Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
57. Awal Ragnarok dan datangnya Nanatsu no Taizai


__ADS_3

5 Hari kemudian...


saat ini para pahlawan, murid-murid academi dan prajurit telah kembali dari leveling di pusat inti death forest.


level mereka meningkat sangat pesat terutama para pahlawan.


level rata-rata pahlawan berlevel 267.000 -> 295.000, dan pemimpin mereka berada di level 310.000 -> 320.000.


untuk para murid-murid academi level rata-rata mereka 120.000 -> 180.000.


untuk anggota 10 Trinity level terendah berada di level 340.000 dan tertinggi 370.000.


lalu untuk guru-guru academi berlevel 290.000 -> 315.000.


untuk kepala academi Barbara berlevel 390.000, kepala academi Knightley berlevel 365.000, dan kepala academi Magician berlevel 370.000.


Untuk para raja sendiri. Raja Arthur 285.000, Raja baltra 279.000, Raja Leo 270.000, dan Raja Philip 265.000. untuk raja kerajaan Boswer dia tidak ikut karena dia tidak perduli dengan kerajaan nya.


bahkan Kaisar Sirozuna juga ikut menaikkan level dan ia berada di level 395.000.


untuk level rata-rata prajurit berlevel 130.000 -> 170.000 dan para Jendral berada di level 255.000.


Peningkatan level mereka sangatlah gila dikarenakan mereka siang dan malam selalu diharuskan untuk membunuh Monster berlevel tinggi dan tidak boleh beristirahat.


tapi dari semua jerih payah mereka akhirnya mereka memiliki kekuatan yang sangat kuat.


saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang ke kerajaan masingmasing untuk beristirahat 1 hari dan mempersiapkan pasukan selama 1 hari juga.


beberapa hari yang lalu Rapunzel memerintahkan mereka untuk bersiap di kerajaan masing-masing saja dan masalah garis terdepan serahkan pada pasukan Juli bersama para pahlawan.


dan semua kerajaan menyetujui itu terutama para pahlawan yang sangat setuju karena ini merupakan misi mereka dipanggil ke dunia itu.


untuk Akira dan Rey mereka berdua selalu diam saja tapi dari lihat raut wajah mereka, semua yakin bahwa Akira dan Rey memiliki dendam terhadap Elena.


kembali ke cerita.


sedangkan disisi dimensi Juli saat ini Rapunzel dan Tamiko berdiri dihadapan seluruh pasukan Juli yang terus meningkatkan level mereka.


dan rata-rata level pasukan Juli berlevel 1.250.000 dan 5 Jendral berlevel 1.700.000, untuk Jendral One dia kembali ke dimensi Juli disuruh oleh Rapunzel untuk berlatih juga.


untuk level Rapunzel sendiri meningkat pesat karena dia berlatih di dungeon ditambah dengan Juli. yang dimana Level nya saat ini berada di level 7.570.000, dan Tamiko berada di level 4.890.000.


"Untuk seluruh pasukan saya berharap pada kalian agar pertempuran kali ini tidak ada yang dari kita terluka ataupun mati saat di Medan tempur. itu saja yang saya ingin ucapkan dan BERSEMANGAT SAAT PERTEMPURAN NANTI DEMI KEDAMAIAN DAN KEADILAN."ucap Rapunzel.


"OOOUUUUUU..... DEMI KEDAMAIAN DAN KEADILAN"Ucap seluruh pasukan Juli.


Rapunzel tersenyum melihat itu dan berbalik melihat ke-2 ibu nya lalu berkata.


"Mama Rapunzel dan Tamiko akan berangkat untuk memimpin pasukan" ucap Rapunzel kepada ke dua ibu nya.


Anthena dan Clarisha hanya mengangguk dan tersenyum.


"Kalian berhati-hati lah disana dan pulang lah dengan selamat." ucap Anthena sambil memeluk Rapunzel dan Tamiko.


"Kami akan selalu menunggu kalian pulang." ucap Clarisha tersenyum dan mengelus rambut ke-2 anaknya itu.


Rapunzel dan Tamiko hanya mengangguk dan tersenyum.


setelah itu Rapunzel dan Tamiko pergi bersama pasukan Juli menggunakan Batu teleportasi untuk ke garis terdepan.


melihat kepergian anaknya Anthena dan Clarisha hanya tersenyum kecil dan berkata.


"Semoga kalian menang. dan maaf kami berdua belum bisa membantu saat ini." ucap Dewi Anthena sedih.


"Sudah Anthena jangan bersedih untuk saat ini lebih baik kita juga meningkatkan kekuatan agar bisa membantu Anata dan anak-anak kita." ucap Clarisha.


Anthena hanya mengangguk dan mereka pergi ke arah dungeon.


dikerajaan ASURA saat ini para pahlawan telah berkumpul semua bersama Elena dan anggota Dead End untuk pergi ke garis terdepan.


"Apa semua sudah siap?" tanya Elena.


"Kami sudah siap elena" ucap Nana.


Elena hanya mengangguk dan berkata.


"Mari berangkat." ucap Elena.


mereka pun berangkat menggunakan kereta kuda dan menggunakan rute tercepat.


selama diperjalanan tidak ada hambatan sama sekali dan mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai di garis terdepan.


saat tiba disana mereka sudah melihat 500.000 pasukan Juli yang sedang beristirahat dan menunggu kedatangan musuh.


para pahlawan yang melihat level para pasukan Juli pun terkejut.


"Me-me-me-mereka sangat kuat bahkan lebih kuat dari sebelumnya." ucap teman SMA Juli yang sering membully nya.


"Ka-ka-ka-kau benar. kita tidak bisa melawan mereka satu pun." ucap temannya di sebelah yang takut.


disaat para pahlawan takut dan kagum terhadap pasukan Juli.


Elena dengan santai berjalan menuju ke arah sana dan mendekati ke arah tenda besar yang dikelilingi oleh pasukan Juli.


"SALAM NONA ELENA."ucap seluruh prajurit Juli yang melihat kedatangan Elena.


Elena hanya mengangguk dan berkata.


"Terima kasih semuanya." ucap Elena tersenyum ke arah seluruh pasukan Juli.


lalu dia memanggil para anggota Dead End dan para gadis Juli untuk masuk ke dalam tenda.


mereka pun mendekat dan masuk ke dalam tenda.


saat memasuki dalam tenda para gadis Juli terkejut kerena didalam tenda seperti di dalam rumah dan sangat luas.


"Woahhhh...sangat keren." ucap Natasha karena baru ini melihat tenda seperti itu.


para gadis lainnya hanya mengangguk setuju.


lalu di meja ada 2 gadis kecil yang sedang melihat sebuah peta seperti mengatur strategi yang akan mereka gunakan.


2 gadis kecil itu adalah Rapunzel dan Tamiko.


Elena pun mendekati mereka.


"Jadi apa kau sudah menemukan strategi yang bagus Rapunzel?" tanya Elena.


Rapunzel hanya mengangguk dan berkata.


"Sudah bibi Elena. tapi strategi ini membutuhkan para pahlawan di garis terdepan untuk mengalihkan perhatian mereka." ucap Rapunzel serius.


"Terus kau akan dibagian mana?" tanya Elena.


"Rapunzel akan menyerang bagian belakang musuh bersama anggota Dead End dan mencari pemimpin mereka. dan untuk Tamiko ia akan membantu bibi di garis terdepan bersama para pahlawan." ucap Rapunzel menjelaskan.


Natasha pun bertanya.


"Emang untuk apa Rapunzel menyerang bagian belakang dan mengalahkan pemimpinnya duluan?" tanya Natasha.


"Rapunzel sengaja untuk mengalahkan pemimpinnya duluan agar para pasukan mengalami penurunan mental dan membuat para pasukan musuh kocar-kacir karena pemimpin mereka tidak ada. coba mama Natasha bayangkan bila seorang pemimpin yang di anggap kuat bagi pasukan nya atau bisa di bilang harapan satu-satunya bagi pasukan, terus dikalahkan dengan mudah bagaimana? pasti pasukan nya akan bingung harus melakukan apa, pemimpin mereka saja kalah bagaimana dengan mereka." ucap Rapunzel menjelaskan dengan serius yang dimana Membuat mereka yang ada di sana kagum.


"Baiklah bibi setuju dengan ide mu Rapunzel. karena tidak ada yang bisa mengalahkan strategi mu kecuali ayah mu sendiri" ucap Elena tersenyum.


sedangkan Rapunzel yang mendengar itu pun kesal.


"jelas ayah bisa mengalahkan strategi Rapunzel. karena ayah selalu Maju -> Bantai -> menang. seperti itu ayah kalo melawan Monster saat di dungeon." ucap Rapunzel.

__ADS_1


sedangkan Elena dan Tamiko hanya tertawa ketika mengingat itu.


"Hahahah....kau benar Rapunzel ayah mu itu selalu bertindak gegabah tapi dia selalu menang juga" ucap Elena.


"Benar apa yang dikatakan bibi Elena. ayah selalu terobos aja kalo musuh banyak." ucap Tamiko.


lalu mereka diam dan saling berpandangan.


"Dan kata-kata yang selalu di ucapkan nya adalah TEROBOS AJA LAH ANJ***."ucap mereka bersamaan dan tertawa.


sedangkan para gadis Juli yang mendengar itu iri dengan mereka karena bisa melawan Monster bersama-sama.


"Sepertinya seru yaa bertarung bersama Aki-kun" ucap Akiko lemas.


"benar. aku ingin melawan musuh bersama darling juga." ucap Natasha.


Rapunzel yang mendengar itu pun berkata dengan pucat.


"Rapunzel harap para mama jangan mau bila di ajak melawan Monster bersama ayah. karena dia akan menyuruh kalian melawan ratusan ribu Monster sendirian." ucap Rapunzel.


para gadis Juli terkejut mendengar itu.


"kurasa ku tarik omongan ku yang ingin bersama Aki-kun melawan monster." ucap Akiko.


dan para gadis Juli Mengangguk setuju dan mereka tertawa bersama.


mereka pun bercanda dan tertawa bersama membahas kelakuan Juli sebelum perang tiba.


hari pun berganti keesokan pagi harinya.


seluruh pasukan Juli dan para pahlawan telah berbaris sesuai dengan strategi yang mereka bahas kemarin siang.


dan saat ini mereka sedang menunggu para pasukan musuh.


setelah menunggu kurang lebih 2 jam tanah di sekitar tempat mereka tempati bergetar dengan hebat seolah-olah ada musuh yang berjumlah sangat banyak.


Rapunzel yang merasakan keanehan dari getaran tanah itu pun terbang dengan sangat Tinggi dan betapa terkejutnya dia ketika melihat jumlah pasukan musuh yang sangat banyak.


lalu dia pun turun dan menunduk kan kepalanya dan berkata pada pasukan Juli.


"Untuk seluruh pasukan ini akan menjadi perang hidup dan mati kita. kita tidak tau setelah ini kita akan selamat atau tidak, tapi aku sebagai Nona muda kalian mengucapkan terimakasih karena sudah setia terhadap ayah dan keluarga Yuuzaki." ucap Rapunzel menunduk lemas.


semua orang yang melihat itu pun bingung dan elena maju dan bertanya.


"Ada apa Rapunzel kenapa kau menjadi seperti ini? tidak seperti biasa nya kau kaya gini?" ucap Elena bingung.


Rapunzel hanya menunjuk ke arah belakangnya dan mengatakan.


"Jumlah musuh melebihi 15 juta berlevel 300.000 dan terdapat ribuan Albion berlevel 1.800.000 yang merupakan senjata kuno para iblis. dan ada ratusan ribu red demon dan grey Demon berlevel 950.000." ucap Elena lemas.


dan dia berkata lagi "bila seperti ini pasukan kita akan kalah dan tidak akan bisa menang. dan aku merasakan aura salah satu anggota The Seven Commandments berlevel 13.700.000" ucap Rapunzel.


semua orang yang mendengar itu terkejut dan para pahlawan ketakutan.


tapi pasukan Juli yang mendengar itu pun langsung berlutut dan berkata.


"Kami siap mempertaruhkan nyawa kami untuk membantu anda Nona muda. karena keluarga Nona lah kami bisa menjadi kuat seperti sekarang." ucap seluruh prajurit Juli.


Rapunzel yang mendengar itu semakin sedih dan tiba-tiba dia mendengar suara tidak asing bagi nya.


"Yoooo.....apa kah adikku yang satu ini menjadi lemah sekarang hanya karena menghadapi serangga yang membawa kucing?" ucap suara itu.


Rapunzel pun berbalik dan melihat kakak nya yaitu Raphael.


"Kakak? kenapa kau bisa disini? bukannya kakak harus melatih Anggota Nanatsu no Taizai?" ucap Rapunzel.


Raphael pun hanya tersenyum dan berkata.


"Kami sudah selesai latihannya dan kami disini datang untuk membantu kalian." ucap Raphael.


lalu Rapunzel bertanya.


tiba-tiba ada suara laki-laki yang terdengar.


"Apa kau salah satu anak nya kapten juga yang di bilang ahli dalam sihir dan strategi?" ucap laki-laki itu yang tidak lain adalah Ban si Dosa ketamakan.


Rapunzel pun melihat ke arah laki-laki itu dan hanya mengangguk saja.


ketika mereka sedang berbincang tiba-tiba ada Ichiro yang berlutut di hadapan Rapunzel.


"Nona muda pasukan musuh telah tiba." ucap Ichiro.


Rapunzel hanya mengangguk dan berkata.


"seluruh pasukan bersiap di barisan masing-masing karena musuh berada didepan kita. dan kalian tidak perlu khawatir karena kakak ku bersama anggota Nanatsu no Taizai telah tiba membantu." ucap Rapunzel.


pasukan Juli menjadi lega mendengar itu karena mereka masih dapat harapan untuk menang.


kedatangan Raphael dan Anggota Nanatsu no Taizai membuat para pahlawan terkejut karena mereka tau bila para anggota Nanatsu no Taizai adalah musuh.


"Rapunzel kenapa kau ingin berkerjasama dengan musuh?" ucap Akiko yang menyiapkan senjata busur nya.


begitu juga dengan para pahlawan lainnya karena mereka tidak mengetahui bahwa rumor itu bohong dan raja baltra baru saja mengumumkan itu ketika para pahlawan pergi.


Raphael yang melihat itu pun berkata.


"Kenapa kalian mengarahkan senjata pada kami? apa kalian ingin mati haa?" ucap Raphael kesal.


Rapunzel yang melihat kakaknya marah pun menenangkan nya dan berkata.


"Tenanglah kakak. mereka adalah para mama yang ada di benua timur." ucap Rapunzel.


Raphael pun terkejut dan menundukkan kepalanya.


"Maaf Raphael tidak mengetahui bahwa kalian mama Raphael yang ada di benua timur." ucap Raphael.


Rapunzel pun yang melihat itu berkata.


"Para mama bisa tenang. Dia adalah kakak ku Yuuzaki Raphael, dia adalah orang terkuat setelah ayah. dan dia adalah yang melatih para anggota Nanatsu no Taizai dan tentang rumor itu adalah palsu, Anggota Nanatsu no Taizai tidak melakukan kejahatan seperti yang di rumor kan." ucap Rapunzel menjelaskan.


para gadis Juli pun mulai paham dan menurunkan senjata mereka.


"Maaf kami tidak mengetahui itu" ucap Natasha menundukkan kepala dan belum menyadari Raphael, karena Raphael berbeda dengan waktu dia di hutan death forest.


"Tidak apa-apa Nona. kami tidak memperdulikan itu karena kapten kami juga masa bodo." ucap Ban.


para gadis Juli pun mengangguk.


lalu Raphael maju memperkenalkan diri.


"Perkenalkan Yuuzaki Raphael. anak dari Yuuzaki Juli dan Yuuzaki Clarisha." ucap Raphael.


"Jadi kau anak ke-2 Juli?" ucap Rindo.


Raphael hanya mengangguk.


berbeda dengan Natasha yang mendengar itu dia terkejut dan langsung memeluk Raphael.


"Raphael kau kah itu?hiksss.. hikss maafkan mama yang tidak bisa menolong mu waktu di death forest Hiksss.... Hiksss maafkan mama" ucap Natasha menangis.


Raphael yang melihat itu pun memeluk balik Natasha dan berkata.


"Sudah tidak apa-apa mama. lagian itu sudah berlalu, yang jelas Raphael kan ada disini berdiri di depan mama." ucap Raphael.


Natasha pun mengangguk dan masih memeluk Raphael.


Raphael yang melihat itu hanya membiarkan nya saja dan melirik ke arah para pahlawan dari kerajaan EXODIA.

__ADS_1


"Ternyata kalian masih lemah dan tidak berubah dari dulu." ucap Raphael ketus.


"untuk kau 2 pria bajingan lihat saja setelah ini aku akan membalas kalian tentang apa yang kalian lakukan pada ku di death forest." ucap Raphael menatap tajam Akira dan Rey.


Akira dan Rey yang mendengar itu menjadi sangat ketakutan.


lalu Raphael melirik ke arah Anggota Nanatsu no Taizai untuk memperkenalkan diri mereka.


Ban pun maju dan berkata.


"Baiklah Perkenalkan kami anggota Nanatsu no Taizai dan saya perwakilan dari kapten untuk memperkenalkan diri." Ucap Ban.


"Si Dosa ketamakan {Greed}, Ban." ucap Ban.


"Si Dosa Iri Hati {Envy}, Elaine Slyph." ucap Elaine sambil memeluk tangan kanan Ban.


"Si Dosa Hawa Nafsu {Lust} , Eris Greyat." ucap Eris tersenyum nakal yang membuat para pahlawan laki-laki tergoda.


"Si Dosa Kemalasan {Sloth}, Queensha atau dipanggil Queen." ucap Queen yang terbang menggunakan payung sambil memeluk boneka kelinci.


"Si Dosa Kerakusan {Gluttony}, Yuuzaki Fumiko. istri ke-3 sekaligus ibu dari Yuuzaki Tamiko" ucap fumiko tersenyum dan memeluk Tamiko.


semua orang disana terkejut ketika mendengar nama fumiko dan mereka tidak menyangka bahwa ibu Tamiko masih sangat muda dan cantik.


para laki-laki yang melihat itu merasa iri dengan Juli karena memiliki istri yang sangat cantik dan mereka memliki niat jahat untuk merebut fumiko.


Raphael, Rapunzel, dan Tamiko yang melihat itu pun kesal.


~Wosshhhhhh~


Aura level 9.850.000 milik Raphael keluar yang membuat para pahlawan laki muntah darah dan kesakitan.


"Kau berani macam-macam dengan ibu kami semua. maka kami tidak akan segan-segan untuk membunuh kalian" ucap Rapunzel.


"Berani sekali kalian yang memiliki muka seperti pantat B4B1 menatap ibu ku seperti itu. kalian tidak pantas dengan ibu ku hanya ayah saja yang pantas dengannya." ucap Tamiko.


"Aku benci dengan laki-laki seperti kalian terutama kau 2 pria bajingan yang dari awal aku merasakan aura najis ketika kalian melihat ke arah para mama ku." ucap Raphael menunjuk Akira dan Rey.


mereka bertiga ingin maju membunuh para laki-laki disana tapi ditahan oleh fumiko.


"Anak-anak tenanglah. bila kalian membunuh mereka terus siapa yang akan menjadi tumbal untuk mengalihkan para Monster?" ucap fumiko tersenyum mengerikan.


~woshhhhh~


aura level 4.980.000 keluar dari tubuh fumiko yang membuat para pahlawan laki-laki terkejut dan menyesal karena menatap fumiko seperti itu.


"Mereka akan mama bunuh setelah perang ini selesai. jadi anak-anak tidak perlu turun tangan lagian bila mereka mati tidak ada yang tau. karena mereka mati di serang oleh Monster" ucap fumiko.


para pahlawan laki-laki melihat itu menjadi takut dan ingin lari tapi langsung di hadang oleh anggota Nanatsu no Taizai.


"Heeee...kenapa kalian para laki-laki ingin lari? dan aku merasakan keanehan dari aura kalian. apa kalian berkerjasama dengan iblis untuk menjadi kuat?" ucap Ban.


para pahlawan laki-laki hanya diam saja dan tidak menjawab.


"Owhhh..paman Ban ternyata menyadari nya. padahal Rapunzel sengaja menyuruh mereka ke garis terdepan untuk menjadi tumbal agar mereka sadar bahwa kekuatan mereka gunakan tidak akan berguna" ucap Rapunzel.


Ban hanya tersenyum mendengar itu dan mengeluarkan teknik nya.


"Greed Tecnique ; Fox Hunt." ucap Ban.


lalu ditangan Ban tiba-tiba muncul lebih dari 10 jantung para pahlawan laki-laki.


CRASHHHHH....


Ban menghancurkan jantung itu semua dan seketika para pahlawan laki-laki dari kerajaan EXODIA mati.


"kami tidak membutuhkan sampah untuk menyelamatkan dunia ini." ucap Ban.


lalu Ban melirik ke arah pahlawan yang tersisa dan berkata.


"Apa kalian tidak terima aku membunuh mereka? bila tidak maka maju lah sini bunuh aku jika kalian bisa" ucap Ban.


tapi sebelum itu Anggota Nanatsu no Taizai dan Raphael berdiri di depan Ban dan berkata.


"Tapi bila kau ingin membunuh dia maka langkahi dulu nyawa kami" ucap Raphael.


para pahlawan yang tersisa mendengar itu menjadi pasrah dan membiarkan para laki-laki itu mati karena dari awal mereka juga gak suka dengan mereka karena mereka selalu melakukan hal tidak senonoh kepada para wanita.


anggota Nanatsu no Taizai yang melihat mereka tidak maju pun hanya tersenyum dan berkata.


"Pilihan bijak" ucap Anggota Nanatsu no Taizai.


lalu Rapunzel berkata yang menyadarkan mereka semua.


"Baiklah waktu mengobrol nya sudah selesai saat nya kita menyambut tamu yang sudah datang" ucap Rapunzel.


lalu mereka melihat pasukan musuh yang berjumlah sangat banyak.



{Ilustrasi Albion , red Demon, dan Grey Demon}


mereka semua yang melihat itu menjadi tegang.


kecuali.


"Waktunya berpesta hingga kapten datang" ucap Ban langsung maju duluan.


"Paman Ban aku tidak akan kalah kali ini. dan ingat taruhan kita yang kalah harus memasak makanan buat pesta nanti" ucap Raphael.


"Tentu saja Raphael. dan ingat paman tidak akan kalah" ucap Ban.


"Hehehe mari kita lihat saja nanti" ucap Raphael melesat maju ke depan.


"Aku terlalu malas" ucap Queen dengan malas dan ikut maju.


"Tidak ada aku tidak akan seru. aku juga ikut taruhan." ucap Eris yang merubah tangannya menjadi tangan naga.


Untuk fumiko dan Elaine hanya tersenyum dan saling berpandangan dan maju bersama-sama.


semua orang yang melihat Anggota Nanatsu no Taizai maju duluan pun terkejut dan kagum.


Rapunzel yang melihat itu pun juga gatal ingin ikut maju dan berkata.


"Perubahan rencana semua maju dan bantai mereka semua. siapa yang paling banyak bunuh nanti akan boleh memasuki dungeon tingkat Legenda bersama pasukan Elite ayah." ucap Rapunzel lalu juga maju.


Pasukan Juli yang mendengar itu pun menjadi semangat dan menyerang maju.


"Aku juga ikut taruhan kakak Raphael." ucap Tamiko maju.


sedangkan para pahlawan hanya terdiam melihat Anggota Nanatsu no Taizai dan pasukan Juli maju dengan semangat.


lalu Natasha memecah keheningan dengan berkata.


"Kurasa aku tidak salah memilih suami. karena ini akan menjadi seru." ucap Natasha juga ikut maju.


para gadis Juli saling berpandangan dan hanya menghela nafas dan maju ikut dengan pasukan Juli.


Bersambung....


****


Maaf kalo chapter ini kurang jelas yaa.


author masih gak enak badan jadi maaf.


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.

__ADS_1


see you next time dan bye bye.


__ADS_2