
3 Hari berlalu di dimensi Juli...
selama 3 hari di dimensi, Juli hanya makan tidur dan bermain bersama anak-anak nya kadang juga mengobrol dengan para istrinya.
di halaman depan Villa milik kediaman Juli.
saat ini para istri-istri serta anak-anak dan anggota Nanatsu no Taizai Juli berkumpul di sana untuk membahas pesta yang akan mereka buat.
sebelumnya 2 hari lalu Shuna juga mengatakan bahwa ingin menjadi istri Juli dan para istri Juli setuju dengan itu. akhirnya Juli pun menerima Shuna sebagai istrinya juga.
"Ban apa kau ada ide buat pesta nanti?" ucap Juli sambil bertanya pada Ban.
Ban pun berfikir sejenak dan berkata.
"Emang kapten ingin membuat pesta seperti apa?" tanya Ban.
Juli pun diam dan melirik ke arah semua istrinya.
lalu dia berkata.
"Aku ingin mengadakan pesta yang membuat pasukan ku bersenang-senang sekaligus aku ingin melaksanakan pernikahan untuk menikahi istri-istri ku." ucap Juli.
para istri Juli terkejut mendengar itu dan terharu bahagia karena mereka tidak menyangka Juli akan menikahi mereka secepat ini.
"Apa Anata yakin ingin menikahi kami sekarang?"ucap Clarisha.
Juli pun hanya mengangguk dan berkata.
"Aku ingin menikahi kalian dan sekaligus bertanggung jawab karena sebagian dari kalian sudah memiliki anak ku. tidak mungkin aku akan menikahi kalian disaat kalian sudah membesarkan anak ku, itu sama saja aku menodai harga diri kalian sebagai wanita dan aku menjadi pria yang tidak bertanggung jawab." ucap Juli tersenyum kecil.
para istri Juli hanya mengangguk saja.
"Baiklah itu terserah suami saja. karena kami hanya mengikuti keinginan suami bila ingin menikahi kami secepatnya" ucap Anthena.
lalu Elena pun berkata.
"Kenapa kakak tidak melaksanakan pernikahan di pagi hari dan berpesta saat malam hari" ucap Elena memberikan saran.
Ban yang mendengar itu pun juga setuju dan berkata.
"Benar kapten apa yang dikatakan Elena. dan lebih baik kapten mengundang orang-orang penting saja agar dimensi kapten dan kekuatan kapten tidak diketahui oleh pihak lain." ucap Ban.
semua istri Juli setuju dengan itu dan Natasha pun berkata.
"Lebih baik darling mengundang ayah dan ibu saja. dan orang-orang yang lainnya tidak usah, masalah pernikahan dikerajaan itu lebih baik dilakukan setelah semua urusan darling selesai." ucap Natasha karena setiap putri kerajaan harus melakukan pernikahan di kerajaan agar menjadi bukti bahwa putri kerajaan sudah menikah.
Juli pun mengangguk setuju dan berkata.
"Baiklah aku akan mengundang ayah dan ibu saja. dan masalah pernikahan di kerajaan aku akan melaksanakan nya setelah perang ini selesai." ucap Juli.
Natasha hanya mengangguk saja dan berkata.
"Jangan lupakan anak mu Ai." ucap Natasha.
Juli pun mengangguk dan berkata.
"aku tahu itu. tanpa kau beritahu aku juga akan membawanya ke dimensi ini bersama kakaknya." ucap Juli.
lalu Ban pun berkata.
"Jadi kapan pesta nya akan dilaksanakan kapten?" ucap Ban.
Juli berfikir sebentar dan berkata.
"5 hari dari sekarang dan suruh seluruh pasukan untuk mendekorasi setiap wilayah." ucap Juli.
Ban mengangguk dan berkata.
"Serahkan masalah itu pada ku kapten." ucap ban ingin pergi.
tapi sebelum pergi Juli pun berkata lagi.
"Kau juga akan ikut menikah bersama Elaine nanti. dan ini perintah dari kapten mu." ucap Juli serius.
Ban yang mendengar itu terkejut dan hanya menghela nafas.
"Baiklah aku akan ikut. lagian aku juga ingin menikahi Elaine." ucap Ban tersenyum ke arah Elaine.
Juli yang melihat itu pun pura-pura batuk.
"Ekhmmmm.....nanti dulu tatap-tatapannya." ucap Juli.
lalu Clarisha pun berkata.
"Anata kau menganggu sekali orang yang sedang berpacaran." ucap Clarisha.
Juli hanya mengangkat bahunya dan berkata.
"Jangan pacaran didepan ku disaat aku tidak berpacaran." ucap Juli.
para istri Juli yang mendengar itu pun tersenyum tipis dan berkata.
"Baiklah waktunya kita memanjakan suami kita." ucap Anthena.
para istri Juli pun mengangguk dan membawa Juli ke dalam rumah bersama anak-anaknya.
Ban dan Elaine yang melihat itu hanya tersenyum kecil dan saling berpandangan.
__ADS_1
"Baik mari kita persiapkan pesta nya dengan meriah karena ini juga pernikahan kita." ucap Ban.
Elaine hanya mengangguk dan mengandeng tangan Ban.
lalu Ban pun memberitahu pasukan dan bawahan Juli tentang pesta itu yang dimana membuat seluruh pasukan dan bawahan Juli bersorak gembira.
dan mereka pun memulai menyiapkan apa saja yang di butuhkan saat pesta pernikahan nanti.
sedangkan diruang keluarga saat ini Juli berserta istri dan anak-anaknya sedang berbincang.
"Raphael apa kau tau letak leluhur ras elf dan ras dragon?." ucap Juli.
Raphael pun diam sebentar karena sedang mencari informasi.
"Raphael mengetahui itu ayah. untuk leluhur ras elf saat ini dia sedang di kurung di toko budak yang berada di kerajaan Boswer. dan untuk leluhur ras Dragon ada di benua EVILLAND tempat seorang bangsawan ras Undead." ucap Raphael.
"Apa leluhur elf tidak akan di beli orang lain?" ucap Juli.
Raphael hanya menggelengkan kepalanya dan berkata.
"leluhur elf tidak akan dibeli. karena leluhur elf saat ini memasang ilusi di seluruh tubuhnya agar terlihat menjadi buruk rupa." ucap Raphael.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Baiklah setelah ini aku akan menyelamatkan leluhur elf dan menolong leluhur ras Dragon." ucap Juli.
Killua yang mendengar itu pun berkata.
"Ayah boleh kah aku ikut?" ucap Killua.
Juli mengangguk dan berkata.
"Ayah memang ingin mengajak mu kesana. karena dengan keahlian mu ayah jadi mudah untuk menyusup menolong leluhur ras Dragon." ucap Juli.
Killua yang mendengar itu pun tersenyum tipis dan mengangguk.
Fu Hua yang mendengar itu pun berkata.
"Kalian jangan melakukan hal konyol seperti di dungeon." ucap Fu Hua terlihat kesal.
Juli dan Killua hanya mengangkat bahunya dan melirik ke arah lain.
Bronya yang mendengar itu pun teringat dan merinding.
"Suami dan Killua awas saja kalian melakukan itu lagi." ucap Bronya serius.
para istri Juli pun bingung dan bertanya.
"Memang apa yang dilakukan Aki-kun Bronya?" tanya Akiko.
para istri Juli yang mendengar itu pun merinding dengan ayah dan anak yang ada di depan mereka.
Juli dan Killua hanya bersiul-siul saja seolah-olah itu bukan salah mereka.
"semoga saja bangsawan Undead itu tidak bertemu Juli." ucap Rindo dengan menghela nafas.
"Kami malah berharap bangsawan itu bertemu kami." ucap Juli dan Killua pelan tapi didengar oleh para istri Juli.
mereka hanya menggelengkan kepala saja.
lalu mereka pun melanjutkan mengobrol tentang pakaian yang akan mereka pakai nanti disaat pernikahan.
***
5 Hari berlalu...
saat ini adalah hari pernikahan Juli dengan para istrinya dan pasukan serta bawahan Juli yang akan menjadi saksi pernikahan itu.
sebelumnya Juli juga telah membeli 10 juta pasukan berlevel rata-rata 3.000.000 yang terdiri dari 7 juta pria dan 3 juta wanita.
Juli juga telah membeli 100.000 maid tempur dengan level 2.500.000 untuk membantu mengurus rumah.
bila para dewa dan bangsa iblis tau akan hal itu mereka pasti akan menyesal telah mengajak Juli berperang karena level pasukan Juli yang sangat tinggi.
2 hari sebelumnya Juli juga telah menjemput Raja Philip dan Ratu Arin berserta Ai bersama kakaknya untuk menghadiri pesta pernikahan mereka.
waktu sampai di dimensi milik Juli. raja beserta ratu terduduk lemas karena merasakan aura kuat dari setiap pasukan Juli.
mereka tidak akan menyangka mereka seperti memasuki kandang naga disaat mereka hanya seekor kucing.
sedangkan Ai setelah sampai dia langsung mencari para adik-adik nya dan minta diajarkan untuk menjadi kuat. adik-adiknya yang lain pun setuju akan hal itu dan mereka berlatih bersama di dungeon sebelum pernikahan Juli dimulai.
kembali ke cerita.
saat ini seluruh wilayah Juli telah di hias dengan berbagai hiasan yang membuat mata memandang sangat kagum.
Bahkan meja saja terbuat dari emas dan berlian yang dimana Juli membeli nya dari Shop System.
untuk makanan sendiri Juli memberikan resep makanan yang ada di dunia sebelumnya kepada kepala maid untuk memasaknya disaat pesta nanti.
seluruh pasukan Juli telah duduk rapi sambil menunggu acara di mulai.
sedangkan di meja besar paling depan adalah tempat duduk raja dan ratu bersama anak-anak Juli.
untuk ratu Arin sendiri tidak berhenti-henti nya bermain bersama cucu nya saat bertemu. terutama pada Laffey dia selalu mengendong Laffey.
sedangkan untuk raja hanya tersenyum melihat kesenangan istrinya itu disaat bersama cucu mereka.
__ADS_1
setelah menunggu beberapa lama akhirnya acara pernikahan pun dimulai.
para istri Juli pun maju ke depan dengan sangat anggun dan cantik. bila orang lain melihatnya maka mereka akan mengira bahwa mereka adalah para bidadari yang sedang turun dari surga.
para istri Juli memakai gaun putih yang sangat mewah dan masing-masing dari mereka memegang bunga di tangan mereka.
setelah sampai di atas panggung mereka pun menunggu giliran Juli.
sekarang giliran lah Juli maju.
Juli maju di dampingi oleh Raphael dan Rapunzel di depannya dengan membawa keranjang bunga.
Juli terlihat sangat tampan sekali saat memakai kemeja putih dengan rambut yang ditata rapi membuat dia sangat tampan. bahkan para dewa akan iri dengan dia, dan para Dewi akan rela mengejar-ngejar Juli untuk menjadi pendampingnya.
dengan aura seorang penguasa alam semesta yang tiba-tiba saja keluar dari tubuhnya membuat semua orang disana terkejut dan kagum dengan Juli.
"Tuan besar sangat hebat sekali." ucap Kuro yang sedang duduk di dekat meja depan.
"Benar. bahkan aura nya Tuan besar lebih mendominasi dari Tuan besar sebelumnya." ucap Gabil.
"Kalian benar. Bahkan dengan aura nya saja sudah cukup untuk menundukkan dewa Zeus." ucap king yang berubah menjadi kecil.
mereka pun mengangguk dan setuju tentang itu.
kembali ke sisi Juli saat ini.
Juli pun akhirnya sampai di atas panggung dan menatap setiap istrinya satu persatu lalu ia tersenyum manis.
para istri Juli yang melihat itu juga tersenyum manis karena mereka saat ini sangatlah bahagia.
Lalu Raja Philip maju dan menjadi orang yang mewakili untuk meresmikan Juli menjadi suami istri atau bisa dibilang Penghulunya.
"Saya Raja Philip De Exodia sekaligus orang yang menjadi saksi atas janji kalian untuk menjadi suami istri bertanya. Apakah Yuuzaki Juli bersedia menerima kekurangan ataupun kelebihan setiap yang istri ada miliki dan selalu bersamanya disaat senang ataupun duka hingga sampai maut memangil kalian?" ucap Raja bertanya pada Juli.
"Saya atas nama Yuuzaki Juli. berjanji sebagai seorang pria untuk menerima kekurangan ataupun kelebihan istri saya miliki dan selalu bersamanya senang maupun duka hingga maut menjemput." ucap Juli serius dan tegas dengan aura yang dikeluarkan nya membuat semua orang disana terkagum-kagum.
para istri Juli yang mendengar itu pun tidak tahan untuk terharu.
lalu raja pun pun bertanya pada para istri Juli.
"Saya bertanya untuk mempelai wanita. apa kalian siap menerima semua kekurangan ataupun kelebihan yang Yuuzaki Juli miliki. dan selalu mau bersama nya di saat senang ataupun duka hingga maut menjemput kalian?" ucap raja Philip.
"Kami para istri Juli siap menerima apapun kekurangan maupun kelebihan Juli dan selalu bersamanya disaat susah ataupun duka, kaya ataupun miskin hingga maut memisahkan kita." ucap para istri Juli bersamaan dengan air mata bahagia yang sudah jatuh.
raja yang mendengar itu pun tersenyum dan berkata.
"Dengan ini janji telah kalian ucapkan. maka bila ada dari kalian yang melanggarnya maka surga ataupun neraka akan memburu kalian semua." ucap Raja Philip.
"Dengan ini juga kalian telah resmi menjadi suami istri yang akan selalu bersama hingga maut menjemput kalian." ucap Raja Philip.
Prokkkkk....
Prokkk...
para pasukan Juli bertepuk tangan karena kagum dengan Juli dan para istri nya terlihat sangat agung.
Juli yang mendengar itu pun tersenyum bahagia dan berkata.
"Mulai sekarang mohon bantuannya yaa para istri ku." ucap Juli tersenyum.
para istri Juli mengangguk dan berkata.
"Kami juga mohon bantuannya Anata/Suami/sayang/darling..." ucap mereka bersama-sama.
Juli yang mendengar itu pun berkata.
"Kalian boleh memanggil ku terserah kalian tapi aku melarang kalian memangil aku dengan nama ku." ucap Juli.
para istri Juli pun mengangguk dan tersenyum.
setelah itu Juli memasang cincin ke setiap istrinya yang berjumlah 15 orang dan dimana cincin itu merupakan barang istimewa bahkan para dewa akan memburu cincin itu jika mengetahui kegunaannya.
fungsi cincin itu tidak lain. memberikan Sebuah perisai sihir yang sangat kuat di saat dalam keadaan terdesak bahkan serangan orang berlevel 100.000.000 tidak dapat menghancurkan perisai itu, lalu memberikan sihir regenerasi tingkat Legenda pada HP dan MP yang dimana bila MP habis maka langsung kembali pulih dan bila tangan terpotong akan kembali tumbuh kecuali kepala dan jantung yang di hancurkan, memberikan sihir anti kutukan, anti-racun, anti ilusi tingkat Kuno, dan mengeluarkan sihir tingkat Kuno disaat ada orang yang berani macam-macam dengan istri Juli.
Juli juga telah memasukkan 100.000 pasukan bayangan Juli berlevel 69.000.000 disetiap para istrinya yang dimana keamanan istri Juli sangat terjamin dengan ada nya cincin itu dan pasukan bayangan Juli.
untuk pasukan bayangan Juli berjumlah 850 juta lebih dengan level terendah 33.000.000 dan tertinggi 75.000.000.
kembali ke cerita.
setelah usai pernikahan Juli dilanjutkan dengan pernikahan Ban dan Elaine.
sehabis meresmikan pernikahan Ban dan Elaine pesta pun dilanjutkan dengan makan-makan yang telah disiapkan oleh para maid Juli dengan jumlah sangat banyak.
pesta pun dilanjutkan hingga malam hari yang dimana khusus untuk pesta pasukan Juli.
pasukan Juli pun berpesta dengan sangat senang dan bahagia. bahkan Juli juga membeli bir sebanyak 50.000 tong bir buat pasukan pria dan membeli beberapa cemilan seperti puding dan ice buat para wanita.
pesta pun dilanjutkan hingga pagi hari dan senyum semua orang menghiasi wajah mereka. Juli yang melihat itu pun merasa bahagia dan berjanji akan menjalankan takdir nya untuk melindungi dunia ini dan alam semesta.
Bersambung...
****
Jangan lupa like, vote, share, dan kasih bintang 5 juga yaa biar author makin semangat nulis nya.
see you next time dan bye bye.
__ADS_1