
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Suara desah*N terdengar nyaring di kamar, siapa lagi pelaku nya kalau bukan Bryan dan Wilo yang tengah di mabuk asmara apalagi kehamilan Wilo membuat istri kecil nya itu agak liar.
"Aku mau nyoba yang di atas" rengekan itu terus terdengar.
Tapi tidak Bryan hiraukan, terakhir Wilo meminta di atas dia yang kewalahan karena Wilo sangat bersemangat, maksud nya bersemangat untuk mencakar nya.
"Posisi ini lebih nyaman sayang" kata Bryan sambil mencium punggung istrinya berulang kali.
"Nggak.. uh.. ini kur__" ucap Wilo terpotong, dia menggigit bibir bawahnya pelan menahan rasa itu.
Wilo mengerejapkan matanya berkali-kali saat merasakan nya lagi dan lagi, kehamilan nya membuat dia gila akan belaian suami nya.
Setelah selesai berbagi lelah Wilo dan Bryan berpelukan.
"Makasih sayang" kata Bryan sambil mencium pipi istrinya.
Wilo hanya tersenyum, deru nafasnya memburu Wilo selalu kelelahan tapi aneh nya dia tidak pernah kapok untuk menggoda suaminya.
Bahkan tadi juga adalah keinginan nya, Wilo yang baru pulang dari rumah sakit dengan sengaja menggoda suaminya dengan membuka pakaian nya di depan Bryan.
Dan untuk Bryan tentu saja kucing mana yang akan tahan jika di hidangkan makanan lezat, perut buncit tubuh yang berisi semua itu nampak sangat seksi di mata nya.
"Mas" panggil Wilo.
"Hem" Bryan menyahut pelan.
Tangan Bryan masih santai mengusap perut buncit sang istri, dia tidak sabar untuk menunggu empat bulan lagi dan setelah itu baby nya akan lahir.
__ADS_1
Dan satu hal lagi, Bryan menyukai panggilan dari istrinya, Bryan suka di panggil Mas itu sangat terasa seperti sebuah hubungan yang nyata, ya meski di tau hubungan nya nyata tapi Wilo yang menyebut nya dengan sebutan kakak dan kamu dia merasa panggilan Mas lebih enak di dengar.
"Aku mau minum" pinta Wilo pelan.
"Aku akan ambilkan" Bryan bangkit.
Bryan memakai celana pendek nya, dan setelah itu dia berjalan keluar kamar untuk mengambilkan air minum untuk istrinya.
Sedangkan di kamar nampak Wilo yang masih tidak berniat untuk turun dari zona nyaman nya, dia masih nyaman tiduran sambil menatap langit-langit kamar.
Wilo ingat akan kejadian tadi dimana dia bertemu dengan Papa nya, sikap Papa nya yang menyuruh nya memilih hal itu benar-benar sangat lucu untuk di dengar nya.
Bagaimana bisa Papa nya memintanya memilih di antara dua pilihan yang jelas tidak bisa di samakan, Wilo jelas akan memilih Bryan suami terbaik nya dan calon Ayah untuk baby nya.
"Papa benar-benar tidak berubah, selalu merasa benar dan tidak mau di salahkan" gumam Wilo mood nya tiba-tiba down.
"Papa seharusnya bisa belajar dari pengalamannya, tapi yang aku lihat Papa bahkan tidak mampu mengendalikan emosi nya dan bersikap sesuka nya, Papa memang selamanya tidak bisa berubah" lanjut Wilo sambil mengusap perut buncit nya.
Ceklek..
"Minum nya" Bryan memberikan minum itu untuk sang istri.
Wilo menerima nya, dia langsung meminum nya setengah nya.
"Terimakasih Mas" ucap Wilo sambil tersenyum.
"Sama-sama, ayo mandi aku akan memandikan mu" Bryan merentangkan kedua tangannya.
Wilo tertawa kecil, dia langsung masuk ke pelukan suaminya, dan Bryan langsung memangku tubuh sang istri, membawa Wilo ke kamar mandi.
Sesampai nya di kamar mandi Bryan langsung mendudukkan istrinya di pinggir batbuh, sementara dirinya mengisi air bathub.
__ADS_1
"Aku manja ya" kata Wilo bersuara.
Kaki nya sibuk memainkan air yang sudah hampir penuh.
"Tidak aku suka sikap mu yang manja seperti ini" Bryan tersenyum, tangan nya memegang sabun dan memberikan beberapa tetes sabun aroma terapi ke air di bathtub.
"Aku seperti princess, Mas memperlakukan ku seperti ratu aku suka"
"Kamu memang ratu hatiku"
"Mas sekarang pandai menggombal ya"
"Kenapa tidak, aku suami idaman jadi aku akan membuat Istri ku bahagia karena telah memilih pria tidak sempurna ini untuk menjadi pemilik nya"
Wilo menggeleng kepalanya, dia turun ke bathub dan bergabung dengan suaminya.
"Mas sangat sempurna, aku yang tidak sempurna, tapi Mas menyempurnakan hidup ku"
Cup..
"Mas"
"Hem."
Wilo merasa tak nyaman, di bawah sana terasa sangat keras menusuk pinggang nya.
"Mas"
"Sekali lagi ya"
"Huh.. baiklah"
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏