
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Kelly dan Ronal menikah dan keduanya memutuskan untuk pindah negara, dari cerita cinta nya Jessy pun akhirnya tahu kalau dia salah mencintai seseorang, dan untuk cinta nya pada Ronal sekarang dia perlahan melupakan semuanya.
Begitu pula dengan Jeff, mantan kekasih dari Kelly ini sekarang memilih mengembangkan bisnis cafe nya bersama Sean dan sudah terhitung keduanya sudah memiliki 12 cabang Cafe dalam kurun waktu empat tahun ini.
"Kalian pesan saja, aku dan Sean akan ke toilet dulu" kata Ara.
"Hem, jangan lama" kata Jessy.
"Ya paling 15 menit" sahut Ara sambil tersenyum dan setelah itu mengandeng tangan suaminya untuk ke toilet.
Ralat, sebenarnya Ara tidak benar-benar ke kamar mandi melainkan Ara dan Sean memilih pergi berbelanja.
Keduanya sengaja meninggalkan Jessy dan Jeff berduan saja, Ara merasa jika keduanya mungkin akan cocok karena sama-sama di tinggalkan oleh orang yang di cintai nya.
"Jeff, apa aku boleh minta tisue" kata Jessy.
"Ambilah" Jeff menyodorkan wadah nya sekaligus.
"Thanks" balas Jessy lagi.
__ADS_1
Jeff hanya mengangguk dia kembali fokus pada ponselnya, sedangkan Jessy sendiri dia juga sedang kesal karena postingan Kelly dan Ronal yang sedang berbulan madu.
Ya meski Jessy mengatakan sudah move on tapi nyatanya dalam hatinya dia masih merasa cemburu jika melihat Kelly yang selalu mengumbar kemesraan bersama mantan kekasihnya.
"Wajah mu terlihat kesal Jess" kata Jeff yang memperhatikan wajah Jessy.
"Hem, aku panas melihat kebersamaan mantan ku" sahut Jessy apa adanya.
"Untuk apa panas, mereka pasangan yang cocok sama-sama pengkhianat" sahut Jeff santai.
Dia sangat membenci pengkhianatan karena Jeff juga berasal dari keluarga broken home, dulu ibu nya meninggalkan bersama sang Ayah dan menikah dengan Papa tiri nya.
"Ya mereka memang penghianat Jeff, jika saja aku tahu sejak awal sudah pasti akan aku antarkan langsung antarkan mereka sampai pelaminan bukan dengan cara sembunyi-sembunyi seperti ini" gerutu Jessy dengan wajah ditekuk nya.
"Hey apa yang kamu ketawa kan" tanya Jessy agak sewot.
"Tidak ada, hanya saja hidung mu memerah saat kamu bohong, aku rasa kamu tidak akan bisa melakukan itu jika sekalipun mereka berhubungan dengan cara terang-terangan" balas Jeff santai.
"Hey kamu pikir aku bohong? aku serius" Jessy menatap Jeff dengan wajah tidak terima nya.
"Ya ya kau sangat serius saking serius nya bukan hidung mu saja yang memerah tapi juga pipi mu" sahut Jeff yang langsung membuat Jessy seketika bungkam.
"Dia teman mu Jess, astaga jangan baper dengan mantan simpanan si ulet Keket itu" batin Jessy.
__ADS_1
"Aku rasa Jessy tidak sebodoh yang Ronal katakan, dia wanita unik yang menarik di ajak bicara" batin Jeff.
Keduanya tidak pernah sedekat ini dulu karena Jeff dan Jessy saling menjaga hati perasaan pasangan nya, dan sekarang setelah keduanya jomblo Jessy dan Jeff merasa nyaman dengan kedekatan nya.
Keduanya mengobrol panjang kali lebar, tentu nya membicarakan hal-hal yang tidak penting tapi berhasil membuat keduanya semakin tambah dekat.
Sedangkan di tempat lain Ara sedang sibuk memilih baju bayi, hal aneh yang membuat Sean kebingungan karena Ara tidak hamil.
"Untuk apa semua itu Ara? kamu masih belum hamil" tanya Sean dari tadi merasa aneh.
"Tentu untuk calon baby kita Sean, aku sangat yakin bulan ini aku hamil" sahut Ara masih fokus pada belanjaan nya.
"Kalau begitu terserah kamu aja" balas Sean sambil memegang keranjang berisikan baju bayi.
Ara menghentikan langkah nya, dia membalikkan tubuhnya dan menatap Sean yang terlihat malas.
"Aku telat menstruasi satu hari, jika satu atau dua Minggu lagi aku tidak menstruasi itu tandanya aku hamil kan" jelas Ara dengan riang.
Dan Sean tidak bisa berkata-kata lagi, dia hanya tersenyum karena Ara sudah sangat menantikan kehadiran anak di dalam pernikahan nya.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1