Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Tahu bulat


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Beberapa bulan berlalu, perut Wilo semakin membuncit karena kehamilan Wilo sudah masuk bulan ke delapan, dan Wilo semakin merasa insecure dengan penampilan nya yang gendut.


Suaminya yang semakin tampan membuat Wilo harus ekstra hati-hati menjaga Bryan dari godaan wanita-wanita seksi di sekeliling nya, apalagi sangat sulit untuk Wilo bisa selalu ikut masuk ke aktivitas suaminya 24 jam.


"Aku ikut lagi ke kantor ya Mas" pinta Wilo yang sudah cantik dengan dress nya.


Mereka sedang sarapan bersama Oma.


Jody sudah tidak lagi bekerja, Jody berhenti karena dia ingin banyak menghabiskan waktu bersama Baby Ara.


"Kemarin kamu kan ikut sayang" Bryan menyahut sambil makan.


Bukan dia tidak mau tapi istri nya hampir setiap hari ikut ke kantor bahkan selama tiga hari ini Wilo selalu ikut ke kantor.


"Oh jadi nggak boleh" mood Wilo sudah terlihat jelas jika dia sedang kesal.


Oma mendeuhem memberikan kode, melihat itu Bryan menghembuskan nafasnya panjang.


"Boleh, tapi dengan satu syarat yaitu kamu nggak boleh cape-cape dan nggak ikut ke ruangan meeting kaya kemarin lagi" kata Bryan memberikan syarat.


Kemarin terakhir Wilo ikut meeting istrinya menjambak salah satu karyawan yang telah terang-terangan melirik Bryan dengan tatapan suka nya.


Pertempuran antara ibu hamil dan wanita seksi itu cukup sengit, bahkan Bryan harus mendapatkan beberapa cakaran di leher nya saat memisahkan keduanya.


"Oh jadi kamu mau aku bosen duduk nunggu di ruangan gitu" mood Wilo benar buruk.


"Bryan!" Oma ikut mengeluarkan suaranya.


Huh..

__ADS_1


"Ya sudah, nggak ada syarat" Bryan mengalah dari pada istrinya sedih.


Wilo tersenyum senang mendengar ucapan suaminya, dan Oma yang melihat senyuman itu langsung memberikan jempol nya pada Wilo.


"Bagus cantik, punya suami tampan emang harus di buntuti" kata Oma sambil tersenyum.


"Oma benar kita nggak bikin peluang untuk pelakor datang ke rumah tangga, enak aja mau ngambil suami tampan aku." sahut Wilo sambil melirik suaminya.


Bryan tidak menjawab, selagi itu bisa membuat istrinya senang dia akan bahagia, mereka menyelesaikan acara makan nya dan setalah itu Bryan dan Wilo berangkat ke kantor.


Untuk beberapa bulan ini Nobles tidak pernah menjemput lagi, Bryan memberikan Nobles kelonggaran dalam pekerjaan nya, bahkan Bryan juga tidak terlalu banyak merepotkan asisten nya itu, dia ingin Nobles punya banyak waktu bersama istri dan putri nya.


"Wah itu ada tukang cakue, mau dong Mas" Wilo ngiler melihat banyak nya makanan yang di jual kaki lima di pinggir jalan.


"Yang itu?" tanya Bryan menepikan mobilnya di pinggir jalan.


Wilo tersenyum, dia meminta uang dan Bryan memberikan uang seratus ribu pada sang istri.


Wilo kembali masuk ke mobil, tapi dia membawa banyak kresek jajanan, nyatanya Wilo tidak memesan satu makanan tapi banyak.


"Ini apa?" tanya Bryan baru melihat makanan bulat itu.


"Ini bubur ayam" tunjuk Wilo pada dua cup putih.


"Dan ini tahu bulat di goreng dadakan di mobil lima ratusan.." sahut Wilo yang malah menyanyi.


Bryan menggelengkan kepalanya, istrinya memang super ceria dan itu membuat dia semakin gemas.


"Harga nya lima ratus rupiah?"


"Iya, murah kan?"


"Hem, nggak rugi?" tanya Bryan lagi.

__ADS_1


Dan Wilo mengangkat bahunya ke atas, dia tidak tau untuk masalah itu karena itu bukan urusan nya.


"Yang rugi kan penjualnya ngapain kita repot pikirin" Wilo menyahut santai sambil menyuapkan satu tahu bulat ke dalam mulutnya.


Bryan kembali melajukan mobilnya ke kantor, sedangkan Wilo dia makan tahu bulat sambil sesekali menyuapi suaminya, dan untuk pertama kalinya Bryan merasakan makanan murah itu.


Dan ya ternyata rasanya tidak sejelek yang ada dalam pikiran nya, harga boleh murah tapi rasa ternyata tidak murahan.


"Minta lagi sayang"


"Habis"


Hah?


"Apa? kaget ya abisnya enak sih jadi aku makan banyak deh"


"Jangan makan banyak-banyak juga, kamu lagi hamil besar sayang"


"Iya Mas, ini yang terakhir"


"Tapi besok boleh lagi kan?"


"Nggak"


"Pelit"


"Ya, ini demi kesehatan kamu dan baby kita"


"Ya ya ya, aku paham" Wilo memilih diam, dan kembali makan cakue kesukaan nya.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2