
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Sean Ara kemari Mommy punya puding mangga untuk kalian" panggil Wilo.
"No Mom, jangan beri gadis itu" teriak Sean dari kejauhan.
Membuat Ara yang sedang duduk itu melirik, dan langsung berlari mendekati Wilo.
"Mau!" ucap Ara yang sudah sampai di depan Sean dan Wilo.
Sebelum nya Oma meminta Jody ke rumah, Bryan dan Nobles sedang ke luar kota dan hal itu membuat Oma dan Wilo meminta Jody untuk tinggal beberapa hari ke depan.
Jody setuju dan sekarang Jody tengah beristirahat karena sedang menidurkan baby Dino, Jody memang baru melahirkan beberapa bulan anak ke dua nya.
"Jangan di beri Mom, dia juga pelit" kata Sean lagi.
"Tidak Mom, dia yang pelit aku nggak" Ara tidak mau kalah.
"Kamu yang pelit kemarin di sekolah kamu nggak ngasih aku naget" ketus Sean.
"Kamu maling naget aku" Ara masih kekeh.
Wilo menggelengkan kepala nya melihat perdebatan putra nya dan Ara, keduanya memang satu sekolahan dan satu tahun lagi keduanya akan masuk SD.
"Sudah, ini puding nya banyak kalau bertengkar terus Mom nggak akan kasih kalian ya" tegas Wilo yang membuat keduanya terdiam.
__ADS_1
Wilo memberikan masing-masing mangkuk plastik bergambar buah yang sudah di isi puding, Ara dan Sean menerima nya keduanya terlihat senang memakan puding.
"Nah gitu akur kan senang Mom lihat nya" ucap Wilo yang ikut makan puding.
Karena sudah habis Wilo pun memilih mengambilkan minum untuk kedua nya, Oma sedang sakit sehingga Oma tidak keluar kamar karena sedang istirahat.
Wilo belum mendapatkan pengasuh ataupun yang bisa bekerja di rumah nya, sekarang hanya dengan bantuan Ob kantor rumah ini bisa bersih dan itupun Wilo harus menaikan gajih nya untuk gajih Ob.
Saat melihat Mommy nya pergi Sean yang sudah menghabiskan puding nya berjalan mendekati Ara yang sedang fokus makan.
Dengan santai nya Sean merebut puding milik Ara, dan menghabiskan nya dalam satu kali makan yang membuat Ara melotot.
"Ini punya aku!" kesal Ara.
"Tapi Mommy aku yang buat" ketus Sean.
Ara kesal, dia langsung memukul tangan Sean dengan kasar membuat Sean kesakitan dan membalas dengan menjambak rambut panjang Ara.
"Kau juga memukul ku jadi rasakan ini" kesal Sean acuh.
Ara tidak bisa diam saja, dia langsung mengigit tangan Sean keras yang membuat Sean juga menjerit sakit.
"Mommy help me!" teriak Sean menerima gigitan oleh Ara.
"Mami! tolong aku!" teriak Ara yang merasakan sakit di kepalanya karena Sean tidak mau melepaskan rambut nya.
__ADS_1
Suara teriakan anak-anak membuat Wilo yang sedang mengambilkan dua minuman untuk anak-anak langsung menghela nafas nya.
"Anak itu huh.. kenapa anak ku sangat baik seperti ini" gumam Wilo kebalikan nya.
Karena suara tangisan Ara sudah terdengar Wilo akhirnya memisahkan keduanya, dia menatap bingung pada putra nya yang selalu hobby membuat masalah.
"Kemari cantik peluk Mommy" kata Wilo merentangkan kedua tangannya.
Ara yang menangis menurut, di masuk ke pelukan Wilo dan untuk Wilo dia menatap kesal ke arah tangan Sean.
Jelas betul tangan Sean banyak rambut-rambut yang Wilo percaya jika itu adalah rambut Ara.
"Sean kau tau Mommy sangat ingin mengigit mu" kata Wilo.
"Mom dan gadis itu sama saja, kalian suka mengigit" kesal Sean lalu pergi begitu saja.
Wilo membiarkan putra nya melakukan apapun yang akan di lakukan Sean, dia memilih memeluk Ara yang masih kesakitan.
"Tenanglah sayang Mommy akan mengajak mu ke salon, besok kita ke salon ya untuk membuat rambutnya cantik lagi" kata Wilo.
"Hem, aku mau Mami lebih suka baby Dino dan jarang memperhatikan ku" sahut Ara.
"Mommy mu kan baru melahirkan itu wajar cantik, tapi sekarang tenang saja meski Mami mu sibuk akan ada Mommy Wilo yang akan menemani mu, kita akan medi pedi berdua cantik" Wilo melepaskan pelukan nya, dan mengusap air mata di pipi Ara.
Dan tak lama kemudian terdengar suara gaduh di taman belakang, Wilo yang mendengar itu langsung menghela nafasnya panjang.
"Apa lagi yang di lakukan anak baik itu, astaga cantik kepala Mommy rasanya ingin pecah" Wilo menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏