
^^H A P P Y R E A D I N G^^
๐น๐น๐น๐น๐น
Satu Minggu berlalu hubungan Bryan dan Wilo semakin dekat, keduanya bahkan tak jarang memperlihatkan keromantisan nya pada Oma Jody ataupun Nobles.
Seperti sekarang Wilo dan Bryan baru turun dari kamar nya, dan keduanya di sambut dengan senyuman Oma.
"Pagi Oma, kak Jody dan kak Nobles" sapa Wilo dengan wajah cerianya.
"Pagi too" balas ketiga nya kompak.
Wilo berjalan dengan mengandeng tangan Bryan, dan itu saksikan oleh semua mata yang melihat nya.
Tidak ada yang berani menyenggol acara gandengan truk itu, Oma Jody ataupun Nobles senang dengan hubungan Bryan dan Wilo yang semakin lengket.
"Oma hari ini cantik banget" puji Wilo sambil berjalan ke meja makan.
"Bisa aja, kamu juga makin cantik sayang apa lagi dengan rambut basah gitu, benar-benar bikin pangling" celetuk Oma yang membuat Bryan mendeuhem.
"Bagus cucu tengik ku, dengan begini aku akan segera dapat cicit hihi" batin Oma.
Tentu rambut basah nya Wilo ada sangkut pautnya dengan Bryan, setiap malam Bryan tidak ada cape nya untuk menggempur Wilo, sekarang ini Wilo adalah candu nya yang membuat Bryan semakin bersemangat memulai hari nya.
Nobles dan Jody yang melihat gelagat si tuan muda hanya pura-pura tuli, keduanya tidak banyak bicara dan memilih menarik kursi dan duduk.
Hari ini keduanya di undang sarapan di rumah bos nya, Nobles dan Jody tentu saja senang karena akhir-akhir ini Bryan ataupun Oma Mona tidak selalu membuat mereka kehilangan waktu kebersamaan nya.
"Sayang mau nasi goreng atau nasi kuning?" tanya Wilo lembut.
"Nasi goreng, tapi sedikit aja'" balas Bryan.
__ADS_1
"Segini?" tanya Wilo.
Dan Bryan mengangguk.
Sedikit-sedikit Wilo banyak perubahan dari diri Wilo, dia tidak pemalas lagi seperti biasnya Wilo lebih terbuka dan juga sekarang ini Wilo juga selalu bangun lebih awal.
Bahkan tadi pagi Wilo menyiapkan stelan baju kerja untuk suaminya, menyiapkan air hangat dan juga sekarang Wilo mengambilkan sarapan untuk suaminya.
"Aku janji akan menjadi istri baik, aku nggak akan nakal lagi"
Setelah selesai sarapan Wilo dan Bryan berangkat dengan di supiri oleh Nobles, beberapa hari ini Nobles kembali harus terbiasa dengan sikap aneh tuan muda nya.
"Nanti siang aku jemput, jangan banyak main sama teman kamu yang rambutnya pendek itu" kata Bryan sambil mengusap rambut Wilo.
"Kenapa sih?" tanya Wilo bingung.
Padahal menurut nya Mela dan Dewi adalah teman terbaik nya.
Bukan tanpa alasan dia tidak menyukai Mela, Bryan pernah melihat Mela dengan beberapa Om-om, dan itu tentu menjadi alasan tepat untuk Bryan tidak menyukai Mela.
"Aku nggak bisa jauhi Mela ataupun Dewi, mereka itu teman terbaik ku, udah ahk au keluar ya" Wilo lama-lama menjadi sebal sendiri dengan larangan tak beralasan dari Bryan.
"Bekal nya?" tanya Bryan saat Wilo akan keluar dari mobil nya.
"Ehk iya, tuh kan sampai lupa aku" Wilo menerima uang nya, dan kembali akan membuka pintu tapi di tahan oleh Bryan.
"Salim dulu" ucap nya.
"Oh iya, lupa lagi" Wilo mencium punggung tangan suaminya.
__ADS_1
Tapi saat akan keluar mobil lagi-lagi Wilo di tahan oleh Bryan, tangan Wilo di tarik Bryan sehingga Wilo berbaring di pangkuan suaminya.
"Jangan berbicara dengan pria lain" kata Bryan sambil mencium bibir Wilo lembut.
Hemphh..
Wilo membalas ciuman nya meski dia sedang kesal, nyata nya Wilo tidak bisa mengabaikan pria tampan yang sedang mencium nya itu, apalagi kini tangan Bryan juga meraba bagian favorit nya membuat Wilo semakin menggila.
Hufh..
Nobles hanya bisa tarik nafas, mendadak dia merindukan istrinya di saat-saat seperti ini.
Dan saat ciuman itu terlepas Wilo langsung mengusap bibir nya yang basah.
"Kebiasaan nyosor kaya soang terus" kata Wilo sambil membenarkan seragam nya yang sedikit berantakan.
"Biarin, ingat kamu sudah punya suami jangan dekat-dekat dengan laki-laki muda lain" kata Bryan lagi.
"Iya bawel ihk, udah ya aku berangkat, bye suami" Wilo buru-buru keluar.
Bryan melihat Wilo yang berlari menjauh, dan dia mendeuhem lalu membenarkan jas nya.
"Jalan" ucap nya santai tanpa rasa bersalah.
Nobles tidak banyak bicara, dia melajukan kembali mobil nya.
"Apa setelah ini aku harus membawa istri ku juga saat bekerja? Astaga tuan muda anda benar-benar tidak mengerti perasaan pria yang jauh dari istri nya."
๐น
__ADS_1
Views banyak tapi yang like dikit๐คง
Jangan lupa like coment and Vote ya kak โฅ๏ธ๐ค๐