
Sebelum Juli Pergi....
"Xixixixixi....Kau bukan seorang ayah, jadi tidak akan tau." ucap Juli tersenyum manis.
"Yang jelas Apa ada Alasan seorang Ayah untuk melindungi keluarga kecilnya?." ucap Juli menundukkan kepalanya ke bawah.
disaat menundukkan kepala Juli mengingat masa bersama keluarga dan anak-anaknya.
***
Amdromalius yang mendengar itu pun tersenyum tipis dan berkata.
"Aku bukan seorang ayah? kau tau dari mana?." ucap Amdromalius menatap Juli.
Juli yang mendengar itu pun berkata dengan datar.
"Lah mana saya tau, kan saya cuma nebak." ucap Juli datar tidak takut sama sekali.
Amdromalius tersenyum tipis dan berkata.
"Sepertinya kau manusia yang menarik." ucap Amdromalius tersenyum ke arah Juli.
Juli yang melihat itu pun menutup seluruh tubuhnya dan berkata.
"Hentaiiii.... Aku masih normal yaa maaf, aku hanya menerima wanita bukan pria seperti diri mu." ucap Juli seperti wanita dan menatap jijik Amdromalius.
Amdromalius yang mendengar itu pun berkata.
"Njirrr sapa juga yang mau sama situ, mending sama kambing aku nikah daripada sama situ." ucap Amdromalius datar menatap Juli.
Juli yang mendengar itu pun semakin menatap Amdromalius dengan tatapan jijik.
"Ihhhhh....Fetish nya kambing, jangan-jangan kamu suka kambing? kalo mau ada di kerajaan ku itu 10.000 ekor kambing betina, lumayan langsung dapat istri 10.000." ucap Juli tersenyum mengejek Amdromalius.
Amdromalius yang mendengar itu pun berkata dengan kesal.
"Bukan kambing seperti itu Tololl." ucap Amdromalius dengan kesal.
Juli yang mendengar itu pun berkata dengan mengangkat bahunya.
"Abisnya kamu bilang lebih milih kambing di bandingkan manusia, tapi aku juga suka sama kambing sih. kalo kambing nya kaya Ganyu." ucap Juli sambil tersenyum mesum di akhir kalimat nya.
"Ganyu wangy wangy wangy." ucap Juli seperti membayangkan sesuatu.
Amdromalius yang mendengar itu pun tidak paham dan ia mengalihkan pembicaraan dengan topik lain.
"Oiyaa nama mu Yuuzaki Juli kan?." ucap Amdromalius dengan santai tanpa ada niat permusuhan sama sekali.
Juli yang merasakan tidak ada permusuhan sama sekali pun hanya mengangguk dan tersenyum kecil.
"Yaa aku Juli, Yuuzaki Juli. salam kenal Amdromalius." ucap Juli menjabat tangan ke arah Amdromalius.
Amdromalius yang melihat itu pun menjabat tangan balik Juli dan berkata.
"Salam kenal juga." ucap Amdromalius tersenyum tipis.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Jadi kau kesini ada apa? sebelumnya ada niat permusuhan sekarang malah damai-damai aja." ucap Juli.
Amdromalius yang mendengar itu pun berkata.
"Maaf soal yang tadi, aku hanya mengetes diri mu saja. ternyata seperti pandangan dari petinggi 72 Iblis Solomon, kau orang baik dan kita memiliki tujuan yang sama." ucap Amdromalius tersenyum tipis.
Juli yang mendengar itu pun bingung dan bertanya.
"Tujuan yang sama? bukannya kalian yaa yang membuat organisasi kejahatan di seluruh alam semesta ini untuk menguasai alam semesta?." ucap Juli bingung.
Amdromalius yang mendengar itu menggelengkan kepalanya dan berkata.
"Tidak kau salah, tujuan kami 72 Iblis Solomon membentuk organisasi kejahatan bukan untuk menguasai alam semesta. melainkan kami ingin membentuk aliansi untuk melawan Tangan kanan King Solomon yang dalam waktu 5 tahun dari sekarang akan bangkit berserta pasukan nya, dan untuk organisasi kejahatan sepertinya mereka salah mengambil jalan sejak dibentuk 10.000 abad yang lalu." ucap Amdromalius menjelaskan kepada Juli.
Juli yang mendengar itu semakin banyak pertanyaan di benaknya.
"Tunggu Tangan kanan King Solomon? kenapa kalian ingin melawan dia?." ucap Juli.
Amdromalius yang mendengar itu pun berkata.
"Perumpamaan seperti ini saja, bila kau adalah penguasa alam semesta yang ingin menjaga seluruh dimensi. maka Tangan kanan King Solomon kebalikannya yaitu dia ingin menghancurkan seluruh dimensi, dan membangun ulang agar dia yang menjadi penguasa mutlak." Ucap Amdromalius.
Juli yang mendengar itu pun mengerutkan keningnya.
"Lalu apa hubungannya dengan kalian yang merupakan bawahan dari King Solomon? Seharusnya kalian itu mengikuti jejaknya kan?." ucap Juli bertanya.
Amdromalius menggelengkan kepala dan berkata.
"Tidak, kami dan Tangan kanan King Solomon memiliki pemikiran yang berbeda. maka dari itu karena takut kami menjadi halangan Tangan kanan King Solomon, kami 72 Iblis Solomon di segel di gerbang Solomon agar tidak menghentikan dia." ucap Amdromalius.
"Tapi ketika kau melepaskan kekuatan yang sangat besar saat Menghancurkan Planet ke-4. tiba-tiba saja segel yang menyegel kami terlepas, dan tujuan aku ke sini untuk mengajak mu untuk bertemu dengan anggota 72 Iblis Solomon yang lainnya. dan kita akan membahas hal ini lebih lanjut." ucap Amdromalius.
Juli yang mendengar itu hanya mengangguk dan percaya, karena ia tidak melihat ada kebohongan sama sekali dari Amdromalius. bahkan System mengatakan bahwa yang dikatakan Amdromalius adalah kebenaran, tidak ada yang ditutup-tutupi.
"Baiklah aku akan ikut dengan kau, tapi sebelum itu bisa gak salurkan mana mu buat sembuhkan aku?." ucap Juli tersenyum tipis.
Amdromalius hanya mengangguk dan tersenyum kecil lalu ia menyalurkan setengah Mana sihir nya untuk mempercepat proses penyembuhan Juli.
tidak membutuhkan waktu lama akhirnya kekuatan Juli kembali, yang dimana ia bisa bertarung meski harus 1 vs 1 bila melawan musuh yang diatas level 950 Miliyar.
ketika sudah disembuhkan oleh Amdromalius tiba-tiba Zero datang di hadapan Juli untuk melindunginya.
"Juli berhati-hatilah, mereka berbahaya." ucap Zero waspada.
Juli yang melihat itu pun hanya tertawa dan berkata.
"Hahahahah.... Zero tenanglah mereka tidak melakukan apapun, jadi tidak perlu waspada seperti itu. lagian bila mereka melakukan hal jahat mereka sudah membunuh ku dari tadi." ucap Juli.
Zero yang mendengar itu kembali tenang tapi ia tetap waspada.
Juli yang melihat itu hanya menggelengkan kepala dan menjelaskan semua tentang yang diberi tau oleh Amdromalius.
Zero yang mendengar itu pun paham dan ia tidak waspada kepada pasukan 72 Iblis Solomon.
"Baiklah Zero, aku akan pergi untuk sementara waktu mungkin 2 hari lagi kembali saat final turnamen Festival Suci. aku mau menemui anggota 72 Iblis Solomon yang lainnya." Ucap Juli.
Zero hanya mengangguk dan tidak berkata apa-apa karena ia selalu yakin dengan rencana apa yang dimiliki Juli pasti akan menang.
lalu Juli memberikan sebuah surat kepada Zero dan berkata.
"Bisa kau memberikan ini kepada anak atau istri ku? tapi kau akan berpura-pura akting untuk mengerjai mereka. aku yakin pasti seru sekali mengerjai mereka apa lagi Raphael, dan juga katakan setelah kau memberikan surat ini bahwa aku berkerjasama dengan Amdromalius karena dia gila permainan dan aku menyogok dirinya gara mau memberikan aku informasi. meski lain seperti itu sih kenyataannya tapi gapapa kamu lakukan seperti itu aja Zero agar istri dan anak-anak ku tidak ikut pergi." ucap Juli tersenyum Nakal.
Zero yang mendengar itu hanya mengangguk.
"Baiklah aku akan berpura-pura kalah dari Amdromalius dan dibawa pergi olehnya." ucap Juli.
Zero dan Amdromalius hanya mengangguk mendengar rencana yang dilakukan oleh Juli.
setelah mereka berdiskusi mereka pun menjalankan rencana mereka, yang dimana Juli pura-pura bonyok dan diikat menggunakan rantai.
__ADS_1
dan Zero kembali memberikan surat itu.
"Baiklah rencana dimulai." ucap Juli bersemangat.
Zero dan Amdromalius hanya mengangguk dan tersenyum kecil.
***
kembali ke masa sekarang...
"Jadi itu penyebabnya ayah kalian pergi bersama 72 Iblis Solomon." ucap Zero menejelaskan kepergian Juli kepada istri dan anak-anaknya.
saat ini mereka sudah kembali ke kerajaan Alcemy.
"Dan untuk 2 hari lagi, kalian bersiap-siap lah karena akan ada keributan yang terjadi di turnamen Festival Suci." ucap Zero.
istri dan anak-anak Juli hanya mengangguk.
"Ahhh Juli juga menyuruh untuk para istrinya yang sedang hamil dilarang ikut." ucap Zero.
para Istri Juli hanya mengangguk dan mereka mengikuti perintah suami nya.
sedangkan disisi Juli saat ini.
"Amdromalius apa perjalanan kita masih jauh?." ucap Juli.
Amdromalius yang mendengar itu hanya mengangguk dan berkata.
"Markas yang kami buat sementara berada di sebuah Planet tak berpenghuni di sebelah Planet ke-9 ini, paling tidak kita akan sampai 5 jam lagi." ucap Amdromalius.
Juli hanya mengangguk dan tidak berkata apa-apa.
5 jam pun berlalu....
perjalanan Juli yang terbang dengan kecepatan tinggi pun akhirnya tiba juga di planet yang dimaksud oleh Amdromalius.
terlihat bahwa di planet itu gelap tidak ada cahaya matahari yang masuk menerangi planet itu, padahal ini masih siang hari tapi disana sangat gelap gulita.
buku juga melihat sebuah kastil kerajaan yang sedikit tua disana.
"Selamat datang Yuuzaki Juli di markas kami, maag bila tidak indah seperti yang kau bayangkan." ucap Amdromalius merendahkan diri.
Juli yang asyik melihat ke sekelilingnya pun berkata.
"Tidak masalah, disini hanya kurang cahaya matahari saja. makanya terlihat kurang menarik, coba ada cahaya matahari. maka kastil kerajaan ini akan indah." ucap Juli tersenyum manis.
Amdromalius yang mendengar itu hanya mengangguk dan tersenyum manis melihat sikap Juli yang terlihat baik dan berbahaya secara bersamaan, apa lagi pasukan bayangan Juli yang terus bersiap siaga untuk berperang membuat Amdromalius merasakan aura itu menjadi merinding saat di dekat Juli.
Amdromalius pun mengajak Juli memasuki kastil kerajaan itu.
Juli hanya mengangguk dan mengikutinya dari belakang, terlihat bahwa banyak sekali pasukan yang berkumpul di lapangan kastil ini.
"Amdromalius kenapa banyak sekali orang-orang?." ucap Juli.
Amdromalius yang mendengar itu pun berkata.
"Owhh itu mereka baru saja bebas seperti kami dari segel, mereka juga pasukan dari setiap 72 Iblis Solomon." ucap Amdromalius tersenyum tipis.
Juli hanya mengangguk dan melihat-lihat disekitar nya.
Juli pun dibawa Amdromalius menuju ruang aula kastil itu.
CLEKKKK....
Pintu aula terbuka, Juli dan Amdromalius pun masuk ke dalam sana.
tapi Juli bukannya takut atau apa malahan dia santai mencari kursi buat duduk.
"Amdromalius kursi mana? aku cape 5 jam terbang." ucap Juli datar di hadapan orang-orang kuat itu.
Amdromalius yang mendengar itu hanya mengangguk dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
lalu Amdromalius membawa kan kursi yang cukup mewah dan memberikan nya kepada Juli.
"Silahkan duduk Juli." Ucap Amdromalius tersenyum tipis.
Juli hanya mengangguk dan duduk bersila di atas kursi mewah itu.
lalu tangan kanannya menahan kepalanya yang dimiringkan.
"Jadi apa yang kita bahas?." Ucap Juli tegas dihadapan orang-orang kuat itu.
sedangkan amdromalius sudah kembali ke kursi miliknya.
lalu ada seorang wanita yang dikelilingi oleh Rubah berkata kepada Juli.
"Apa anda yang sekarang menjadi Penguasa ABSOLUTE RULER OF ALL THE REALM ?." ucap wanita bertelinga Rubah itu.
Juli yang mendengar itu pun berkata sambil memakan kacang yang ia beli dari System.
"Anda benar sekali Nona?." ucap Juli yang tidak mengetahui nama wanita itu.
Wanita Rubah itu paham maksud Juli pun memperkenalkan dirinya.
" Perkenalkan Nama saya Gremory, Saya Iblis Solomon peringkat ke 56." ucap gadis itu yang bernama Gremory.
Juli yang mendengar itu hanya mengangguk dan berkata.
"Senang bertemu dengan anda Nona Gremory." ucap Juli tersenyum tipis.
Gremory hanya mengangguk dan berkata.
"Tidak perlu pakai Nona, cukup Gremory saja." ucap wanita Rubah itu tersenyum tipis.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Baiklah Gremory, semoga kita bisa berteman dengan baik. seperti aku dan Amdromalius." Ucap Juli sambil melemparkan Cemilan ke arah Amdromalius.
"Amdromalius Tangkap, itu kue buatan istri ku. ku jamin kau akan Ketagihan." ucap Juli tersenyum tipis.
Amdromalius hanya mengangguk dan memakan kue itu.
"Woahhhhhh Juli ini sangat enak sekali, bagaimana istri mu membuatnya? apa kau bisa mengajarkan istri ku juga?." ucap Amdromalius antusias.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Baiklah nanti kau akan ku ajak ke Kekaisaran ku, dan aku akan mengajarkan kau dan istri mu secara langsung bersama istri-istri ku." Ucap Juli tersenyum tipis.
Amdromalius hanya mengangguk dan memakan kue Dorayaki buatan Juli dan istri-istri ia sebelumnya.
"Bila kalian mau kemari lah, aku membawa sangat banyak cukup untuk semua yang ada disini bahkan masih ada sisanya." Ucap Juli tersenyum tipis ke arah anggota 72 Iblis Solomon yang lainnya.
terlihat bahwa masih ada yang ragu-ragu dengan kue pemberian Juli.
__ADS_1
Juli yang paham akan itu pun berkata.
"Tidak perlu khawatir, bila aku ingin melakukan sesuatu tidak perlu melakukan hal bodoh seperti ini yang membuang waktu. Tinggal keluarkan pasukan ku sudah selesai dari tadi." ucap Juli tersenyum tipis.
mereka pun mengangguk setuju dan mulai memakan kue pemberian Juli tanpa ada curiga sedikitpun.
"Hmmmm....ini sangat enak sekali Juli." Ucap Gremory memakan Dorayaki itu.
"Enak kan, apa aku bilang pasti akan ketagihan bila kalian memakan kue buatan istri ku." ucap Juli bangga saat membicarakan tentang istrinya.
lalu ada wanita yang memiliki tubuh setengah naga ikut berkata.
"Ini enak sekali, aku ingin memakan seperti ini setiap hari." ucap wanita itu.
{Ilustrasi Wanita Naga itu bernama Sistri, Peringkat 12 dari anggota 72 Iblis Solomon dengan Level 910 Miliyar.}
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Bila Nona Sistri mau menjadi istri ku, maka setiap hari makan seperti ini mungkin saja bisa yang lainnya dan tidak kalah dari ini." Ucap Juli bercanda.
Tapi Juli tidak menyadari bahwa candaannya itu membawa berkah bagi nya.
"Baiklah aku bersedia menjadi istri mu, asalkan beri aku makan enak seperti ini setiap hari." ucap Sistri serius sambil memegang pipi Juli dan menatap matanya dengan penuh tekad.
Juli yang mendengar itu pun terkejut dan berkata.
"Tapi Nona Sistri saya bercanda saja, lagian kita baru saja bertemu tidak mungkin anda langsung mau menjadi istri saya." Ucap Juli.
Sistri yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak masalah, Kita bisa berpacaran setelah menikah untuk saling mengenal." ucap Sistri tersenyum manis.
Juli yang mendengar itu pun syok dan bergumam.
'This is just a halal woman, friend.' batin Juli dalam bahasa Inggris. {Note ; Artikan sendiri author malas ngasih tau :v.}
disaat Juli sedang syok ada seorang gadis kecil yang menarik baju nya.
"Tuan Juli bolehkah saya juga bergabung menjadi istri anda? saya pintar membuat keributan." ucap Gadis kecil itu.
Juli yang mendengar itu pun berbalik dan berkata.
"Ahhh Amon kah? aku tau kau pintar membuat keributan, karena kau yang menyebabkan di Neraka para iblis berperang." ucap Juli tersenyum garing dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Gadis kecil itu adalah Amon Peringkat ke 7 dari anggota 72 Iblis Solomon memiliki Level 947 Miliyar, ia sering menghasut para iblis di Neraka untuk berperang maka dari itu ia di bilang pintar membuat keributan.
lalu Gremory pun juga berkata.
"Juli aku juga ingin join war di keluarga mu." ucap Gremory sambil memakan kue dengan lahap.
Juli yang mendengar itu pun menatap datar Gremory dan berkata.
"Join war, kau sangka didalam keluarga ku hanya untuk tempat berperang." ucap Juli.{Note ; Gak sadar dia, padahal dia yang penyebab sering rusuh dikeluarga Yuuzaki gara-gara bawa istri baru Mulu.}
lalu ada seorang wanita yang mengangkat tangannya.
"Aku tidak bisa membiarkan kalian pergi tanpa aku, aku juga ikut bergabung menjadi istri tuan Juli." ucap wanita itu.
ia adalah Vepar, penguasa lautan yang lebih kuat daripada Leviathan. ia berada di peringkat 42 dari anggota 72 Iblis Solomon dengan Level 675 Miliyar.
Juli yang mendengar itu pun semakin menatap datar wanita yang ada disana.
"Sangka aku ini buka lowongan mencari istri yaa? seenaknya aja main gabung jadi istri." ucap Juli datar.
lalu ia melihat ke arah wanita yang nampak kalem sambil memakan kue yang diberikan oleh Juli.
"Setidaknya ada 1 wanita yang normal." ucap Juli pelan dan tersenyum manis ke arah wanita itu.
wanita itu yang merasa dilihat pun segera mencari orang yang melihatnya dan ia melirik ke arah Juli yang sedang tersenyum manis kepada nya.
"Anoooo....Tuan Juli ada apa yaa?."Ucap wanita itu.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak apa-apa, aku hanya bangga pada diri mu yang tidak mengatakan ingin menjadi istri ku." ucap Juli tersenyum manis.
wanita itu pun malu saat melihat senyuman Juli.
"A-a-a-anu Tuan Juli, sebenarnya saya juga ingin menjadi istri Tuan Juli jika diijinkan." ucap wanita itu yang merupakan Anggota Peringkat ke 70 dari anggota 72 Iblis Solomon bernama Seere, memiliki Level 395 Miliyar.
Juli yang mendengar itu pun tetap memasang senyum manisnya dan melihat ke arah pria dari anggota 72 Iblis Solomon.
"Apa kalian tidak ingin menjadi istri ku juga?." ucap Juli bertanya kepada para pria disana.
seketika para pria menjauhi Juli dan menatapnya jijik.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Sapa tau kalian juga ingin gabung gara-gara makan kue buatan istri ku, Ternyata kalian masih normal." ucap Juli bernafas lega.
lalu Juli berkata.
"Baiklah untuk pertemuan kita, akan lakukan malam saja agar lebih mudah berdiskusi. dan aku cape mau tidur, bisakah kalian menunjukkan kamar tempat aku beristirahat?." ucap Juli menguap ngantuk.
lalu Sistri mengangkat tangannya dan berkata.
"Istirahat dikamar ku saja." ucap Sistri.
Juli hanya mengangguk dan berkata.
"Terserah dimana saja, aku cape." ucap Juli.
"Dikolong kastil mau? kan terserah dimana aja." ucap salah satu iblis pria disana, yaitu Zepar Peringkat ke 16 dari anggota 72 Iblis Solomon dengan Level 865 Miliyar.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Iyaa aku tidur di kolong kastil, tapi setelah itu otak mu aku ledakkan mau?." ucap Juli tersenyum menyeringai.
Zepar yang mendengar itu langsung menggelengkan kepalanya karena ia takut terhadap Juli dan pasukan bayangan nya yang terus memantau pergerakan dari 72 Iblis Solomon.
lalu Juli pun dibawa oleh ke Sistri ke kamarnya dan di ikuti oleh gadis lainnya yang Join ke Harem Juli.
Bersambung....
***
Kalo misal gambar nya gak bisa kebuka kasih tau author yaa.
__ADS_1
jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye.