Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Di puncak (S2)


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G^^


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Saat ini Sean sudah berada di puncak, seperti yang di janjikan sebelumnya Sean dan ketiga teman nya sedang tour ke puncak.


Keempat pemuda itu sedang duduk melingkar dengan beberapa cemilan di tengah-tengah mereka, sambil makan ke empat pemuda itu mengobrol.


Ralat bukan ke empat nya, Sean tidak ikut mengobrol karena dia saat ini sedang membaca pesan yang di kirimkan Mommy nya.


Mommy.


"Sean sayang pulang sekarang, Mommy menunggu mu"


"Ck.. Mommy benar-benar mengganggu kesenangan ku" kesal Sean sambil menghembuskan nafas nya kasar.


"Aku tidak bisa Mom, maaf aku akan pulang besok" balasan yang di kirimkan Sean.


Dan setelah itu Sean mematikan ponselnya agar tidak terganggu lagi dengan pesan yang di kirimkan Mommy nya.


Sean ikut bergabung dengan teman-teman nya dan ikut makan kacang bersama ketiga temannya.


"Wajah mu, ayolah kita bersenang-senang di sini" Simon melihat wajah kesal Sean berniat menggoda teman nya.


"Mommy ku menyuruh pulang" sahut Sean dengan wajah dingin nya.

__ADS_1


Simon Nino dan Reno kompak melihat ke arah ketua geng motor nya, seperti biasa Sean memang sangat beruntung dari mereka karena Sean memiliki keluarga yang perduli dengan nya.


Lain dengan ketiga teman Sean yang rata-rata nya adalah anak broken home yang mencari kesenangan lewat pergaulan anak remaja, seperti geng motor seperti ini.


"Mommy mu benar-benar perhatian, tidak seperti Mama ku yang sibuk dengan suami dan anak tiri nya" Reno menyahut sambil memasukan kacang yang sudah di buang kulitnya itu ke mulut nya.


"Itu benar, kau sangat beruntung karena Mama ku bahkan lebih fokus pada karir nya di bandingkan anak nya, dia gila uang dan prestasi" Simon kembali bersuara lagi.


Sean melirik kedua teman nya yang ikut menyahut itu, tapi saat melihat Nino dia menepuk pundak Nino pelan.


"Bagaimana dengan ibu tiri mu?" tanya Sean.


Ya dia memang nakal dan sangat berontak, tapi dengan teman-teman nya Sean selalu bisa memahami teman-teman nya.


Nino kurang beruntung dari mereka, di mana ibu Nino sudah meninggal dan ayah nya sangat hobi kawin, bahkan saat ini Nino baru saja mendapatkan ibu tiri baru.


Dan sepanjang malam nya dia mendengarkan suara-suara bisikan setan di kamar Ayah dan ibu tirinya, mereka melakukan nya sepanjang malam membuat Nino kesulitan tidur dan bahkan sampai insomnia.


"Pasang penyadap suara diam-diam, jika perlu kau dobrak saja pintu nya dan katakan pada mereka jika kau masih 18 tahun" kata Sean.


"Atau tidak kau ikut dengan Ayah mu, itu menantang No" kata Simon sambil tertawa.


Membuat Sean melotot tajam ke arah Simon, dan Simon? tentu saja dia langsung diam dan kembali melanjutkan makan kacang nya.


"Jangan di dengar kan si gila itu, lebih baik kau fokus membuat Ayah mu kesal dengan begitu dia akan perduli pada mu dan tidak lagi bermain wanita" kata Sean memberikan saran.

__ADS_1


"Apa suara nya sangat mengganggu mu?" tanya Reno kepo.


Nino melirik ketiga teman nya, dan mengangguk pelan.


"Aku membenci suara desahaan itu, kau paham maksud ku" jelas Nino dan ke tiga teman nya hanya mengangguk paham.


Mereka tentu pernah mendengar jika Nino memiliki trauma akan adegan ranjang, dulu ibu nya Nino meninggal karena pendarahan hebat dan itu di karena kan Ayah nya yang melakukan nya berulang kali di saat ibu Nino sedang mengandung 3 Minggu.


Sore nya mereka memilih berkeliling di area puncak, masa muda mereka terlihat memang sangat menyenangkan tapi tidak saat mereka tinggal di rumah.


Sean masih belum berdamai karena dia ingin adik laki-laki, dan itu masih tetap menjadi kekesalan nya yang membuat dia lebih nyaman bersama teman-teman nya.


"Sean lihat itu" ucap Nino menunjuk ke kejauhan.


Mata Sean langsung tertuju ke arah yang di tunjuk Nino, dan seketika mata nya membulat sempurna saat melihat sosok gadis yang sedang tertawa sambil mengendarai motor nya.


"Mau apa dia ke sini, cih.. dasar gadis gila apa dia ingin di jadikan pelampiasan oleh teman-temannya, dasar bodoh" Sean menatap tajam ke arah sosok gadis yang jarak nya sangat jauh dari tempat nya itu.


๐ŸŒน


Jarang Up soal nya aku masih nggak pede untuk melanjutkan cerita nya.


Takut cerita nya aneh๐Ÿคง


Jangan lupa like coment and Vote ya kak โ™ฅ๏ธ๐Ÿค—๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2