Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Takut Hamil.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Kalau tiap hari main gini aku takut, gimana kalau aku hamil?"


Ucapan Wilo membuat Bryan yang sedang bermain menghentikan nya, dia menatap wajah istrinya yang ada di bawah kungkungan nya itu.


"Jadi kamu takut hamil?" tanya nya nada kecewa.


Keduanya menghentikan, seketika na*su Bryan yang memuncak itu menghilang karena ucapan Wilo.


"Kenapa berhenti kan belum enak?" tanya Wilo polos, tanpa tahu jika dia yang menjadi penyebab permainan itu selesai tanpa ada nya pelepasan.


Wilo membenarkan tubuhnya saat Bryan turun dan berbaring di samping nya, Wilo melirik Bryan yang terlihat kecewa.


Apa aku salah bicara?


"Lalu untuk apa kita tiap malam melakukan nya? aku tidak mau semua itu sia-sia karena setiap melakukan nya aku membiarkan semuanya masuk tanpa terbuang" lanjut Bryan.


Wilo tidak paham dengan apa yang Bryan bicarakan, tapi yang dia tangkap ungkapan awal yang di bicarakan Bryan seperti nya suaminya itu menyinggung kan hal yang serius tentang kehamilan.


"Aku salah ya?" tanya Wilo dengan polos nya.


Bryan tidak menjawab, dia memilih bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke kamar mandi, dan melihat itu Wilo juga ikut ke kamar mandi.


Wilo tanpa ragu ikut bergabung di bawah guyuran shower, dan Bryan yang melihat itu kembali di buat panas padahal jelas-jelas Bryan sedang kesal.


Aaaa !


Kaget Wilo saat Bryan tiba-tiba mendorong nya hingga tubuh Wilo menempel di ding-ding kamar mandi, tanpa banyak drama Bryan langsung melancarkan aksi nya lagi.


"Katanya udahan, kok nambah lagi" Wilo yang ada di bawah guyuran shower itu tidak bisa diam.


"Aku ingin kamu mengandung anak ku, dan aku tidak menginginkan penolakan!" tegas Bryan.

__ADS_1


"Tapi aku tak__ uh" tubuh Wilo bergetar hebat karena mendapatkan pelepasan nya lagi.


"Sudah aku katakan tidak ada penolakan dan akhh!!" Bryan menggerem saat merasakan pelepasan pertamanya.


Setelah sore panas yang berakhir di dua tempat selesai Bryan membawa Wilo keluar dari kamar nya, keduanya sama-sama sudah membersihkan diri dan kini keduanya sedang makan.


Sambil makan pandangan Bryan tidak luput melihat ke arah Wilo, dress cantik yang dia beli beberapa waktu lalu ternyata sangat pas di pakai di tubuh Wilo.



(Kan pipi Wilo luka, bayangin aja pipi nya Wilo masih ada luka cakaran nya ya🤭)


"Apa sih liat terus?" Wilo yang di tatap terus merasa tidak nyaman.


"Nggak apa, kamu cantik" Bryan keceplosan.


Hah?


"Apa tadi? coba ulang nggak denger" Wilo pura-pura tidak mendengar.


Wilo tertawa mendengar itu, jelas-jelas tadi Bryan mengatakan jika dia memuji kecantikan nya, tapi sekarang?


"Ngaku juga nggak apa, kenapa harus bohong sih kan muji Istri itu nggak salah" balas Wilo sambil kembali makan.


Bryan tidak menyahut, gengsi nya terlalu tinggi meski beberapa hari ini dia selalu memperlihatkan kecemburuan nya ataupun rasa sayang nya.


Perlahan tapi pasti Bryan memang jatuh ke dalam pesona gadis nakal di depan nya, sosok Wilo yang membutuhkan perhatian membuat Bryan menjadi lebih peka akan sekitar.


Wilo melihat Bryan yang makan dengan wajah dingin nya itu, melihat itu dia benar-benar gemas dan ingin sekali mencium bibir suaminya itu.



(Tatapan Bryan saat merasa di perhatikan).


"Kenapa lihat-lihat?" kini giliran Bryan yang tidak nyaman di tatap oleh Wilo.

__ADS_1


Bukan nya menjawab Wilo malah mendekatkan wajahnya dengan wajah Bryan.


Cup..


Wilo mengecup bibir Bryan dengan secepat kilat, lalu kembali makan tanpa memperdulikan wajah Bryan yang masih kaget dengan serangan mendadak dari istri kecil nya.


Ekhem..


Bryan mendeuhem, lalu megambil botol minum dan meminum air putih nya.


"Astaga bibir nya jadi candu, ternyata nikah nggak serem yang aku pikirkan aku punya mainan yang bisa buat aku ketawa terus, mandi ada yang mandiin dan yang paling penting setiap malam nggak pernah absen tidur sendiri selalu ada yang meluk nyium dan yang lain nya." batin Wilo.


Semula Wilo berpikir jika pernikahan hanya akan membuat hidup nya rumit, tapi ternyata semua yang dia bayangkan salah, Wilo merasa hidupnya lebih berwarna setelah memiliki suami seperti Bryan.


"Aku mau hamil deh" kata Wilo akhirnya.


Bryan tidak langsung menjawab, dia ingin mendengar ucapan Wilo lagi.


"Aku kan udah 19 tahun terus sekolah juga tinggal tiga atau empat bulan lagi menunggu kelulusan, jadi aku rasa kalau hamil juga mungkin nggak apa, hanya saja aku takut satu" Wilo menjeda ucapan nya.


Tangan nya meremas dress nya.


"Aku sebenarnya takut nggak bisa jadi ibu yang baik, rasa trauma akan keluarga membuat aku takut hamil, aku nggak mau ada korban seperti ku lagi, aku nggak mau_" ucap Wilo terhenti karena bibir nya di kecup Bryan.


Cup..


"Jangan katakan hal aneh lagi karena aku tidak akan membiarkan semuanya terjadi pada mu, kita akan menatap masa depan bukan masa lalu" ucap Bryan dengan wajah serius.


"Tapi nanti kalau aku_" lagi-lagi ucapan Wilo terhenti.


"Kamu akan menjadi ibu hebat, aku yakin" kata Bryan meyakinkan.


"Semoga saja"


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2