Ending Ragnarok With System

Ending Ragnarok With System
2. SMA SAKURA


__ADS_3


SMA SAKURA



Tokyo, Jepang pukul 07.10


SMA SAKURA adalah sekolah favorit di Jepang karena semua siswa disana ada orang-orang dari golongan dompet emas atau {Orang Kaya/Orang pejabat}. Yuuzaki Juli Atau biasa dipanggil Juli/Yuu merupakan siswa terpintar disana yang selalu mendapatkan posisi pertama dalam segala mata pelajaran kecuali olahraga karena fisiknya yang lemah.


Juli memang murid terpintar bahkan wajahnya yang di atas rata-rata menjadi poin tambahan, tapi meski begitu dia selalu di cemoh bahkan di bully yang melebihi batas, salah satunya adalah mejanya yang sering di gantung di dekat jendela terkadang sepatunya yang dibuang ke tong sampah atau ke kloset WC dan masih banyak lagi. Meski begitu tidak ada guru yang mau turun tangan karna takut di adukan ke orang tua mereka dan diusir.


****


"Haaaaa.... akhirnya sampai juga disekolah untung masih jam 07.10 jadi gak telat" batinku sambil berjalan ke arah pagar sekolah. Sesampai di pagar sekolah aku menyapa Security yang baik ke aku.


"Hallo pak... selamat pagi, masih semangat pak?" Kataku sambil tersenyum ke arahnya.


"Owhh selamat pagi nak Juli, hohoho....jelas masih semangat dong" kata pak Security sambil memasang muka senyum dan memamerkan ototnya yang lumayan emang besar.


Aku hanya tersenyum lalu menjawab "saya duluan ke kelas yaa pak" kataku sambil berjalan menuju ke kelas ku.


"Owhh okeh hati-hati" kata pak Security. Lalu aku hanya melambaikan tanganku ke arah pak Security dan berjalan santai.


Saat aku melewati koridor kelas banyak siswa siswi yang disana menatap ku hina bahkan ada yang merendahkan ku, aku hanya diam sambil menunduk kan kepala ku karna aku gak mau menatap mereka semua.


"Coba lihat dia sok banget sih lewat depan kita padahal sekolah pake beasiswa aja sombong" kata laki laki disana sambil menertawakan ku.


"Iyaa kamu betul banget boyy...ku dengar dia yatim piatu yaa? Kasian banget sih hahahahahaha" kata teman pemuda itu disebelahnya.


"Iyaa kamu betul dia yatim piatu bahkan adiknya aja gak perduli ke dia hahaha" kata pemuda yang awal tadi mulai menghina aku.


Dan masih banyak lagi bisik bisikan, hinaan, bahkan sampe ada yg lempar sampah ke arah ku. Tapi aku hanya diam menunduk kan kepala dan tidak mau melawan karna aku takut adik ku di kena bully juga. Aku pun mempercepat jalan ku menuju ke kelas.


Sesampai dikelas aku pun masih ditatap rendah bahkan ada yang mulai menghina aku lagi, tapi aku diam dan menuju ke tempat paling belakang ke tempat duduk ku. Ketika aku duduk aku disapa oleh cewek yang duduk didepan ku.


"Selamat pagi Yuu-kun" kata wanita itu sambil tersenyum ke arah ku.

__ADS_1


"Ahhhh iyaa selamat pagi juga Alice" kataku dengan wajah datar.


Yap wanita ini bernama Nakiri Alice, Alice merupakan primadona di sekolah ku,, dan juga rival ku dalam pelajaran apabila dia dapat nomor 3 jangan harap ada yg dapat nomor 2 karena dia selalu di bawahku. Lanjut ke cerita Alice memiliki rambut berwarna putih ke abu-abuan dan warna mata abu abu yang memiliki daya tarik sendiri serta kulit nya yang putih bersih tidak ada noda sama sekali. Dan dia juga satu satunya orang yang mau ngomong ke aku biasanya orang lain hanya menghina ku saja.


"Oiyahh Alice kenapa muka mu dikasih hansaplas?" tanyaku ke Alice.



"Owhh i-i-ini aku cuma belajar masak terus gak sengaja luka kena minyak panas" kata alive gugup dan mukanya merah kaya apel karna malu.


"Puffftttt....hahaha anak dari pemilik restoran terbesar ternyata gak bisa masak juga yaa" kataku sambil tertawa kecil.


"Mooo~Yuu-kun berhenti mentertawakan ku" kesal Alice sambil mengembungkan pipi nya dan itu sangat lucu aku suka liatnya.


Aku pun menahan tawa ku,, emang sebelum nya Alice adalah cewek dingin ke semua orang termasuk ke aku,, tapi waktu itu sore hari ketika aku mau berangkat kerja sampingan ku aku melihat Alice di cegat sama om-om pedofil.


FLASH BACK ON


" Adek manis sapa namamu? Mau ikut om gak? Nanti Om belikan baju sama kasih adek manis ini kenikmatan yang gak ada dua-nya" kata om-om itu sambil senyum yang menjijikkan dan penuh nafsu.


"Gak makasih,, bisa jauhin saya ? Saya mau pulang atau anda mau saya teriak minta tolong ini?" Kata Alice dingin walau pun sebenarnya dalam hati dia takut "siapa aja tolong aku? Aku takut?" Batin alice ketakutan hingga mau nangis.


"Ayolah adek manis ikut om lagian percuma kamu teriak minta tolong lagian disini sepi" kata om-om itu sambil senyum menjijikkan.


Aku pun yang melihat itu langsung mau menolong Alice.


"Oiyyyy sayanggg.... kenapa lama betul kamu ku tunggu" kata ku dengan nada sedikit teriak dan pura-pura jadi pacar Alice.


Mereka yang melihat aku teriak pun kaget terutama Alice.


Alice yang paham maksudku pun menjawab "ini mereka mengganggu ku makanya aku lama" kata Alice.


Aku pun melihat ke arah om-om lalu berkata "kenapa om-om menganggu pacar saya? Apa om mau saya laporkan ke pihak berwajib karna telah menganggu orang?" Kataku


"Apa buktinya kami menganggu orang ?" Tanya om- om itu meremehkan ku.


"Apa om buta? Ato gak pernah disekolahkan? Om liat ke arah atas itu apa?" Kataku sambil menunjuk arah cctv.

__ADS_1


Mereka pun kaget dan langsung kabur, aku pun yang melihat itu tersenyum tipis.


Aku pun mendengar suara dari arah belakang ku "Anooo...terima kasih Yuu" kata Alice.


Aku pun bingung lalu berkata "sama-sama, kamu kenal aku?" Sambil menunjuk ke arah diriku sendiri.


"Iyaa aku kenal kamu siswa terpintar di SMA SAKURA" kata alice tersenyum tipis.


Lalu ia berkata "Namaku Nakiri Alice, siswa urutan ke 2 di sekolah kita" sambil tersenyum manis.


"Owhh Alice yaa aku tau nama mu tapi gak tau orangnya" kata ku datar.


Lalu aku ngomong lagi "ahhh soal tadi aku minta maaf sudah manggil kamu sayang dan lain kali jangan lewat jalan sepi"


"Ahhhh.. iyaa gapapa aku tau tadi kamu manggil aku gitu karna pengen nolongin aku" kata Alice dengan pipinya yang memerah.


"Yaudah kalo gitu duluan sampai jumpa" kataku sambil pergi.


"Iyaa sampai jumpa lagi" kata alice tersenyum manis.


"YUUZAKI JULI KAH?" Batin alice sambil tersenyum manis lalu pergi.


FLASHBACK END


"Hahahaha.....iyaa iyaa maaf aku udah ketewain kamu Alice" kataku sambil tersenyum manis ke arah Alice.


"Yuu-kun BAKAAAAAA...." Kata Alice dengan menundukkan kepalanya karna pipinya merah seperti apel menahan malu.


"Gawatttt....Yuu-kun senyumnya manis banget bisa-bisa kena diabetes aku" batin alice sambil tersenyum manis.


****


GIMANA CERITA PERTAMA KU? BAGUS GAK JANGAN LUPA KASIH SARAN YAA.


JANGAN LUPA SHARE, LIKE, DAN VOTE YAA BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT NULISNYA DIBULAN PUASA INI.


UP NYA GAK CEPAT JADI YANG **SABAR** YAA.

__ADS_1


__ADS_2