Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Mencari mu.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Bukan itu saja, kau lupa ya sama jala*g bernama Sita? dia ibumu kan? seorang pelac*r itu ibu mu kan?"


Gadis itu kembali tertawa!


"Aku tidak punya ibu!" Wilo membantah tuduhan itu.


"Kau yakin tidak punya ibu? apa karena ibu mu yang seorang jal*Ng itu tidak mau mengakui mu makanya kau tidak merasa memiliki seorang ibu?" Melisa tertawa.


Wilo mengepalkan tangan nya yang di pegang oleh geng Melisa, sebenarnya ini lah yang membuat Wilo selalu mengacaukan apa yang di sukai Melisa.


Selain tukang bully di sekolahan Melisa juga selalu mendapatkan perhatian Sita, Mama nya. Bahkan saat pembagian rapot tiba Wilo dengan mata terbuka nya dia melihat Mama nya yang memuji nilai-nilai Melisa.


Tapi untuk nya? tidak pernah, Mama nya selalu mengabaikan nya padahal Melisa hanya anak tiri tidak seperti dirinya yang notabe nya adalah anak kandung.


"Diam kau sial*n!" kesal Wilo dengan wajah kesal nya.


"Guys pegang dia yang benar, kita akan buat anak si jal*Ng pelakor tidak tau diri itu menjadi bahan tontonan gratis" kata Melisa di angguki kedua teman nya.


Melisa memiliki dendam dengan Sita Mama nya Wilo, Sita telah mengambil Papa nya bahkan mereka hidup bahagia, sedangkan Mama nya? Melisa menyaksikan Mama nya bunuh diri karena merasa kehilangan Papa nya.


Dan Melisa berjanji jika dia akan membuat hal yang sama pada Wilo, karena Wilo adalah anak dari wanita yang merebut Papa nya dari pelukan sang Mama nya.


"Mau ngapain kamu!" Wilo kaget saat Melisa sudah memainkan gunting nya.


"Membuat mu terlihat seperti Mama mu" Melisa tanpa berperasaan menggunting rok Wilo.


"Kau!" Wilo berontak.

__ADS_1


Tapi dua teman Melisa itu memiliki postur tubuh yang tinggi dan besar, membuat Wilo kesusahan untuk melawan.


"Lepaskan guys" Melisa memberi kode.


Dia tersenyum melihat Wilo yang terlihat menyedihkan seperti itu, rok nya tergunting di bagian depan nya dan memperlihatkan titik yang sensitif.


"Ponsel guys" Melisa meminta ponselnya.


Dan saat mendapatkan nya tanpa ragu Melisa memvidiokan Wilo, dan setelah puas dengan wajah senang nya Melisa dan kedua teman nya pergi.


Wilo duduk di rumah kosong itu sendirian, dia merenung dengan memeluk tas nya.


"Kenapa aku yang selalu mendapatkan imbas dari kesenangan mereka?" Wilo meremas rok nya yang sobek.


Wilo tidak menyalahkan Dewi dan Mela, tapi dia menyalahkan takdir karena takdir membuat nya terlahir dari seorang wanita yang hanya bisa menggoreskan luka di hati nya tapi tidak kebahagiaan.


"Apa salah ku? kenapa__" ucap Wilo tidak melanjutkan ucapan nya.


Dia pergi ke sekolahan beberapa kali untuk menanyakan keberadaan Wilo, dan Bryan mendapatkan rekaman Cctv yang membuat Bryan tau siapa dalang atas menghilang nya Wilo.


Tok..tok..


"Siap_" ucap Dewi menggantung karena melihat Bryan.


"Di mana Wilona!" tanya Bryan dengan wajah khawatir nya.


Deg..


Dewi menelan ludahnya kasar, dia bingung harus mengatakan apa, di satu sisi dia harus membantu Mela tapi di sisi lain Dewi juga kasihan dengan Wilo kerena bagaimana pun Wilo adalah teman nya juga.


"Aku nggak tau kak" balas Dewi berbohong.

__ADS_1


"Tidak mungkin kamu nggak tau, saya bisa laporkan kamu ke polisi karena saya punya rekaman Cctv yang bisa membuktikan keterlibatan kamu untuk menghilang nya Wilo" kata Bryan dengan nada tegas nya.


Dewi gelagapan, sampai akhirnya dia melihat Mela yang berjalan ke arah nya.


"Dew, yuk" Mela berjalan dengan santai ke arah Dewi.


"Kamu gadis yang di club' malam itu kan, kau simpanan dari pria tua itu" Bryan menatap sinis Mela.


Deg..


Kali ini Mela yang terlihat ketakutan, ini bukan masalah diri nya yang menjadi simpanan Om-om, tapi Mela tau jika Bryan mencari Wilona.


Teman yang dia jadikan tukaran agar Vidio nya tidak tersebar, dan digantikan dengan Vidio Wilo yang sekarang tengah hangat di perbincangkan di grup kelas.


"Dimana Wilona!" tanya Bryan dengan wajah yang sangat terlihat marah.


"Di_" ucap Dewi terhenti.


"Jangan Dew" Mela menggelengkan kepalanya.


"Sayang ada tamu?" Mama nya Dewi keluar dan melihat Mela beserta pria yang tidak di kenal nya.


Bryan menceritakan semuanya, termasuk keterlibatan Dewi dan Mela yang telah membawa Wilo sampai Wilo menghilang.


Mau tak mau Dewi mengaku, dia tidak mau di penjara karena Bryan benar-benar serius dengan ucapan nya, pun sama dengan Mela yang kini tidak di perbolehkan lagi berteman dengan Dewi lagi.


"Maafkan aku, seharusnya tadi malam aku mencari mu bukan malah mabuk bersama Willy" Bryan menyalahkan diri nya untuk menghilang nya Wilo.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2