Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
125. Kembali pulang ke Kekaisaran Holy Britannian


__ADS_3

Sedangkan di suatu tempat yang sangat jauh, orang-orang awam tidak akan mengetahui tempat itu kecuali para Dewa Dewi dan Eksistensi yang lebih tinggi dari mereka.


tempat itu adalah Dimensi End atau dimensi akhir, Dimensi itu hanya bisa di masuki oleh orang-orang yang memiliki Level 100 Miliyar ke atas saja. jika tidak mereka akan mati menjadi debu.


di Dimensi End terdapat sebuah kerajaan yang sangat menyeramkan, bahkan cahaya pun tidak nampak sama sekali disana meski hanya secuil pun.


di Aula kerajaan itu terdapat 5 kursi yang menghadap ke sebuah Kursi yang sangat besar sekali bahkan melebihi ukuran Ras Giants yang Juli kalahkan dulu.


di kursi-kursi itu ada orang yang mendudukinya.


"Jadi apa yang akan kita lakukan? sepertinya sisa dari anggota 72 Iblis Solomon berencana untuk berkerjasama dengan Penguasa ABSOLUTE RULER OF ALL THE REALM yang terakhir, bila seperti ini maka kita harus mempercepat proses membangun Yang Mulia King Void." ucap orang itu yang merupakan salah satu dari anggota 72 Iblis Solomon yang tidak lain Marbas yang berada di peringkat ke-5 dari Iblis Solomon.



{Ilustrasi Marbas, memiliki Level 973 Miliyar.}


"Tenanglah Marbas, kau tidak perlu khawatir. mereka pasti tidak bisa apa-apa meski berkerjasama, karena waktu 5 tahun tidak akan cukup untuk memperkuat pasukan mereka." ucap iblis disebelahnya yaitu Gamygyn.



{Ilustrasi Gamygyn, berada di peringkat ke-4 dengan Level 978 Miliyar.}


lalu ada yang berbicara saat Gamygyn berkata seperti itu.


"Benar apa yang dikatakan Gamygyn, mereka hanyalah Iblis bodoh yang sudah sok Suci." ucap iblis itu.



{Ilustrasi Vassago, berada di peringkat ke-3 memiliki level 985 Miliyar.}


"Aku bisa melihat masa depan bahwa mereka akan mati secara percuma." ucap Vassago yang dikenal bisa melihat masa depan hanya sekilas saja.


lalu ada Iblis yang berkata, disebelahnya.


"Kalian bisa diam? kalian hanya akan menggangu proses kebangkitan King Void." ucap Iblis itu dengan kesal.



{Ilustrasi Agares, berada diperingkat ke-2 dan memiliki level 987 Miliyar.}


Marbas, Gamygyn, dan Vassago pun terdiam saat mendengar ucapan dari Agares.


lalu di sebelah Agares dan iblis yang nampak hanya diam saja, dia adalah Iblis terkuat dari 72 Iblis Solomon yaitu Baal.



{Ilustrasi Baal, berada diperingkat pertama dari 72 Iblis Solomon dengan memiliki level 997 Miliyar. yang dimana Level nya hampir mendekati Juli.}


lalu Baal pun berkata.


"Kalian apa yang ditakutkan? Bila 72 Iblis Solomon berkerjasama dengan Penguasa ABSOLUTE RULER OF ALL THE REALM maka mereka hanya akan mati sia-sia, kalian tau kan bahwa sekutu yang dimiliki oleh penguasa alam semesta saat ini hanya kebanyakan manusia rendahan?." ucap Baal yang mengejek pasukan dan bawahan yang Juli miliki.


lalu Vassago pun berkata.


"Habisi saja mereka." ucap Vassago tersenyum menyeringai.


lalu Gamygyn pun berkata.


"Benar Habisi saja mereka semua, Karena manusia adalah mahkluk paling lemah." Ucap Gamygyn. {Note ; Belum tau dia kekuatan istri sama anak-anak Juli, fiks mereka mengibarkan bendera perang.}


mereka pun tersenyum menyeringai dan Baal berkata.


"Kalian tenang saja, kita pasti yang akan menguasai alam semesta ini bersama dengan Yang Mulia King Void." ucap Baal.


yang lainnya hanya mengangguk setuju.


Lalu Baal pun berkata dengan tersenyum menyeringai.


"Dalam waktu 5 tahun, alam semesta akan mengalami Kehancuran." ucap Baal tersenyum menyeringai.


sedangkan disisi lain saat ini ada seorang Pria yang juga ikut tersenyum menyeringai saat mengetahui pembicaraan dari ke 5 Iblis Solomon itu.


"Dalam 5 tahun juga kalian akan merasakan arti dari penyiksaan." ucap Pria itu yang tidak lain adalah Juli yang tersenyum menyeringai.


Juli berucap seperti itu karena ia sudah tau seperti apa masa depan nanti karena kemampuan yang dimilikinya melebihi semua mahkluk yang tercipta di seluruh alam semesta ini.


"Yaa apa yang dikatakan Iblis Vassago itu benar, bahwa manusia akan mati secara percuma. tapi apa dia melupakan siapa aku sebenarnya? xixixi... sepertinya ini menarik terutama King Void itu, aku akan menunggu mu 5 tahun lagi. karena 5 tahun itu sudah lebih dari cukup untuk melawan balik kalian semua." ucap Juli tersenyum percaya diri.


lalu Juli pergi menuju kamar Sistri untuk beristirahat sebelum esok hari berangkat menuju Kekaisaran Holy Britannian.


'Yahhhh....paling tidak itu masa depan yang cerah meski ada sedikit duka.' ucap Juli tersenyum campur aduk antara senang dan sedih.


[Ding!!! Host tidak perlu khawatir tentang masa depan yang akan terjadi.


Bila Takdir mengecewakan Host maka ubah Takdir itu menjadi tunduk kepada Host agar tidak mengecewakan Host.] Ucap System.


Juli yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai.


'Benar apa yang dikatakan oleh System, Takdir? aku adalah orang yang menentukan Takdir seseorang dan seluruh alam semesta ini. jadi akan ku pastikan ini semua akan berakhir dengan Good Ending.' ucap Juli tersenyum menyeringai dan pergi beristirahat saat tiba di kamar Sistri.


Keesokan harinya....


BRUUAKKKKKKK.....


di kastil kerajaan 72 Iblis Solomon terjadi sebuah keributan.


"ARGHHHHHH.....Bang*sat Kenapa ada kelabang disini WOIIIIII.....?" ucap Juli berteriak karena terkejut saat bangun ia melihat kelabang yang keluar-masuk melalui telinga nya.


semua orang yang masih belum bangun pun tiba-tiba terkejut saat mendengar teriakkan Juli yang membuat kastil disana getar hebat bahkan ada retakan di dinding kastil itu.


semua orang pun langsung berlari menuju kamar yang Juli tempati.


CLEKKK.....


pintu kamar pun dibuka oleh Amdromalius.


"Juli ada apa? kenapa kau berteriak-teriak sepagi ini?." ucap Amdromalius panik.


lalu Amdromalius mencari Juli dan melihatnya yang saat ini berada di atas lemari sambil melempar sihir Api berukuran besar.


"STOPPPPPPPPP JULI, BILA KAU MELEMPAR NYA MAKA KASTIL INI AKAN HANCUR LEBUR." Ucap Amdromalius syok dan panik menghentikan Juli.


Juli yang mendengar suara pun segera mencari sumber suara dan melihat Amdromalius.


Juli pun langsung berteriak.

__ADS_1


"Amdromalius cepat usir kelabang itu sekarang, atau ku hancurkan kastil ini berserta Isi-isinya." ucap Juli berteriak kepada Amdromalius.


anggota 72 Iblis Solomon yang mendengar itu pun menatap Juli datar dan Zepar pun berkata.


"Kukira kenapa hingga membuat semua orang panik, ternyata hanya sebuah kelabang. ayo kembali dan mempersiapkan pasukan untuk pergi." ucap Zepar mengajak yang lainnya.


yang lainnya hanya mengangguk setuju dan pergi meninggalkan Juli.


Juli yang melihat itu panik dan ia ingin ikut juga.


"Heii tunggu aku." ucap Juli panik.


tapi anggota 72 Iblis Solomon tidak mendengarkan dan pergi bersama.


saat Juli panik tiba-tiba ia melihat Amon yang kembali dan memungut kelabang itu sambil tersenyum jail.


Juli yang melihat itu pun berkata.


"Fiks dia loli yang berbahaya, aku yakin bahwa dialah penyebabnya." ucap Juli melihat Amon yang pergi sambil membawa kelabang itu di tangannya dan tersenyum bahagia.


sedangkan disisi kastil kerajaan 72 Iblis Solomon sudah mempersiapkan pasukan mereka untuk bersiap-siap pergi bersama Juli kembali Kekaisaran Holy Britannian.


Juli pun hanya berdiri dari kejauhan untuk melihatnya karena ia tidak ingin dekat-dekat, disebabkan Amon masih memegang kelabang di tangan nya sambil tersenyum manis ke arah Juli.


Juli yang melihat itu pun merinding melihatnya.


setelah beberapa saat akhirnya pasukan dari anggota 72 Iblis Solomon yang tersisa pun telah dikumpulkan, dan Zepar juga sudah menjelaskan semuanya kepada pasukan itu mengenai Juli yang merupakan penerus King Solomon dan juga mereka akan mengikuti Juli untuk pindah bersama-sama.


"Juli pasukan sudah siap, mari kita Pergi." ucap Zepar meneriaki Juli dari kejauhan.


Juli yang mendengar itu pun berkata dengan berteriak balik.


"Aku tidak akan kesana sebelum Amon menjauhi kelabang itu." ucap Juli berteriak.


anggota 72 Iblis Solomon pun menatap Amon seolah-olah menyuruh nya untuk membuang kelabang itu.


Amon yang paham pun berkata dengan pasrah.


"Baiklah-baiklah aku akan membuangnya." ucap Amon lalu ingin membuangnya.


tapi bukan membuangnya Amon malah melemparkan kelabang itu kepada Juli yang saat ini sedang melihat pasukan 72 Iblis Solomon dan tidak menyadari kelabang itu.


Plukkkkkk....


kelabang itu jatuh tepat di bahu Juli.


Juli yang merasa ada sesuatu di bahunya melihat dan terkejut saat ada kelabang.


"ARGHHHHHH.....Bang*sat kelabang Asw." ucap Juli membuang kelabang itu ke tanah.


"Fire Tecnique ; Fire Hell." ucap Juli menyebutkan sihirnya untuk memusnahkan kelabang itu.


tidak sampai disitu saja Juli juga menyerang nya dengan berbagai sihir.


"Wind Tecnique ; Wind Storm."


"Ice Tecnique ; Killer Ice."


"Earth Tecnique ; Giga Fall."


"Dark Tecnique ; Dark Arrow."


"Holy Tecnique ; Spears Holy Ark."


"*Mati.....mati.....mati....kau bang*sat*." ucap Juli dengan menyerang secara bertubi-tubi.


semua orang pun menjauh dari Juli saat sihir yang Juli keluarkan menyebar kemana-mana.


bahkan kastil kerajaan itu hancur lebur dan hanya menyisakan puing-puing bangunan.


setelah menyerang kelabang kecil itu secara gila, Juli pun bernafas lega.


"Hufttttt..... untung saja dia sudah mati." ucap Juli lega.


lalu ia melihat ke arah semua orang yang berada disana menatapnya ketakutan dan 72 Iblis Solomon menatapnya datar karena hanya menyerang sebuah hewan kecil sampai mengeluarkan sihir sebesar itu.


Juki yang ditatap seperti itu pun berkata.


"Kenapa kalian? seperti melihat hal konyol saja." ucap Juli datar.


Amdromalius pun berkata.


"Tentu saja kami seperti ini, karena kami baru saja melihat orang gila yang membunuh seekor kelabang dengan seheboh itu." ucap Amdromalius.


sedangkan Juli hanya tersenyum kecil dan berkata.


"Heheheh....itu adalah cara pengusir serangga yang aku pelajari." ucap Juli cegegesan.


semua orang yang melihatnya hanya merinding saat mendengar itu.


lalu Juli pun berbicara dengan Rapunzel melalui telepati.


'Rapunzel ini ayah, ayah akan kembali pulang membawa ± 500 juta pasukan yang dipimpin oleh 72 Iblis Solomon. jadi tolong kalian mengumpulkan semua pasukan karena ada ayah ingin bicarakan.' Ucap Juli.


'Ayahhhhhhhhhh.... akhirnya kau menghubungi Rapunzel juga, dari mana saja ayah haaa? berhati-hatilah saat pulang nanti semua mama sedang menunggu ayah untuk di hukum.' ucap Rapunzel.


Juki yang mendengar itu seketika berkeringat dingin dan berkata.


'Baiklah-Baiklah ayah akan menerima hukuman itu, tapi bisakah kau mengumpulkan semua orang saat ayah kembali nanti?.' ucap Juli.


'Baiklah ayah serahkan saja kepada Rapunzel. dan ayah berhati-hatilah Kakak Raphael saat ini sedang menunggu untuk menyiksa ayah.' ucap Rapunzel.


Juli yang mendengar itu sekali lagi berkeringat dingin dan ketakutan.


'Njirr kalo gini serba salah kalo aku Pulang, tapi aku sebagai kepala keluarga tidak boleh lari dari masalah. tapi kalo cari masalah itu bisa di pertimbangkan.' batin Juli tersenyum bangga.


lalu Juli pun berkata kepada 72 Iblis Solomon.


"Bisa kalian memberikan aku waktu sebentar? ada yang ingin aku urus sebentar saja." ucap Juli serius.


Zepar yang mendengar itu pun berkata.


"Apa yang ingin kau lakukan Juli?." ucap Zepar.


"Mau BAB." ucap Juli langsung berlari mencari tempat buang hajat karena kastil saat ini hancur lebur akibat ulahnya.

__ADS_1


semua orang yang mendengar itu menatap datar kepergian Juli.


sedangkan disisi Juli mencari tempat yang cocok untuk buang hajat, lalu Juli menemukan sebuah sungai yang ada pohon mati.


Juli yang melihat itu pun tersenyum manis dan berkata.


"Tempat yang cocok." ucap Juli tersenyum lalu membuka celananya dan jongkok.


saat membuang hajat Juli berbicara dengan System.


"Ekhmmmm....System aku ingin membeli sesuatu." ucap Juli sambil ngejan untuk mengeluarkan emas nya.


[Ding!!!! System ada disini dan juga Host jorok.] ucap System seperti menghina Juli yang bab sambil ngomong.


'*Maaf-maaf jadi System, aku ingin membeli 500 Miliyar pasukan dengan Level diatas 70 Miliyar.


lalu aku ingin membeli 5 juta Dungeon Tingkat Neraka.


dan juga membeli 600 Miliyar botol 100x Exp ganda.


ahh jangan lupa ubah waktu juga di Dimensi ku*.' ucap Juli.


[Ding!!! Memproses permintaan host.


Membeli 500 Miliyar pasukan dengan Level rata-rata 80 Miliyar dengan harga 400 kuadriliun.


Membeli 5 juta Dungeon Tingkat Neraka dengan harga 750 Triliun.


Membeli 600 Miliyar Botol 100x Exp ganda dengan harga 12 Kuadriliun.


Semua barang otomatis menjadi gratis karena jumlah poin shop Host yang tidak terbatas.


Waktu Dimensi Host sudah System ubah menjadi 1.000 tahun di dimensi host \= 1 bulan di dunia nyata.] Ucap System.


Juli yang mendengar itu hanya mengangguk dan berkata.


'Apa kau ada saran untuk menaikkan kekuatan ku System? selain mencari pasukan bayangan?.' ucap Juli.


[Ding!!! System menyarankan agar Host untuk mengulangi Level Host menjadi Level 1.


lalu Host melakukan Leveling untuk menaikkan Level Host, tenang saja Host tidak akan menjadi lemah kok.


System melakukan ini agar kekuatan Host 2x lebih kuat dari Level yang sama.


Host juga tidak perlu khawatir karena meski Host Level 1 tapi kekuatan Host yang saat ini masih ada disaat Host Level 1 yang artinya meski Host berlevel 1 tapi kekuatan Host sudah mencapai max Level.


System menyarankan ini agar Host menjadi jauh lebih kuat lagi.] ucap System.


Juli yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan berkata.


'Itu saran yang bagus System, tapi bagaimana agar aku secepat mungkin untuk menaikkan Level ku?.' ucap Juli.


[Ding!!! System menyarankan agar Tuan membeli di Shop System yaitu Planet Monster, yang dimana Planet itu berisikan Monster-monster dengan Level terendah 500 juta dan yang terkuat 950 Miliyar.


waktu disana juga berbeda dengan alam semesta ini, di Planet Monster 500 juta tahun hanya 1 hari di alam semesta ini.


Tetapi Host tidak boleh membawa siapapun, dan hanya Host yang diperbolehkan untuk pergi kesana. Planet Monster juga hanya bisa digunakan 1x dalam 10.000 tahun di alam semesta ini.


jadi gunakan sebijak mungkin dan Planet Monster hanya bertahan 2 hari saja di alam semesta ini, jadi Host di Planet Monster hanya 1 Miliyar tahun saja.] ucap System.


Juli yang mendengar itu pun berpikir sejenak dan berkata.


'Baiklah tolong belikan Planet Monster itu dan juga belikan 1000x Exp ganda dengan aktif kan seluruh tittle ku.' ucap Juli.


[Ding!!! memproses permintaan host.


Membeli Planet Monster dengan harga 800 Triliun.


Membeli 1000x Exp ganda dengan harga 500 juta.


Semua barang otomatis menjadi gratis karena poin shop Host miliki tidak terbatas dan barang otomatis disimpan dalam inventori.


Mengaktifkan seluruh tittle Host.


selamat anda mendapatkan buff yaitu 10.000x Exp ganda, karena mengaktifkan tittle.


selamat anda otomatis mendapatkan 1000x Exp ganda karena Title anda yaitu Monster Hunter.


selamat anda otomatis mendapatkan 1000x Exp ganda karena Title king the Monster.


selamat anda otomatis mendapatkan 100x Exp ganda karena akan melakukan Solo Leveling.] ucap System dengan notifikasi yang beruntun.


Juli yang mendengar itu sangat bahagia.


"Dengan begini aku tidak akan sulit untuk menaikkan Level ku dengan mudah." ucap Juli tersenyum manis.


lalu ia pergi cebok dan memakai celananya, tidak lupa juga ia mencuci tangan nya menggunakan sabun cair yang sangat mahal yang ia miliki. lalu kembali ke pasukan 72 Iblis Solomon.


"Woiii semuanya mari kita berangkat." ucap Juli melambaikan tangannya.


72 Iblis Solomon pun langsung menutup hidung saat Juli mendekati mereka.


Juli yang melihat itu pun berkata dengan kesal.


"Kalian tidak perlu tutup hidung, aku sudah mencuci tangan ku menggunakan sabun. bila kalian masih seperti itu akan ku comot itu eeq ku dan mengoleskan kemuka kalian semua." ucap Juli tersenyum nakal.


72 Iblis Solomon yang mendengar itu pun langsung menurunkan tangannya dari hidung.


"Baiklah mari kita pergi, kita tidak ada waktu untuk bersantai saat ini." ucap Juli.


72 Iblis Solomon hanya mengangguk dan tersenyum kecil.


"Aku akan menteleportasi kalian semua secara serempak jadi tutuplah mata kalian, jangan sampai ada yang membuka disaat aku menyuruhnya." ucap Juli.


semua hanya mengangguk dan menutup mata mereka.


Juli yang melihat itu pun hanya mengangguk dan segera menteleportasi kan mereka semua.


Bersambung....


***


kalian pengen liat Juli leveling atau langsung pas jadi Op? komen yaa biar author bisa buat kelanjutannya.


jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.

__ADS_1


see you next time dan bye bye.


__ADS_2