EVILLAND...
terdapat sebuah kerajaan yang sangat mengerikan bagi bangsa ras lain tapi tidak bagi ras demon, Vampire ,dan Undead.
didalam sebuah aula terbuka lah pintu yang menampilkan seorang mata-mata bangsa Demon.
"Lapor yang mulia. kami ingin memberikan laporan yang kami dapat" ucap mata-mata iblis itu sambil berlutut.
"berdiri lah dan jelaskan laporan mu" ucap seorang iblis yang duduk di kursi raja.
iblis itu memiliki 6 sayap kelelawar, memiliki badan setinggi 2.1 centi meter, badan yang berwarna hitam dan sedikit ada warna merah yang ada di sayap'nya dan bagian dada. mempunyai 2 tanduk besar ke arah bawah dan 4 tanduk kecil yang mengarah ke atas. Dia merupakan Kaisar dewa iblis yang memimpin ras Demon namanya adalah SATAN.
"baik yang mulia. selama hamba memata-matai kerajaan ras manusia yang berada di benua timur yaitu kerajaan EXODIA dan ASURA, hamba mengetahui bahwa mereka telah melakukan pemanggilan pahlawan dari dunia lain yang mulia. dan setiap kerajaan memanggil kurang lebih sekitar 28 orang yang mulia, lalu berita yang hamba dapat baru-baru ini yaitu iblis bangsawan LESSER milik Demon king Cayman telah dibunuh salah satu pahlawan. setelah petarungan itu anehnya pahlawan itu malah menghilang dan tidak diketahui publik, yang diketahui publik hanya yang membunuh iblis bangsawan itu adalah pahlawan yang bernama Akira dan Rey" ucap mata-mata iblis itu memperjelas kan.
"sial kenapa mereka memanggil pahlawan dari dunia lain. bila begini rencana kita menyerang benua timur dalam 3 bulan lagi akan ditunda." ucap kaisar dewa iblis Satan.
penasehat Satan yang melihat tuannya bingung pun berkata.
"yang mulia lebih baik rencana penyerangan benua timur di tunda lagi 4 bulan. jadi dalam 7 bulan lagi kita akan menyerang saat para Monster yang menyerang benua timur setiap 5 tahun sekali, dan disaat itu kita menyerang mereka pas di keadaan terdesak" ucap penasehat itu.
Satan yang mendengar ucapan penasehatnya terdiam lalu tersenyum penuh kemenangan.
"baik yang mulia hamba akan memberi tahu kepada pasukan dan iblis bangsawan greater demon" ucap penasehat lalu pergi.
Satan hanya mengangguk kepala lalu melihat ke arah mata-mata iblis itu.
"kau perhatikan lagi dan berikan aku laporan terbaru dan kau burung gagak yang memata-matai kami cepat pergi atau mati" ucap Kaisar dewa iblis Satan yang melihat ke arah gagak yang ada diluar jendelanya.
mata-mata iblis yang mendengar itu kaget karena tidak mengetahui bahwa ada yang memata-matai mereka.
"kau bisa pergi dan kali ini kau ku Maafkan karena membawa laporan yang bagus tapi jika di ulang kau membawa mata-mata lain maka saat itu kau ku bunuh" ucap Satan.
~Woshhhhh~
aura yang di keluarkan Satan kira-kira berlevel 150.000 yang dimana itu tingkat. Demon half God.
mata-mata iblis itu yang tersungkur karena dia tidak dapat menahan aura itu.
"Ma-ma-maafkan hamba yang mulia hamba tidak akan mengulanginya lagi" ucap mata-mata iblis itu lalu aura Satan menghilang dia pun menjadi lega.
"pergi kau sebelum aku berubah pikiran" ucap Satan.
"baik yang mulia hamba pamit undur diri" ucap mata-mata iblis itu.
setelah melihat mata-mata iblis itu pergi Satan pun kembali ke kamarnya saat dijalan di sempat berbicara.
'kalian tunggu saja para demon king lainnya aku akan menundukkan kalian dan menjadi Kaisar dewa iblis terkuat' ucap Satan pelan.
__ADS_1
dan Satan tidaklah mengetahui bahwa saat penyerangan nya nanti dalam 7 bulan ke depan akan gagal dikarenakan pasangan kakak beradik Monster yang akan mengacaukan tantanan dunia telah selesai dalam pelatihannya.
kembali ke sisi Juli saat ini.
Juli saat ini sedang dalam perjalanan menuju rumahnya dengan Dewi Clarisha. dan dalam perjalanan dia selalu mengobrol dengan ke dua anaknya.
'bagaimana Kabar Ai yaa? aku sangat rindu dengannya' ucap Juli pelan.
Raphael dan Rapunzel yang mendengar ayah berkata seperti itu menjadi bingung.
[ayah siapa Ai?] tanya Rapunzel.
"Ai merupakan salah satu anak ayah juga seperti kalian tapi dia berada di kerajaan ras Human di benua timur" ucap Juli.
[ayahh apakah dia kakak kami? bila iyaa maka bolehkah kami bertemu dengannya?] ucap Raphael semangat.
"kalian emang bisa bertemu dengannya? kan kalian ada di dalam kepala ayah?"tanya Juli.
[kami bisa keluar ayah tapi kami harus memiliki tubuh yang tidak memiliki jiwa ] ucap Raphael.
[benar apa yang dibilang kak Raphael ayah, kami harus memasuki tubuh yang tidak memiliki jiwa untuk bisa keluar dan masalah tubuh itu ayah bisa membelinya di Shop Rapunzel. tapi poin ayah belum cukup karena 1 tubuh seharga 100 juta poin shop] ucap Rapunzel.
"kenapa mahal sekali?" ucap Juli kaget.
[Itu sudah sesuai ayah dengan harganya karena tubuh itu juga akan menampung kekuatan kami berdua. dan asal ayah tau saat kami berdua memiliki tubuh kami juga bisa bertempur dan level kami berada di level 130.000] ucap Raphael.
"kenapa sangat kuat sekali kalian? kalo gitu baiklah nanti ayah akan membelinya untuk kalian di saat poin ayah cukup dan disaat ayah sudah kuat supaya ayah bisa melindungi kalian juga" ucap Juli tersenyum manis.
[terima kasih ayah kami akan menunggu nya] ucap Rapunzel.
[Iyaa terima kasih ayah kami akan menunggu itu selama apa pun] ucap Raphael.
lalu setelah itu Juli pun hanya berbicara dengan Raphael dan Rapunzel hingga sampai di depan rumah.
"sudah sangat lama sekali rasanya tidak melihat ini" ucap Juli lalu mengetuk pintu.
Tokkk....Tokkk...Tokk...
Lalu ada sebuah suara yang Juli kenal saat membuka kan pintu.
"tunggu saya akan membukakan pintunya" ucap suara perempuan.
CLEKKK....
setelah pintu terbuka terlihat lah seorang perempuan dengan berambut coklat yang sangat Juli kenali.
"ELENA? " ucap Juli kaget dia tidak menyangka bahwa adiknya ada di rumah istrinya dan dia kira adiknya masih berlatih dengan dewa Tang Xu.
"KAKAK? " ucap kaget Elena juga.
"ANATA? " terdengar suara gadis lain dari belakang Elena.
BERSAMBUNG....
GIMANA CERITANYA GAISS? MAAF YAA KALO JELEK.
JANGAN LUPA KASIH LIKE,VOTE,SHARE,DAN KASIH BINTANG 5 JUGA YAA.
__ADS_1
JANGAN LUPA DIKOMEN UNTUK KASIH AUTHOR SARAN.