
saat ini di Arena academi Barbara.
setelah kepala academi tiba ia pun segera menyembuhkan para guru lalu para guru pun menyembuhkan para penonton yang pada pingsan.
seusai menyembuhkan para penonton, mereka pun kembali sadar dan terlihat bahwa mereka masih merasa ngeri dengan hal yang tadi.
disaat mereka ribut membahas hal yang tadi tiba-tiba di tengah Arena academi muncul sebuah portal Cahaya.
lalu dari portal Cahaya itu pun keluarlah para anggota 10 Dewan Elite.
Para penonton pun diam membisu karena mereka masih ingat dengan kekuatan mengerikan yang dimiliki oleh 10 Dewan Elite.
keheningan itu pun di pecahkan oleh kepala academi.
"Selamat Datang kembali para anggota 10 Dewan Elite dan terimakasih sudah membantu mengehentikan para gelombang Monster di Dimensi alam Monster." ucap kepala academi.
para penonton yang mendengar itu pun kembali sadar dan bersorak.
Prokkkk....Prokkkk....
Fiuiittttt..... Prookkk....
para penonton bersorak kegirangan menyambut kedatangan anggota 10 Dewan Elite bahkan para murid-murid academi yang awalnya mengejek mereka saat pertama kali pendaftaran masuk academi, mereka pun menjadi segan, takut serta kagum dengan Anggota 10 Dewan Elite.
sedangkan Juli yang saat ini berdiri paling belakang karena malas menjadi pusat perhatian pun hanya diam saja, ia juga sudah kembali ke dalam wujud penyamaran nya.
setelah sorakan para penonton akhirnya perlombaan pun dilanjutkan.
"Baiklah untuk perlombaan pertama telah selesai, dan untuk jumlah poin tertinggi saat ini di pimpin oleh Tim 10 Dewan Elite dengan jumlah poin yang sangat tidak masuk akal dalam sejarah berdirinya academi Barbara, jumlah poin mereka yaitu 957 Miliyarrrrrrrrr...." ucap Pembawa acara itu dengan heboh.
sekali lagi para penonton bersorak karena kehebatan dari Tim Juli.
"Lalu posisi ke 2 di pimpin oleh Tim The One dengan jumlah poin 195.000 Mari bertepuk tangan." ucap pembawa acara.
tapi sayangnya para penonton hanya diam saja bahkan tidak ada yang bersorak sama sekali.
Juli yang melihat itu pun tidak tahan untuk menahan tawanya.
"HAHAHAHA.... Sungguh lucu sekali, sekarang ada tontonan menarik yaitu para anggota dari Tim The One akan mengonggong seperti Anj*ing di tengah-tengah Arena." ucap Juli yang nampak sangat bahagia.
para penonton yang awalnya hanya diam pun tertawa terbahak-bahak mendengar itu.
"Cepatlah kalian mengonggong, bukannya kalian hebat? maka hanya menggonggong di tengah Arena tidak akan melukai harga diri kalian." ucap salah satu penonton.
"Buruan, kami ingin menyaksikan penampilan dari 10 Dewan Elite lagi untuk perlombaan selanjutnya. apa kalian takut? bukannya kalian tadi mengejek 10 Dewan Elite yaa? mengatakan bahwa mereka melakukan cara curang?." ucap salah satu kelompok lainnya yang ikut dalam turnamen.
sedangkan anggota The One hanya diam dan menahan malu mereka karena di ejek oleh semua penonton, bahkan para Raja saja tertawa dan ikut mendukung untuk para anggota The One melakukan hal yang disuruh oleh Juli.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Heyyy....Heyyy apa para bangsawan dari Kekaisaran dan para pahlawan tidak menepati janjinya? apa ini yang disebut dengan tong kosong nyaring bunyinya? xixixixixi...sungguh para pahlawan dan bangsawan kekaisaran sekarang mulai mencoreng nama baik mereka dengan mengikari janji mereka, sepertinya lupakan saja taruhan sebelumnya lagian kalian tidak akan masalah bila di hina oleh seluruh benua karena mengikari janji." ucap Juli memprovokasi Tim The One.
semua penonton pun melempari Anggota The One.
"Wooooo....dasar lemah, begitu saja tidak berani." ucap salah satu penonton melemparkan sampah makanan.
begitu juga dengan yang lainnya melemparkan sampah kepada anggota The One.
BRUUAKKKKKKK....
"Bang*sat siapa yang lempar meja WOII?." ucap salah satu penonton kaget karena ada meja terbang dan jatuh di mengenai Akira.
Juli yang melihat itu pun semakin tertawa terbahak-bahak.
"Hahahaha....siapa pun yang melemparkan meja itu aku sungguh berterimakasih." ucap Juli tertawa hingga berguling-guling.
"Hahahah....anjir gak tahan aku ngakak gila." ucap Juli.
begitu juga dengan Perserta yang lainnya juga ikut tertawa karena puas melihat itu.
sedangkan Akira tidak ada tim medis yang menolongnya dan ia disembuhkan oleh anggota Tim nya.
Juli yang melihat itu semakin tertawa.
"Hahaha... mampus udah kena meja gak ada yang mau nolongin lagi hahaha....makanya jangan sok-sokan, makan tuh muka godlooking jangan muka aja yang dipoles sampe putih mencleening gitu." ucap Juli tertawa.
Akira hanya menatap Juli tajam karena ia sangat benci sekali melihat Juli yang mempermalukan dirinya.
begitu juga dengan Anggota The One lainnya yang menatap Juli tajam dan ingin Membunuh nya.
Juli yang tertawa terbahak-bahak pun seketika berhenti dan menatap balik para Tim The One.
"Apa? mau ajak kelai? sini maju kalian semua gak takut aku sama kalian yang hanya debu di mata ku." ucap Juli tersenyum merendahkan Tim Akira.
"Mending Sekarang lakukan taruhan kalian, atau aku akan menyiksa kalian semua." ucap Juli tersenyum menyeringai.
seketika murid-murid kelas 1-S ketakutan saat melihat senyuman Juli.
mereka yang tidak ingin disiksa oleh Juli pun segera berujud seperti seekor Anj*ing, bahkan pangeran Darwin, Roberto, dan para pahlawan juga ikut bersujud.
Juli yang melihat itu pun tersenyum menyeringai dan berkata.
"Katakan seperti ini ya 'Kami Anggota kelas terkuat mengakui kekalahan kami melawan kelas E yang di anggap sampah oleh orang lain, dan kami siap melakukan taruhan kami seperti seekor anj*ing di tengah-tengah Arena academi.' katakan seperti itu serentak." ucap Juli tersenyum menyeringai.
"Ahhh jangan lupakan menggonggong yaa." ucap Juli tersenyum manis.
murid-murid kelas 1-S hanya pasrah dan mengikuti perintah Juli.
"Kami Gukk... Gukk Anggota kelas Terkuat Gukk...Gukk mengakui Kekalahan kami Gukk...Gukk melawan kelas E yang di anggap sampah oleh orang lain Gukk...Gukk dan kami Gukk...Gukk melakukan Taruhan kami Gukk...Gukk seperti seekor Anj*ing Gukk...Gukk di tengah-tengah Arena Academi Gukk...Gukk." ucap para murid-murid kelas 1-S seperti seekor Anj*ing.
Juli yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan berkata.
"Baiklah, karena kalian menepati janji kalian. maka kalian tidak akan di ejek oleh orang-orang, tapi itu tidak menutupi kemungkinan bahwa ada seseorang yang merekam hal tadi dan menyebarkan nya melalui layar hologram, seperti ini." ucap Juli tersenyum menyeringai sambil menunjukkan sebuah rekaman yang tadi.
Para murid-murid kelas 1-S hanya diam dan mengutuk Juli dalam hati.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Okeh terimakasih, Bila kalian ingin bertaruh seperti tadi lagi untuk perlombaan selanjutnya maka aku siap menerima taruhan itu xixixixi." Ucap Juli tertawa kecil dan pergi menuju ruang peristirahatan khusus setiap Tim masing-masing.
para penonton pun bersorak melihat hal tadi dan mereka bahkan tidak segan-segan mengejek para murid kelas 1-S dengan kata-kata menyakitkan.
lalu para perserta perlombaan pun kembali ke ruang masing-masing untuk beristirahat sebelum lomba ke 2 akan dimulai 30 menit lagi.
***
30 menit pun berlalu...
waktu jam istirahat pun telah selesai sekarang saatnya perlombaan ke 2 yaitu Pertempuran antar peliharaan setiap Tim.
saat ini diperjalanan menuju arena Anggota 10 Dewan Elite sedang membahas peliharaan apa yang akan mereka gunakan.
"Ngomong-ngomong kita pake siapa? Grif? Foxxy? Kir? Aurora? atau Bears? siapa yang kita pake?." ucap Juli bertanya.
__ADS_1
Teman-teman Juli pun diam berfikir.
"Hmmm...ketua bagaimana kalo kita keluarkan aja semuanya, terus nanti biar dari salah satu mereka yang maju? lagian mereka semua kan tunduk sama ketua dan mereka tidak terlalu akrab sama kami." ucap Kenzo.
"Itu karena kau kepala batu, makanya mereka tidak mau dekat kau. dan hanya dekat kepada Zero, ketua dan istrinya saja." ucap Mirio kesal.
"Hehehe...maaf, kan waktu itu aku tidak sengaja mengarahkan sihir ku kepada mereka." ucap Kenzo tertawa kecil.
"Iyaa karena tidak kesengajaan mu itu hampir Membunuh kita karena dikejar oleh Grif, Foxxy, Aurora, Kir dan Bears." ucap Mirio.
sedangkan Kenzo hanya cegegesan saja.
akhirnya mereka pun tiba di Arena academi dan terlihat bahwa kelompok lain sudah ada disana bersama peliharaan setiap masing-masing kelompok.
10 Dewan Elite dengan santainya berjalan menuju tengah-tengah Arena tanpa membawa peliharaan mereka yang dimana Membuat para penonton dan Perserta yang lainnya bingung, tapi mereka tidak terlalu memikirkan itu karena mereka yakin bahwa 10 Dewan Elite akan memberikan mereka kejutan lagi.
"Baiklah, terimakasih untuk semuanya yang masih setia menunggu kepastian ehh salah maksudnya menunggu perlombaan ini hingga selesai." ucap pembawa acara.
"Untuk perlombaan ke 2 ini akan ada sedikit perubahan, demi mempersingkat waktu maka perlombaan akan diubah yaitu menjadi pameran peliharaan setiap Tim." ucap pembawa acara.
"Siapa yang setiap peliharaannya Memiliki keindahan, kekuatan, serta bakat hebat akan menjadi pemenangnya." ucap pembawa acara.
"Jadi dipersilahkan untuk setiap kelompok untuk berbaris rapi dan keluarkan peliharaan atau kiat sebut saja maskot dari Tim kalian." ucap pembawa acara.
para perserta perlombaan pun segera berbaris rapi dan mereka juga sudah mengeluarkan maskot mereka semua, terlihat bahwa banyak sekali maskot-maskot yang mereka miliki sangat kuat dan indah.
"Baiklah mari kita mulai perlombaan yang ke 2 yaitu pameran Peliharaan/ maskot setiap Tim, kita mulai dari Tim pertama dari Tim The One." ucap Pembawa acara itu.
lalu ia mendekati kelompok Tim The One.
Terlihat bahwa para penonton terkejut melihat 2 maskot yang dimiliki oleh Tim The One.
"Woahhhhhh.... bukannya itu Monster tingkat Suci yaa? hebat sekali mereka bisa menjinakkan monster tingkat tinggi." ucap salah satu bangsawan.
begitu juga dengan penonton serta perserta yang lainnya juga ikut kagum melihat maskot tim the one.
"Tolong ketua nya bisa jelaskan Monster apa, berada di Tingkat apa dan Level nya." ucap pembawa acara itu.
Darwin yang merupakan selaku ketua Tim The One pun tersenyum penuh kemenangan seolah-olah bahwa maskotnya yang akan jadi pemenangnya.
"Baiklah saya akan menjelaskannya, untuk maskot saya yang pertama adalah Monster Harimau Rusa bertanduk yang dimana ia berada di tingkat Monster suci yang Berlevel 220.000." ucap Darwin tersenyum Sombong.
{Ilustrasi Harimau Rusa bertanduk.}
Harimau Rusa itu pun berdiri dari tidur nya dan membusungkan dadanya seolah-olah dia ingin pamer bahwa ia adalah yang terkuat.
ROARRHGHHHH....
Harimau Rusa itu pun mengaum yang membuat seluruh penonton bertepuk tangan.
Prokkkk.... Prokkk....
"untuk yang satunya?." ucap pembawa acara.
"Untuk yang satu nya ini adalah Rubah Bersayap Memiliki Tingkat Monster Suci dengan level 208.900." ucap Darwin sambil menunjuk sebuah rubah bersayap.
{Ilustrasi Rubah Bersayap.}
Rubah bersayap itu pun langsung terbang mengelilingi Arena academi untuk pamer.
Juli yang melihat itu pun berkata dengan santai.
"Baiklah terimakasih untuk Tim The mendapatkan 96 poin dari semua penilaian yang dinilai oleh juri." ucap pembawa acara itu.
Prokkkk....Prokkkk
para penonton pun bertepuk tangan saat mendengar poin yang didapatkan oleh Tim The One.
disaat pembawa acara itu ingin melanjutkan penilaian terhadap perserta lain ia berhenti saat mendengar ucapan dari Darwin.
"Kami kelompok The One menantang Tim 10 Dewan Elite untuk Taruhan di pertandingan ini, siapa yang kalah maka harus berlari mengelilingi Arena ini dalam keadaan tanpa busana." ucap Darwin tersenyum menyeringai.
Juli yang sedang bosan sambil mencoreti tanah arena menggunakan sebuah ranting pun tersenyum menyeringai dan berkata.
"Setuju, tapi tambah lagi yaitu bila kalah maka harus berlarian mengelilingi Arena academi tanpa busana dan berteriak 'Aku adalah anak mama, dan aku sangat suka mengintip mama ku mandi.' bagaimana?." ucap Juli tersenyum menyeringai.
Darwin yang mendengar itu terkejut dan ia pun berkata.
"Baiklah, aku terima. lagian kau tidak dapat mengalahkan maskot kami yang telah mendapatkan 96 poin." ucap Darwin tersenyum kemenangan.
sedangkan Juli hanya mengangkat bahunya dan kembali menggambar di atas tanah diikuti oleh anggotanya yang lain mencoreti tanah.
bahkan mereka mendengar bahwa mereka dibilang seperti anak-anak tapi Juli dan kelompoknya tidak mempermasalahkan itu, karena apa salahnya bila melakukan hal seperti anak kecil? lagian kalian pernah kecil kan? itulah yang mereka pikirkan.
perlombaan pun terus dilanjutkan perserta lain pun juga banyak yang mendapatkan nilai sempurna tapi tidak mencapai angka 90 poin dan saat ini yang tertinggi hanya Tim The One dengan 96 poin.
1 jam pun berlalu...
saat ini adalah giliran Tim Juli yang menjadi urutan terakhir.
"Hmmm....Tuan Juli dimana maskot anda?." ucap pembawa acara itu.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak ada."ucap Juli santai.
semua orang yang mendengar itu sangat terkejut dan Tim The One mulai mengejek Tim Juli.
"Hahahaha.... kukira kau akan sombong menerima taruhan ku, ternyata hanya orang bodoh yang tidak memiliki maskot." ucap Darwin.
semua penonton hanya diam saja karena mereka memang tidak ingin Menjelek-jelekan kelompok Juli.
Juli yang mendengar ucapan Darwin pun berkata.
"Siapa yang bilang gak ada? aku kan bilang T-I-D-A-K A-D-A bukan G-A-K P-U-N-Y-A." ucap Juli menatap Darwin.
"Tidak ada bukan berarti tidak memiliki, bisa aja tidak ada disini. tidak ada karena sedang tidur, tidak ada karena ada urusan. kan bisa gitu kenapa kau menyimpulkan bahwa aku gak punya?." ucap Juli mengejek Darwin.
Darwin yang mendengar itu sangat kesal tapi ia tetap mengejek Juli dan berkata.
"Bila kau punya terus dimana saat ini maskot kalian?." ucap Darwin tersenyum kemenangan.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Owhhh Maskot ku? di Langit." ucap Juli sambil menunjuk di atas langit.
semua orang pun segera melihat ke arah yang Juli tunjukkan, tapi mereka tidak melihat apa-apa.
"Dimana? apa kau mencoba membodohi kami?." ucap Roberto yang mencoba Mempermalukan Juli agar di ejek oleh para penonton.
__ADS_1
"Sabar tolol, jadi orang gak sabaran amat." ucap Juli menatap datar Roberto.
Roberto yang mendengar itu emosi dan ingin maju menyerang Juli.
tapi disaat Roberto ingin maju tiba-tiba aura yang sangat berat muncul yang membuat semua orang disana tertunduk kecuali 10 Dewan Elite.
dan Aura mencekam itu berasal dari atas langit, semua orang itu pun segera melihat keatas langit dan bertapa terkejut Mereka saat melihat ada 5 Monster berlevel tinggi yang sedang turun ke Arena academi.
BOAMMMMMM....
sedikit terjadi ledakan yang membuat debu berterbangan kemana-mana karena ulah ke 5 Monster itu mendarat di tengah-tengah Arena academi.
saat debu menghilang semakin terkejut nya mereka saat ke 5 Monster itu menjilati pipi Juli dan para istrinya.
"Heyyy Grif, dan Bears berhentilah ini geli hahaha..." ucap Juli yang sedang terbaring akibat dijilati oleh seekor beruang besar dan Griffin.
"Foxxy hentikan itu geli." ucap Asuka yang sedang dijilati oleh monster serigala.
"Aurora hahahaha....kau terlalu manja." ucap Shella yang sedang mengelus kepala seekor Naga.
"Kir lama tidak bertemu, sepertinya kau semakin besar." ucap Ayumi mengelus kepala kuda yang memiliki tanduk.
para penonton dan Perserta yang lainnya kagum melihat keindahan para Monster itu.
lalu pembawa acara itu pun kembali sadar dan berkata.
"Tuan Juli bisa jelaskan Monster apa saja yang menjadi maskot anda saat ini?." ucap pembawa acara.
Juli yang mendengar itu pun segera menyingkir dari beruang besar itu dan Griffin.
"Owhh ini adalah maskot kami, perkenalkan yang satu ini namanya Grif adalah Seekor Griffin Monster yang berada di tingkat Monster Kuno dengan Level 445.700." ucap Juli sambil mengelus kepala Griffin.
{Ilustrasi Griffin atau Grif.}
para penonton pun bertepuk tangan karena melihat Monster yang sudah lama menghilang sejak ribuan tahun lalu dan mereka kembali melihat nya lagi saat ini.
"Lalu yang sebelah ku ini namanya adalah Bears, seekor Monster beruang yang berada di tingkat Kaisar Monster dengan Level 385.000" ucap Juli sambil mengelus tubuh beruang putih besar itu.
{Ilustrasi Bears.}
para penonton sekali lagi bertepuk tangan ketika melihat Bears bergaya sambil menunjukkan beberapa Skill nya.
"Dan yang ke 3 yang bersama istri saya Asuka adalah seekor monster serigala bertanduk yang bernama Foxxy, Foxxy berada di tingkat Monster Kuno juga sama seperti Grif. Foxxy Memiliki Level 423.000" ucap Juli sambil menunjuk seekor serigala di pelukan Asuka.
{Ilustrasi Foxxy.}
Foxxy pun membusungkan dadanya dengan mengangkat kepala nya tinggi, para penonton pun kagum dengan kecantikan serta keindahan dari Foxxy.
"Yang ke 4 yang bersama Istri saya juga Shella adalah Monster Naga Pengunungan Es, nama naga itu adalah Aurora. Aurora berada di tingkat Monster Kuno dengan Level 520.000." ucap Juli tersenyum manis.
{Ilustrasi Aurora.}
Aurora pun langsung membentangkan sayapnya dan membusungkan dada miliknya, para penonton pun sekali lagi bersorak kegirangan ketika melihat keindahan dari Aurora.
" Dan yang terakhir bersama istri saya Ayumi, adalah Monster dari keturunan dari seekor Kirin. namanya ada Kir, Kir sendiri berada di tingkat Monster Mitos dengan Level 590.000." ucap Juli sambil menunjuk seekor kuda bertanduk.
{Ilustrasi Kir.}
Para penonton sekali lagi terpanah dengan pesona yang diperlihatkan oleh Kir, dan terlihat bahwa mereka bersorak gembira kepada Tim Juli.
Prookkk..... Prokkkkk....
"10 Dewan Elite adalah MVP tahun ini, aku yakin 100% bahwa Tim 10 Dewan Elite yang akan mendapatkan juara 1 di turnamen ini ataupun di Festival suci nanti." ucap Raja Leo yang bertepuk tangan dengan semangat karena melihat Monster yang di anggap adalah mitos.
para penonton pun Juga setuju dengan ucapan dari Raja Leo.
"Ini adalah Maskot kami, Tidak lebih tepatnya Mereka adalah kawan seperjuangan kami yang selalu ada di saat kami butuh." ucap Juli tersenyum manis karena ia tidak ingin menganggap Monster miliknya sebuah maskot ataupun peliharaan.
Pembawa acara itu sangat kagum dengan kata-kata Juli dan ia berkata.
"Baiklah Juri sudah memutuskan nilai poin yang didapatkan oleh Tim 10 Dewan Elite adalah 100 poin." ucap Pembawa acara itu.
penonton pun bertepuk tangan sekali lagi dengan gembira.
10 Dewan Elite hanya mengangguk dan tersenyum manis.
sedangkan Juli hanya tersenyum kecil dan mengelus setiap Monster-monster nya.
"Terimakasih, karena kalian ada. Tim kami jadi pemenangnya."ucap Juli berterima kasih kepada Monster nya.
para Monster nya hanya mengangguk dan senang sekali di elus oleh Juli dan para istrinya.
sedangkan Tim The One diam membisu ketika mendengar poin yang didapatkan oleh Tim 10 Dewan Elite.
Juli yang merasa ada kurang pun berkata.
"Oiyaa sepertinya aku melupakan sesuatu? apa yaa? Ohhh Taruhan." ucap Juli memukul tangannya ketika mengingat apa yang dia lupakan.
lalu Juli pun melirik ke arah Tim The One dan tersenyum menyeringai.
"Heyyy....Heyyy apa kalian melupakan sesuatu? itu loh Ta-ta-ta-ta." ucap Juli mencoba menakuti Tim The One.
"Ta-ta-ta-ta-taruhan." ucap Juli tersenyum menyeringai.
Tim The One yang mendengar itu pun sangat kesal kepada Darwin yang membuat taruhan seperti itu.
mereka dengan pasrah melakukan taruhan yang tadi mereka buat, dan mereka pun mulai melepaskan zirah dan baju mereka lalu hanya menyisakan ****** ***** saja yang menggunakan sebuah kain dililit.
Juli yang melihat itu pun tersenyum menyeringai dan berkata kepada para penonton.
"Ahhh untuk orang tua tolong di tutup mata anak kalian, karena ini tidak baik untuk dilihat." ucap Juli.
para penonton paham dan segera menutup mata anak mereka begitu juga dengan para wanita yang jijik ketika melihat itu.
sedangkan Juli tersenyum Nakal karena ia memiliki rencana buruk.
"Hehehehe waktunya pertunjukan." ucap Juli pelan hingga tidak ada yang mendengar nya.
Bersambung...
***
tunggu kelanjutannya 3 hari lagi yaa...
__ADS_1
jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye