Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Camping


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Bersama teman-teman nya Ara merasa sangat bebas, tapi tidak saat di rumah Ara merasa menjadi burung dalam sangkar karena Mami nya selalu ingin Ara berpenampilan preminim.


"Ara ini sudah sore, ayo kita pulang" ucap Roy sambil melirik ke tangan nya.


"Tidak Roy ini sangat menyenangkan" balas Ara menolak.


"Iya Roy, kita baru sampai satu jam sayang jika pemandangan bagus dengan suasana asri seperti ini kita abaikan, iya kan Ara" timpal Malik.


Untuk kali ini Ara memberikan acungan jempol nya ke arah Malik, membuat Roy yang melihat itu menggelengkan kepalanya.


"Bagaimana kalau Papi mu mencari mu, mereka pasti khawatir Ara" Roy mencoba membujuk agar Ara mau pulang.


Dia mampu menjaga Ara jika ada yang mengganggu Ara, tapi yang Roy pikirkan sekarang adalah keluarga Ara, dia tidak mau Ara terkena masalah hanya untuk kebebasan sementara ini.


"Tenang saja, aku sudah meminta ijin Papi, katanya boleh kok" balas Ara berbohong.


Sungguh untuk sekarang Ara hanya ingin menghabiskan waktu bersama teman-teman nya, dan untuk amarah Papi dan Mami nya Ara akan memikirkan hal itu nanti karena yang Ara tau hukuman nya hanya tidak keluar rumah selama satu Minggu.


Tidak apa tidak naik motor satu Minggu yang penting bisa camping sama teman-teman. batin Ara yang saat ini hanya ingin kebebasan.


Dan setelah itu Ara dan Malik juga Roy berkumpul kembali dengan teman-teman nya yang lain nya, mereka sedang camping dan yang jelas di sini Ara tidak sendirian wanita nya, ada beberapa teman geng motor lain nya yang juga ikut camping bersama nya.


Malam nya Ara yang baru selesai memasang tenda dengan di bantu kedua teman nya terlihat tertawa senang, ini pengalaman pertamanya bisa tidur di tempat yang sangat dingin, tapi beruntung dia punya Roy yang baik hati yang bisa meminjamkan nya baju hangat.

__ADS_1


"Thanks Roy" kata Ara yang sekarang sedang melihat Malik dan yang lain nya yang sedang bakar jagung.


"Hem, jika ada apa-apa jangan lupa berteriak" Kata Roy sambil melihat Ara yang terus meniupkan nafas nya ke tangan nya.


"Apa masih sangat dingin?" lanjut Roy bertanya.


"Sudah tidak terlalu, tapi tangan sih iya" sahut Ara masih dengan aktivitas yang sama yaitu meniupkan nafas panas nya ke tangan nya.


Roy memegang tangan Ara, lalu dia tanpa ragu menggosok tangan Ara pelan, dia terus melakukan itu berulang kali membuat Ara tertegun dengan apa yang di lakukan Roy pada nya.


Dia benar-benar manis sangat-sangat manis, beruntung nya cewe yang akan menjadi pacar nya nanti. batin Ara yang tanpa sadar kagum dengan kelembutan Roy.


"Bagaimana?" tanya Roy.


"Hangat, makasih" kata Ara sambil mengalihkan pandangannya ke sembarangan arah.


Tapi untuk kali ini Ara merasa berbeda, dia merasa jika Roy yang ada di depan nya saat ini bukan Roy teman nya, tapi seorang pemuda yang sangat lembut dan perhatian.


"Sama-sama, jagung nya sudah matang aku ambilkan ya" kata Roy dan Ara hanya mengangguk kecil.


Roy meminta jagung pada Malik, dan setelah itu memberikan jagung bakar nya pada Ara, ketiga nya makan sambil melihat teman-teman yang lain nya yang sama-sama memiliki grup sendiri.


Dari kejauhan Sean dan ketiga teman nya nampak mengintip, mereka mengintip sambil makan kacang yang ada di saku mereka masing-masing.


Entah apa yang membuat mereka ke sini, tapi yang jelas semua itu hanya Sean yang tau alasan nya karena Sean yang memimpin mereka ke sini, dan karena bosan ke empat nya memilih pulang ke Villa Sean.


.

__ADS_1


.


.


Tepat jam 12 malam di saat semuanya sudah masuk ke tenda, Ara merasa ingin pipis dan dia terpaksa keluar karena sudah tidak bisa menahan nya lagi.


Ara membawa senter kecil untuk menerangi jalan nya, saat akan mendekati tenda Roy dan Malik Ara mendengar suara orang ngorok yang membuat Ara merasa ragu untuk membangunkan Roy dan Malik.


"Kasihan mereka pasti sangat lelah, lebih baik aku sendiri saja" gumam Ara sambil melangkah menjauh.


Kaki nya melangkah menuju semak-semak, Ara mendengar suara dessahan yang cukup dia pahami di balik semak-semak itu.


Ragu-ragu Ara menyorotkan senter kecil nya ke arah semak-semak itu dan alangkah terkejutnya Ara melihat dua orang sosok yang sangat dia kenal sedang bersetubuh di semak-semak itu.


"Kalian!"


"Ara! ini tidak seperti yang kamu bay__"


"Do not touch me!"


"Ara.."


"His kamu menjijikan!"


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2