
aura yang yang sangat mengerikan itu pun tiba di hadapan Juli.
Juli yang melihat itu tersenyum menyeringai dan berkata.
"Yoooo kalian tiba juga xixixi...."ucap Juli tersenyum cegegesan.
anggota 10 Chaos Legion hanya diam mendengar Juli dan nampak dari penampilan mereka merata seperti Iblis.
Juli yang merasa di dimakan pun berkata.
"Bisu kah?."ucap Juli tersenyum mengejek.
lalu salah satu dari mereka pun maju dan berkata.
"Apa kau yang bernama Yuuzaki Juli?."ucap orang itu.
Juli yang mendengar itu pun malah bertanya balik.
"Apa kau juga yang bernama Yama?."ucap Juli memasang wajah serius tapi sambil menahan tawa nya.
orang itu pun kesal di kelakuan Juli dan berkata.
"Benar aku adalah dewa Yama. sekarang jawab pertanyaan ku apa kau yang bernama Yuuzaki Juli."ucap Dewa Yama dengan aura Level dan serius.
{Ilustrasi Dewa Yama.}
Juli yang ditanya seperti itu pun berkata dengan serius.
"Bukan. nama ku adalah Asmudin."ucap Juli serius.
dewa Yama yang merasa dipermainkan pun marah dan berkata.
"Aku serius bocah."ucap dewa Yama.
"aku tidak."ucap Juli datar.
dewa Yama pun sangat emosi dan maju menyerang Juli.
Bukhhhhh...
dewa Yama memukul Juli tapi dengan mudah Juli menahan pukulan itu dengan satu tangan.
SLASHHH....
Juli memotong tangan dewa Yama menggunakan katana God slayer.
"ARGHHHHHH.....bajingan beraninya kau melawan kami."ucap Dewa Yama menahan sakit tangannya yang putus.
Juli dengan santai berkata.
"Beranilah. kalo gak berani buat apa aku masih ada disini goblok."ucap Juli datar.
Dewa Yama yang mendengar Juli menjawabnya pun terdiam karena tidak tau harus apa dia berbicara dengan Juli.
lalu terdengar suara pria yang berasal dari salah satu anggota 10 Chaos Legion.
"Bukannya kau terlalu sombong anak muda?."ucap pria itu.
{Ilustrasi peringatk ke-9 yaitu azathod.}
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Kenapa bila aku sombong? gak suka? yaudah pulang sana kenapa sibukin orang."ucap Juli menatap datar azathod.
azathod yang mendengar itu pun sangat terkejut dan berkata.
"Kauuuuu....apa kau tidak takut dengan kami haaa.?"ucap azathod.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak. kenapa? kalo berani maju sini nahh satu-satu kalo berani."ucap Juli sambil mengambil kapak Rhitta nya.
azathod yang mendengar itu ingin berkata tapi langsung dipotong oleh Juli.
"Gak usah banyak bacot kaki ayam. mending maju sudah sini nahh."ucap Juli.
azathod yang merasa dihina pun sangat emosi dan langsung maju menyerang Juli.
tapi sebelum azathod mendekati Juli, Juli langsung menyerang menggunakan sihirnya.
"Sunshine Tecnique ; Sun Destroyer." ucap Juli.
lalu muncul matahari kecil yang meledak saat mengenai azathod.
KABOOMMMMM....
ledakan sangat besar hingga membuat debu berterbangan kemana-mana.
setelah debu itu menghilang terlihat bahwa azathod mengalami luka yang sangat parah sekali hingga membuatnya pingsan.
lalu Juli pun berkata.
"Level di bawah 300.000.000 saja PEMBUALAN."ucap Juli tersenyum menyeringai.
seluruh orang-orang yang menonton dari layar hologram sangat terkejut karena Juli dengan mudah mengalahkan orang kuat dalam beberapa menit saja.
termasuk juga Anggota 10 Chaos Legion terlihat mereka sedikit waspada terhadap Juli.
Juli yang melihat mereka waspada pun kesal dan berkata.
"Apa mau kalian datang kemari?bila ingin membunuh tidak perlu semuanya datang. ini mau membunuh atau ajak tawuran?."ucap Juli kesal.
karena bila mereka waspada Juli akan sulit menghadapi mereka semua.
salah satu dari mereka pun maju dengan aura level yang sangat kuat.
"perkenalkan nama ku adalah Draven. peringkat ke-4 dari 10 Chaos Legion."ucap Iblis itu.
{Ilustrasi Draven.}
Juli yang merasakan aura level sangat kuat dari Draven pun mulai waspada dan berkata dengan berhati-hati.
Draven yang melihat itu pun berkata.
"Tidak perlu waspada. lagian bila aku ingin membunuh sangat mudah."ucap Draven.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Cihhhh...apa mau mu."ucap Juli kesal.
Draven pun tersenyum tipis dan menghilang dari tempatnya.
Sringgg....
SLASHHH...
Draven tiba-tiba muncul di belakang Juli dan memotong tangan kanan Juli.
Juli yang melihat itu sangatlah terkejut.
'Cepat. bahkan mata ku tidak dapat melihatnya.' batin Juli.
tangan Juli yang terpotong pun kembali tumbuh.
Draven yang melihat itu pun berkata.
"Owhhh.... regenerasi kah? nampaknya sangat sulit untuk membunuh mu."ucap Draven tersenyum tipis.
Juli yang mendengar itu hanya diam saja dan tidak berkata apa-apa tapi ia tetap waspada.
lalu salah satu dari mereka pun berbicara.
"Draven tahan. biarkan Lilith yang menyegel kekuatan nya."ucap pria yang terlihat nampak diam saja tapi memiliki kekuatan diatas Draven.
Draven yang mendengar itu pun berkata.
"cihhh...kau selalu saja mengganggu Daemon. meski kau peringkat ke-2 aku tidak takut dengan mu." ucap Draven kesal.
Daemon yang mendengar itu pun berkata dengan tenang.
"Owhhh benarkah? apa kau ingin melawan ku lagi?."ucap Iblis itu.
{Ilustrasi Daemon Peringkat ke-3 Anggota 10 Chaos Legion.}
lalu seorang wanita berbicara mengentikan Mereka berdua bertengkar.
"Kalian hentikan. bila tidak maka jangan salahkan aku memberikan kalian kutukan, kalian terlalu berisik hingga membuat ku risih."ucap wanita itu yang dari tadi memperhatikan Juli.
lalu Daemon pun berkata.
__ADS_1
"Lilith lakukan tugas mu untuk menyegel kekuatannya."ucap Daemon.
wanita itu yang bernama Lilith pun berkata.
"Apa tidak bisa menunggu sebentar? aku sedang memperhatikan pria tampan itu."ucap Lilith sambil menunjuk Juli.
{Ilustrasi Lilith peringkat ke-2 dari anggota 10 Chaos Legion.}
Draven pun berkata.
"Lakukanlah karena waktu kita tidak banyak."ucap Draven.
Lilith yang mendengar itu pun sangat kesal lalu berkata.
"Maaf pria tampan aku menyegel kekuatan mu dahulu yaa."ucap Lilith tersenyum ke arah Juli.
Juli yang melihat itu pun menatap Lilith dengan tajam.
Lilith yang ditatap tajam oleh Juli pun merasa sesak di dadanya.
"Pria tampan jangan menatap ku seperti itu. kau membuat hati ku sakit."ucap Lilith sedih.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Hentikan omongan mu itu. aku tidak perduli dengan perasaan mu karena aku sudah memiliki istri dan anak."ucap Juli serius.
Lilith yang mendengar itu pun terkejut dan kesal dengan Juli.
"Kau sungguh pria yang jahat. ini hukuman buat mu."ucap Lilith.
lalu Lilith mengucapkan sebuah mantra aneh yang membuat kekuatan Juli berkurang sangat drastis.
"Jinbaku Ensa." ucap Lilith.
Juli yang merasakan itu sangat terkejut seharusnya dia tidak akan mudah tekena sihir penyegelan.
lalu Lilith pun berkata.
"Itu hukuman buat mu. bila kau ingin aku membantu mu maka kau harus menjadi suami ku."ucap Lilith tersenyum manis ke arah Juli.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Tidak perlu. meski aku mati aku tidak akan ingin dibantu oleh orang lain kecuali oleh para istri ku dan anak-anak ku saja serta para pasukan ku."ucap Juli dingin.
Lilith yang mendengar itu pun tersenyum tipis dan berbicara melalui telepati kepada Juli.
'bila kau butuh bantuan katakanlah padaku.' ucap Lilith.
Juli yang mendengar itu terkejut karena Lilith ingin membantunya.
tapi Juli tidak memperdulikan itu dan waspada terhadap anggota 10 Chaos Legion yang lainnya.
lalu Yama dan Azathod pun kembali pulih.
"Akhirnya kau bocah bajingan menjadi lemah juga."ucap dewa Yama tersenyum menyeringai melihat ke arah Juli.
azathod pun berkata.
"Bocah berani kau melukai ku barusan maka aku tidak akan segan-segan membunuh mu."ucap azathod.
Juli yang mendengar itu bingung harus apa karena kekuatannya telah disegel oleh Lilith.
Yama dan Azathod pun maju menyerang Juli.
Juli yang melihat itu pun tidak tinggal diam dan dia menggunakan tombaknya untuk memperlambat Yama dan Azathod.
"Tombak raja roh Basqias bentuk ke 2 ; Jumanju."ucap Juli.
lalu keluar lah Golem batu yang menahan pergerakan dewa Yama yang dimana level Golem batu itu setara dengan dewa Yama.
BOAMMMMMM....
Yama terpental akibat pukulan Golem batu Juli.
Golem batu Juli pun tidak tinggal diam dia langsung menghampiri Yama yang sudah terlempar sangat jauh.
sedangkan untuk Juli dia berhadapan dengan azathod.
perbedaan level Juli dan Azathod sangatlah jauh yang dimana level Juli hanya berada dilevel 187.000.000 akibat disegel.
Bukhhhhh....
Bukhhhhhh...
"Oraaa...oraa...oraaa rasakan ini bocah hahahah...."azathod menggila memukul Juli.
Juli hanya terus menahan setiap pukulan yang dilancarkan oleh azathod.
lalu Draven pun juga ikut menyerang Juli.
"Dark Tecnique ; Kegelapan Penghancur organ." ucap Draven.
lalu muncullah bola-bola kegelapan yang memasuki sela pori-pori Juli.
setelah beberapa detik Juli merasakan organ dalamnya seperti diledakkan oleh bom.
"ARGHHHHHH....." Juli berteriak kesakitan akibat serangan dari Draven dan Azathod yang terus memukuli Juli.
Daemon yang melihat itu pun tidak ingin ketinggalan dan ikut menyerang Juli.
SRINGGG....
SLASHHH...
Tangan kiri Juli terputus akibat kuku tajam dari Daemon.
tapi anehnya Juli tidak bisa melakukan regenerasi terhadap tubuhnya sekarang.
tubuh Juli sekarang banyak mengalami luka-luka yang sangat parah bahkan tubuhnya dipenuhi oleh darah, rambutnya yang putih sekarang malah menjadi merah akibat darah, bahkan topeng yang ia Kenakan masih terpasang dan penuh darah.
lalu seorang pria dari anggota 10 Chaos Legion pun berbicara.
"Baiklah sekarang giliran ku."ucap pria itu yang tidak lain adalah Boros peringkat ke 8 dari anggota 10 Chaos Legion.
{Ilustrasi Boros.}
lalu Boros menyerang Juli menggunakan racun yang ia taruh di pedang nya.
Slashhhhh....
slashhhhh...
Boros terus menerus membuat luka ditubuh Juli hingga racun yang ada di pedangnya masuk ke dalam tubuh Juli.
sedangkan disisi dimensi Juli.
"Kakak cepat lakukan sesuatu untuk membantu ayah hikss... hikss"ucap Rapunzel yang menangis karena tidak sanggup melihat Juli terluka.
"Kakak juga sudah mencoba segala cara Rapunzel. tapi ayah menyegel semua jalan keluar dari dimensi ini"ucap Raphael membentak adiknya.
"Ta-ta-tapi ayah kak hiksss... hikss... bila tidak ditolong ayah akan mati."ucap Rapunzel terduduk lemas melihat ayah nya dari layar hologram yang dimana Juli terus menerus diserang oleh anggota 10 Chaos Legion secara bergantian.
"ARGHHHHHH.....kenapa ayah bodoh itu melakukan hal ini?."ucap Ryuu memukul tanah hingga tangannya berdarah.
"Mama, ayah tolong ayah ma."ucap Selena menarik-narik baju mama nya Elena.
Elena hanya diam saja tidak tau harus melakukan hal apa.
begitu juga dengan istri Juli yang lainnya hanya diam menunduk kepala karena tidak bisa membantu suami mereka.
lalu mereka semua mendengar suara Juli.
'Haiii kalian istri dan anak-anak ku yang cegeng. kalian tidak perlu sedih karena dari awal ini sudah takdir ku melawan mereka semua, aku sengaja melakukan ini agar kalian semua bisa hidup tenang dan damai tanpa masalah apapun. maka dari itu aku menyegel dimensi agar para musuh tidak bisa menemukan kalian,dan maka dari itu berlatih lah hingga menjadi kuat untuk mengalahkan mereka semua. saat kalian sudah kuat maka lanjutkan tugas ayah untuk merubah Tantanan alam semesta ini.' ucap suara Juli yang terdengar oleh seluruh penduduk Kekaisaran Holy Britannian.
'Ingat istri dan anak seorang penguasa alam semesta tidak akan menjadi lemah saat melihat orang yang mereka sayangi hilang. yang ada kalian harus menjadi kuat untuk mengalahkan mereka semua.'ucap suara Juli lalu seketika suara itu menghilang.
istri dan anak-anak Juli yang mendengar itu pun langsung kembali sadar.
"10 Chaos Legion kalian telah melakukan sesuatu yang tidak seharusnya kalian ganggu."ucap Killua dengan serius.
"Benar. tunggu kami 10 tahun lagi, maka kami siap menghancurkan seluruh alam semesta ini demi membalaskan dendam ayah kepada 10 Chaos Legion."ucap Ryuu yang sangat kesal karena alam semesta ini lah yang membuat ayahnya memiliki takdir yang sulit.
kembali ke sisi Juli saat ini.
setelah Juli mengatakan itu ia pun langsung tersenyum menyeringai dan tubuh yang luka parah dan beberapa bagian tubuhnya sudah hilang.
lalu Juli pun berkata dengan System.
"Apa segini sudah cukup System?."ucap Juli tersenyum menyeringai.
[Ding!!! semua syarat telah terpenuhi.
Tuan rumah akan melakukan pengorbanan nyawa untuk menyegel kekuatan para anggota 10 Chaos Legion selama 10 tahun.
__ADS_1
dengan bayaran nyawa Tuan rumah sebagai bayarannya.]
Juli yang mendengar itu pun tersenyum menyeringai.
lalu ia menatap seluruh anggota 10 Chaos Legion dengan tatapan tajam dan ia berkata.
"Kalian sudah tamat."ucap Juli tersenyum menyeringai.
anggota 10 Chaos Legion bingung mendengar itu dan Daemon pun berkata.
"Apa nya yang sudah tamat?."ucap Daemon.
Juli hanya diam saja dan tidak ada komentar.
setelah beberapa menit akhirnya Yama datang kembali berkumpul dengan anggota 10 Chaos Legion lainnya.
Juli yang melihat itu pun berkata.
"Lengkap."ucap Juli tersenyum menyeringai.
Draven yang melihat itu pun segera berbicara.
"Waspada lah bocah ini sedang ingin merencanakan sesuatu." ucap Draven.
anggota 10 Chaos Legion yang mendengar itu pun langsung memasang sikap waspada.
lalu tiba-tiba Juli berteriak.
"Pengorbanan Nyawa. Kekuatan segel ABSOLUTE RULER OF ALL THE REALM dengan ini aku mengorbankan nyawa untuk menyegel kekuatan para anggota 10 Chaos Legion selama 10 tahun."ucap Juli berteriak dengan suara keras dan menahan setiap sakit ditubuhnya.
anggota 10 Chaos Legion yang mendengar itu sangatlah terkejut dan mereka ingin segera lari tapi mereka terlambat.
karena dibawah kaki mereka terdapat sebuah simbol-simbol Kuno yang tidak mudah dipahami.
Lilith yang dari tadi diam memperhatikan Juli pun berkata dengan marah.
"Bodoh. apa yang kau lakukan? apa kau ingin membuang nyawa mu demi melindungi orang-orang lemah dari alam rendah ini? haa kenapa?"ucap Lilith yang ingin menangis.
Juli yang mendengar itu pun tersenyum tipis karena ia tidak memiliki tenaga lagi untuk tersenyum manis.
lalu Juli pun berkata dengan pelan.
"Aku melakukan ini karena aku ingin melindungi dunia tempat dimana istri dan anak-anak ku berada, karena kewajiban seorang ayah untuk melindungi anak-anaknya serta istrinya."ucap Juli tersenyum tipis.
Lilith yang mendengar itu pun menangis dan berkata.
"Ke-ke-kenapa Kak Juli selalu melakukan hal bodoh? kenapa?"ucap Lilith menangis.
Juli yang mendengar itu pun terkejut karena Lilith mengenali nya.
Juli yang tersenyum kecil dan berkata.
"Ternyata kau mengenalku. pantas saja aku merasa akrab dengan mu."ucap Juli mencoba tersenyum manis ke arah Lilith.
lalu simbol kuno itu mengeluarkan semacam cahaya yang membuat kekuatan para anggota 10 Chaos Legion melemah hingga hanya berlevel ratusan ribu saja.
setelah simbol itu menghilang Juli pun berkata.
"Ahhhh... aku ingat tenyata kamu adalah adik kelas ku yang selalu mengikutiku waktu SMP, karena kau memiliki nama sama dengan ku yang dimana nama kita menggunakan nama bulan kelahiran. benarkan April?"ucap Juli tersenyum manis yang dimana seluruh tubuh Juli berubah menjadi cahaya.
Lilith yang mendengar itu pun semakin menangis.
"Maafkan aku kak Juli. maafkan April, andai saja April dari awal mengetahui bahwa musuh April adalah kak Juli maka April akan membantu kak Juli."ucap Lilith yang tidak lain adalah adik kelas Juli waktu SMP yang bernama Tsumugi April.
Juli yang mendengar itu hanya tersenyum dan berkata.
"Tidak perlu merasa bersalah. yang kau lakukan adalah seperti dulu, yaitu memilih jalan yang benar bukan yang sesat."ucap Juli yang dimana sedikit lagi menghilang.
sedangkan di dimensi Juli.
"A-a-ayah? kenapa ayah menghilang mamaaa...? ayah kenapa?"ucap Ikumi yang memukul mama nya Asami.
Asami pun hanya memeluk anak nya dan berkata.
"Ayah mu tidak apa-apa nak. ayah mu hanya pergi ke tempat yang lebih indah dari dunia ini."ucap Asami menahan tangisnya.
anak-anak Juli yang mendengar itu sontak paham apa yang dimaksud dengan mama nya.
mereka semua menangis sejadi-jadinya.
"HUAWAHHHHHH.... AYAHHHHH maafkan Ikumi, Ikumi janji tidak akan memarahi ayah lagi Ikumi Mohon jangan tinggalkan kami."ucap Ikumi menangis.
Sedangkan Raphael dan Rapunzel hanya saling berpandangan dan berpegangan tangan.
"Sepertinya kita juga akan ikut ayah menghilang."ucap Raphael tersenyum manis ke arah adiknya Rapunzel.
Rapunzel hanya mengangguk dan tersenyum manis.
para istri Juli yang mendengar itu terkejut dan Clarisha yang tau akan hal itu pun segera memeluk Raphael dan Rapunzel.
"Nak mama mohon jangan ikut menghilang juga hiksss...hiksss mama mohon jangan tinggalkan mama seperti ayah kalian."ucap Clarisha menangis.
Raphael dan Rapunzel pun memeluk Clarisha dan mengelus rambut mama nya.
"Mama ini sudah menjadi jalan takdir kami. bila ayah menghilang maka kami juga akan menghilang, kan dari awal mama sendiri yang tau akan hal itu." ucap Rapunzel tersenyum manis.
"Kami senang memiliki keluarga hebat seperti kalian."ucap Raphael tersenyum manis ke arah adik-adiknya.
lalu ia menatap Killua dan berkata.
"Killua tolong yaa gantikan kakak untuk melindungi adik-adik kita. kakak yakin kamu pasti akan melampaui kekuatan kakak, jadi dari itu maka lindungi dan jaga keluarga kita."ucap Raphael tersenyum manis ke arah Killua.
Killua yang mendengar itu hanya mengangguk dan menahan tangisnya.
lalu Raphael melihat ke arah Laffey dan berkata.
"Laffey sini Kakak pengen peluk kamu untuk terkahir kalinya sebelum kakak menghilang."ucap Raphael.
Laffey yang dari tadi menahan tangisnya pun tidak kuasa dan langsung berlari memeluk Raphael dan menangis.
"Hiksss...Hiksss...kak, Laffey mohon jangan pergi tinggalkan Laffey"ucap Laffey menangis dipelukan Raphael.
Raphael yang melihat Laffey menangis pun mengelus rambut nya dan berkata.
"Maaf yaa kakak gak bisa tinggal. karena kakak harus ikut ayah."ucap Raphael.
Laffey yang mendengar itu pun marah dan berkata.
"Kakak dan ayah jahat. kakak dan ayah mau meninggalkan Laffey, Laffey benci kalian."ucap Laffey berlari meninggalkan Raphael.
Raphael yang melihat itu hanya diam saja dan berkata.
"Maaf."ucap Raphael menundukkan kepalanya.
tiba-tiba tubuh Raphael dan Rapunzel pun bercahaya seperti Juli.
Raphael dan Rapunzel yang melihat itu pun tersenyum manis dan berkata kepada keluarga nya.
"Sudah waktunya kami pergi."ucap Raphael tersenyum manis.
"Kami berangkat dulu para mama ,kakak dan adik-adik ku sekalian."ucap Rapunzel sambil tersenyum dipaksakan dan menahan tangisnya.
para istri Juli dan anak-anaknya yang melihat itu hanya menundukkan kepala dan tidak ingin melihatnya karena mereka takut akan menangis.
Raphael dan Rapunzel yang melihat itu hanya mengangguk dan berkata.
"Kami sayang kalian semua."ucap Raphael dan Rapunzel bersamaan dan menghilang sepenuhnya menjadi Cahaya.
para istri Juli dan anak-anaknya yang melihat itu langsung menangis sejadinya.
lalu mereka mendengar suara Juli.
"Untuk istri dan anak-anak ku yang paling aku sayangi. aku pamit yaa, semoga bila ada kehidupan lagi aku akan menjadi kuat untuk bisa menjaga serta melindungi kalian agar kita bisa selalu bersama selamanya."ucap suara Juli lalu menghilang.
dengan ini semua pengorbanan Nyawa yang Juli lakukan maka akan melindungi alam rendah selama 10 tahun ke depan.
dan untuk ke depannya hanya takdir yang menentukan kehidupan yang akan semua orang jalani.
dengan perginya Juli maka takdir seorang penguasa alam semesta telah gagal untuk menjaga dan melindungi alam semesta.
tapi ini hanyalah awal perang Rangnarok. bukan perang sesungguhnya Ragnarok maka bisa dibilang alam semesta masih dalam keadaan bahaya dan penuh ancaman.
Bersambung...
{Arc 1 telah selesai, dan akan memasuki Arc 2 yang dimana akan berfokus pada academi Barbara, dimana melawan para pahlawan laki-laki.}
***
Maaf kalo cerita kali ini kurang jelas atau gak nyambung.
soalnya author pusing banyak tugas numpuk, apa lagi ntar mau ulangan kenaikan kelas author ke kelas 12 SMK.
jadi author mungkin sekarang bakal up 1 bab perhari bila ada waktu 2 bab, bila sibuk author akan up 4 bab dalam seminggu.
jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye.
__ADS_1