Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Candu ku


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Aku mau makan"


"Sebentar lagi"


Wilo menghembuskan nafas nya, posisi keduanya sedang tiduran di sopa dengan Bryan yang memeluk pinggang Wilo.


Seragam Wilo naik ke atas karena sekarang tangan Bryan sedang memberikan elusan kecil di perut Wilo.


"Perut ku kelaparan"


"Bawel" Bryan melepaskan pelukan nya dan beranjak dari tempat duduk nya.


Melihat Bryan yang berjalan Wilo langsung membenarkan seragam nya yang agak berantakan, lalu duduk dengan posisi berbaring.


Bryan menelpon Nobles.


"Halo!"


"Pesankan makanan seperti biasa di restoran depan"


"Ada lagi?"


"Sayang" Bryan melirik Wilo.


Tapi dia melihat Wilo yang tertidur.


"Hanya itu minuman nya air putih saja"


"Baik tuan"


Tut..


Bryan mendekati Wilo, di usap nya dengan lembut pipi Wilo, lalu Bryan memberikan kecupan di bibir Wilo.


"Jangan nakal lagi, aku tidak suka" kata Bryan lalu mengecup bibir Wilo lagi.


Bibir Wilo sekarang adalah candu nya, ralat bukan hanya bibir tapi juga semua yang Wilo miliki itu adalah candu untuk Bryan.


Tiba-tiba ponsel Bryan berdering..


"Halo! Oma" Bryan berjalan mendekati meja kerja nya dan duduk di pinggir meja.

__ADS_1


"Hey kemana cucu ku? kenapa belum pulang! jangan bilang kau menculik nya dan kembali membuatnya menangis! huh awas saja jika itu terjadi" cerocos Oma bawel.


Bryan menghela nafas nya panjang, Oma nya memang selalu bawel seperti ini, bahkan Bryan bingung harus menjawab yang mana dulu karena pertanyaan dari sang Oma terlalu panjang.


"Hey jawab Oma! awas ya kalau Wilo pulang dalam keadaan rusak lihat saja kau habis di tangan Oma!" ancam Oma lagi.


Hufh..


"Oma Wilo bukan barang, dia tidak akan rusak" kata Bryan dengan wajah sebal nya.


"Sama saja, intinya rusak itu adalah terluka dan jika Oma melihat Wilo terluka sedikit saja habis kau di tangan Oma!" lanjut Oma masih kekeh.


Bryan menggelengkan kepalanya, di sini sebenarnya siapa yang cucu Oma nya? dia atau Wilo? kenapa Oma nya malah ingin menghukum nya?.


"Oma sudah dulu aku dan Wilo akan makan" kata Bryan yang melihat pintu terbuka, dan Nobles yang berdiri di ambang pintu.


"Coba alihkan pada Vidio call, Oma ingin melihat cucu cantik Oma"


"Nanti saja, bye Oma."


Tut..


Bryan mematikan sepihak telpon nya, bukan karena Wilo yang sedang tidur tapi karena dia takut Oma nya marah besar saat melihat luka cakaran di wajah Wilo.


"Tuan ini makanan nya" Nobles berniat mendekat.


"Berhenti melangkah atau gajih mu di potong!" ucap nya dingin.


Hah!


Nobles menggelengkan kepalanya, ini kesekian kalinya dia terancam kehilangan gajih hanya karena masalah spele, meski dia tau Bos nya hanya bercanda.


Tapi tidak untuk Bryan karena dia ingin menjaga privasi istrinya, rok yang di pakai Wilo agak terangkat dan memperlihatkan paha mulus nya, dan tentu sebagai suami dia tidak rela jika milik nya di lihat orang lain.


"Pergilah" Bryan mengambil makanan pesanan nya dan mengusir Nobles.


Setelah melihat Nobles yang pergi Bryan langsung mengunci pintu ruangan nya, dia berjalan mendekati Wilo dan mencium bibir itu.


Ciuman itu membuat Wilo membuka sedikit bibir nya, dan keduanya akhirnya saling berbelit lidah sampai akhirnya Bryan merasakan lingkaran tangan di perut nya.


"Uh" ucap Wilo saat ciuman itu turun ke bawah.


Dan Wilo masih belum sadar dengan apa yang Bryan lakukan pada nya, dua hanya mengikuti perasaan nya saja karena dalam mimpi nya Wilo juga bermimpi berciuman dengan pria tampan.


"Seperti kita akan menunda acara makan kita sayang, aku lebih tertarik untuk memakan tunuh mu" lanjut Bryan sambil memangku tubuh Wilo dan berjalan ke kamar yang ada di ruangan nya.

__ADS_1


Pelan-pelan Bryan merebahkan tubuh Wilo di ranjang, lalu membuka kancing kemeja nya dengan tatapan mata yang tidak lepas dari gadis yang sedang mengeliat itu.


Wilo tersenyum dalam mimpi nya, dan tidak sadar saat tangan Bryan mulai meraba beberapa titik milik nya, bahkan saat Bryan melepaskan seragam nya Wilo masih tetap tidur.


"Kau sangat lucu, kita lihat sampai kapan kamu bisa menahan untuk tidak membuka mata" kata Bryan sambil tersenyum menyeringai.



Berawal dari ciuman di bibir lalu ke leher dan berakhir di dua bulatan kenyal favorit nya, Bryan tersenyum saat mendengarkan legukan kecil yang keluar dari bibir istri kecil nya.


"Oke tidak mau bangun ya" Bryan membuka semua pakaian yang menempel di tubuh nya dan juga Wilo.


Tanpa menunggu persetujuan dari Wilo atau membangunkan Wilo Bryan langsung melakukan apa yang sudah dia tahan dari tadi.


Em..


Wilo membuka matanya perlahan saat merasakan rasa yang aneh, dan betapa kaget nya dia saat melihat sosok pria di atas kungkungan nya.



"Maling!" teriak Wilo kaget.


Hemphh..


Bryan yang sedang merasakan surga dunia tentu tidak akan membiarkan Wilo lepas dari kungkungan nya.


Wilo yang semula berontak kini menjadi pasrah dan mulai menikmati permainan nya, Bryan benar-benar sudah gila bisa-bisa nya menggempur nya di saat dia tertidur.


"Bangunin dulu, kamu kayak maling tau kak!" kesal Wilo dengan deru nafasnya yang memburu.


"Emang kamu tidur? mana ada orang tidur di cium balas nyium mana des*h terus lagi, pasti mimpi gituan kan."


Blush..


Pipi Wilo seketika merona, dia ketahuan.


"Aku emang mimpi gituan, tapi nggak tau kalau di dunia nyata juga lagi di..uh. sakit! "


"Sudah kamu tinggal diam doang jangan ribet" kata Bryan kembali menambah cepat ritme nya.


Huh..


"Kalau tiap hari main gini aku takut, gimana kalau aku hamil?"


🌹*

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2