Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Belanja


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Hari ini adalah hari libur, pagi-pagi sekali Wilo sudah di culik Oma dan sekarang keduanya sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di kota nya.


"Oma apa tidak apa? kakak akan mencari ku dia pasti akan menyangka aku kabur lagi" Wilo mulai mencemaskan suaminya.


"Biarkan saja, hari ini khusus untuk menyenangkan diri sendiri, lagi pula kalau di rumah Oma yakin Bryan hanya mau bikin adonan kan?" celetuk Oma tanpa filter.


Wilo hanya mengangguk kecil, benar yang Oma katakan, Bryan selalu mengurung nya di kamar jika akhir pekan.


"Jadi kita akan shoping?" tanya Wilo.


"Iya, kita habiskan uang suami mu biar dia serangan jantung ayo" Oma membawa Wilo ke tempat tas-tas mahal.


Wilo yang baru pertama kalinya masuk ke tempat mewah seperti itu dia serasa masuk ke surga nya para wanita, di mana di sekeliling nya penuh dengan barang-barang yang selalu di impikan para wanita.


Apalagi kalau bukan tas branded, sepatu mahal dan juga pakaian yang harga nya pantastis, semuanya sangat Waw untuk Wilo, apalagi Oma mengatakan satu hal padanya.


"Jangan lihat harga, suka ya ambil" kata sederhana itu benar-benar mewakili banyak wanita.


Tanpa banyak bertanya Wilo membeli banyak barang, tas sepatu dan pakaian, Wilo membeli semua barang yang dia sukai.


Ternyata enak juga nikah sama pria kaya, umur boleh tua tapi kan wajah nya imut kaya bayi.

__ADS_1


"Oma aku sudah" Wilo mendekati Oma yang sedang menenteng tas branded nya.


"Mana belanjaan mu sayang?" tanya Oma.


"Di sana, aku meminta beberapa penjaga untuk membantu ku" jelas Wilo.


Oma mengangguk, saat akan membayar tiba-tiba saja Oma ingin pipis yang membuat Oma pergi sebentar ke toilet.


Wilo akhirnya harus menunggu, dan di saat bersamaan juga beberapa penjaga toko datang mendekati nya.


"Ini mau di bayar kapan ya dek, kami juga harus melayani pelanggan lain" jelas si penjaga toko.


"Oh sebentar ya Mbak" balas Wilo agak kikuk.


"Ini semua pilihan adek harga nya mahal-mahal loh dek, yakin bisa bayar nggak?" si Mbak penjaga kembali bersuara.


"Ma_" ucap Wilo menggantung karena Sita sudah buru-buru pergi menjauhi nya.


"Apa sebegitu menjijikan nya aku sehingga kalian benar-benar tidak menginginkan kehadiran ku? kenapa sih? apa yang salah dengan ku?" batin Wilo tanpa terasa air matanya menetes kembali.


Wilo selalu cengeng jika dihadapkan dengan masalah keluarga nya, meski dia sudah mengatakan tidak akan pernah mau melihat Mama dan Papanya tetap saja dalam lubuk hatinya Wilo masih menginginkan hal yang baik terjadi ke dalam hidupnya.


Meski itu tidak akan mungkin, dan Wilo tau itu tidak akan pernah terjadi karena Mama dan Papa nya sudah benar-benar tidak mau menganggap nya sebagai seorang anak.


"Kalian apakan cucu kesayangan ku hah!" suara Oma terdengar.

__ADS_1


Wilo melirik, dan Oma langsung memeluk Wilo penuh sayang.


"Jangan takut sayang tenang saja selama Oma ada kau tidak akan terluka" kata Oma sambil mengusap air mata di wajah Wilo.


"Nyonya Mona, maaf kami pikir adek ini bukan_" ucap penjaga toko itu terhenti.


"Diam kau! apa seperti ini cara pedagang memberikan pelayanan pada pembeli? benar-benar mengecewakan padahal kau sudah langganan di toko ini huh" Oma pura-pura kesal.


Dan drama itu berlanjut dengan pemilik toko itu keluar dan meminta maaf atas kelancangan salah satu karyawan nya yang tidak sopan, Wilo ingin menjelaskan tapi tidak jadi karena dia juga kesal pada salah satu penjaga toko nya karena tidak sopan.


Pada akhirnya Oma mendapatkan diskon dari toko itu, dia tersenyum senang karena dengan begitu dia masih bisa membeli banyak hal lagi.


"Oma keren" puji Wilo.


Bagaimana tidak tadi Oma nya mendapatkan potongan harga yang cukup besar, bahkan barang-barang di kirim secara gratis karena bentuk permintaan maaf.


"Haha, tentu saja Oma gituloh" Oma menyombongkan diri.


"Untung saja ada Wilo, hihi aku bisa membeli banyak barang lagi, tentunya gratis karena akan di bayar oleh kartu tanpa batas milik Bryan, haha." batin Oma.


Keduanya berlanjut shoping lagi, seolah tidak punya beban Wilo dan Oma kembali sibuk dengan aktivitas berbelanja nya.


Sedangkan di tempat lain Bryan yang baru selesai sarapan di buat syok dengan banyak nya notip pesan di ponselnya.


"Sudah aku duga Oma akan melakukan nya, dasar nenek-nenek sudah tau sudah tua tapi masih saja suka barang-barang branded, tapi huh sudahlah yang paling terpenting Oma membuat Wilo bahagia meski aku merasa Oma menculik istri ku"

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2