
setelah setiap kubu mempersiapkan orang-orang yang mewakili tiap tim.
para perwakilan berbaris saling berhadapan.
sebenarnya ini seperti terlihat lolucon karena anak-anak Juli terlihat seperti anak yang baru saja belajar berjalan, sedangkan bangsa iblis mereka memiliki tinggi besar.
pas saling berhadapan anggota The Seven Commandments menatap anak-anak Juli dengan tatapan meremehkan.
"Apa kita akan melawan anak kecil ini?. kenapa kalian tidak memilih para wanita yang ada disana?."ucap Salah satu anggota The Seven Commandments yaitu Mospeet.
{Ilustrasi Mospeet}
lalu Iblis yang memiliki 4 meter pun berbicara.
"Benar. kenapa tidak memilih mereka saja? apa kalian takut kami membunuh para wanita?."ucap Iblis itu yang bernama Drole sambil tersenyum menyeringai.
{Ilustrasi Drole.}
Iblis yang disebelah Drole pun berbicara.
"Kan maniac wanita tersenyum menjijikan." ucap anggota The Seven Commandments yang disebelahnya Drole itu yang bernama Grayroad.
{Ilustrasi Grayroad.}
sedangkan iblis yang disebelahnya hanya diam saja, iblis itu bernama Fraudin.
{Ilustrasi Fraudin.}
dan disebelahnya Fraudin ada Gloxinia.
{Ilustrasi Gloxinia.}
sedangkan Galand hanya diam dan menatap Raphael dengan tatapan sengit.
dan perserta terakhirnya adalah dewa Ares yang sedang menatap Juli diam.
Juli pun maju dan berkata.
"Jadi siapa yang akan bertarung duluan?."ucap Juli bertanya.
Dewa Ares pun berbicara.
"Yang pertama dari kubu kami adalah Galand."ucap dewa Ares tenang.
Juli yang mendengar itu hanya mengangguk dan melirik ke arah Raphael lalu Juli berkata.
"Selesaikan dalam waktu 10 menit paling lama."ucap Juli tenang.
Raphael hanya mengangguk saja dan tersenyum menyeringai.
sedangkan perwakilan yang tidak ikut mereka disuruh mundur sejauh mungkin.
setelah semuanya mundur Juli membuat sebuah kubah menggunakan sihir perfect Cube nya agar tidak ada yang melakukan kecurangan.
disisi Raphael saat ini dia menatap Galand dengan tenang seolah-olah bukan hal sulit mengalahkan Galand.
"Khaa....khaaa...kita bertemu lagi gadis kecil,apa kau ingin melawan ku lagi seperti sebelumnya tanpa bantuan adik mu?."ucap Galand tersenyum sombong.
"Tidak perlu ada adikku. cukup aku saja sudah bisa mengalahkan mu dengan mudah."ucap Raphael tenang.
Galand yang mendengar itu hanya tersenyum sombong dan berkata.
"Kau cukup tenang juga gadis kecil. baiklah karena kau akan mati dengan mudah, aku akan memberikan kau kesempatan menyerang ku 1 kali."ucap Galand membusungkan dada nya seolah-olah Serangan Raphael tidak akan berguna.
Raphael hanya diam saja mendengar itu.
"silahkan pukul aku."ucap Galand tersenyum menyeringai.
Raphael hanya mengangguk dan mundur kebelakang.
setelah mundur beberapa meter Raphael seperti melakukan pemanasan.
Galand yang melihat itu pun berkata.
"Apa yang kau lakukan gadis kecil? tidak perlu banyak tingkah cukup serang aku saja sekuat tenaga mu. paling juga tidak akan berdampak pada ku."ucap Galand tersenyum.
Raphael hanya diam saja dan memasang sarung tangan tinju nya yang terbuat dari besi dan berbentuk Naga.
setelah memasangnya Raphael memasang kuda-kuda.
Galand yang melihat itu hanya tersenyum sombong.
Juli yang melihat ke 2 perserta telah siap dia pun memulainya.
"Baiklah duel hidup dan mati dimulai."ucap Juli tenang.
Raphael yang mendengar itu langsung menghilang dari tempatnya.
Galand yang melihat Raphael menghilang pun menjadi waspada karena ia tidak bisa merasakan hawa keberadaan dari Raphael.
'Dimana gadis kecil itu? kenapa tidak ada hawa kehidupan nya?.'batin Galand yang was-was.
tiba-tiba dia merasakan hawa keberadaan Raphael dari atasnya.
Raphael yang melihat itu hanya tersenyum dan berkata.
"Tinju ASURA gerakan Pertama ; Pukulan ganda." ucap Raphael.
Bukhhhhh....
Bukhhhhhh....
pukulan Raphael berhasil membuat Galand terpental sangat jauh hingga menabrak kubah yang Juli buat.
BOAMMMMMM....
ledakan akibat hantaman tubuh Galand yang membuat debu berterbangan di mana-mana.
Raphael yang melihat itu hanya diam saja karena tadi dia cuma mengeluarkan 10% Kekuatan fisiknya.
lalu ia melirik ke arah Galand yang bangkit kembali.
"Khaa...Khaaa...sudah ku duga kau memang lawan yang pantas untuk ku gadis kecil."ucap Galand tertawa bahagia.
Raphael yang mendengar itu pun merasa jijik dan menatap Galand dengan tatapan merendahkan.
Galand yang melihat itu pun berkata.
"Ada apa gadis kecil?"ucap Galand.
__ADS_1
Raphael pun akhirnya berbicara.
"Berhenti memanggilku gadis kecil. aku merasa mual ketika kau memanggilku seperti itu iblis tua yang menjijikkan."ucap Raphael menatap Galand jijik.
"Kau sombong sekali gadis kecil hanya bisa membuat ku terpukul saja hingga terlempar."ucap Galand.
Raphael hanya diam saja dan tidak berkata apa-apa.
"Baiklah sekarang giliran ku. maaf gadis kecil karena aku tidak ahli dalam tangan kosong maka aku akan memakai tombak ku."ucap Galand tersenyum menjijikkan.
Raphael yang mendengar itu hanya diam saja.
swoshhhhh...
Galand menghilang dari tempatnya dan langsung berdiri dihadapan Raphael.
lalu Galand pun mengucapkan teknik tombaknya.
"Zanbarazan."ucap Galand.
yang dimana serangan Tusukan tombak Galand sangat cepat untuk dilihat oleh mata telanjang bagi manusia ataupun ras lainnya.
tapi bagi keluarga Yuuzaki ini seperti jarum jam yang berdetak saja.
Raphael pun dengan mudah menghindari semua serangan itu.
2 menit berlalu.
Serangan yang dilancarkan oleh Galand tidak membuat luka sedikit pun ditubuh Raphael bahkan baju nya saja tidak robek sedikit pun.
Galand yang melihat itu pun sangat terkejut dan berkata.
"Kenapa salah satu dari 3 teknik terkuat ku tidak membuat mu terluka sama sekali?."ucap Galand emosi.
Raphael hanya mengangkat bahunya dan berkata.
"Karena kau lemah."ucap Raphael tenang dan maju menyerang Galand.
"Tinju ASURA gerakan ke-2 ; Merobek Dimensi." ucap Raphael.
Bukhhhhh...
Bukhhhhh...
SLASHHH....
pukulan yang dilancarkan oleh Raphael mengenai setiap titik vital Galand hingga membuat badannya terpisah dari setiap bagian.
pihak musuh yang melihat itu sangatlah terkejut karena gadis kecil itu dengan mudah memukul Galand hingga membuat Galand terpotong-potong.
"Si-si-siapa gadis kecil ini sebenarnya?."ucap Dewa Zeus yang dari tadi menonton.
"Saya juga tidak tau ayah. tapi bila kita biarkan gadis kecil itu akan membuat rencana kita gagal total."ucap dewa Ares yang dimana dia adalah anak dari dewa Zeus.
dewa Zeus mengangguk setuju.
sedangkan bangsa iblis mereka sangat terkejut dan kembali tenang.
tiba-tiba.
"Khaaa...khaaa....apa kau bodoh gadis kecil? kami bangsa iblis akan tetap hidup meski badan kami terputus, kecuali kau membunuh kami menjadi debu baru kami mati."ucap Galand yang dimana tubuh nya menyatu lagi.
Raphael hanya diam saja karena ia tau tentang itu lagian dia sengaja melakukan itu karena ingin melihat kekuatan Galand yang sebenarnya.
"Baiklah gadis kecil karena kau kuat maka aku akan mengeluarkan kekuatan asli ku. sebenarnya kekuatan ini ku simpan untuk melawan ayah mu tapi karena kau kuat maka tidak ada salahnya." ucap Galand.
ia pun langsung mengeluarkan kekuatan aslinya.
"Critical Over." ucap Galand.
tubuh Galand pun tiba-tiba menjadi lebih besar dan levelnya terus meningkat hingga berlevel 45.000.000 yang dimana sebelumnya hanya 29.700.000.
Raphael yang melihat itu pun tersenyum menyeringai karena ia merasakan akan menarik.
"Khaa...khaa...khaaa gadis kecil seperti nya kau harus mati disini. aku sungguh minta maaf bila membunuh mu dalam 1 serangan ku nanti."ucap Galand.
Raphael yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak perlu. lagian bukan aku yang akan mati."ucap Raphael tersenyum menyeringai.
Galand yang mendengar itu pun berkata.
"Bagaimana kita membuat taruhan?."ucap Galand.
Raphael yang mendengar itu pun tertarik dan berkata.
"Apa itu?."ucap Raphael.
Galand yang melihat Raphael nampak setuju pun tersenyum dan berkata.
"Tidak terlalu ribet. kita hanya perlu bergantian yang menyerang lalu bila mati ataupun kabur maka ia akan kalah."ucap Galand.
Raphael yang mendengar itu pun berkata.
"Apa kau yakin? nanti kau kabur."ucap Raphael tersenyum mengejek.
Galand yang melihat itu pun marah dan berkata.
"aku si Galand salah satu anggota The Seven Commandments yaitu Perintah Kebenaran tidak akan lari ataupun berbohong. bila aku berbohong maka aku akan terkena kutukan ku sendiri."ucap Galand sambil menunjuk ke arah langit.
Raphael yang mendengar itu pun semakin tersenyum dan berkata.
"Baiklah. sekarang adalah giliran mu menyerang."ucap Raphael.
Galand yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai dan berkata.
"Semoga kau tidak mati."ucap Galand.
Raphael yang mendengar itu pun tersenyum tipis dan bersiap-siap menahan Serangan Galand.
Galand pun mendekat ke arah Raphael hingga jarak mereka hanya 2 meter saja.
setelah itu Galand mengucapkan salah satu teknik terkuatnya.
"Bassari."ucap Galand.
arah Serangan tombak itu pun lurus seperti ingin memenggal kepala Raphael.
Swoshhhhh....
WOSHHHH....
BOAMMMMMM...
akibat serangan Galand membuat debu yang ada didalam kubah berterbangan hingga membuat orang-orang yang menonton bingung siapa yang akan jadi pemenangnya.
tapi untuk Juli dan anak-anaknya tersenyum menyeringai karena ia tau siapa pemenangnya.
sebelumnya debu itu menghilang tiba-tiba ada suara gadis kecil berbicara.
__ADS_1
"Ini kah serangan terkuat mu?."ucap suara itu yang tidak lain adalah Raphael yang sedang menahan tombak Galand menggunakan 2 jari nya saja.
Galand yang melihat itu sangatlah terkejut dan langsung mundur.
"ke-ke-kenapa kau tidak terluka? padahal aku sudah dalam mode berserker ku?."ucap Galand.
Raphael hanya tersenyum kecil dan berkata.
"Ntahlah mungkin saja tombak mu tumpul."ucap Raphael tersenyum manis.
Galand yang melihat itu pun sangat kesal dan berkata.
"Baiklah sekarang giliran mu untuk menyerang ku."ucap Galand.
Raphael hanya mengangguk dan berkata.
"Jangan lari yaa."ucap Raphael.
Galand pun berkata.
"Haa..untuk apa aku lari dari serangan mu dan sarung tangan tinju yang gambar naga kecil itu."ucap Galand mengejek Raphael.
Raphael yang mendengar itu pun berkata.
"Naga kecil yaa?berani sekali kau mengejek sarung tangan tinju pemberian mama ku Fu Hua, apa kau ingin mati?."ucap Raphael dan mukanya terlihat menyeramkan.
sedangkan disisi Juli saat ini.
"Mampus dia ngolok Raphael lagi?."ucap Juli memukul keningnya.
"Tamatlah itu iblis Tolol. udah tau kalo barang pemberian dari mamanya bila diejek maka kakak Raphael akan sangat marah." ucap Ryuu sedikit merinding.
Juli dan anak-anaknya yang lain mengangguk setuju dan mereka berdoa untuk iblis itu supaya mati dengan tenang.
kembali ke sisi Raphael saat ini.
Raphael sudah memasang kuda-kuda nya.
Raphael mengucapkan teknik bela diri terkuatnya yang diajarkan oleh Fu Hua.
"Tinju Amarah Naga Kaisar ; Tinju pemusnahan."ucap Raphael emosi.
saat ini Raphael sangat kesal dengan iblis yang ada dihadapannya.
Galand yang melihat itu pun mulai bersiap-siap untuk menahan serangan dari Raphael.
tiba-tiba setelah Raphael mengucapkan teknik nya di atas langit tiba-tiba terbelah dan keluarlah bayangan seekor naga putih mirip seperti perubahan Naga Juli tapi bedanya naga ini seperti naga China.
Galand yang melihat itu seketika seluruh tubuhnya gemetaran.
"I-i-i-ini kekuatan nya bahkan bisa menghancurkan ku dari tadi. ternyata dari tadi dia hanya bermain-main dengan ku."ucap Galand yang gemetaran.
Galand pun Kembali sadar dan ingin lari dari sana.
Raphael yang melihat itu pun berkata.
"Dasar iblis bajingan. setelah kau mengejek pemberian mama ku kau ingin lari?"ucap Raphael kesal.
Galand pun tidak memperdulikan Raphael dan lari.
saat lari dia mendengar suara Gloxinia.
"Galand kenapa kau lari? bila kau lari maka kau akan terkena kutukan mu sendiri."ucap Gloxinia berteriak.
Galand yang mendengar itu pun teringat tentang kutukan dari Perintah Tuhan yang dimilikinya.
tapi ia terlambat diatas langit tiba-tiba ada petir yang menghantam tubuh Galand hingga merubah nya menjadi batu.
Raphael yang melihat itu pun tersenyum menyeringai dan menyerang Galand yang sudah menjadi batu.
BOAMMMMMM....
ledakan akibat dari teknik Raphael yang membuat tubuh Galand yang telah menjadi batu hancur lebur hingga menjadi debu.
setelah itu Raphael pun berkata.
"Berani kau melawan ku maka hanya ada kematian di depan mata mu."ucap Raphael tenang sambil menatap bekas ledakan barusan.
Juli dan anak-anaknya yang lain melihat itu tersenyum tipis.
lalu Juli pun maju dan berkata.
"Pemenangnya adalah Yuuzaki Raphael."ucap Juli mengumumkan pemenang nya.
sedangkan Raphael hanya mengangguk dan tersenyum kecil.
Raphael pun kembali ke tempat adik-adiknya yang lain berada.
Juli pun berkata.
"Baiklah ronde ke 2 akan dimulai 5 menit lagi. jadi persiapkan setiap perwakilan masing-masing."ucap Juli.
untuk pihak musuh saat ini mereka semua kena mental karena melihat kekuatan Raphael barusan.
"Anak kecil itu sangat berbahaya. kita harus menyingkirkan nya secepat mungkin."ucap Dewa Zeus yang mulai was-was.
dewa Ares hanya mengangguk dan berkata.
"Serahkan pada ku ayah. setelah ini aku akan membunuh mereka semua."ucap Dewa Ares memasang muka yakin tapi hatinya tidak yakin.
sedangkan setiap kerajaan yang menonton itu bersorak gembira karena pihak dari kubu Manusia menang.
"Sungguh cucu ku kuat sekali."ucap Ratu Arin bersemangat menonton pertandingan Raphael barusan.
raja Philip hanya mengangguk dan berkata.
"Mereka memang hebat seperti ayahnya."ucap raja Philip.
kembali ke sisi Juli saat ini.
"Baiklah waktu 5 menit telah berlalu Sekarang akan memasuki ronde ke 2."ucap Juli.
"Silahkan perwakilan nya maju ke atas arena."ucap Juli.
setiap perwakilan pun maju dan terlihat bahwa perwakilan dari kubu musuh adalah Mospeet.
dan kubu Manusia adalah Rapunzel.
setelah semua siap Juli pun berkata.
"Ronde ke 2 dimulai."ucap Juli.
Bersambung...
***
jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye.
__ADS_1