
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Pagi harinya Sean terbangun dari tidurnya, dan saat bangun dia diperlihatkan wajah cantik Ara yang masih tertidur di balik selimut yang menutupi tubuh keduanya.
Tangan Sean terulur untuk membelai pipi Ara dengan lembut, senyuman terukir di wajah tampannya karena Iya kembali terngiang akan percintaan nya tadi malam.
"Kau memintaku untuk melakukan nya dua kali dalam satu bulan, tapi aku tidak yakin jika kamu bisa menahan nya karena aku juga tidak bisa" ucap Sean masih dengan mengusap pipi Ara dengan lembut.
Sean tidak tahu bagaimana sebenarnya perasaannya untuk Ara, yang dia tahu saat ini adalah dirinya merasa nyaman dengan Ara meski tak jarang keduanya selalu beradu mulut.
"Apakah ini yang namanya cinta? kenapa bisa secepat ini" gumam Sean sambil menatap Ara.
Tangan Sean masih membelai pipi Ara dengan lembut, sampai akhirnya tangan itu jatuh ke leher dan dengan iseng Sean menyibakkan selimut nya terlihatlah bulatan dada Ara yang yang membuat dirinya tersenyum.
Bukan Sean namanya jika dirinya tidak nakal, dengan santainya Sean meraba bagian dada Ara bahkan meremasnya hingga membuat Ara yang tertidur mengeliat pelan.
"Kenapa baru sekarang aku kepikiran untuk melakukan kegiatan ini, seharusnya di hari pertama pun aku sudah melakukan kegiatan ini" ucap Sean sambil tertawa.
Karena Ara yang tidak bangun-bangun Sean pun bangkit dan menciumi leher Ara hingga meninggalkan tanda kepemilikan nya di leher Ara.
Satu jam berlalu..
__ADS_1
Sean sudah lelah mempermainkan tubuh istrinya, dia langsung merebahkan tubuhnya kembali dan memeluk Ara dari samping.
Beberapa menit setelah itu Ara terbangun dari tidurnya karena merasakan seseorang sedang mengganggu nya, dan benar saja saat membuka matanya Ara melihat Sean memeluknya dengan erat.
"Kau mengganggu tidurku" kata Ara kesal.
Ara mencoba melepaskan diri dari pelukan Sean, tapi hal itu benar-benar sangat sulit karena Sean memeluknya dengan sangat erat.
"Kau tau tidur mu seperti kebo" balas Sean masih memeluk Ara.
Dan Ara yang ada dalam pelukan Sean seketika tersadar jika sekarang tubuhnya sama sekali tidak memakai apapun, dan jangan lupakan jika Sean pun sama seperti dirinya yang tidak memakai apapun.
Keduanya sama-sama polos tanpa sehelai benang pun, yang membuat kulit keduanya bersentuhan, bahkan sekarang ini Ara merasa tak nyaman karena dia merasakan jika tangan Sean memegang bagian dadanya.
"Apa?" sahut Sean tersenyum menyebalkan.
"Hentikan pergerakan tanganmu itu sebelum aku membuat tanganmu patah" tegas Ara sedikit kesal.
"Seriously, kau berani melakukannya?" tanya Sean dengan alis yang terangkat sebelah atas.
"Ya, dan tolong kondisikan batang mu agar tidak menusuk paha ku" kesal Ara.
Yang mana membuat Sean tergelak, karena mendengar ceplosan yang keluar dari bibir Ara.
__ADS_1
"Biarkan saja dia sedang mencari tempat nyaman untuk dirinya mandi" balas Sean masih dengan gelak tawa nya.
"Ogah" Ara tiba-tiba punya kekuatan untuk melepaskan dirinya dari dekapan Sean.
Setelah itu Ara langsung berdiri dan berlari ke arah kamar mandi dengan tubuh polos nya, yang mana hal itu membuat tawa Sean semakin pecah.
Haha..
"Ara kau membangunkan singa tidur" teriak Sean.
Dan Ara sama sekali tidak menjawab, Ara memilih mengisi air bathub dia ingin berendam untuk menghilangkan pikiran gilanya yang terus memikirkan tentang percintaan panas nya tadi malam.
"Ara kau sudah gila, kenapa tadi malam kau malah menawarkan diri untuk di sentuh Sean, bagaimana kalau kau hamil dan tidak jadi kuliah, bagaimana kalau Sean bosan dan meninggalkan mu" gerutu Ara yang menyesal karena telah meminta Sean kembali melakukan nya.
Selain belum siap hamil Ara juga takut Sean akan bosan padanya, satu sisi lain juga Ara merasa harus dirinya memiliki pendidikan tinggi agar nantinya dirinya tidak direndahkan oleh orang lain.
"Come on Ara, kenapa kamu takut Sean meninggalkan mu kamu tidak mencintainya bukan" Ara sekali lagi berbicara sendiri.
"Tapi Sean sudah menjadi suamiku, dan aku juga tidak mau menjadi janda muda" lanjut Ara masih berbicara sendiri.
Dan selama mandi Ara terus memikirkan hubungannya dengan Sean yang akan dibawa kemana, Ara berniat akan membicarakan semuanya setelah dia selesai mandi.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏