Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
37. Elena keluar dari dungeon dan Telur misterius


__ADS_3

1 hari telah berlalu....


saat ini Juli sedang memantau daerah sekitarnya untuk mengecek apakah masih ada Monster yang tersisa atau tidak.


seusai mengecek daerah sekitarnya Juli merasa aman saja dan tidak ada melihat Monster yang lolos lalu dia pun kembali ke tenda yang ia dan Elena dirikan untuk beristirahat.


"kakak apakah ada masih yang tersisa?"tanya elena.


Juli hanya menggelengkan kepala nya dan berkata.


"tidak ada sepertinya tadi malam adalah Monster terakhir yang ada di zona lantai 500 ini"ucap Juli.


"apakah kakak yakin akan melanjutkan perjalanan ini? kakak tau kan setelah lantai 500 bukan Monster yang akan menjadi lawan kakak. tapi Beast yang menjadi musuh kakak"ucap elena khawatir.


"tidak perlu khawatir elena untuk sekarang kakak masih sanggup untuk melanjutkan perjalanan hingga lantai 850. dan sisanya akan kakak pikirkan sambil berjalan nanti."ucap Juli.


"baiklah bila itu kemauan kakak. tapi ingatlah berhati-hati saat dijalan, oiyaa kakak di benua timur ada berita menarik loh!!."ucap elena yang membuat Juli penasaran.


"berita apa itu Elena?"tanya Juli.


"aku diberitahu oleh kakak Clarisha melalui telepati nya. dan berkata bahwa di benua timur sedang terjadi keributan karena muncul anggota Nanatsu no Taizai dan para kesatria Suci kerajaan Liones mulai melakukan pergerakan untuk menyerang kerajaan lain. tapi kerajaan lain tidak mengetahuinya yang mereka tau bahwa kesatria Suci sedang memperkuat diri untuk melawan serangan para monster."ucap elena menjelaskan.


Juli yang mendengar itu merasa terkejut karena dia merupakan salah satu anggota Nanatsu no Taizai.


"emang ada apa dengan anggota Nanatsu no Taizai Elena? bisa kau menjelaskannya?"tanya Juli.


Elena hanya mengangguk saja dan mulai menjelaskannya dari awal ramalan yang diberitahu oleh raja baltra hingga rumor buruk tentang Nanatsu no Taizai.


"sepertinya ada yang tidak beres dengan rumor itu Elena"ucap Juli serius menahan amarahnya karena anggota nya yang lain di jelek-jelekin.


Anggota Nanatsu no Taizai meski belum bertemu satu sama lain tapi mereka merasakan ikatan keluarga setelah mendapatkan tato yang dimiliki anggota Nanatsu no Taizai. jadi apabila satu terluka maka yang lain juga akan merasakan nya.


Elena yang melihat kakaknya seperti itu pun hanya mengangguk paham.


"aku tau kakak marah tapi tenang kan dirimu. aku juga tau kalo kakak juga salah satu anggota Nanatsu no Taizai jadi disini seperti ada konspirasi"ucap Elena.


Juli yang mendengar itu sekali lagi terkejut karena dia belum memberitahu Elena tentang dirinya anggota Nanatsu no Taizai.


"dari mana kamu mengetahui nya elena?"tanya Juli.


"aku diberitahu oleh kakak Anthena tentang semua anggota Nanatsu no Taizai. dan menjadi bukti lebih kuat adalah tato yang kakak miliki di bahu kanan dan punggung kakak"ucap Juli.


Juli yang mendengar itu hanya menghela nafas karena Dewi Anthena selalu tau hal apa saja yang baru terjadi bahkan itu 1 detik yang lalu dia langsung tentang kronologi hal itu.


"benar kakak salah satu anggota Nanatsu no Taizai. dan kakak ada ketua mereka semua jadi kakak tidak terima bila Anggota kakak di jelek-jelekin, meski kakak belum bertemu mereka ber-5 tapi kakak tau bahwa mereka semua tidak jahat"ucap Juli.


Elena hanya mengangguk kepala saja karena semua perkataan kakaknya adalah kebenaran. dia sudah diberitahu oleh Dewi Anthena tentang itu.


"jadi Elena kau akan keluar hari ini kan?" tanya Juli.


"yaa aku sudah bersiap-siap untuk keluar dari sini dan sedang menunggu dewa Hercules menjemput ku dengan batu teleportasi" ucap Elena.


ketika berbicara seperti itu tiba-tiba Juli dan Elena merasakan keberadaan dewa Hercules yang tidak jauh dari mereka.


lalu belum berapa menit dewa Hercules telah tiba di dekat Juli.


"Yooo nak Juli sepertinya kalian terlalu berlebihan untuk membunuh monster yang ada disini dan aku juga tidak menyangka dalam waktu 1000 tahun kalian sudah menyelesaikan setengah lantai dungeon ini"ucap dewa Hercules yang belum menyadari kekuatan Juli yang bahkan lebih kuat dari dia.


Juli hanya mengangkat bahunya saja dan berkata.


"kau bisa keluar iblis rendahan tidak perlu bersembunyi seperti itu"ucap Juli angkuh.


lalu keluar lah iblis mata-mata dengan level 350.000.


"ohhh kau mengetahuinya ternyata nak Juli. padahal tadi aku ingin membiarkan dia saja dulu dan akan menyiksanya nanti" ucap Dewa Hercules.


sedangkan Juli hanya diam saja dan berkata pad iblis itu.


"kau siapa yang mengirim kan mu untuk memata-matai ku?"tanya Juli sambil menatap dingin iblis itu.


"cihhh manusia rendahan seperti mu untuk apa bertanya pada ku. kau hanya berlevel 150.000 saja tapi sudah berani sombong"ucap iblis mata-mata itu.


Juli yang mendengar itu tersenyum menyeringai karena segel yang dia pasang berhasil.


sebelumnya Juli disuruh oleh Raphael untuk menyembunyikan kekuatannya agar tidak di incar oleh orang itu.


dan ternyata Juli tidak menyangka bahwa segelnya berhasil.

__ADS_1


"150.000 yaa? apa kau yakin?"ucap Juli.


iblis itu makin menatap rendah Juli.


"iyaa bahkan dengan 1 skill ku saja sudah cukup untuk membunuh mu"ucap iblis itu menatap Juli jijik.


Juli yang merasa di tatap rendah pun kesal dan sifat angkuhnya keluar.


"1 skill? baiklah mari kita lihat iblis rendahan seperti mu bisa apa melawan ku yang rendahan ini"ucap Juli balik menatap rendah iblis itu.


"cihhh tidak perlu skill ku dengan pedang ku saja sudah cukup membunuh mu"ucap iblis itu.


lalu dia pun maju dengan kecepatan tinggi bahkan Dewa Hercules hampir tidak bisa melihatnya. tapi bagi Juli ini hanya berjalan seperti siput. Juli menggunakan Eyes of the lord God.


iblis itu pun sudah hampir sampai di depan Juli dan ingin menusuknya dengan pedang.


Juli hanya menggeser posisi nya saja dan menggunakan tombaknya untuk menyerang iblis itu.


"Tombak raja roh Basqias bentuk ke-3 : 'Fosilisasi'." ucap Juli.


JLEBBBBB.....


tombak Basqias Juli pun menusuk dada iblis itu dan membuat iblis itu menjadi batu secara perlahan-lahan.


"kau terlalu sombong dengan level mu yang rendah itu. ingatlah ini untuk menjadi pelajaran mu dikehidupan ke 2 jangan meremehkan orang hanya dengan level saja"ucap Juli lalu mengeluarkan aura level nya.


~Woshhhhh~


aura level 870.000 yang dimana Juli naik level lagi setelah membunuh ribuan odagoron dan berioth lalu ke 2 Monster tingkat Bencana dunia.


orang-orang yang ada disitu pun berlutut ketakutan bahkan dewa Hercules pun juga ikut berlutut. untuk Elena dia dilindungi oleh dewa Hercules.


iblis mata-mata itu yang merasakan bahaya pun menjadi ketakutan dan menyesal telah menerima misi ini.


"jadi sekali lagi ku tanyakan siapa yang menyuruh mu untuk memata-matai ku?" tanya Juli.


"sa-sa-sa-saya disuruh oleh manusia yang bernama Hendy tuan. Sa-sa-sa-saya disuruh untuk menangkap anggota Nanatsu no Taizai untuk dibunuh. tapi kami hanya berhasil menangkap si Dosa ketamakan {Greed}. kami tidak bisa membunuhnya karena dia abadi"ucap iblis itu ketakutan sambil menjelaskan.


"ternyata kalian sudah mulai bergerak ternyata. tunggu saja kau Jendral agung ke-2 jangan harap kau bisa hidup tenang. dan Si Dosa ketamakan tunggu lah aku membebaskan mu dengan yang lainnya" ucap Juli.


sedangkan iblis itu sudah menjadi batu seutuhnya.


Cretakkkkk.....


Juli menendang batu itu hingga hancur lalu dia menghilangkan aura levelnya.


lalu dia melihat ke arah dewa Hercules dan Elena yang berlutut.


"dewa Hercules bawalah adikku segera karena aku ingin menyelesaikan dungeon ini secepatnya dan keluar dari sini untuk menyematkan Anggota ku"ucap Juli serius.


dewa Hercules yang baru saja merasakan aura level Juli pun menjadi sedikit segan dengan Juli.


"baik nak Juli dan berhati-hati lah dijalan" ucap dewa Hercules.


"kakak aku tidak akan kalah dari mu. tunggu saja aku juga akan menaikkan level ku hingga bisa setara dengan mu"ucap Elena penuh tekad karena tidak ingin tertinggal oleh kakaknya.


sedangkan Juli hanya mengangguk saja dan pergi meninggalkan ke 2 orang itu.


setelah kepergian Juli dewa Hercules pun berkata.


"sepertinya dia jadi lebih kuat daripada waktu di hutan mati. bahkan aku saja belum tentu menang jika melawannya" ucap dewa Hercules pelan.


sedangkan elena hanya menatap punggung kakaknya yang telah berjalan pergi.


"baiklah dewa Hercules mari keluar dari sini karena aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu"ucap Elena.


dewa Hercules hanya mengangguk saja dan menggunakan batu teleportasi nya untuk kembali ke kediaman Dewi Clarisha.


sedangkan disisi Juli saat ini dia mendengar suara Rapunzel.


[ayah telur misterius yang ada di Inventory ayah. sudah waktunya menetas.] ucap Rapunzel.


"baiklah keluarkan telur itu"ucap Juli.


[baik ayah.] ucap Rapunzel.


lalu keluarlah telur sebesar bola basket dengan warna pelangi.

__ADS_1


"bagaimana ayah menetaskan nya?"ucap Juli.


[ayah hanya perlu menyalurkan mana ayah. semakin ayah banyak menyalurkan nya semakin kuat juga dia ketika menetas.] ucap Raphael.


Juli hanya mengangguk saja dan menyalurkan mana nya dalam jumlah tidak masuk akal.


'untung saja mana ku Infinity, jadi tidak perlu khawatir akan habis' ucap Juli pelan.


setelah menyalurkan mana Juli selama 1 jam yang dimana bila itu mana dewa sekali pun tidak akan cukup tapi untuk Juli tidak.


Takkk....takkk....


cretakk...


telur itu mulai menetas dan mengeluarkan aura yang sangat agung.


Juli pun tidak tahan dengan cahaya itu akhir menutup mata.


ketika cahaya mulai menghilang Juli pun melihat ada seekor serigala putih dengan mata berwarna biru tua yang membuat nya sangat indah dan cantik.



"indahnya"ucap Juli karena serigala itu sungguh indah.


lalu serigala seukuran anak kambing itu pun mendekati Juli dan mengelus kepalanya dia badan Juli.


Juli yang merasakan itu pun hanya mengelusnya dan tersenyum.


"kau sangat cantik"ucap Juli.


lalu ia berkata lagi "apa kau mau ku berikan nama?" tanya Juli.


sedangkan serigala itu hanya mengangguk kepala saja.


lalu Juli berfikir untuk memberikan nama apa yang cocok untuk serigala itu.


setelah berfikir lama akhirnya Juli menemukan nama yang cocok.


"baiklah nama mu sekarang adalah Chinatsu. yang artinya kau indah, seindah musim semi" ucap Juli.


serigala itu merasa bahagia dan menjilati Juli.


Juli hanya tersenyum saja lalu bertanya pada Raphael.


"Raphael apa kau bisa menjelaskan Chinatsu ini serigala jenis apa?" ucap Juli.


[Ayah Chinatsu sangat lucu sekali apakah aku boleh bermain dengannya?.] ucap Raphael.


Juli yang mendengar itu pun hanya menggelengkan kepala.


"baiklah setelah sampai di lantai 750 ayah akan memberikan tubuh kepada kalian dan kalian akan bermain dengan Chinatsu" ucap Juli.


[Yeayyyyy makasih ayah. Raphael janji akan menjadi kuat juga untuk membantu ayah.] ucap Raphael.


[Benar ayah. Rapunzel juga ingin bermain dengan Chinatsu dan menjadi kuat untuk membantu ayah.] ucap Rapunzel.


Juli yang mendengar itu hanya mengangguk saja.


[baiklah ayah Raphael akan menjelaskan tengang Chinatsu. Chinatsu merupakan Ratu para beast pada zaman kuno dia juga yang menjadi pemimpin untuk tidak mengikuti dewa Zeus dan dewa Yama. Chinatsu dulu merupakan beast terkuat hingga sekarang masih di takuti oleh beast lain. level Chinatsu dulu berada di level 7.500.000 dan untuk sekarang dia masih berada di level 50.000, tapi bila ayah membantu nya untuk memberi makan core beast maka dia akan naik level dengan cepat.] ucap Raphael menjelaskan.


Juli yang mendengar itu paham dengan sejarah Chinatsu.


"baiklah untuk sekarang ayah akan membantu Chinatsu untuk menaikkan level dan akan melindungi kalian ketika sudah memilik tubuh" ucap Juli.


[Baik / tentu ....ayah kami akan menunggu.] ucap Raphael dan Rapunzel bersamaan.


Juli hanya mengangguk dan berkata pada Chinatsu.


"Chinatsu mari kita menaikkan level mu hingga kau bisa memimpin para beast" ucap Juli.


lalu Juli dan Chinatsu pun melanjutkan perjalanan untuk memasuki lantai 501 yang dimana Monster di atas level 180.000 keatas adalah Monster lemah.


Bersambung....


****


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.

__ADS_1


kasih saran nya juga yaa dikomen.


dan see you next time dan bye bye.


__ADS_2