Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Hamil


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Dokter sudah memeriksa Wilo, dan ya Wilo ternyata sudah hamil 2 Minggu.


kabar itu tentu saja membuat Wilo senang, dia tidak menyangka jika setelah 8 bulan dia menikah akhirnya dia bisa hamil.


Tapi di balik semua itu Wilo masih tidak percaya diri, dia takut masa lalu nya terulang kembali, Wilo takut hamil beruntung Oma menyemangati nya untuk tidak banyak berpikiran aneh-aneh.


Dan Wilo sedikit tenang, apalagi Bryan ada di sampingnya karena sekarang ini yang Wilo butuhkan sebuah dukungan dari keluarga.


"Sayang kemarilah aku ingin memeluk mu"


"No, jangan mendekat"


Tapi Bryan tidak mendengarkan, dia malah semakin mendekat dan kini duduk di tempat tidur.


"Jauhan dikit, bau" kata Wilo saat Bryan terus mencoba mendekati nya.


"Kamu mau aku keluar?" tanya Bryan.


Dia ingin sekali memeluk istrinya, tapi Wilo terus menerus mengusir nya.


Bau bau bau dan bau! kata itu terus Wilo ulangi.


"Iya, keluar sana bau" kata Wilo fokus pada ponselnya.


Dia sedang membaca artikel kehamilan, dan Wilo melihat tulisan yang mengatakan jika ibu hamil selalu agresif dan mood nya yang selalu berubah-ubah.


"Aku tidak agresif" gumam Wilo sambil membaca lagi.


Bryan menggelengkan kepalanya melihat Wilo yang fokus pada ponselnya, Wilo bahkan masih belum mau mandi karena dia terus mengatakan malas bertemu dengan air.


Huh..


Bryan bangkit dan memilih duduk di sopa, seperti yang di lakukan Wilo dia juga memilih bermain game ML.


Keduanya sibuk dengan aktivitas nya masing-masing, sampai akhirnya dering telpon mengalihkan perhatian keduanya.


"Halo!"

__ADS_1


"Aku sedang di cafe X, kemarilah temani aku bersantai."


Bryan terdiam sebentar dia melirik ke arah Wilo dan di saat bersamaan juga Wilo melirik tajam ke arah Bryan.


"Apa lihat-lihat" Wilo melirik galak suaminya.


Astaga mood kehamilan memang sangat buruk untuk nya.


Bryan rasa tidak apa meninggalkan istrinya sendiri dulu, apalagi mood istrinya sekarang sedang buruk mengendari seperti nya akan jauh lebih baik.


"Aku akan kesana tunggu mungkin 10 menit lagi aku sampai"


"Oke, aku tunggu. bye"


Tut..


Bryan memasukan ponselnya ke saku celana nya, lalu mengambil sweater Hoodie nya.


Wilo melihat apa yang Bryan lakukan, dia bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah pintu lalu mengunci pintu.


"Aku akan keluar sebentar, buka pintunya" kata Bryan melihat Wilo yang memegang kunci.


"Tidak boleh" balas Wilo sambil memasukkan kunci nya ke dalam br* nya.


Wilo diam, dia memang mengatakan nya tapi bukan berarti dia ingin Bryan pergi main dan meninggalkan nya sendirian di kamar.


"Itu tadi, tidak untuk sekarang" balas Wilo sambil menarik tangan Bryan agar mau mengikutinya.


Sekali lagi Bryan hanya bisa tarik nafas melihat sikap istrinya yang menyebalkan itu, sedikit-sedikit marah dan sekarang apa? Bryan bahkan merinding karena Wilo saat ini menciumi tangan nya.


"Bukan kah aku bau?" Bryan tersenyum kecut.


"No, aku tidak bilang begitu" kata Wilo yang kini beralih meraba dada bidang suaminya.


"Kamu lupa apa tadi kamu bilang kalau aku itu bau dan harus menjauh" Bryan kembali mengungkitnya.


Dan langsung mendapatkan cubitan di perut nya dari Wilo.


"Sana pergi! ketemu sama cwe cantik, mentang-mentang istri lagi hamil dan jorok nggak mandi jadi kamu mau berpaling! sana" Wilo malah semakin memperbesar masalah.


Bryan menghembuskan nafas nya kasar, sekali lagi dia harus menahan kesal nya dengan sikap Wilo yang sangat menyebalkan.

__ADS_1


"Aku tidak akan berpaling, aku milik mu" kata Bryan sambil menarik tengkuk Wilo dan mencium bibir istrinya.


Wilo terbuai dengan ciuman nya, dia melingkarkan tangannya di leher sang suami dan bibir keduanya saling menempel dan berbalas-balasan menyesap bibir masing-masing.


"Maaf" kata Wilo saat ciuman nya terlepas.


"Hem, tidak apa aku paham mood mu sedang jelek" Bryan kembali mencium bibir Istri nya.


Saat ini dia seolah menjadi pria yang paling bahagia, sebentar lagi dia akan menjadi seorang Ayah, satu hal yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya jika dia akan secepat ini mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya.


Memiliki seorang istri yang spesial dan menjadi calon ayah untuk jabang bayi yang ada di dalam perut istrinya.


"Sayang sepertinya Baby kita mau di jenguk papa nya" Wilo mengigit bibir bawahnya saat keduanya saling diam.


"Baby nya atau kamu yang mau?" tanya Bryan sambil tersenyum menggoda.


Blush pipi Wilo memerah.


"Sayang!" Wilo mengembungkan pipi nya.


"Hem" jawab Bryan sengaja.


"Ya sudah aku nggak mau, sana kamu bau!" Wilo kesal dan memilih tiduran.


"Oh bau?" Bryan membuka Hoodie dan kaos nya hingga memperlihatkan dada bidang nya.


Pipi Wilo semakin memerah, apalagi saat Bryan membuka pakaian nya hingga menyisakan dua inti saja.


"Tadi katanya nggak mau" Wilo mengembungkan pipi nya sebal.


"Siapa bilang, aku malah semangat untuk menjenguk baby kita" bisik Bryan dan langsung mencium bibir istrinya penuh gairah.


Ugkhh..


Lenguhan Wilo saat Bryan semakin tidak terkendali.


Dan malam jengukan pun baru di mulai.


Bayangin aja sendiri, aku polos 🥱🤣


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2