
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Sesampainya di Penthouse nya Ara dan Sean langsung makan, Sean memesan banyak makanan spesial untuk istri tercinta nya.
"Makan yang banyak ya, Sayang" kata Sean sambil menyuapi Ara.
"Aku bisa makan sendiri Sean" Ara merasa tak nyaman dengan perhatian berlebihan dari suaminya.
"Tidak bisa mulai saat ini aku akan menjadi ayah yang baik untuk calon baby kita, dan menyuapi kamu makan adalah salah satu dari caraku menjadi yang terbaik" sahut Sean tegas.
Ara tidak bisa berkata-kata jika Sean sudah terlihat serius, dari pada berdebat Ara memilih menerima apapun yang di lakukan suaminya, meski sebenarnya Ara merasa seperti anak kecil yang di suapi kakak nya.
"Aku tidak percaya kalau kita akan punya baby kembar" ucap Sean.
Tit !
Ara mencubit lengan Sean keras.
"Percaya kan?" tanya Ara.
Dan Sean mengangguk cepat, lalu menyuapi istrinya kembali.
"Aku percaya tapi tetap saja aku merasa mimpi karena pada akhirnya Tuhan mengganti baby Nadi kita dengan dua baby sekaligus" sahut Sean lagi.
"Baby Nadi tidak tergantikan sayang" balas Ara.
"Iya sayang, aku tau itu dan sekarang kamu harus makan yang banyak agar kedua baby kita sehat dalam perut mu" kata Sean lagi.
__ADS_1
Ara hanya mengangguk kecil, keduanya makan bersama dan setelah kenyang Sean dan Ara memilih menonton TV.
Keduanya tidak memiliki aktivitas lain, tapi itu tentu tidak membuat keduanya merasa suntuk karena Ara dan Sean selalu mengisi aktivitas nya yang kosong.
Seperti sekarang Sean tiduran di pangkuan Ara, wajah nya menatap perut Ara yang masih rata itu, tangan Sean juga tidak bisa diam terus mengusap perut Ara.
"Oh dia nendang sayang" kata Sean membuat Ara fokus nya teralihkan.
"Jangan ngadi-ngadi mana ada nendang masih 5 Minggu juga" sewot Ara.
"Ck, aku hanya ingin menggoda mu sayang, jangan marah-marah" Sean mengusap perut Ara lagi.
Tangan nya terus mengusap perut Ara hingga Sean bosan dan tangan nya masuk ke dalam kaos yang Ara pakai.
"Ingat kata Dokter" Ara mengingatkan.
"Dokter hanya bilang kalau baby nya masih renta, dan itu bukan berarti anak kita tidak mau di jenguk Daddy nya sayang" sahut Sean masih melancarkan aksinya.
Alih-alih menjawab Sean malah menaikkan kaos nya hingga ke atas, dan bukan hanya itu saja tangan Sean juga sekarang sudah sampai di tempat favorit nya.
Uh..
"Sean" Ara memejamkan mata nya saat tangan Sean meremaas milik nya.
"Sebentar lagi aku tidak bisa leluasa sayang, jadi sekarang sebelum kembar datang aku harus puas dulu" sahut Sean sambil membuka kaos Ara, dan melemparkannya ke sembarangan arah.
"Kamu benar-benar rakus" Ara mengeliat geli saat bibir Sean memangut buah kembar nya.
__ADS_1
Seperti biasnya Sean selalu membuat Ara terbang dengan permainan nya, empat tahun menikah membuat keduanya sama-sama pandai dalam hal ranjang.
Dan bukan hanya itu saja Ara dan Sean juga banyak mempelajari gaya-gaya baru, tentunya itu mereka dapatkan dari buku panduan yang di berikan Kelly.
"Dia semakin besar apa karena faktor kehamilan?" tanya Sean sambil meremaas nya pelan.
"Mungkin, tapi aku rasa itu juga karena kamu selalu meremaas nya" sahut Ara menahan desaahaaan nya.
Setelah puas dengan si kembar Sean naik ke atas dan menciumi leher Ara, dan tentunya ciuman dan lumattaan itu tak terhenti sampai di sana saja, Sean langsung membungkam bibir istrinya dengan ciuman lembut.
Hemph..
Bibir Sean mengobrak-abrik bibir istrinya, Sean yang sekarang tentunya lebih ganas di bandingkan Sean yang dulu, dan jangan lupakan jika usia Sean sekarang juga sudah 21 tahun yang membuat nya terlihat lebih dewasa.
"Sean langsung saja ke intinya, aku tidak tahan" kata Ara tidak tahan dengan rasa nikmat yang Sean berikan pada nya.
"No, aku masih belum puas" sahut Sean kini tangan nya mulai turun ke celana pendek Ara.
Dan dengan santainya Sean menarik celana itu bersamaan dengan CD Ara yang terlepas juga, Sean menatap penuh gairah melihat Ara yang sudah polos itu.
"Kamu sangat sexy sayang" kata Sean sambil mencium kaki Ara.
"Curang kamu belum membuka apapun" kata Ara yang melihat Sean masih utuh.
"Aku hanya akan membuka sleting, aku malas mandi" sahut Sean santai dan mulai menyerang Ara dengan permainan lidah nya yang gila.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏