Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Merindukan mu


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam nya Wilo masih sibuk dengan baby Sean, kembali melupakan jika ada sosok yang juga merindukan perhatian nya.


"Sayang, biarkan Sean tidur ini sudah malam" Bryan naik ke tempat tidur.


"Tidak, aku masih merindukan putra ku" sahut Wilo sambil mengajak main baby Sean.


"Itu bisa di lakukan besok, besok kamu bisa bermain sepuasnya bersama putra kita" kata Bryan lagi.


Wilo melirik suaminya lalu melirik putra tampan nya, dia menggelengkan karena putra nya lebih menarik di bandingkan suami nya.


"Aku akan tidur bersama Baby Sean malam ini, kamu terserah" Wilo malah mengambil dot dan membenarkan posisi tidur Baby Sean agar ada di tengah-tengah.


Bryan menghembuskan nafas nya kasar, padahal malam ini dia sudah berharap akan bisa mendapatkan kehangatan yang beberapa bulan ini dia rindukan.


Dia benar-benar sangat merindukan sentuhan agresif istrinya yang selalu membuatnya di mabuk cinta.


"Aku juga akan tidur bersama mu" Bryan ikut merebahkan tubuhnya di ranjang.


Tangan nya mengusap tangan kecil putra nya, dia tidak percaya jika malam ini dia akan tidur bertiga bersama istri dan putranya.


"Baby Sean biasnya tidur jam berapa?" tanya Wilo.


"Tidak tentu, kadang jam 7 kadang juga jam 9, Sean akan bangun terus" balas Bryan.


Wilo mangut-mangut mendengar penjelasan suaminya, dia tidak tau bagaimana caranya menjadi seorang ibu untuk bayi nya, Wilo masih asing untuk sepenuhnya mengurus bayi.

__ADS_1


Tapi meski begitu Wilo akan berusaha, dia akan menjadi ibu yang baik untuk putra nya.


dia tidak akan gagal dan Wilo yakin akan hal itu.


Beberapa jam berlalu..


Malam semakin larut, dan Bryan yang masih terjaga melihat istrinya yang belum tidur.


"Ini sudah malam kenapa belum tidur Hem?" tanya Bryan.


Tangan nya terulur untuk mengusap pipi istrinya lembut.


Wilo memejamkan matanya merasakan usapan lembut itu, lalu membuka matanya dan menatap suaminya.


"Aku tidur terlalu lama, dengan menatap kalian tidur aku merasa senang" jelas Wilo sambil tersenyum.


Bryan bangkit dari tempat tidur, hal itu tak luput dari pandangan mata Wilo sampai akhirnya Wilo merasakan tangan yang melingkar di pinggang nya.


"Aku sangat merindukan mu" Bryan mencium punggung istrinya, dan menggigit pelan bahu istrinya.


Wilo mendengar itu pura-pura tertidur, dan Bryan melihat nya sehingga dia kembali memberikan gigitan di bahu nya.


"Jangan pura-pura tidur, aku sudah sangat merindukan sentuhan mu" bisik Bryan sambil menggigit pelan telinga istrinya.


Wilo tidak kuat lagi, apalagi tangan suaminya saat ini sangat liar dan menyentuh beberapa titik sensitif nya yang membuat Wilo merinding.


Setelah melahirkan ini pertama kalinya lagi dia mendapatkan sentuhan suaminya, dia tidak tahan. Wilo akui Bryan adalah candu nya baik dulu atupun sekarang, semuanya tidak berubah.


"Aku juga merindukan mu, ingin memakan mu sampai habis" Wilo membalikan badannya dan keduanya berhadapan.

__ADS_1


Wajah keduanya sangat dekat, Bryan dan Wilo saling bertatapan cukup lama sampai akhirnya bibir keduanya menempel, dan pelan tapi pasti keduanya berciuman.


Hemph..


Lama tidak berciuman membuat Wilo kalah banyak, Wilo bahkan beberapakali menghentikan ciuman nya karena dia kehabisan nafas.


"Sampai pagi" bisik Bryan.


"Siapa takut" sahut Wilo terkekeh.


"Hem baiklah" Bryan langsung naik ke atas tubuh istrinya.


Wilo kaget apalagi saat ini Bryan sudah memperlihatkan dada liat nya, membuat Wilo menelan ludah nya kasar.


"Sean sayang Mommy jangan lihat nak, Dad mu sedang merindukan Mom maka dari itu dia menjadi pria panas seperti ini" kata Wilo sambil mengigit bibir bawahnya pelan.


"Sean kita pindahkan ya sayang" kata Bryan merasa sedikit sempit ruang gerak nya.


"Hem, terserah dan cepat kembali" Wilo tidak bisa menolak lagi, dia sudah terbuai dengan permainan panas yang masih tertunda.


Bryan pergi ke kamar sebelah, dia meminta pengasuh untuk menjaga baby Sean dan setelah itu di mengunci pintu kamar dan pintu yang terhubung ke kamar yang di tempati baby Sean.


"Lama banget" Wilo yang sudah polos itu tidak bisa diam melihat suaminya yang masih di dekat pintu.


Bryan mendekati Wilo dan langsung di suguhkan dengan pemandangan yang sangat menantang, tanpa banyak bicara Bryan langsung naik ke atas tempat tidur.


"Malam ini kamu hanya milik ku" Bryan mencium pipi istrinya.


"Ya aku memang milik mu, sekarang dan nanti selamanya" sahut Wilo sambil tersenyum.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2