Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Saling cemburu


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Di kantor Wilo banyak diam dia juga tidak ikut ke ruangan meeting karena Wilo malas, jika saja ada wanita Wilo pasti akan terang-terangan memaksa ikut.


Tapi untuk sekarang tidak, Wilo melihat pria-pria patuh baya yang tidak menarik, dan maka dari itu Wilo memilih diam di ruangan suaminya.


"Aku lupa aku kan punya teman" gumam Wilo teringat akan ibu muda itu.


Siapa lagi kalau bukan Vio, teman satu Wisma nya dulu.


"Halo" Wilo menelpon Vio.


"Ya nona" sahut Vio di sebrang telpon.


"Kak Vio kemarilah, aku di ruangan suamiku sendirian" kata Wilo.


"Baik nona"


Tut..


Panggilan di matikan, Wilo memainkan ponselnya sambil menunggu Vio, dan tak lama kemudian Vio datang.


"Siang nona" sapa Vio sopan.


"Jangan formal kak, santai saja" kata Wilo sambil menepuk sopa di samping nya.


Vio melihat kode itu, sia duduk di dekat Wilo.

__ADS_1


sebelumnya Wilo mendapatkan perintah dari Bryan sang bos untuk selalu ada jika Wilo membutuhkan meski dalam sibuk sekalipun.


Vio sebenarnya agak iri dengan apa yang Wilo miliki, dia juga menginginkan pria seperti Bryan yang selain tampan juga sangat bertanggung jawab, dan perhatian.


Keduanya mengobrol banyak, seperti biasnya Wilo curhat akan kehamilan nya di mulai dari dia yang mood nya mudah down dan sikap agresif nya.


"Jadi menurut kakak apa jenis kelamin calon baby ku?" tanya Wilo.


"Hem, seperti nya laki-laki nona" sahut Vio.


Dari sikap malas dan bahkan jarang mandi nya saja Vio sudah tau kalau itu ciri-ciri saat mengandung anak laki-laki.


"Dia selalu malu memperlihatkan nya, astaga entah berapa kali aku melakukan USG" kata Wilo sambil mengusap perut nya lembut.


"Itu biasa nona, tidak semua terlihat di alat medis termasuk baby nona, mungkin baby nona ingin memberikan kejutan untuk Mama nya" balas Vio lagi dan Wilo hanya mangut-mangut mendengar penjelasan Vio.


Setelah mengobrol cukup lama Vio harus pergi karena Bryan sudah kembali, Wilo masih duduk di sopa dan menunggu jam makan siang nya, sedangkan Bryan menyelesaikan beberapa berkas yang harus dia tanda tangani.


"No, ini hanya sedikit lagi sayang, tunggu dulu' sahut Bryan yang masih fokus pada berkas di depan nya.


"Tapi aku bete, sudahlah hanya menunggu di depan" kata Wilo keras kepala.


Wilo pergi dan mengabaikan ucapan suaminya, dan hal itu membuat Bryan menghembuskan nafasnya lalu bangkit dari duduknya.


"Sayang tunggu" Bryan berjalan cepat agar bisa mengejar langkah kaki sang istri.


Wilo tersenyum melihat Bryan yang ada di belakang nya, dia masuk ke Lift dan menjulurkan lidahnya ke arah suaminya.


"Wleee nggak bisa ngejar!" Wilo tertawa meledek.

__ADS_1


Bryan menggelengkan kepalanya, sekali lagi Wilo tidak mendengar nya dan pintu lift bahkan tertutup tanpa dirinya yang belum masuk.


Saat keluar dari Lift Wilo langsung berjalan cepat ke arah Loby, beberapa karyawan nampak menunduk sopan ke arah nya.


Bukkk !


Tak sengaja Wilo menubruk seseorang, dan hal itu membuat keduanya saling bertatapan.


"Kak Adit" Wilo tersenyum pada pria yang jelas dia kenal.


"Wil kamu.." tatapan mata Adit jatuh pada perut buncit Wilona.


"He iya kak, ini masuk ke bulan ke delapan. Kak Adit lagi apa di sini?" tanya Wilo.


"Aku lagi mau ketemu pemilik perusahaan, kebetulan Papa lagi sakit jadi aku mewakilkan Papa" jelas Adit, dan matanya masih melihat ke perut buncit Wilona.


Dan saat keduanya sedang mengobrol Bryan datang dan langsung melingkarkan tangan nya di pinggang istrinya.


"Ayo sayang kamu mau makan kan" Bryan ingin membawa Wilo menjauh.


Bukan Wilo saja yang cemburuan, dirinya pun sama hal nya dengan Wilo yang merasa cemburu jika ada pria lain yang mendekati Wilo.


"Kau anak Pak Robert kan, temui Nobles saja dia yang akan menjelaskan tentang kerja sama ini" kata Bryan yang mengenal Adit.


Adit hanya mengangguk, dan setelah itu dia melihat Wilo yang di bawa oleh Bryan keluar dari perusahaan.


"Andai aku nggak menjadi pengecut Will, mungkin aku yang menjadi Ayah dari bayi yang ada di perut mu" batin Adit sambil melihat Wilo yang menjauh.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2