Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Bawel


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Satu Minggu berlalu, hubungan Wilo dan Bryan jauh lebih dekat dari pada sebelumnya, kini Bryan lebih sedikit perhatian pada nya, dan Wilo merasa di perhatikan.


Seperti sekarang, Bryan mengantarkan Wilo sekolah.


"Belajar yang benar" kata Bryan.


"Iya bawel" sahut Wilo sambil tersenyum.


"Uang saku ku" Wilo mengulurkan tangannya meminta uang jajan.


Bryan memberikan uang 200 ribu seperti biasnya, dan Wilo menerima nya dengan senang hati.


"Jangan kabur-kaburan lagi" seperti biasnya Bryan memberikan peringatan.


Dan Wilo yang sudah terbiasa dengan hal ini hanya tersenyum, dia suka saat dirinya mendapatkan perhatian seperti ini.


"Aku tidak akan merepotkan mu lagihi, jangan takut lagi pula suamiku ini tampan aku tidak akan berpaling dari mu" Wilo malah balik menggoda Bryan.


Ekhem..


Nobles mendeuhem, mengingatkan jika di mobil bukan hanya ada mereka berdua, tapi juga ada orang lain.


"Kak Nobles berisik, tutup mata dulu aku sedang menggoda Om-om ini" Wilo tertawa kecil.


Bryan terbiasa dengan sikap Wilo yang seperti ini, dia mencoba untuk tidak risih karena tidak mau membuat Wilo merasa keberadaan nya tidak di harapkan lagi.


"Sudahlah nanti kamu telat, aku ada meeting" kata Bryan mencoba mengalihkan topik pembicaraan.


Jika dibiarkan Wilo akan semakin menjadi-jadi, mungkin inilah yang di namakan gadis labil, Wilo sangat labil dan juga suka tangtangan.


"Tinggal lima belas menit lagi, baiklah aku akan berangkat" Wilo memakai tas gendong nya, lalu melirik Bryan yang nampak cuek.


Tanpa banyak bicara Wilo mencium pipi Bryan, lalu mencium punggung tangan suaminya itu.


"Bye, jangan lupa jemput aku jam dua" kata Wilo sambil membuka pintu.

__ADS_1


Bryan memegang pipi nya, mata nya masih melihat ke arah Wilo yang sedang berlari dengan siswa-siswi yang lain nya.


Ekhem !


Kembali terdengar deheuman lagi, membuat Bryan tersadar dari lamunan nya.


"Kenapa diam saja, cepat lajukan atau kita akan telat lagi" ketus Bryan salah tingkah.


Nobles melihat itu hanya tersenyum kecil, seminggu ini dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama istrinya.


Ternyata perjodohan yang terjadi pada tuan muda nya sangat menguntungkan untuk nya, di mana dia dan Jody sang istri bisa melanjutkan program kehamilan nya.


Di kantor, Bryan baru saja selesai meeting dan dia langsung kembali ke ruangan nya.


"Wil?" Bryan kaget melihat kedatangan teman nya.


"Aku mengganggu mu?" tanya Willy.


Bryan duduk di sopa, pun sama dengan Willy yang kini beralih duduk di sopa.


"Ada apa?" tanya Bryan to the poin.


"Aku akan pergi ke kota C aku butuh dana pinjaman" kata Willy tanpa ragu.


"Mungkin 2M, tenang saja aku akan membayar nya lebih"


"Hey kau teman ku, tidak perlu seperti itu aku percaya pada mu"


Keduanya berbincang banyak hal, dari mulai perusahaan rintisan yang akan Willy buka, Bryan tau kalau Willy adalah anak orang kaya bahkan Daddy nya itu adalah salah satu kolongmerat di kota A.


Tapi Willy menjelaskan pada Bryan jika dia ingin hidup mandiri dengan memiliki perusahaan sendiri, dan sebagai teman Bryan akan mendukung keinginan Willy, pun sama dengan Veer yang juga memberikan pinjaman untuk Willy.


Telat di jam satu lebih Bryan langsung memilih pulang, dia harus menjemput istri kecilnya.


Sekarang Bryan sudah sampai di parkiran sekolah Wilo, dia mengendarai mobilnya sendiri karena Nobles masih harus bekerja.


"Kenapa dia lama sekali" gumam Bryan sambil melihat jam di tangan nya.


Tepat di jam dua lebih sepuluh menit Bryan melihat beberapa siswa siswi yang keluar dari kelas nya, dia melihat beberapa siswa yang nampak asyik dengan bel pulang itu.

__ADS_1


"Gadis-gadis nakal itu" Bryan melihat Wilo bersama Mela dan Dewi.


Dia tidak suka Wilo dekat dengan gadis-gadis nakal karena itu akan membawa pengaruh buruk pada Wilo.


Bryan tidak tau saja kalau sebenarnya bukan Mela dan Dewi yang nakal, tapi Wilo yang membawa kedua gadis itu ke dunia bebasnya.


"Bye guys suamiku sudah menjemput" Wilo memeluk kedua teman nya.


"Wil ingat life streaming, aku penasaran" kata Mela sambil tertawa kecil.


"Ogah" sahut Wilo sambil tertawa.


"Semangat bikin dedek gumes nya Wil" bisik Dewi dan mendapatkan kedua acungan jempol untuk kedua teman nya.


Wilo berjalan masuk ke mobil nya dan memasangkan sabuk pengaman nya.


"Ayo pulang" kata Wilo.


"Jangan berteman dengan gadis nakal itu" kata Bryan.


Hah?


Wilo kaget dengan apa yang Bryan ucapkan.


"Apa sih? gadis nakal apa?" Wilo tidak paham.


"Mereka" menunjuk ke arah Mela dan Dewi yang mengendarai motor nya. "Mereka adalah gadis-gadis nakal yang suka di club' malam" lanjut Bryan.


Wilo tertawa mendengar itu, mana ada seperti itu teman-teman nya itu adalah gadis baik-baik, dan pergaulan bebas itu hanya karena nya, hanya karena mereka berteman dengan nya.


"Sebenarnya mereka adalah gadis baik, aku yang nakal mereka hanya korban ku, mereka ikut ke club' hanya bersama ku" jelas Wilo masih santai.


Bryan menghembuskan nafas nya panjang, Wilo tidak akan paham apa yang dia maksud tapi Bryan juga tidak mau memaksa karena Wilo tidak bisa di paksa.


"Sudahlah, ayo pulang aku lapar" kata Wilo, mobil nya masih belum melaju.


"Kau lapar? aku akan berhenti dulu di restoran terdekat" kata Bryan.


"Berhenti dulu? ini bahkan belum melaju, lagi pula aku lapar bukan mau makan, tapi mau cium kamu! Om-om bawel gemesin"

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2