Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Memakan mu


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Oma aku pulang!" teriak Wilo dari luar.


Dia berlari masuk ke rumah nya dan Bryan yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya.


Ternyata dia benar-benar menikahi bocil.


Oma yang sedang minum teh hijau bersama Jody di halaman belakang mendengar suara cempreng Wilo.


"Cucu cantik ku sudah pulang Jody" kata Oma langsung berdiri.


"Iya Nyonya besar" Jody mengangguk.


"Oma!" panggil Wilo tidak menemukan Oma.


Sampai terdengar suara..


"Oma di sini sayang!"


Wilo berjalan ke halaman belakang, dan dia melihat Oma bersama Jody.


"Cape ya?" tanya Oma sambil memeluk Wilo.


Beberapa akhir ini Wilo selalu memperlihatkan sikap yang manis, dan itu membuat Oma senang karena Wilo sudah bisa berdamai dengan keadaan.


"Lumayan Oma" balas Wilo sambil melepaskan pelukan nya.


"Hy kak Jody, lipstik kak Jody bagus aku juga mau yang seperti itu" Wilo melirik Jody.


"Saya akan membelikan nya untuk nona" balas Jody.


"Boleh, aku mau semua lipstik yang sama dengan milik kak Jody" sahut Wilo lagi.


"Ya itu bagus, Oma akan memberikan uang nya pada Jody, ini bagus untuk kebutuhan Bryan" Oma menimpali.


Wilo paham apa maksud Oma, beberapa hari ini Wilo sangat dekat dengan Oma, dan Wilo nyaman dengan Oma Mona meski Oma selalu meminta nya untuk memberikan cicit.

__ADS_1


"Oma aku mau mandi dulu" Wilo merasa gerah.


"Mandilah, jangan lupa peragakan yang Oma ajarkan ya sayang" kata Oma sambil tersenyum.


"Siap Oma" teriak Wilo yang sudah menjauh.


Oma melirik Jody, dan paham dengan lirikan itu Jody langsung mengangguk.


"Saya pergi dulu Nyonya" ucap Jody.


"Ya, belikan baju seksi juga untuk cucu ku, kau tau maksud ku kan Jody?" tanya Oma.


Jody mengangguk paham, lalu pergi meninggalkan Oma sendirian.


Oma meminum teh hijau nya lagi, dan setelah teh hijau nya habis Oma langsung beranjak dari duduk nya.


"Semoga saja burung cucu ku cepat menemukan sarang nya, aku tidak sabar untuk segera menimang cicit ku astaga" Oma tersenyum membayangkan nya.


Sedangkan di kamar nya Wilo yang baru selesai mandi, dia dengan sengaja menurunkan sedikit handuk nya agar bagian dada nya sedikit menonjol.


Ekhem !


"Pakai baju mu nanti masuk angin" kata Bryan berusaha tidak terpancing dengan apa yang di lakukan Wilo.


Wilo pura-pura tidak mendengar, dengan santai dia berjoget ala gadis nakal yang sedang menggoda target nya.


"Wilona!" geram Bryan karena Wilo semakin tidak terkendali.


Wilo melirik dengan tawa kecil nya.


"Apa sih, aku kan cuman joget doang" sahut Wilo santai.


Dia masih belum mengambil baju nya di almari, entah kenapa dia ingin tau seberapa tahan dan kuat Bryan untuk tidak terganggu dengan kenakalan nya.


Sampai akhirnya..


Pluk!


Handuk yang Wilo pakai jatuh ke teras, Wilo tentu saja kaget dan langsung replek menutupi bagian sensitif nya.

__ADS_1


Dan reaksi aneh di perlihatkan Bryan yang nampak terus melihat ke arah Wilo dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"Jangan lihat!" kata Wilo berniat mengambil handuk nya, tapi jika di menungging jelas Bryan akan melihat bagian intim nya.


Tapi jika dia terus berdiri juga Wilo malu, karena ini pertama kalinya dia polos tanpa pakaian di depan Bryan.


Glek..


Bryan menelan ludahnya kasar..


Matanya tidak berkedip dari tubuh Wilo, dia adalah pria normal, dan pria normal mana yang tidak akan tertarik jika di suguhkan sesuatu hal yang menggoda iman nya.


Shiittt!


"Dia bangun" gumam Bryan merasa engap di bawah sana.


Jelas burung nya kembali berdiri, dan ini semuanya hanya karena melihat tubuh polos Wilo.


Wilo tidak punya pilihan dia menungging dan memakai kembali handuk nya, dan di saat bersamaan juga Bryan turun dari ranjang dan berjalan mendekati gadis nakal itu.


"Kamu membuat aku gila Wilona! apa kau tidak tau seberapa besar nya aku menahan ini" Bryan langsung menarik handuk itu dan melemparkan nya ke sembarangan arah.


Deg..


Wilona mundur, kenapa sekarang malah dia yang takut.


"Mau ngapain?" tanya Wilo tangan nya masih sibuk menutupi bagian intim nya.


"Memakan mu" balas Bryan sambil menarik tangan Wilo dan membawa Wilo ke ranjang.



Jantung Wilo berdetak sangat kencang, Wilo gugup dan takut tapi di saat bersamaan juga dia terpana dengan ketampanan Bryan yang kini mengkungkung-kung di atas tubuh nya.


Apa aku benar-benar akan kehilangan nya di sore hari?, bukan kah malam pertama itu harusnya malam?


🌹


Jeng jeng..

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2