Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Menyambut kepulangan Wilo.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Oma sudah menyiapkan rumah dengan dekorasi yang unik, balon-balon warna-warni nampak sudah bertebaran di kamar.


Ini semua untuk Wilo, Oma akan menyambut kepulangan cucu tersayang nya, dia sudah mendapatkan kabar dari Bryan jika Wilo sudah bisa pulang dan sekarang Bryan dan Wilo baru selesai honeymoon.


"Jody cemilan kesukaan Wilo" .


"Sudah Nyonya"


"Sambal ati kentang?"


"Itu juga sudah nyonya"


"Bagus, sekarang duduklah aku tidak mau melihat mu kelelahan" lanjut Oma.


Jody mengangguk, dan duduk di sopa.


Jody sedang hamil tiga minggu, setelah penantian nya yang sudah menikah selama satu tahun akhirnya Jody dan Nobles bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya.


Oma ikut duduk di sopa sebrang dia tidak sabar untuk menanti kepulangan Wilo dan Bryan.


"Jody apa menurut mu Wilo akan senang dengan kejutan ini?" tanya Oma lagi.


"Tentu nyonya, nona muda akan bahagia karena mendapatkan perlakuan manis dari nyonya besar" balas Jody.


Beginilah pekerjaan nya, Jody hanya menemani Oma, sebenarnya Oma tidak merepotkan hanya saja terkadang Jody harus paham dengan permintaan Oma yang aneh-aneh.


Seperti sekarang Oma meminta nya untuk menyuruh bibi pembantu dan satpam untuk membuat kejutan ini, mereka meniup balon seperti untuk acara ulang tahun.


Ting..tong..


"Astaga Jody mereka datang!" Oma bangkit dan langsung berlari.


"Nyonya pinggang Anda" kata Jody memperingati.


"Tidak apa Jody, aku sehat!" sahut Oma masih mendengar suara peringat dari Jody.


Sampai akhirnya..

__ADS_1


Kriuk !!


Suara tulang tergeser terdengar, Oma langsung memegang pinggang nya.


"Nyonya!" Jody mendekati Oma.


"Jody, aduh pinggang ku" Oma meringis.


Akhirnya Jody menyuruh bibi pembantu untuk membukakan pintu, sedangkan dirinya sendiri dia membantu Oma untuk duduk di sopa.


Dan tiba-tiba bibi pembantu datang dengan membawa paper bag.


"Wilo nya mana?" tanya Oma.


"Di luar hanya ada kurir yang mengantar ini Nyonya" jelas bibi pembantu memberikan paper bag nya pada Oma, lalu pergi.


Oma melihat isi paper bag itu, dan dia terkikik geli saat melihat isi paper bag itu.


"Astaga Jody, ini isinya baju seksi" kata Oma sambil memperlihatkan isi paper bag nya.


Jody mendeuhem, dia tersenyum kecil melihat lingerie seksi warna warni yang di tunjukan Oma.


"Bagus bukan" tanya Oma lagi.


"Iya bagus nyonya" balas Jody.


Dia agak sensitif melihat itu, faktor kehamilan membuat Jody merasa terus ingin berdekatan dengan suaminya.


Hormon kehamilan nya meningkat, bahkan Jody terkesan agresif untuk beberapa hari ini saat bersama suaminya.


"Jody" panggil Oma.


"Ya nyonya?" sahut Jody melirik Oma.


"Apa Nobles minum obat kuat?" tanya Oma tanpa filter.


Ehk..


Pipi Jody memerah, dia memang bukan wanita yang lebay tapi Jody seorang wanita biasa yang punya malu, dan mendengar pertanyaan itu Jody merasa gugup.


"Jody yuhu.. Jody oh Jody" Oma malah bernyanyi.

__ADS_1


Ting.. tong..


Kembali terdengar suara bel, Jody langsung beranjak berdiri.


Syukurlah ada suara bel sehingga dia bisa menghindari pertanyaan sensitif itu.


"Nyonya saya akan membukakan pintu" Jody berlalu.


Oma melihat Jody dengan tawa kecilnya, lalu menggelengkan kepalanya.


"Dia harus segera istirahat, ini kehamilan pertama nya aku tidak boleh membuat nya kelelahan" gumam Oma.


"Oma!" suara teriakan itu membuat Oma kaget.


Dan saat Oma melihat ke sumber suara dia melihat Wilo yang berjalan bersama Bryan.


Wilo terlihat sangat ceria, dan Oma sangat bahagia melihat perubahan Wilo yang semakin membaik.


"Astaga cucu ku semakin cantik" Oma sudah bersiap mendapatkan pelukan dari sang cucu.


Wilo melepaskan tangan nya dari Bryan, lalu mendekati Oma dan masuk ke pelukan Oma.


"Aku rindu Oma" kata Wilo masih memeluk Oma.


"Oma juga rindu" sahut Oma sambil membelai rambut Wilo dengan lembut.


Setelah pelukan kerinduan itu selesai mereka duduk dan berbincang pelan, kejutan kecil ini membuat Wilo terlihat senang.


Wilo merasakan ketulusan rasa sayang dari Oma dan Bryan, dia senang karena dalam hidupnya dia bisa di pertemukan dengan keluarga baik, kakek nya membuatnya mengenal keluarga baik yang menerima nya sepenuh hati.


"Kakek, andai kakek ada kakek pasti akan senang karena aku sudah bisa berdamai dengan kehidupan ku."


Bryan sebelumnya sudah memberi tahu Oma untuk tidak banyak bicara akan semua hal yang tidak penting, Oma paham dan maka dari itu Oma akan mengontrol bibir nya agar tidak mengeluarkan pertanyaan aneh-aneh.


"Oma punya banyak hadiah untuk mu, nanti malam jangan lupa ya, kasihan Bryan empat bukan tidak merasakan nya" bisik Oma di telinga Wilo.


"Siap Oma" balas Wilo juga berbisik.


Jody mendengar bisikan itu, di ruangan itu bukan hanya ada Oma dan Wilo tapi juga ada dirinya, sedangkan Bryan dan Nobles duduk di ruang tamu membicarakan pekerjaan.


"Mas Nobles oh mas Nobles, pipi ku memerah aku ingin memeluk mu"

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2