Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Sekali lagi.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Suara aneh mulai Wilo keluarkan dari bibir nya, permainan panas itu benar-benar membuat nya tidak berhenti merasakan gejolak aneh.


Di satu sisi dia merasa kesakitan tapi di sini lain Wilo juga merasakan rasa yang nikmat dalam bersamaan.


"Uh"


Wilo mencengkram kuat-kuat seprei nya, dia kembali merasakan nya dan itu membuat tubuh Wilo bergetar hebat.


"Aku lelah" deru nafas Wilo naik turun.


Bryan merasakan nya, di mana Wilo kembali merasakan pelepasan nya tapi bukan karena itu saja dia juga merasakan hal yang sama.


"Tahan" kata Bryan sambil menekan dalam milik nya dalam milik Wilo.


Bryan memastikan jika dia benar-benar membiarkan semua nya masuk ke dalam rahim Wilo tanpa terkecuali.


Semula Bryan memang menginginkan Wilo menjadi adik nya, tapi setelah sore panas ini seperti nya Bryan akan memikirkan lagi karena dia sudah mendapatkan kesucian dari Wilona.


"Uh" Wilo mengeluarkan suara nya lagi saat merasakan ada yang masuk ke dalam perut nya.


Tubuhnya kembali bergetar lagi, sampai akhirnya Wilo merasakan jika tancapan di bawah sana sudah di cabut.


"Cape" kata Wilo polos dengan tubuh yang masih sedikit bergetar.


Dia benar-benar lemas, Wilo benar-benar tidak menyangka jika apa yang selalu di ceritakan Oma Mona itu ternyata tidak semudah yang Oma ceritakan.


Dia kapok karena menggoda Bryan, ternyata Bryan tidak seimut wajah nya, tapi juga memiliki kemampuan untuk membuatnya merasakan lemas seperti ini.


"Maaf" kata Bryan.


Dia beranjak dari tempat tidur lalu berjalan ke kamar mandi.


Wilo melihat itu, dia ingin bergerak tapi tubuhnya benar-benar sangat lemas bahkan untuk mengambil selimut pun rasanya sangat sakit.


"Kenapa sakit banget, tulang ku seperti remuk" gumam Wilo dengan nafasnya yang masih tidak teratur.


Tangan Wilo ragu-ragu meraba bagian bawahnya, dia kaget saat melihat sedikit darah bercampur cairan aneh di tangan nya.


"Tidak apa Wilo, ini untuk hidup mu kamu mengikat nya dengan ini, dia akan mencintaimu dan kamu juga harus belajar mencintai nya" gumam Wilo lagi.


Dia tidak bodoh untuk mengorbankan sesuatu yang sangat berharga ini, Wilo hanya ingin cinta dan keluarga, dan untuk itu Wilo mendengar kan saran dari Oma untuk menggoda Bryan agar mau menyentuh nya.


Wilo berusaha untuk duduk, perlahan dia mengambil ponselnya meski tubuhnya benar-benar sakit saat di gerakan.


"Oma aku sudah tidak perawan"


Wilo mengirimkan pesan singkat itu, dan dua menit kemudian dia mendapatkan balasan dari Oma.

__ADS_1


"Astaga! malam pertama di sore hari? Waw Wilona sayang Oma senang, selamat ya sayang ku Oma akan menyuruh bibi untuk membuatkan makanan kesukaan mu, sambal goreng ati kentang."


Melihat balasan dari Oma Wilo tersenyum, dan dia kembali membalasnya.


"Tidak Oma, aku mau makan sup telur puyuh"


Tring..


Kembali datang balasan dari Oma.


"Oke sayang, apapun untuk mu"


Wilo menyimpan kembali ponselnya, dan tak lama dia melihat Bryan yang keluar dengan handuk yang melingkar di pinggang nya.


"Mandi kok nggak ngajak sih kak" Wilo mengembungkan pipi nya.


Bryan masih seperti biasnya yang selalu cuek dan itu membuat Wilo kesal.


"Tadi kan sudah mandi" kata Bryan mendekati Wilo.


Dia duduk di dekat Wilo dan melihat banyak nya tanda kepemilikan nya di dada leher dan perut Wilo.


Bryan menggelengkan kepalanya, dia benar-benar sudah gila mengambil kesucian gadis 19 tahun.


"Udah keringetan lagi, nggak enak kalau nggak mandi" balas Wilo sambil menutupi bagian sensitif nya.


Jelas Wilo tau apa yang di pikirkan Bryan, apalagi tatapan Bryan terus pada bagian sensitif nya membuat Wilo agak risih.


Dan Wilo mengangguk kecil, dan merentangkan tangannya meminta di gendong.


Bryan melihat itu, dia langsung membawa tubuh Wilo ke pangkuan nya dan setelah itu berjalan ke kamar mandi, dan keduanya mandi bersama.


Malam harinya setelah selesai makan Wilo tidak banyak tingkah lagi, dia masih tiduran di ranjang karena jujur saja Wilo masih terasa ngilu untuk berjalan.


"Masih sakit?" tanya Bryan.


Keduanya sedang di tempat tidur, dan posisi keduanya sama-sama menatap langit-langit kamar.


"Sedikit" balas Wilo singkat.


Dia masih terbayang-bayang akan adegan tadi, Wilo bahkan melihat milik Bryan untuk yang kesekian kalinya.


"Maaf membuat mu kesakitan" kata Bryan.


"Kamu nyesel?" tanya Wilo.


"Tidak" menjawab singkat.


"Lalu?" tanya Wilo penasaran.


"Entahlah, kita jalani saja dulu pernikahan ini" Bryan menjeda ucapan nya.

__ADS_1


Dia melirik Wilo, lalu memegang tangan Wilo dan di simpan di pipinya.


"Jangan berpikir yang tidak-tidak, hubungan ini sakral dan begitupun dengan yang tadi, kita sah untuk melakukan apapun" lanjutnya.


Wilo tidak menjawab, dia membenarkan posisi nya, lalu masuk ke pelukan Bryan.


"Jangan tinggalkan aku, aku takut sendirian" hanya itu yang Wilo katakan.


Dia tidak takut tidak di cintai, tapi Wilo hanya takut sendirian, dia tidak mau kesepian.


"Aku janji"


Cup..


Bryan mengecup singkat bibir Wilo, lalu semakin mempererat pelukan nya.


"Tidurlah, dan terimakasih untuk menjaga kesucian mu."


"Apa kamu perjaka?"


"Apa harus membahas nya?"


"Tidak, aku menerima mu meski tidak perjaka"


"Ya sudah, kita tidur"


"Tapi aku merasa terpentok, seperti nya belalai mu bangun lagi"


Dan saat itulah Bryan kembali merasa jika milik nya bangun, dia menatap Wilo.


"Apa? itu kalau bagun terbang nggak?" tanya Wilo polos.


"Terbang ke sarang nya"


"Sarang ap_" ucap Wilo terhenti..


Hemphh..


Bibir Wilo kembali di bungkam dengan sebuah ciuman dari Bryan.


"Tadi udah" Wilo kaget karena Bryan menarik paksa piyama nya hingga sobek.


"Yang tadi ya tadi, sekarang beda lagi"


Dan kembali terulang lagi malam kedua pengantin baru itu๐Ÿคฃ


๐ŸŒน


Nah Lo doyan kan bang๐Ÿ˜†


Jangan lupa like coment and Vote ya kak โ™ฅ๏ธ๐Ÿค—๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2