
saat ini disisi Juli. dia terus menaklukkan dungeon yang dia beli dari system dan memperkuat dirinya.
Juli membunuh Monster yang ada di hadapannya dengan mudah tanpa harus berusaha seperti dulu waktu di hutan mati.
"Sword of Olympus." ucap Juli.
lalu muncullah puluhan ribu pedang dengan aura yang sangat kuat.
Sringgg....
JLEBBBBB....
JLEBBBBB.....
Monster yang ada dihadapan Juli seketika mati ketika tertusuk oleh pedang itu. padahal Monster yang Juli hadapi sangat banyak bahkan jumlahnya 80.000 Monster dengan level 2.900.000.
Monster yang Juli hadapi seperti singa tapi memiliki tanduk dan berukuran besar.
"Kukira keras ternyata kertas." ucap Juli menatap tumpukan Monster singa itu dengan rendah.
"Karena kalian kuat untuk sebuah prajurit maka aku akan membangkitkan kalian. maka berbanggalah" ucap Juli.
lalu dia mengarahkan tangannya ke tumpukan Monster singa itu.
"Bangkitlah Wahai Prajurit Bayangan ku. ARISE." Ucap Juli.
seketika para Monster singa berubah menjadi bayangan dan menunduk dihadapan Juli.
Juli yang melihat itu hanya tersenyum dan berkata.
"Ternyata ketika aku membangkitkan Pasukan bayangan mereka akan mengalami naik level secara berbeda-beda." ucap Juli sambil melihat bayangan Monster singa itu yang levelnya naik menjadi 3.500.000.
"Kalian masuklah dalam bayangan ku dan bergabung dengan pasukan bayangan yang lainnya. kalian juga harus siap siaga saat aku memanggil kalian" ucap Juli.
para bayangan Monster singa itu hanya menunduk dan masuk dalam bayangan Juli.
Juli yang melihat para pasukan bayangan sudah masuk pun berjalan ke arah pohon yang sangat rindang dan duduk di bawahnya.
"Haaaa.....ini sudah 12.000 tahun aku di dalam dungeon dan dari penjelasan Rapunzel sebelum aku memasuki pintu dungeon dulu dia berkata bahwa waktu disini berbeda dengan dunia nyata yang dimana 1 hari \= 2.000 tahun" ucap Juli.
lalu dia sedang berpikir sejenak.
"Jadi di dunia luar sudah 6 hari yang dimana perang sudah dimulai. tapi aku yakin dengan adanya Rapunzel, Elena pasti bisa menyelesaikan semua masalah disana tanpa bantuan ku" ucap Juli.
lalu di bergumam "Tapi ntahh kenapa perasaan ku berkata akan datang musuh dari Planet lain yang ingin membantu ras mereka."gumam Juli.
"Tidak ada waktu lagi aku harus menyelesaikan 3x kunci dungeon tingkat Legenda lagi dan 1 tingkat Neraka. lalu setelah itu aku akan membantu Mereka" ucap Juli.
lalu dia melihat Status nya yang meningkat sangat pesat.
'OPEN STATUS'
[STATUS
Nama ; Yuuzaki Juli
Ras ; Penguasa Primordial, Kaisar Dewa Primordial , Kaisar Iblis Primordial, Kaisar Vampire Primordial, Kaisar Undead Primordial, Kaisar Dragon Primordial, Kaisar Elf Primordial, Kaisar dwarf Primordial, Kaisar angel Primordial, Kaisar fallen angel Primordial, Kaisar High Human Primordial.
GANDER ; Pria Tertampan di alam semesta
Level ; 47.000.000 {exp\=500.800.000/480.000.000.000} {terbuka segel 1/5}
Hp ; Infinity {abadi}
MP ; Infinity {ulimited}
Job OffSpring ; ABSOLUTE RULER OF ALL THE REALM
Job Impossible ; Error
Job Spesial ; Error
Job Unique ; Error
Job Biasa ; Error
>SKILL ; Error {Terlalu banyak skill sistem tidak sanggup mendatanya. meski versi system Max.}
>Tittle ;
-> Seorang penerus ABSOLUTE RULER OF ALL THE REALM
-> Murid para Dewa dan Dewi kuno terkuat
-> Penguasa seluruh alam semesta
-> Penguasa Seluruh ras Primordial
-> Kaisar dari seluruh Kaisar di alam semesta
-> Raja dari seluruh Raja di alam semesta
-> Penentu Takdir
-> Monster Hunter
-> Demon Slayer
-> God Hunter
-> Kapten Nanatsu no Taizai
-> Pelindung semesta
-> Pencipta Semesta
-> Penghancur Semesta
> Inventory
-> 1.002.100.000 koin emas
-> 100.110.000 koin platinum
-> 10.000 koin berlian
__ADS_1
-> 15x box emas
-> 2 tiket diskon belanja 50%
-> 20x tiket Gacha
-> Senjata pusaka Lostvayne Rank Kuno
-> Senjata pusaka kapak Rhitta Rank Kuno
-> 4x kartu pemanggil Iblis Primordial kuno pertama
-> 2x Kartu pemanggil bawahan dari dunia lain
-> 1x Kunci dungeon tingkat Neraka
-> bawahan seekor Naga Primordial kuno pertama
-> Bawahan seorang kaisar dewa Primordial kuno pertama
-> Bawahan seorang kaisar dewa iblis kuno pertama
-> Black armor tingkat kuno
>Shop
>Gacha
>Map
Poin Shop ; Tidak terbatas {Ulimited}
Poin pemahaman ; 50.5 Miliyar]
Juli mengangguk puas ketika melihat itu dan berkata.
"Dengan ini aku setara dengan dewa Kematian Yama. tapi ini masih belum cukup untuk melawan Boros dan yang berada di atas tingkatnya." ucap Juli.
lalu dia diam dan berfikir untuk apa yang harus dilakukannya saat ini.
"Aku bosan sendirian selama 12.000 tahun dan tidak ada teman berbicara" ucap Juli.
lalu dia melihat Inventory nya dan tersenyum puas.
"Baiklah waktunya aku menggunakan kartu pemanggil bawahan dari dunia lain. sapa tau aja mereka kuat." ucap Juli.
lalu dia mengambilnya sebuah kartu seperti ATM tapi memiliki warna emas dan hitam.
"Ini seperti black card saja. baiklah saatnya pemanggilan semoga saja mereka kuat dan bisa menjadi teman ngobrol ku." batin Juli.
lalu dia melemparkan ke 2 kartu itu ke atas langit.
tiba-tiba saja langit terbuka dan terlihat ada 2 cahaya yang seperti bintang jatuh dari langit. Juli yang melihat itu sangat kagum karena itu indah.
cahaya itu pun jatuh pas dihadapannya Juli. seketika Cahaya itu meredup dan memperlihatkan 2 orang yang membuat Juli terkejut.
"i-i-i-ini bagaimana mungkin? Me-me-me-mereka yang malah terpanggil ke sini? MAKKKKK..... WAIFU KU JADI NYATA." Ucap Juli kegirangan dan melompat-lompat saat melihat 2 sosok itu.
sedangkan 2 sosok itu terpesona dengan ketampanan Juli dan bingung secara bersamaan karena mereka ada dimana.
"permisi? kalo boleh tau ini dimana yaa? dan siapa nama anda?" ucap wanita itu.
Juli yang masih lompat-lompat gak jelas pun tersadar dan langsung malu.
"hahahah....maaf kan aku. Kalian saat ini sedang ada di dunia SANCTUARY dan nama saya Yuuzaki Juli" ucap Juli malu karena tingkahnya tadi.
wanita itu yang melihat Juli malu tertawa kecil dan berkata.
"Tidak apa-apa kau sangat lucu ketika seperti itu. dunia SANCTUARY? apa kau bisa menjelaskannya?" ucap wanita itu.
tapi sebelum Juli berkata lagi dia pun berbicara.
"Ahhhh....maaf kami belum memperkenalkan diri. Perkenalkan nama saya adalah Fu Hua dan di sebelah saya adalah teman saya dari dunia sebelumnya." ucap Fu Hua sambil memberi kode teman nya untuk memperkenalkan diri.
"Bronya Zaychik." ucap gadis disebelahnya.
Bronya memiliki ciri-ciri tinggi seperti anak berumur 12 tahun tapi umurnya 16 tahun dan terlihat sangat manis dan imut lalu ada sebuah robot di belakangnya dan ia menggunakan tangan robot itu untuk duduk.
{Ilustrasi Fu Hua}
{Ilustrasi Bronya Zaychik}
"Baiklah salam kenal Fu Hua dan Bronya." ucap Juli tersenyum manis. {Embat aja semua nya mas. memang gatal ini laki-laki}
ke 2 wanita itu pun jadi salah tingkah ketika melihat senyum Juli.
"Ahhhh....Sa-sa-salam kenal." ucap Fu Hua malu dan menunduk untuk menutupi wajahnya yang merah.
sedangkan Bronya hanya diam tapi mukanya ditutupi oleh tangan robot untuk menyembunyikan wajah merahnya juga.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Baiklah aku akan menjelaskan tentang dunia ini." ucap Juli.
lalu Juli menjelaskan semua nya dari semua masalah yang ada di dunia ini hingga Mereka terpanggil. tapi Juli tidak mengatakan bahwa mereka di panggil melalui kartu pemanggil tapi Juli berkata mereka juga memiliki takdir untuk membantu Juli menyelamatkan dunia ini.
"Jadi musuh kita sangat kuat yaa Yuu." ucap Fu Hua.
dan Juli hanya mengangguk saja.
"Apa kau tau level kami Yuu" ucap Fu Hua.
Juli mengangguk dan berkata.
"Level kalian berdua sangat tinggi bahkan kalian bisa menghancurkan benua timur dalam 1 Skill saja." ucap Juli.
lalu Juli berkata lagi "Untuk level Fu Hua sendiri berada di Level 21.000.000 dan Master bela diri atau bisa dibilang Fu Hua jago saat bertarung dalam jarak dekat saja. dan untuk Bronya berada di level 17.000.000 tapi meski levelnya lebih lemah tapi yang berbahaya dari Bronya adalah Job nya, yang dimana Jobnya adalah evolusi dari Job Gunner yaitu Job Cyborg.
dan Job Cyborg sendiri ahli dalam berbagai teknologi dan menciptakan Senjata nya sendiri. atau bisa dibilang Bronya ahli dalam jarak jauh atau dekat. dengan kekuatan nya seperti itu meski levelnya lemah dia masih bisa melawan orang yang memiliki level lebih tinggi darinya." ucap Juli menjelaskan.
ke 2 gadis itu hanya mengangguk saja dan paham.
Juli yang melihat itu pun berkata.
__ADS_1
"Kalian sudah tau kenapa kalian bisa ada disini. jadi aku bertanya pada kalian, apa kalian mau menjadi teman ku dan membantu ku untuk menyelamatkan dunia ini?tapi bila kalian tidak mau tidak apa-apa" ucap Juli, tapi dia mungkin kecewa jika di tolak.
2 gadis itu pun diam dan berfikir. lalu mereka berpandangan dan mengangguk.
Juli yang melihat itu pun semangat karena dikira akan diterima.
tapi itu tidak sesuai harapannya.
"Maaf kami belum bisa menjawabnya sekarang. tapi berikan kami waktu untuk berbicara berdua saja dan jangan menguping." ucap Fu Hua serius karena dia tau seberapa kuat Juli.
Juli yang mendengar itu hanya mengangguk lemas dan bila dia di tolak maka dia tidak akan memaksa.
Juli pun menjauh dari sana dan berkeliling sambil berdoa semoga mereka berdua mau membantu Juli.
setelah 1 jam mereka berdiskusi Juli pun kembali dan melihat ke 2 wanita itu sedang menunggu nya.
Juli yang melihat itu semakin gugup dengan jawaban apa yang diberikan Mereka.
Juli pun duduk dengan memasang muka santai tapi dalam hatinya dia kena mental.
"jadi apa jawaban kalian" ucap Juli tenang.
Fu Hua dan Bronya yang mendengar itu pun menundukkan kepalanya.
Juli yang melihat itu pun menghela nafas dan berkata.
"Baiklah aku tau jawaban kalian berdua. aku juga tidak memaksa kalian untuk membantu ku" ucap Juli sedikit kecewa karena mereka berdua tidak mau ikut dengan Juli.
Fu Hua dan Bronya yang mendengar itu tersentak kaget dan Bronya mata nya merah ingin menangis.
"Ehhh....apa yang kau katakan Yuu? apa kau ingin kami menolaknya?" ucap Bronya dengan mata merah.
Juli yang mendengar itu pun berbalik dan bingung.
"Bukannya sudah jelas kalian menolaknya?" ucap Juli.
Bronya yang mendengar itu pun menangis.
"bodoh hikss.... hikss kami tidak menolaknya. kami ingin ikut dengan Yuu hiksss...hiksss tapi kenapa Yuu malah berkata seperti kami tidak boleh ikut dengan Yuu hikss...hikss." ucap Bronya sambil menangis.
sedangkan Fu Hua diam menunduk untuk menahan tangisnya.
Juli yang mendengar itu terkejut karena dia kira 2 gadis ini akan menolaknya.
"Ehhhhhhhhhhhh.....jadi kalian ingin ikut dengan ku?" ucap Juli.
ke 2 wanita itu hanya mengangguk dan masih menangis.
Juli yang melihat itu merasa bersalah karena dia yang membuat ke 2 wanita itu menangis.
"Maafkan aku...aku salah. aku kira kalian akan menolak ku karena kalian ingin menjauh dari ku" ucap Juli menunduk.
Fu Hua dan Bronya pun melihat Juli seperti itu mendekati nya dan memeluk Juli.
Huppppp.....
"Kami juga minta maaf karena tidak memberikan jawaban secara langsung." ucap Fu Hua.
Bronya mengangguk dan berkata.
"Kami akan ikut kau untuk menyelamatkan dunia ini karena dunia ini sangatlah kacau. dan kami memiliki syarat" ucap Bronya.
Juli pun yang masih di peluk mereka bertanya.
"Apa syaratnya? aku janji bakal tepatin syaratnya" ucap Juli.
Fu Hua dan Bronya yang mendengar itu tersenyum manis dan berkata secara bersamaan.
"Jadikan kami istri mu." ucap mereka berdua.
Juli yang mendengar itu diam dan terkejut.
"Ehhh? EHHHHHHHHHHHH....." Juli kaget.
"a-a-a-apa kalian yakin? aku sudah memiliki 3 istri dan 4 anak, 1 tunangan dan 1 kekasih" ucap Juli. {Note ; 1 kekasih ? kau bilang 1 kekasih? setelah kau secara tidak langsung membuat Harem, kau bilang 1 kekasih?.}
Fu Hua dan Bronya yang mendengar itu terkejut dan tersenyum.
"Tidak masalah. asalkan kau mau mencintai kami secara rata dan tidak pilih kasih" ucap Fu Hua tersenyum manis yang mana senyum nya dapat membuat 1 benua perang WAIFU :v.
Bronya hanya mengangguk saja.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"aku tidak tahu harus bilang apa. terutama aku memiliki istri loli" ucap Juli sambil melirik ke arah Bronya.
Bronya yang melihat itu tersenyum dan berkata.
"apa kau suka itu." ucap Bronya sambil tersenyum menggoda Juli.
Juli hanya tersenyum dan berkata.
"Tentu. mau kau loli atau milf tidak masalah, karena aku menyukai semua nya." ucap Juli sambil mengelus kepala mereka berdua.
Fu Hua dan Bronya hanya tersenyum saja.
Juli pun berkata.
"Baiklah mari kita menaklukkan dungeon yang tersisa dan membantu anak ku yang sedang perang. firasat ku berkata akan ada musuh kuat yang akan menyerang mereka" ucap Juli serius.
Fu Hua dan Bronya yang mendengar itu melepaskan pelukannya dan berkata.
"Mari kita selesaikan aku juga tidak ingin salah satu anak ku terluka." ucap Fu Hua.
bronya hanya mengangguk saja.
Juli yang melihat itu juga mengangguk dan berkata.
"Mari kita mulai" ucap Juli.
Bersambung...
****
jangan lupa like, vote, share, dan, kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye.
__ADS_1