Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Roy vs Sean


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Setelah Papi Nobls pergi dengan kemarahan nya kini tinggallah Sean yang mendapatkan tatapan mengintimidasi dari kedua orang tuanya, Sean yang di tatap seperti itu hanya menunduk.


Dia hanya takut jika kejujuran nya akan membuat orang tuanya kecewa, lagi pula Sean juga sudah 18 tahun dan dia merasa jika ini hal wajar untuk menuju dewasa nya.


"Aku baru melihat Nobles semarah ini mas" ucap Mom Wilo.


"Aku juga, dan yang membuat ku penasaran apa yang telah Sean perbuat pada Ara" tatapan tajam masih terlihat di mata Dad Bryan.


Membuat Sean yang melihat itu semakin di buat bimbang karena dia belum mempersiapkan diri nya untuk mengakui semua nya.


Lama Sean terdiam, sampai akhir nya dia memilih mengakui semua perbuatannya nya yang telah dia perbuat, termasuk Sean yang meninggalkan Ara setelah dia merenggut kesucian Ara.


"Aku dan Ara telah melakukannya" ucap Sean akhirnya.


Sean menjelaskan jika tidak ada pemaksaan di antara mereka, dia hanya mengatakan jika Ara sendiri yang menantang nya hingga akhirnya Sean benar-benar melakukan nya.


Plakkkk !!


Sean mendapatkan tamparan keras di pipi nya.


(Jangan tanya berapa bonyok nya Sean saat ini, yang jelas babak belur deh).


Dan tamparan itu bukan dari Dad Bryan melainkan dari Mom Wilo yang tidak menyangka jika putra bisa setega itu melakukan hal yang di larang Tuhan.


Terlebih lagi gadis itu adalah Ara, gadis yang bahkan dari kecil sudah menjadi teman masa kecilnya Sean, sungguh Mom Wilo benar-benar kecewa pada putra nya.


"Mom" Sean ingin menggapai tangan Mommy nya.


Mom Wilo tidak menjawab, dia mendekati suaminya dan menangis sesegukan di pelukan Dad Bryan, dia benar-benar merasa gagal menjadi seorang ibu.

__ADS_1


"Maafkan aku Mom, Dad" ucap Sean terlihat menyesal.


"Pantas Nobles semarah itu, bahkan jika dia berniat membunuh mu pun itu wajar Sean, hati seorang Ayah mana yang bisa diam saja saat tau putrinya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari pria lain, kau benar-benar sudah kelewatan batas Sean" Dad Bryan benar-benar kecewa.


Dia pikir senakal-nakal nya Sean putra nya tau batasan, karena sejauh ini dia tidak pernah melihat Sean mabuk-mabukan dan yang lain nya, tapi ternyata dia salah Sean tidak semanis yang dia pikirkan.


.


.


.


Di tempat lain terlihat Ara yang masih sesegukan saat semua rahasianya di bongkar adik nya, dia menyesal karena telah menuliskan semua keluh kesah nya di buku diary nya.


Dan tanpa sepengetahuan nya Antonio sudah membaca semuanya, bahkan memberitahukan semua itu pada Mami dan Papi nya membuat Ara benar-benar merasa bersalah.


"Mami Papi maaf" Isak Ara terus meminta maaf.


"Ini yang selalu kami khawatirkan jika kamu sering pergi bersama teman-teman laki-laki mu, kau tau itu Ara kami cemas jika kamu sampai__" ucap Mami Jody terhenti karena dia benar-benar tidak sanggup melanjutkan ucapan nya.


"Cepat kemasi barang-barang mu Ara, kita akan pindah dan untuk Antonio Papi akan mengurus nya nanti yang paling terpenting sekarang kita harus di segara pergi dari kota ini" tegas Papi Nobles.


Ara masih menangis sesegukan, dia tidak percaya jika semua ini telah merusak segalanya, persahabatan Papi dan Daddy Bryan yang sudah sangat lama rusak hanya karena satu kesalahan yang telah dia perbuat dengan Sean.


Saat sedang berkemas tiba-tiba Roy datang, dia sudah mengetahui semuanya dari Antonio karena tadi sebelum ke sini Roy sudah menjenguk Antonio dulu.


"Ara jangan pergi, aku akan bertanggung jawab untuk Ara Om" ucap Roy.


"Roy" Ara menatap teman nya itu.


Tapi sedetik kemudian Ara menundukkan kepalanya, dia merasa dirinya sangat kotor.


"Om, aku mohon restui aku untuk menikahi Ara" lanjut Roy.

__ADS_1


Papi Nobles melihat ke arah Roy, dia melihat keseriusan di wajah Roy dan menatap putri nya yang terlihat sangat rapuh.


"Maaf, tapi jika pun Ara harus menikah muda itu harus dengan pria yang telah merenggut kesucian nya, dan itu bukan kamu anak muda" tegas Papi Nobles.


"Aku sungguh menerima Ara apa adanya Om, aku sangat mencintai Ara dan tolong resetui kami, aku berjanji akan selalu mencintai dan menjaga Ara, Om" Roy masih kekeh untuk niat baik nya.


Dia sangat mencintai Ara, dan sekali pun dia tidak mendapatkan kesucian Ara itu bukan masalah besar untuk nya karena yang Roy pikirkan adalah Ara, dia tidak mau gadis yang sangat dia cintai itu sedih, Roy sangat mencintai Ara.


Dan apalah arti kesucian, Ara tetap lah Ara dan dia akan selalu menjadi cinta pertama nya, Roy benar-benar memiliki cinta yang tulus untuk Ara.


"Baiklah aku akan__" ucap Papi Nobles terhenti karena suara Ara.


"Tidak Papi, aku sedang hamil anak Sean aku hanya akan menikah dengan Sean!"


Dan di saat bersamaan juga Sean datang dengan Dad Bryan, dia langsung bertekuk lutut tepat di kaki Papi Nobles.


"Maafkan aku Om, maafkan aku yang bodoh ini" Sean untuk pertama kalinya mencium dan memeluk kaki seseorang.


"Kau harusnya minta maaf pada putri ku, bukan pada ku!" dingin Papi Nobles.


Sean bangkit, dia mendekati Ara yang terlihat sembab karena terlalu lama menangis, tanpa ragu Sean memeluk Ara.


"Aku tau kau tidak hamil, kau menipu kami kan" bisik Sean.


"Maafkan aku, aku akan bertanggung jawab atas kandungan dalam perut mu Ara" ucap Sean dengan suara nya yang sengaja di keraskan.


"Jika kau sudah tau maka lakukan dengan benar, ini demi persahabatan orang tua kita" bisik Ara.


"Hem, kita akan menikah demi bayi kita." balas Ara yang juga sengaja di keraskan.


🌹


Berasa tegang nggak sih?

__ADS_1


Selamat berbuka puasa dengan yang tegang 😁


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2